Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Digitalisasi Pelayanan Pembayaran Pensiun Melalui Aplikasi Taspen Otentikasi di PT Taspen (Persero) Kendari Rahmat Hidayat; Ditha Putri Lestari; Abdul Sabaruddin
Jurnal Administrasi Publik Vol 18 No 2 (2022): Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52316/jap.v18i2.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana proses digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun melalui aplikasi Taspen Otentikasi di PT Taspen (Persero) Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Lokasi dalam penelitian ini adalah PT Taspen (Persero) Kendari. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pegawai Taspen (Persero) Kendari dan penerima manfaat dana pensiun. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang analisis digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun melalui aplikasi Taspen Otentikasi di PT Taspen (Persero) Kendari sudah berjalan dengan baik karena telah menerapkan tiga elemen pengembangan digitalisasi di sektor publik. Pertama, Support (dukungan) dari pihak Taspen (Persero) Kendari berupa adanya dukungan dari kepala cabang hingga staff dan dialokasikannya sumber daya manusia,finansial, tenaga, waktu, informasi dan infrastrukur teknologi. Kedua, Capacity (Kemampuan) dalam segi finansial, infrastruktur teknologi, dan sumber daya manusia yang kompeten. Ketiga, Value (manfaat) yang diberikan kepada pensiunan dengan adanya aplikasi Taspen Otentikasi berupa keterbiasaan dan kenyamanan dalam menggunakan aplikasi dan merasa terbantunya para pensiunan dalam melakukan otentikasi setiap bulan dengan aplikasi Taspen Otentikasi karena lebih hemat dan terjangkau.
Model Kolaborasi Basarnas dan Dinas Sosial dalam Penanggulangan Bencana di Kabupaten Kolaka Iswani Mujiarti; Ashari; Rahmat Hidayat
PENA BANGSA: Bisnis dan Tata Kelola Publik Adaptif Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : PT. Palem Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/pb.v1i2.284

Abstract

Disaster management at the regional level requires cross-agency collaboration because each institution holds different roles, authorities, and capacities. In Kolaka Regency, Basarnas is responsible for search and rescue (SAR) operations, while the Social Service handles logistics provision, evacuation shelters, and fulfillment of basic needs for survivors. The complexity of disasters demands synergy between these institutions to ensure faster, more effective, and well-coordinated responses. This study aims to analyze the forms of collaboration between Basarnas and the Social Service in disaster management in Kolaka Regency and to identify the dominant collaboration model based on the Agranoff–McGuire theory. The research employs a descriptive qualitative approach with data collected through interviews, observations, and documentation. Informants consisted of eight individuals from Basarnas, the Social Service, and the Regional Disaster Management Agency (BPBD). Data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The findings show that the collaboration between Basarnas and the Social Service functions effectively and complements the main duties of each institution. Collaboration occurs during the mitigation stage (preparedness drills, outreach, and simulations), emergency response (evacuation, logistics distribution, establishment of public kitchens), and early recovery (needs assessment for survivors). Analysis based on the Agranoff–McGuire framework reveals that the Contented Model is the dominant form of collaboration, although elements of other models—such as Jurisdiction-Based, Top-Down, Donor–Recipient, and Reactive Models—are also evident in practice. Collaboration between Basarnas and the Social Service in Kolaka Regency enhances responsiveness, efficiency, and coordination in disaster management, even as both institutions continue to operate within their respective jurisdictions. The resulting collaboration is adaptive, strategic, and oriented toward field needs, thereby strengthening regional capacity in disaster risk reduction.
Penguatan Pengetahuan dan Keterampilan Dasar Berwirausaha melalui Pelatihan Membidik Peluang Menjadi Wirausaha Muda di Desa Oko-Oko Kec. Pomala Kab. Kolaka Yudi Agusman; Rahmat Hidayat; Arafat Mallapiseng; Achmad Lamo
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v6i2.376

Abstract

Pelatihan "Membidik Peluang Menjadi Wirausaha Muda" di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomala, Kabupaten Kolaka, bertujuan untuk memberdayakan pemuda desa melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi, diskusi kelompok, dan simulasi bisnis. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan partisipasi yang bervariasi, solusi efektif diterapkan untuk menjaga kelancaran pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam mengidentifikasi peluang usaha dan merencanakan bisnis. Beberapa peserta berhasil merumuskan ide usaha berbasis potensi lokal dan berkomitmen untuk merealisasikannya. Pelatihan juga mendorong kolaborasi usaha kolektif di antara peserta. Dukungan pemerintah desa dan pendampingan lanjutan diharapkan dapat membantu peserta mewujudkan usaha mereka, berkontribusi pada pengembangan ekonomi desa.