Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Purwarupa SHA-256 Dan ECDSA Dalam Keamanan Transaksi Bitcoin Sebuah Pengujian Kinerja Kriptografi Ali Akbar; Pajar Pahrudin; Ivan Haristyawan
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jekin.v5i3.1808

Abstract

Bitcoin adalah mata uang digital yang semakin banyak digunakan dan terus berkembang pesat. Dengan meningkatnya jumlah transaksi, keamanan menjadi aspek penting untuk menjaga keaslian, integritas data, serta mencegah ancaman pihak ketiga. Sistem blockchain yang mendasari Bitcoin menggunakan dua algoritma kriptografi utama, yaitu SHA-256 dan ECDSA. SHA-256 berfungsi menghasilkan hash sepanjang 32 byte yang menjaga integritas data, sedangkan ECDSA digunakan untuk menghasilkan tanda tangan digital guna memastikan autentikasi transaksi. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sebuah purwarupa sederhana untuk menguji kinerja kedua algoritma tersebut dalam transaksi Bitcoin. Proses penelitian dilakukan dengan membangun prototype berbasis Python untuk menguji tiga tahap utama: hashing pesan menggunakan SHA-256, pembuatan tanda tangan digital dengan ECDSA, serta verifikasi tanda tangan digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa SHA256 mampu bekerja sangat cepat dengan hasil yang konsisten. Proses signing menggunakan ECDSA membutuhkan waktu lebih lama karena kompleksitas perhitungan kurva eliptik, sementara verifikasi lebih efisien dibandingkan signing. Temuan ini menunjukkan keseimbangan antara efisiensi dan keamanan, sekaligus memberikan implementasi sederhana yang dapat direplikasi untuk penelitian akademik maupun aplikasi nyata.  
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Kelelahan Driver Berbasis Web pada Honda Amartha Samarinda dengan Metode Self-Assessment dan Penjadwalan Delivery Rifka Karin Afinda; Heny Pratiwi; Pajar Pahrudin
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol10No1.pp70-78

Abstract

Kelelahan kerja pada driver merupakan faktor yang memengaruhi keselamatan berkendara, kualitas pelayanan, dan kinerja operasional Perusahaan. Pada Honda Amartha Samarinda, pemantauan kelelahan driver dan penjadwalan delivery masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dan kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Informasi Manajemen Kelelahan Driver berbasis web dengan metode self-assessment dan penjadwalan delivery untuk meningkatkan efektivitas monitoring dan distribusi tugas. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan sistem, perancangan menggunakan Unified Modeling Language (UML), perancangan basis data, dan implementasi sistem berbasis web. Metode self- assessment diterapkan melalui pengisian kuesioner oleh driver sebelum melakukan delivery untuk mengidentifikasi tingkat kelelahan, yang kemudian menjadi parameter dalam penjadwalan tugas secara terintegrasi. Sistem yang dirancang mampu menyajikan informasi tingkat kelelahan secara real-time, sehingga dapat membantu admin logistik dalam menentukan kelayakan penugasan, serta menghasilkan laporan monitoring sebagain bahan evaluasi manajemen. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi pengelola jadwal, mendukung pengambilan keputusan, serta berpotensi meningkatkan keselamatan dan produktivitas kerja driver.
Analysis of Consumer Satisfaction Levels at Sakura Fashion Store Using the SERVQUAL Method Laramitha; Pajar Pahrudin; Bartolomius Harpad
Sebatik Vol. 30 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v30i1.2816

Abstract

This research is motivated by the importance of understanding the level of customer satisfaction in the increasingly competitive retail fashion industry, particularly at Sakura Fashion Store. Customer satisfaction is a crucial factor in maintaining customer loyalty and enhancing business competitiveness. This study aims to analyze the level of customer satisfaction with service quality using the SERVQUAL method, which encompasses five dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The research method used is a descriptive quantitative approach with data collection techniques through distributing questionnaires to 42 respondents who are consumers of Sakura Fashion Store. The data obtained were analyzed to determine the match between consumer expectations and perceptions of the services provided. The results showed that the overall level of customer satisfaction was in the category of quite satisfied to satisfied. The tangibles dimension received the highest score, while the reliability and responsiveness dimensions still require improvement. This study concludes that service quality has a significant influence on customer satisfaction. Therefore, Sakura Fashion Store is advised to improve service speed, product quality consistency, and employee ability to respond to consumer needs more effectively
PANCASILA SEBAGAI KERANGKA NILAI PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL: REKONTEKSTUALISASI IDEOLOGI NEGARA BAGI TATA KELOLA INOVASI NASIONAL Pajar Pahrudin; Yulindawati Yulindawati; Maulana Umar
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 03 (2026): JULI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk tata kelola pemerintahan, ekonomi digital, pendidikan, serta interaksi sosial. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga memunculkan berbagai persoalan strategis, seperti penyalahgunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), pelanggaran privasi, kejahatan siber, disinformasi, kesenjangan digital, dan degradasi nilai-nilai etika. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak cukup hanya berorientasi pada kemajuan teknis, tetapi juga memerlukan landasan nilai yang mampu mengarahkan inovasi agar tetap berpihak pada kemanusiaan dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan Pancasila sebagai kerangka nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta merekonstruksi relevansinya sebagai dasar tata kelola inovasi nasional di era transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui telaah terhadap konstitusi, peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan Pancasila, etika teknologi, tata kelola digital, dan kebijakan inovasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi, interpretasi konseptual, dan sintesis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila memiliki posisi strategis sebagai landasan filosofis, etis, dan normatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial mampu menjadi pedoman dalam penyusunan kebijakan teknologi, etika kecerdasan buatan, perlindungan data pribadi, keamanan siber, serta pemerataan akses terhadap inovasi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada rekontekstualisasi Pancasila dari sekadar ideologi negara menjadi kerangka operasional tata kelola ilmu pengetahuan dan teknologi yang menghubungkan setiap sila dengan isu-isu kontemporer dalam transformasi digital. Penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian mengenai hubungan antara nilai-nilai nasional dan tata kelola teknologi serta memberikan landasan konseptual bagi penyusunan kebijakan inovasi yang berorientasi pada pembangunan nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan