Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGGUNAAN APLIKASI SCORE CREATOR PADA PEMBELAJARAN SENI MUSIK DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 12 KABUPATEN TANGERANG Hikmawaty, Lisna; Nugroho, Oktian Fajar; Damayantie, Irma
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i2.14705

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat didasari dengan kurangnya kajian terkait penggunaan aplikasi Score Creator dalam pembelajaran seni musik di Sekolah Menengah Kejuruan SMK Negeri 12 Kabupaten Tangerang. Aplikasi Score Creator digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah siswa dalam memahami dan menciptakan notasi musik. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pemahaman terkait penggunaan aplikasi Score Creator di SMKN 12 Kabupaten Tangerang. Hasil dan luaran yang diharapkan dari pengabdian ini ialah siswa/I dapat menggunakan aplikasi Score Creator dengan baik dan mampu meningkatkan kreativitas serta pemahaman siswa terhadap konsep notasi musik. Selain itu, aplikasi ini juga memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan aplikasi Score Creator dinilai efektif sebagai media pembelajaran seni musik di SMK Negeri 12 Kabupaten Tangerang.
Analisis Interior Kamar Rawat Inap Rumah Rehabilitasi MMHC Jakarta terhadap Warna Hangat: ANALYSIS OF THE INTERIOR OF THE INPATIENT ROOM OF THE MMHC JAKARTA REHABILITATION HOUSE ON WARM COLORS Felice, Felice; Damayantie, Irma
Waca Cipta Ruang Vol. 10 No. 2 (2024): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v10i2.12793

Abstract

MMHC (Madani Mental Health Care) is a mental health rehabilitation house focusing on improving mental health. A mental rehabilitation house is a facility that provides special mental health services that require a comfortable environment, including the interior, to support the patient's psychology. One of the interior elements that has a psychological effect is color. The correct application of color in the interior can support the comfortable atmosphere you want to create in a room, especially in inpatient rooms. In a mental rehabilitation house, the inpatient room is the room that will be used most often by patients. So the colors used must be appropriate and can provide a calming and comfortable effect. This writing aims to examine the role of warm color as an important aspect of the interior by choosing the right colors in inpatient rooms in mental rehabilitation houses. The research method used was qualitative with a descriptive approach carried out by observation and interviews with psychiatrists and several MMHC rehabilitation house administrators. The results of the research state that warm colors are the best colors for use in inpatient rooms in mental rehabilitation houses. It is hoped that this writing will be useful for the world of developing interior design science in designing mental rehabilitation houses. Keywords: Interior Design, Inpatient Room, Warm Color, Mental Rehabilitation House
REFLEKSI MODEL KRITIK FOTO DAN MODEL RESPONSE PADA MODEL PENCIPTAAN Zahar, Iwan; Mustaqim, Karna; Maulana, Salman; Wahyudi, Tri; Damayantie, Irma
specta Vol 9, No 1 (2025): Specta: Journal of Photography, Arts, and Media
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/specta.v9i1.15547

Abstract

Model kritik Feldman dan Barrett mengulas elemen seni, prinsip seni, gaya fotografi beserta konteks sosial politik, budaya, sedangkan model response untuk menangkap emosi dan pengalaman dari fotografer yang membuat. Apakah penggunaan model kritik dan model response ini akan berpengaruh pada saat penciptaan fotografi? Penulisan ini menggunakan practice-lead research dari Nelson dan wawancara tidak berstruktur dan mendalam dilakukan terhadap Oscar Motuloh dan Kusnadi untuk mengetahui proses penciptaan foto. Penciptaan foto yang dilakukan menggunakan model practice-lead research dari Nelson. Refleksi dengan model kritik Feldman dan Barrett dan response memengaruhi insight dan intuisi saat penciptaan fotografi terutama pada refleksi know what dan know-that dari model Nelson. Pengalaman estetika dan kognitif dalam merespons baik terhadap karya foto sendiri maupun karya fotografer yang menjadi inspirasi merupakan hal penting dalam penciptaan foto. Latar belakang fotografer dan jenis pekerjaan, pemilihan lokasi pemotretan, pengalaman estetika dan kognitif, konsep pendekatan pada tema memengaruhi proses penciptaan. Ulasan kritik foto yang merupakan kegiatan akademis atau know-that dalam model proses penciptaan Nelson merupakan hal yang penting dilakukan saat refleksi. Walaupun demikian, metode response dari Minor White lebih praktis digunakan untuk merefleksi interaksi fotografer dengan objek foto baik karya sendiri maupun karya fotografer lain. Reflection on the Photo Criticism Model and the Response Model in the Creative Practice Model. Feldman’s and Barrett’s models of photographic criticism examine elements and principles of art, photographic style, and sociopolitical and cultural contexts, while the response model seeks to capture the emotional and experiential dimensions of the photographer. This study explores whether the application of both criticism and response models influences the photographic creation process. Employing Nelson’s practice-led research framework, the study incorporates in-depth, unstructured interviews with photographers Oscar Motuloh and Kusnadi to gain insights into their creative processes. The photo creation process follows Nelson’s model, with reflections guided by Feldman’s and Barrett’s criticism frameworks and the response model. These reflections significantly shape insight and intuition during the creative process, particularly concerning Nelson’s "know what" and "know-that" dimensions. Aesthetic and cognitive experiences, both in responding to one's work and inspirational works by others, are essential to photographic creation. Factors such as the photographer’s background and profession, the choice of shooting location, and the thematic approach all influence the creative process. Critical review, which has been understood as a form of academic reflection or "know-that" in Nelson’s framework, plays a vital role in refining photographic practice. Nonetheless, Minor White’s response method proves more practical for reflecting on a photographer’s interaction with subjects, whether in their work or that of others.
Echopraxia Speech Disorder in Elementary School Teacher Education Students: A Psycholinguistic Approach Ezik Firman Syah; Irma Damayantie; Irma Savitri Sadikin; Andri Purwanto
Proceeding of the International Conference on Global Education and Learning Vol. 1 No. 2 (2024): December : Proceeding of the International Conference on Global Education and L
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/icgel.v1i2.99

Abstract

This latah trend phenomenon is inseparable from the development of the television entertainment world in comedy shows in Indonesia, which considers the disorder of latah speech to be something funny among the younger generation. So, students consider someone who is latah in class to be something that is considered funny. This study aimed to identify the echopraxia latah speech disorder in elementary school teacher education students with a psycholinguistic approach. This research method uses the Milles and Huberman model content analysis method with data collection techniques conducting observations, interviews, and documentation on students of the Elementary School Teacher Education Study Program at Esa Unggul University. The study results from three students who experienced echopraxia latah disorders. The sounds produced were categorized as moderate and caused noise during the learning process in class. This is because the noise created in the classroom is not from the latah utterances issued but because of the response of the classroom environment, which makes it noisy because someone who experiences echopraxia latah disorders does not only repeat their words but is followed by latah movements that are spoken. The causes of echopraxia latah disorders include spontaneity, daydreaming, being surprised when talking and being surprised from behind.
Kajian Alternatif Bentuk Display Multifungsi pada Toko Perlengkapan Outdoor Damayantie, Irma; Wijaya, Daniel Agus; Dienputra, Daffa Farras
Waca Cipta Ruang Vol. 7 No. 2 (2021): Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior
Publisher : Program Studi Desain Interior Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/wcr.v7i2.5859

Abstract

Rekreasi dibutuhkan oleh semua orang untuk menghilangkan stres yang mereka miliki. Salah satu jenis rekreasi adalah dengan mengenal alam lebih dekat, seperti kegiatan mendaki gunung. Toko perlengkapan outdoor saat ini banyak menjamur. Konsumen dapat berkunjung ke toko dan membeli berbagai macam produk mendaki gunung yang dijual sesuai kondisi ekonomi mereka. Umumnya toko perlengkapan outdoor berlokasi di sebuah mall di mana area sewa terbatas. Hal penting yang dibutuhkan pihak toko, yaitu adanya mebel yang multifungsi. Pada tahap inilah desainer akan berlomba-lomba mengatasi masalah tersebut dan memberikan beberapa alternatif bentuk usulan atas mebel display. Desainer tentunya akan menciptakan suatu display yang tidak hanya berguna untuk memajang produk yang dijual, tetapi juga dapat menjadi area penyimpanan dari produk itu. Artikel ini akan berisikan paparan selama meneliti berbagai bentuk alternatif yang diusulkan oleh desainer. Data akan dianalisis dengan sumber yang berasal dari survei lapangan, pengumpulan data literatur, serta wawancara. Hasil penelitian juga diharapkan dapat memberikan saran/rekomendasi atas bentuk desain mebel display multifungsi, sehingga bentuknya di masa datang akan lebih baik lagi, khususnya untuk toko perlengkapan outdoor.
Studi Banding Estetika Bentuk Tempat Duduk Pada Area Duduk Driving Range Putri, Zahra Amira; Damayantie, Irma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20761

Abstract

Desain fasilitas olahraga yang optimal dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kesehatan serta pengalaman penggunanya. Fasilitas duduk berfungsi tidak hanya sebagai tempat istirahat, tetapi juga dinilai berdasarkan pengalaman visual terhadap estetika ruangan, terutama tempat duduknya. Penelitian ini mengevaluasi estetika desain tempat duduk pada area driving range di tiga klub golf terkemuka, Jababeka Golf & Country Club, Club de Arjuna, dan Jakarta Golf Club. Mengadopsi kerangka teori estetika dari Alexander Gottlieb Baumgarten, studi ini berfokus pada analisis sensasi inderawi dan persepsi keindahan yang ditimbulkan oleh elemen-elemen visual desain. Metode penelitian meliputi observasi visual dan dokumentasi, diikuti dengan analisis deskriptif-kualitatif terhadap aspek bentuk setiap tempat duduk dalam driving range. Hasil komparasi menunjukkan bahwa Jababeka Golf & Country Club merepresentasikan desain minimalis-modern yang menekankan garis bersih dan proporsi yang terukur. Sementara itu, Club de Arjuna menampilkan elemen klasik dan detail ornamen yang berkarakter. Selain itu, Jakarta Golf Club memadukan prinsip kontemporer dengan sentuhan fungsional terhadap kebutuhan pengguna. Temuan ini menegaskan bahwa setiap klub menginterpretasikan nilai estetika secara unik, memengaruhi pengalaman visual pengunjung. Implikasi studi ini adalah penyediaan dasar konseptual bagi para desainer dan pengembang fasilitas olahraga untuk menciptakan lingkungan driving range yang fungsional serta memuaskan pengalaman estetis pengunjung.
Penggunaan Rotan Pada Kursi Goyang Harisah, Salsabilla; Felice, Felice; Andini, Annisa Putri; Yusuf, Adisti Ananda; Damayantie, Irma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17124

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah bagaimana penggunaan rotan pada kursi goyang. Dalam penelitian ini ingin dikembangkan teknologi baru dengan material ramah lingkungan dalam pembuatan kursi goyang yang dapat digunakan untuk bersantai dan pada saat membaca pada masyarakat lansia. Teknologi yang digunakan pada pembuatan kursi ini penggunaan rotan sintetis sebagai pengganti material rotan alami dan kayu yang sudah mulai berkurang jumlahnya. Pasokan rotan alami berkurang dan menurunnya kegiatan ekspor dari pengrajin industri furnitur ke mancanegara. Inovasi teknologi material ramah lingkungan juga menjadi permasalahan kemitraan karena minimnya pengetahuan tersebut. Penelitian ini mengembangkan kegiatan perencanaan dan perancangan kursi goyang dengan material Fe-Rattan, yakni memiliki arti Fe merupakan unsur senyawa besi yang terdapat dalam kimia. Rattan merupakan rotan dalam bahasa inggris. Oleh karena itu Fe-Rattan merupakan nama yang dapat menggambarkan kursi tersebut terbuat dari material rotan dan besi. Proses kegiatan ini diawali dengan observasi pasar dan kebutuhan di masyarakat, kajian teori, perencanaan, perancangan konsep dan desain. Furniture kursi goyang ini selain bertujuan untuk mendukung kegiatan kemitraan juga memberikan kenyamanan bagi pengguna kelompok lansia.
REVITALISASI MANTRA DEBUS: PENGUATAN KEARIFAN LOKAL SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SD Syah, Ezik Firman; Agustina, Noni; Damayantie, Irma
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 01 (2024): Volume 09 No. 01 Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i1.12389

Abstract

Primary school teachers ignore the local wisom when teaching Indonesian literature. They also have much interdependence of using textbooks. The study aims to explore the revitalization of debus mantra as the alternative learning material to foster local wisdom in elementary school level. The research method employed was qualitative ethnography. Field observation, interview and documentation protocol sheets were used to collect the data. The data were collected at Surya Galung community, Serang, Banten, Indonesia. Result suggested that debus mantra could be used as the alternative learning material to teach Indonesian literature in elementary school level because it can withstand external cultures, accommodates elements of external cultures, integrates components of external cultures into the native culture, and privides the direction for cultural progress.
PELATIHAN APLIKASI SAMWELL ESSAY UNTUK MENGEMBANGKAN LITERASI DIGITAL DI SMKN 12 KABUPATEN TANGERANG Syah, Ezik Firman; Damayantie, Irma; Nugroho, Oktian Fajar
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakoptimalan dalam menerapkan pembelajaran digital berdampak pada kurangnya antusiasme dan semangat peserta didik dalam mengikuti proses belajar. Dalam rangka memperbaiki hal tersebut, sebuah proyek pengabdian masyarakat telah dilakukan di SMKN 12 Kabupaten Tangerang dengan tujuan meningkatkan literasi digital. Metode yang digunakan adalah pelatihan tatap muka dengan pendekatan Partisipatory Action Research (PAR), yang menggabungkan riset dengan tindakan partisipatif. Proyek ini berhasil memberikan pelatihan tentang penggunaan aplikasi Samwell Essay serta memberikan pemahaman akan pentingnya literasi digital. Dampak dari proyek ini adalah kemampuan guru dan siswa dalam menggunakan aplikasi Samwell Essay untuk pembelajaran menulis. Diharapkan, hal ini akan memfasilitasi penerapan literasi digital di sekolah dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
PENGGUNAAN APLIKASI SCORE CREATOR PADA PEMBELAJARAN SENI MUSIK DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 12 KABUPATEN TANGERANG Hikmawaty, Lisna; Nugroho, Oktian Fajar; Damayantie, Irma
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat didasari dengan kurangnya kajian terkait penggunaan aplikasi Score Creator dalam pembelajaran seni musik di Sekolah Menengah Kejuruan SMK Negeri 12 Kabupaten Tangerang. Aplikasi Score Creator digunakan sebagai alat bantu untuk mempermudah siswa dalam memahami dan menciptakan notasi musik. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pemahaman terkait penggunaan aplikasi Score Creator di SMKN 12 Kabupaten Tangerang. Hasil dan luaran yang diharapkan dari pengabdian ini ialah siswa/I dapat menggunakan aplikasi Score Creator dengan baik dan mampu meningkatkan kreativitas serta pemahaman siswa terhadap konsep notasi musik. Selain itu, aplikasi ini juga memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan aplikasi Score Creator dinilai efektif sebagai media pembelajaran seni musik di SMK Negeri 12 Kabupaten Tangerang.