Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Current Ratio, Return On Equity, Inflasi Dan Suku Bunga BI Terhadap Return Saham (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2016) Chaidir, Mohammad; Dermawan, Andri
Studia Ekonomika Vol. 16 No. 1 (2018): Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 1 Januari Tahun 2018
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v16i1.84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara current ratio, return on equity, inflasi dan suku bunga BI terhadap return saham pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014-2016. Adapun penelitian ini dilatarbelakangi karena investor memerlukan suatu analisis yang cermat dan teliti agar dapat memprediksikan return saham untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Dari jumlah populasi sebanyak 40 perusahaan, digunakan sampel sebanyak 18 perusahaan yang memiliki kelengkapan data yang dibutuhkan pada setiap tahunnya selama periode penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel current ratio dan suku bunga BI memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap return saham. Sedangkan variabel return on equity dan inflasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap return saham.
Preferensi Mahasiswa Stie Kasih Bangsa Dalam Menentukan Pemilihan Operator Seluler Chaidir, Mohammad; Andi, Avvan
Studia Ekonomika Vol. 15 No. 1 (2017): Studia Ekonomika Volume 15 Nomor 1 Januari Tahun 2017
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v15i1.97

Abstract

Penggunaan operator seluler pada saat ini sudah menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kelancaran dalam berkomunikasi, perkembangan pada bidang teknologi dan informasi kini sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan termasuk pada kalangan mahasiswa, berbagai jasa layanan ditawarkan perusahaan telekomunikasi untuk menjadikan produk operator seluler menjadi prioritas dalam pemilihan operator seluler, untuk menentukan alternatif yang menjadi prioritas dalam pemilihan operator seluler terbaik digunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan suatu metode pengambilan keputusan terhadap masalah penentuan prioritas pilihan dari berbagai alternatif. Penggunaan AHP dimulai dengan membuat struktur hirarki dari permasalahan yang ingin diteliti. Matriks perbandingan berpasangan digunakan untuk membentuk hubungan di dalam struktur. Pada matriks perbandingan berpasangan tersebut akan dicari bobot dari tiap-tiap kriteria dengan cara menormalkan rata-rata geometri dari pendapat responden. Pada proses menentukan faktor pembobotan hirarki maupun faktor evaluasi, uji konsistensi harus dilakukan (CR < 0,100). Penerapan AHP dalam penelitian ini adalah menetukan urutan prioritas perusahaan operator seluler yang diminati mahasiswa STIE Kasih Bangsa dalam penggunaan operator seluler. Hasil dari penelitian dengan menggunakan analisis AHP diperoleh kesimpulan bahwa, Telkomsel menjadi operator seluler paling diprioritaskan dengan minat mahasiswa (70,2 %), kedua ditempati oleh operator seluler dari XL (19,6 %), dan terakhir adalah Indosat (10,2 %).
Analisis Kinerja Keuangan Dengan Rasio Likuiditas, Profitabilitas Dan Aktivitas Terhadap Financial Distress (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2020) Chaidir, Mohammad; Saputra, Felix Kane
Studia Ekonomika Vol. 20 No. 1 (2022): Studia Ekonomika Volume 20 Nomor 1 Januari Tahun 2022
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v20i1.99

Abstract

Penelitian ini mengambil sektor industri manufaktur dengan subsektor makanan dan minuman yang merupakan salah satu subsektor yang mengalami pertumbuhan dikarenakan beberapa faktor masyarakat Indonesia yang berlaku komsumtif. Namun laju pertumbuhan PDB pada sektor ini sangat rawan akan terjadinya financial distress, apalagi adanya virus corona yang timbul pada tahun 2020, dimana periode penelitian yang diteliti berasal dari tahun 2017 hingga 2020. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan dengan menggunakan rasio keuangan yaitu Current Ratio, Return on Asset dan Total Asset Turn Over. Dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan pertimbangan – pertimbangan yang terdapat dalam penelitian ini sehingga menghasilkan hipotesis dengan adanya pengaruh yang signifikan pada Current Ratio, Retrun on Asset dan Total Asset Turn Over terhadap Financial Distress baik secara parsial maupun secara simultan.
Analisis Pengaruh Quick Ratio (QR), Debt To Asset Rasio (DAR), Total Asset Turnover (TATO) Terhadap Return On Asset (ROA) (Studi Empiris Pada Perusahan Sub Sektor Semen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2017 – 2019) Chaidir, Mohammad; Tarigan, Joni
Studia Ekonomika Vol. 19 No. 1 (2021): Studia Ekonomika Volume 19 Nomor 1 Januari Tahun 2021
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v19i1.113

Abstract

Perusahaan industri merupakan kegiatan ekonomi yang mengelola bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi menjadi barang yang memiliki nilai tinggi untuk penggunaan termasuk kegiatan racang bangunan dan perekayasaan industri diindonesia untuk masa – masa pemerintahan saat ini sedang dilakukan pembangunan infrastruktur besar – besaran sehingga dengan adanya keadaan seperti ini maka akan berdampak baik pada perusahaan – perusahaan industri. Salah satu industri yang cukup baik untuk di cermati adalah sub sektor semen. Penelitian ini mengambil sektor sub sektor semen karena Industri semen merupakan salah satu dari sekian banyak industri yang menjadi dasar perkembangan perindustrian dan perekonomiam yang ada di indonesia. Peran semen disini sangat penting dalam perkembangan pembangunan infrastruktur dan bangun negara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh quick ratio, debt to asset ratio, total asset turnover terhadap return on asset perusahan sub sektor semen. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah return on asset, sedangkan variabel indepanden dalam penelitian ini yaitu: quick ratio, debt to asset ratio, total asset turnover. Adapun sampel yang digunakan adalah 6 perusahan sub sektor semen. analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Sehingga memperoleh hasil bahwa variabel quick ratio , debt to asset ratio dan total asset turnover memiliki pengaruh signifikan terhadap return on asset.
Analisis Pengaruh Return On Assets, Debt To Equity Ratio, Dan Sales Growth Terhadap Manajemen Pajak (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014 – 2017 ) Chaidir, Mohammad; Imih, Imih
Studia Ekonomika Vol. 18 No. 2 (2020): Studia Ekonomika Volume 18 Nomor 2 Juli Tahun 2020
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v18i2.123

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa pengembalian aset, rasio utang ke ekuitas, dan pertumbuhan penjualan mempengaruhi manajemen pajak. Latar belakang studi ini adalah karena aset yang memiliki biaya depresiasi, utang yang menimbulkan biaya bunga, dan penjualan yang memiliki biaya administrasi dan umum juga biaya penjualan baik berpengaruh pada upaya perusahaan untuk melakukan pengelolaan pajak. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur di sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014 2016 2016 sebanyak 13 perusahaan setelah sampel purposive dilakukan dari total 43 perusahaan dengan metode analisis regresi ganda dari program SPSS 21.0 (Program Statistik untuk Ilmu Sosial). Hasil penelitian ini sebagian menunjukkan bahwa pengembalian variabel pada aset tidak memiliki efek signifikan terhadap pengelolaan pajak. Variabel rasio utang ke ekuitas berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan pajak dengan meningkatkan jumlah utang, sehingga dapat meningkatkan rasio utang ke ekuitas sehingga biaya bunga dapat menjadi pengurangan pajak yang relatif besar. Untuk pertumbuhan penjualan memiliki efek signifikan negatif bagi manajemen pajak. Lebih jauh lagi, secara bersamaan hasilnya menunjukkan bahwa pengembalian aset, rasio utang ke ekuitas, dan pertumbuhan penjualan secara signifikan mempengaruhi manajemen pajak. Jika penggunaan pengembalian aset, rasio utang dan ekuitas, dan pertumbuhan penjualan dapat dikelola dengan baik dan efisien, maka kasus ini dapat mempengaruhi keputusan manajemen perusahaan untuk melakukan pengelolaan pajak.
Corporate Collaboration In Financing Schemes: Qualitative Analysis Of Risks And Benefits Of Financing To Group Companies With Shared Responsibility Grace Yulianti; Mohammad Chaidir; Seger Santoso
International Journal of Business Law, Business Ethic, Business Comunication & Green Economics Vol. 1 No. 4 (2024): Desember: International Journal of Business Law, Business Ethic, Business Commu
Publisher : LPPM STIE Kasih Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/ijbge.v1i4.258

Abstract

This study aims to analyze the risks and benefits of joint liability financing schemes for groups of companies through a qualitative literature review approach. This financing scheme offers solutions for companies facing capital constraints by enhancing access to credit through collective responsibility. The results of the review indicate that this scheme provides benefits such as increased financing opportunities, mitigation of default risks, and peer monitoring among group members. However, it also presents risks such as overinvestment and moral hazard, where company members may tend to make larger investments or neglect their obligations due to the protection of joint liability. Additionally, the effectiveness of the scheme heavily relies on the group structure, with smaller and more homogeneous groups having lower risks compared to larger and more heterogeneous ones. This study concludes that joint liability financing schemes can be an effective solution if these risks are well-managed through stringent oversight and fair financing policies.
Menguji Kembali Hubungan Risiko dan Keuntungan dalam Portofolio Multifaktor: Tinjauan Literatur dan Implikasi bagi Pengelolaan Volatilitas Pasar Siti Maulizah; Mohammad Chaidir
Studia Ekonomika Vol. 23 No. 2 (2025): Juli: Studia Ekonomika
Publisher : STIE KASIH BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/studiaekonomika.v23i2.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau tantangan yang dihadapi dalam hubungan risiko-dan-keuntungan dalam portofolio multifaktor, dengan fokus pada implikasi manajemen volatilitas pasar. Melalui tinjauan literatur, penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi volatilitas dan bagaimana pengelolaan volatilitas dapat meningkatkan kinerja portofolio. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun portofolio multifaktor memberikan keuntungan dalam diversifikasi dan pengelolaan risiko, volatilitas pasar tetap menjadi tantangan utama dalam mencapai keseimbangan antara risiko dan keuntungan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa strategi volatilitas aktif lebih unggul dibandingkan strategi pasif, tetapi memerlukan pemahaman mendalam tentang dinamika pasar. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi manajer portofolio dalam merancang strategi investasi yang lebih adaptif terhadap volatilitas pasar yang tinggi.
The Ethics of Influence: A Review of Nudging Applications in Corporate Ethics and Their Role in Combating Organizational Misconduct Mohammad Chaidir; Novrizal Novrizal
International Journal of Business Law, Business Ethic, Business Comunication & Green Economics Vol. 3 No. 1 (2026): March: International Journal of Business Law, Business Ethic, Business Communic
Publisher : LPPM STIE Kasih Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/ijbge.v3i1.424

Abstract

This qualitative literature review explores the role of behavioral nudging as a tool for enhancing corporate ethics and curbing organizational misconduct. Drawing on empirical and theoretical studies from behavioral ethics, organizational psychology, and compliance management, the review examines how subtle interventions—such as reminders, social norm cues, and visual prompts—can influence ethical decision-making in the workplace. The findings suggest that nudges are effective in reducing ethical fading, improving compliance, and reinforcing ethical culture when aligned with organizational values and context. However, concerns regarding manipulation, cultural adaptability, and long-term efficacy remain. This review highlights the importance of integrating nudging within a broader ethical infrastructure and calls for future research on scalable, transparent, and culturally sensitive applications of ethical influence in diverse organizational settings
Strategic Intermediation in Corporate Asset Markets: A Qualitative Literature Review on the Role of Non-Venture Private Equity Firms Ria Wulandari; Mohammad Chaidir
International Journal of Business Law, Business Ethic, Business Comunication & Green Economics Vol. 3 No. 1 (2026): March: International Journal of Business Law, Business Ethic, Business Communic
Publisher : LPPM STIE Kasih Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70142/ijbge.v3i1.426

Abstract

This qualitative literature review explores the strategic role of non-venture private equity (PE) firms as intermediaries in corporate asset markets. Distinct from venture capitalists, these PE firms specialize in acquiring, restructuring, and reallocating mature corporate assets, thereby enhancing market efficiency and value creation. By synthesizing recent studies, this review highlights how non-venture PE firms facilitate resource redeployment, drive operational improvements, and influence corporate governance. Comparative analysis reveals their unique ability to exploit inefficiencies through carve-outs, platform building, and targeted acquisitions. The review also examines emerging ESG considerations and critiques regarding short-termism and stakeholder impact. While the literature acknowledges the transformative role of these firms, it also identifies limitations in theoretical integration and empirical coverage. This study contributes to a deeper understanding of how non-venture PE firms shape firm boundaries, market structures, and the evolving logic of strategic intermediation.
PENGARUH BRAND IMAGE, FEAR OF MISSING OUT DAN SOCIAL MEDIA ENGAGEMENT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN JERSEY TIMNAS INDONESIA DARI BRAND ERSPO DI WILAYAH DKI JAKARTA Fatikhul Fata; Mohammad Chaidir; Grace Yulianti
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.6736

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh Brand Image, Fear of Missing Out (FoMO), dan Social Media Engagement terhadap keputusan pembelian jersey Timnas Indonesia dari brand Erspo di wilayah DKI Jakarta. Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya penjualan produk jersey Timnas dari brand Erspo pada bach kedua. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS). Sampel penelitian berjumlah 162 responden yang dipilih melalui metode purposive sampling, dengan kriteria individu yang berdomisili di DKI Jakarta dan pernah membeli jersey Timnas Indonesia dari brand Erspo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas, yaitu Brand Image, Fear of Missing Out (FoMO), dan Social Media Engagement, berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Variabel FoMO memiliki pengaruh paling dominan, yang menunjukkan bahwa dorongan psikologis untuk mengikuti tren memiliki peranan penting dalam keputusan pembelian konsumen. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 71,6% variabel keputusan pembelian, sedangkan 28,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.