Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH WAKTU REFLUKS DENGAN NaOH TERHADAP KONVERSI ABU LAYANG BATUBARA MENJADI ZEOLIT Sunardi Sunardi; Taufiqur Rohman; Edi Mikrianto; Rini Rusmayanthi
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.975 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i2.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk abu layang batubara PLTU Asam-asam menjadi zeolit. Proses konversi abu layang menjadi zeolit dilakukan dengan menggunakan metode refluks dengan NaOH 3M, dan abu layang 8 ml g-1 pada temperatur 100°C. Karakterisasi hasil dilakukan dengan difraksi sinar X dan spektroskopi inframerah, sedangkan analisis kandungan logam Na dengan metode SSA. Metode refluks tersebut mampu mengubah fasa mineral alumina dan silika menjadi zeolit dimana semakin lama waktu refluks menyebabkan semakin banyak jenis zeolit yang terbentuk. Zeolit yang dihasilkan untuk waktu refluks 12 jam adalah zeolit Na-P1, 24 jam adalah zeolit Na-P1 dan NaA-Hidrat dan 72 jam adalah zeolit Na-P1, NaA- mengkaji pengaruh waktu refluks dengan variasi waktu 12, 24 dan 72 jam terhadap konversi Hidrat, Analsim dan NaX-Hidrat. Kandungan logam Na mengalami peningkatan dari 0,119 mg/g menjadi 4,18 mg/g pada waktu refluks 12 dan 24 jam kemudian turun menjadi 2,085 mg/g pada waktu refluks 72 jam. Kata kunci : Abu layang, zeolit, refluks 
SINTESIS DAN PENENTUAN STRUKTUR SENYAWA OKSIDA LOGAM PIROKLOR TIPE Sr2Nb2O7 DAN Ba2Nb2O7 Edi Mikrianto; Dwi Rasy Mujiyanti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.006 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2089

Abstract

Senyawa oksida piroklor Sr2Nb2O7 dan Ba2Nb2O7 telah disintesis dengan reaksi fasa padat. Tingkat kristalinitas yang tinggi untuk oksida piroklor Sr2Nb2O7 dan Ba2Nb2O7 didapatkan pada suhu sintesis 1000 ºC dengan warna putih kekuningan. Setelah dibandingkan pada data bade Powder Diffraction File (PDF) dengan program Phasanx dapat diketahui bahwa struktur yang terbentuk adalah oksida logam piroklor. Kemudian dengan menggunakan program Rietica didapatkan bahwa oksida piroklor Sr2Nb2O7 yang dihasilkan mempunyai indeks Miller 201, 300, 211, 220, 202, 123, 312, 421, 402, 511, 060, 313, 241, 303, 422, grup ruang Fd3m dengan sistem Kristal heksagonal dengan parameter sel a = 4,465650 Å, b = 4,477450 Å, c = 5,787860 Å. Sedangkan untuk oksida piroklor  Ba2Nb2O7 mempunyai indeks Miller 101, 111, 300, 220, 202, 321, 312, 421, 402, 511, 600, 313 , 261, grup ruang Fd3m dengan sistem kristal heksagonal dengan parameter sel a = 4,368727 Å, b = 4,368727 Å, c = 5,657380 Å. Kata kunci : Struktur, Oksida logam piroklor, reaksi fasa padat, difraksi sinar -X
PENENTUAN TEMPERATUR CURIE SENYAWA OKSIDA LOGAM BERSTRUKTUR AURIVILLIUS TIPE CuBi4Ti4O15 (CBT) EMPAT LAPIS Edi Mikrianto
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.602 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2040

Abstract

Struktur kristal oksida Aurivillius CuBi4Ti4O15 empat lapis mempunyai bentuk geometri ortorombik dengan space group A21am pada suhu 200 oC hingga suhu 600 oC merupakan fase feroelektrik. CuBi4Ti4O15 dengan space goup A21am pada suhu 200 oC berubah ke fase paraelektrik di atas suhu 800 oC dengan space group I4/mmm dan dikatakan sebagai temperatur curie, sekitar suhu 600 oC berada pada fase intermediate dengan space group amam. Parameter kisi pada suhu 800 oC adalah a = 5.459239 Å, b = 5.45898 Å dan c = 40.9812 Å. Kata Kunci : Aurivillius, difraksi sinar-X, reaksi kimia padat. 
SINTESIS OKSIDA LOGAM AURIVILLIUS SrBi4Ti4O15 MENGGUNAKAN METODE HIDROTERMAL DAN PENENTUAN SIFAT FEROELEKTRIKNYA Edi Mikrianto; Ricky Kurniawan; Dwi Rasy Mujiyanti; Utami Irawati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.69 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v8i1.2131

Abstract

Salah satu material yang bersifat feroelektrik adalah oksida logam Aurivillius. Pada penelitian ini, dilakukan sintesis oksida logam Aurivillius SrBi4Ti4O15 menggunakan metode hidrotermal selama 72 jam, konsentrasi NaOH 3 M sebagai mineralizer, dan variasi suhu 200°C, 220°C, dan 240°C. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan difraksi sinar-X dan didapatkan bahwa suhu sintesis 240°C menghasilkan senyawa berfasa tunggal dengan sistem kristal ortorombik, grup ruang A21am, dan parameter sel satuan a = 5,5396 Å, b = 5,5800 Å, c = 40,9734 Å. Senyawa ini memiliki tingkat kristalinitas lebih bagus dan yang lebih tinggi daripada oksida logam sejenis yang dihasilkan dengan metode reaksi kimia fasa padat. Sifat feroelektrik menunjukan nilai polarisasi remanen Pr(+) 35,10 Ccm-2, Pr(-) 24,10 Ccm-2. Kata kunci: sintesis, oksida logam, Aurivillius, hidrotermal 
Pembibitan Jamur Tiram UKM Jamur Di Desa Karang Indah Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan Edi Mikrianto; Rahmat Yunus; Taufiqur Rohman
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i3.6631

Abstract

Kegiatan program PKM ULM dengan pembibitan Jamur Tiram Di Desa Karang Indah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan telah terlaksana dengan baik dan lancar. UKM Jamur di Desa Karang Indah sangat bersemangat dalam mengembangkan usaha jamur karena sebagai usaha utamanya dari pertanian dan perkembunan masih belum mencukupi oleh karena itu masih ingin menambah pendapatan melalui usaha sampingan dengan menekuni usaha budidaya jamur tiram. Kelompok UKM jamur di desa Karang Indah ingin terus berupaya berkembang karena usaha jamur untuk saat ini yang sangat menjajikan dalam membangun perekonomian bagi kelompok UKM dan daerah sekitarnya. Kelompok UKM terkendala dengan pengadaan bibit jamur, bahwa bibit jamur dipesan dari luar Kalimantan serta kualitas bibit yang dikirim memiliki kualitas yang kurang bagus sehingga kualitas produksinya juga tidak maksimal. Sementara itu keinginan kelompok UKM jamur di desa tersebut dapat dan mampu menyediakan bibit jamur secara mandiri dengan kualitas bibit jamur yang terjaga baik. Kegiatan utamanya yaitu melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan bibit jamur tiram mulai bibit jamur F0, F1 dan F2, bahkan sekarang sudah produksi jamur tiram hasil pemberian bibit jamur hasil pelatihan pada kegiatan yaitu dilakukan pembibitan jamur dengan menggunakan media hidup adalah ubi Cilembu. Penggunaan media ubi cilembu ini sudah beberapa kali dilakukan penelitian yang hasilnya cukup baik sebagai alternatif penggunaan media PDA (Potato Dextro Agar)
PKM Diversifikasi Produk Bakul Purun Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Dahniar Muhammad; M Yudy Rachman; Edi Mikrianto; Rahmat Sya'ban
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i1.9406

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat Diversifikasi Bakul Purun pada UKM Bakul Purun Aresa Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru berupaya mengembangkan usaha bakul purun yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Terdapat 15 UKM Bakul Purun yang masih aktif serta banyak menyerap tenaga kerja di daerah sekitarnya Usaha baru melalui diversifikasi produk bakul purun dari hasil pengembangan melalui usaha pengolahan bahan dasar purun yang direncanakan akan membuat produk bakul purun seperti : beragam produk bakul purun sulam kreasi dan bakul purun sulam pita dengan model yang cantik dan menarik dengan berbagai macam ukuran serta dengan berbagai varian harga, demi meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan namun karena keterbatasan pengetahuan tentang diversifikasi produk bakul purun sampai sekarang masih belum bisa terlaksana secara mandiri. Oleh karena itu pengembangan produk bakul purun melalui diversifikasi sangat potensial dan ditingkatkan ke depannya sehingga memberikan nilai tambah produk bakul purun. Untuk mengetahui peningkatan kesejahteraan masyarakat kelompok ukm bakul purun dilakukan menggunakan analisis ekonomi dan keuangan melalui analisis pendapatan dari hasil penjualan bakul purun, hasil penjualan produk bakul purun program diversifikasi. Peningkatan kemampuan masyarakat bertambah, maka akan berimplikasi pada peningkatan jaringan dan kerjasama, pemasaran, pengembangan bisnis, dan kerjasama dengan daerah lain dapat ditingkatkan sehingga ada pertumbuhan pendapatan yang besarnya antara 200% hingga 400% per tahun. Di sisi lain dengan bertambahnya fasilitas produksi dapat meningkatkan jumlah produksi, yang berdampak pada peningkatan pendapatan dari hasil penjualan bakul purun biasa, bakul purun sulam kreasi dan bakul purun sulam pita, sehingga diperkirakan terjadi peningkatan pendapatan sekitar 400% atau 8x lipat
Diversifikasi Jamur Tiram Olahan di UKM Jamur Kabupaten Batola Kalimantan Selatan Edi Mikrianto; Rahmat Yunus; Dahniar Dahniar; Rihadatul Aisy; Annisa Nurfadilla Nugravita; Rizky Aulia Fitriani; Vita Amalia; Andrian Wahyudi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i2.10380

Abstract

Kabupaten Barito Kuala khususnya kecamatan Mandastana desa Karang Indah propinsi Kalimantan Selatan sudah banyak berdiri kelompok kecil UKM dalam mengembangkan dan membudidayakan jamur tiram sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Usaha budidaya jamur ini mempunyai nilai sosial ekonomi dan terdapat 2 UKM yaitu UKM Enam Sekawan Indah Sejati dan UKM Maju Jaya yang aktif membudidayakan jamur tiram. Namun produksi jamur ini belum dapat dilakukan secara optimal hal ini karena terkendala dengan menumpuknya produk jamur segar hasil produksinya yang tidak sempat terjual di pasaran. Hal ini apabila dibiarkan terlalu lama dalam penyimpanan tentu akan merusak penampilan jamur dan pada akhirnya jamur tidak akan laku dijual di pasaran dan akan berinplikasi pada usaha jamur akan mengalami kerugian. Untuk mengatasi menumpuknya produk jamur segar yang belum terjual di pasaran ialah melalui usaha baru pengolahan produk jamur dengan metode diversifikasi produk jamur hasil produksinya sehingga memberikan nilai tambah produk jamur. Sehingga dari usaha budidaya dan pengolahan jamur melalui metode diversifikasi ini bukan tidak mungkin bisnis budi daya usaha jamur ini akan semakin berkembang seiring dengan inovasi dan kreativitas diversifikasi produk jamur. Budidaya jamur dan diversifikasi produk jamur merupakan dua hal yang saling komplementer dan saling mendukung terutama peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama anggota UKM jamur Karang Indah. Untuk mengetahui peningkatan kesejahteraan masyarakat kelompok UKM jamur. Setelah dilakukan analisis ekonomi dan keuangan melalui analisis pendapatan dari hasil penjualan jamur segar dan hasil penjualan produk jamur melalui program diversifikasi terjadi pertumbuhan pendapatan yang besarnya berkisar antara 3% hingga 5% per tahun. Dan jika bertambahnya fasilitas produksi diperkirakan akan berdampak pada peningkatan pendapatan dari hasil penjualan jamur segar dan produk sampingan lain terjadi peningkatan pendapatan sekitar 10% hingga 15% per tahun.
Perbandingan Sifat Feroelektrik Pada Sintesis Oksida Logam Aurivillius SrBi4Ti4O15 Empat Lapis Dengan Metode Hidrotermal Karnelasatri, Karnelasatri; Mikrianto, Edi
Indonesian Journal of Chemical Research Vol 6 No 2 (2019): Edisi Bulan Januari (Edition For January)
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ijcr.2019.6-kar

Abstract

Aurivillius compounds, SrBi4Ti4O15 (SBT four layers) have been synthesized by hydrothermal method at 200℃ with variation of times 48 hours, 72 hours and 96 hours. Single phase of SrBi4Ti4O15 Aurivillius compounds obtained at the 200 ˚ C, 96 hours and the concentration of NaOH 3M. The Rietica program shown the index Miller result is 1 1 5 1 1 3, 0 2 0, 0 2 4, 2 0 8 2 2 0, 0 2 1 0, 3 1 6, 1 1 1 6 and the space group is A21am with the orthorhombic crystal system. Cell parameters are a = 5.5754 Å, b = 5.5456 Å, c = 41.3642. Ferroelectric properties show the value of remanent polarization Pr (+) and Pr (-) 4,61 C/cm2 and 2,75 C/cm2 and that is much lower than the value of remanent polarization of other material that have been synthesized at 240℃, 72 hours with the same method.
Screening Support of Bimetallic Ruthenium-Tin Catalysts for Aqueous Phase Hydrogenolysis of Furfuryl Alcohol to 1,5-Pentanediol Rodiansono, Rodiansono; Azzahra, Atina Sabila; Mikrianto, Edi; Ridhoni, Arif; Mustari, Ikhsan; Nurfitriani, Anggita; Bodoi, Thea Seventina Desiani; Sanjaya, Rahmat Eko; Suarso, Eka; Ansyah, Pathur Razi
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2025: BCREC Volume 20 Issue 2 Year 2025 (August 2025)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.20357

Abstract

The selective aqueous phase hydrogenolysis of furfuryl alcohol (FFalc) to 1,5-pentanediol (1,5-PeD) using supported bimetallic ruthenium-tin (Ru-Sn) catalysts on various metal oxide supports (e.g., TiO2, ZnO, ZrO2, Nb2O5, g-Al2O3) and its combination were investigated systematically. The catalysts were prepared via coprecipitation-hydrothermal at 150 oC for 24 h, followed by reduction with H2 at 400 oC for 2 h. Supported Ru-Sn on TiO2(A), g-Al2O3, and ZrO2 catalysts exhibited higher yield of 1,5-PeD (55-69%) than that other catalysts at 180 oC, H2 10-30 bar for 3-5 h. However, those supported catalysts showed poor recyclability after the first reaction run, and therefore further examination on g-Al2O3 supported Ru-Sn was performed. The Ru-Sn catalyst supported on g-Al2O3-metal oxide composites (metal oxides: ZrO2, TiO2(A), TiO2(R), ZnO, Nb2O5, and C) afforded higher FFalc conversion and yield of 1,5-PeD than that of unmodified g-Al2O3 at 180 oC, H2 30 bar for 3 h. Among them, the Ru-Sn/g-Al2O3-TiO2(A) (33%) catalyst could afford the highest yield of 1,5-PeD (80%) at 99% conversion FFalc at 180 oC, H2 10 bar for 5 h. Around 95% of this catalyst can be recycled after the second reaction run and the activity can be restored to initial after reactivation with H2 at 400 oC for 2 h with a 69% yield of 1,5-PeD at 97% FFalc conversion. Copyright © 2025 by Authors, Published by BCREC Publishing Group. This is an open access article under the CC BY-SA License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0).
Bimetallic Ru-Sn as Effective Catalysts for the Selective Hydrogenation of Biogenic Platform Chemicals at Room Temperature Azzahra, Atina Sabila; Dewi, Heny Puspita; Mikrianto, Edi; Sembiring, Kiky Corneliasari; Sunnardianto, Gagus Ketut; Nata, Iryanti Fatyasari; Rodiansono, Rodiansono; Jayanudin, Jayanudin
Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis 2023: BCREC Volume 18 Issue 4 Year 2023 (December 2023)
Publisher : Masyarakat Katalis Indonesia - Indonesian Catalyst Society (MKICS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.20067

Abstract

Supported bimetallic ruthenium-tin (denoted as Ru-Sn(x); x = molar ratio of Ru/Sn) catalysts were examined for room temperature (RT) hydrogenation of biogenic platform chemicals of levulinic acid (LA) to g-valerolactone (GVL). Six types of metal oxide support c.a. Nb2O5, TiO2, ZnO, ZrO2, g-Al2O3, active charcoal (AC), were employed as the support for Ru-Sn(x). Ru-Sn(3.0)/Nb2O5 (Ru/Sn = 3.0) that reduced at 500 oC demonstrated the highest yield of GVL (98%) at 30 oC, 30 bar H2 for 3 h. The increase in Sn loading amount (Ru/Sn = 1.5) resulted in decreasing of LA conversion (83%) under the same reaction conditions. Among the studied supported Ru-Sn catalysts, Nb2O5 and ZnO supports exhibited better catalytic performances than that other for RT hydrogenation of LA and various biogenic platform chemicals. The Ru-Sn(3.0)/Nb2O5 catalyst was characterized by means of various adsorption and spectroscopic techniques. The Ru-Sn(3.0)/Nb2O5 catalyst was found to be reusable without any significant loss of its activity. Copyright © 2023 by Authors, Published by BCREC Group. This is an open access article under the CC BY-SA  License (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0).