Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Campaign Strategies and Social Network Dynamics: Unveiling the Victory of Candidates in the 2024 Legislative Election in Kolaka Regency, Indonesia Amalia, Dea Rizky; Hidayat, Rahmat; Reski Mulka, Sry; Burhan, Reksa; Mulawarman, M.
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 5 No. 3 (2025): May - July
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v5i3.1552

Abstract

This study explores the campaign strategies and the role of social networks in shaping electoral success in the 2024 legislative elections in Kolaka Regency, Indonesia. Using a qualitative approach with a case study design, the research reveals that successful candidates primarily relied on community-based campaign strategies, emphasizing door-to-door outreach, participation in religious and cultural events, and symbolic acts of social solidarity. Rather than formal party platforms, candidates' presence and emotional closeness with voters influenced voter behavior. The findings demonstrate that social networks, particularly kinship ties, religious groups such as Majelis Taklim, and youth communities served as critical channels for political mobilization. Candidates embedded in these networks gained greater visibility and legitimacy, which was essential for electoral trust. In semi-urban areas like Watubangga and Tanggetada, digital platforms such as WhatsApp, Facebook, and Instagram were also used strategically, especially among young voters. However, the effectiveness of digital communication was deeply rooted in offline relational capital. The study also underscores the persistence of patron-client relations in local electoral dynamics. Voter support was frequently driven by past personal assistance, social reciprocity, and community recognition rather than policy considerations. Patronage was not always transactional; it often took the form of moral obligations and long-term social investment. Overall, the research highlights that effective electoral strategies in Kolaka are built on message delivery, sustained social engagement, and embeddedness in local relational structures.
Fishing Community Empowerment: An Effectiveness Analysis of a Fishing Gear Assistance Program in Palewai Village Hidayat, Rahmat; Zahratunnisa, Fatimah; Azis, Laode Asrun; Amalia, Dea Rizky
SIGn Journal of Social Science Vol 5 No 2: Desember 2024 - Mei 2025
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37276/sjss.v5i2.451

Abstract

Community empowerment programs often encounter implementation gaps at the local level, resulting in their failure to achieve their primary objectives. This research aims to conduct an in-depth analysis of the effectiveness of a fishing gear assistance program in Palewai Village, which exhibited contradictory results on the ground. Employing a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis, and were subsequently analyzed using the interactive model developed by Miles, Huberman, and Saldaña. The findings reveal that the program was fundamentally ineffective. The primary failure lay in an invalid targeting mechanism that relied on rigid administrative data, leading to both exclusion errors (deserving fishers received nothing) and inclusion errors (non-fishers received aid). This inclusion error even led to the sale of the aid by the mistargeted recipients. Ironically, amidst this distribution failure, a paradox of satisfaction emerged among recipients, driven by the high physical quality of the assistance. It is concluded that the program functioned more as a momentary charitable intervention than a transformative empowerment program, a failure rooted in design flaws that prioritized physical asset transfer over capacity building and monitoring.
Inovasi Pelayanan Pajak Kendaraan Melalui Aplikasi Signal (Samsat Digital Nasional) Di Kantor Samsat Kabupaten Kolaka Firda, Firda; Aziz, Laode Asrun; Agusman, Yudi; Hidayat, Rahmat
Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 13 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/brgt4q05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis inovasi layanan pajak kendaraan bermotor melalui aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) di Kantor Samsat Kolaka, dengan fokus pada implementasinya dan kendala yang dihadapi dalam praktik. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, analisis dipandu oleh lima indikator inovasi Suwarno, yaitu pengetahuan baru, metode baru, objek baru, teknologi baru, dan penemuan baru. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa aplikasi SIGNAL memberikan pengetahuan baru kepada wajib pajak dan petugas mengenai layanan pajak berbasis digital, memperkenalkan metode baru sebagai alternatif proses konvensional, berfungsi sebagai objek baru dalam layanan publik berbasis teknologi, dan memanfaatkan platform seluler yang terintegrasi dengan pangkalan data nasional sebagai bentuk teknologi dan penemuan baru. Meskipun memiliki keunggulan tersebut, implementasinya belum optimal karena keterbatasan infrastruktur, kurangnya sosialisasi yang terstruktur, dan rendahnya literasi digital di masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa SIGNAL memiliki potensi yang kuat untuk meningkatkan aksesibilitas layanan, efisiensi, dan kepatuhan, tetapi memerlukan jangkauan yang lebih kuat, edukasi pengguna yang lebih baik, dan infrastruktur yang lebih andal untuk memastikan adopsi yang lebih luas dan manfaat yang berkelanjutan.
Pelayanan Prima Dalam Pembuatan Akta Kelahiran Di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Kolaka fitri, ade; Djabbar, Isra; Mardiana, Mardiana; Hidayat, Rahmat
Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 13 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jip.v13i2.3566

Abstract

This study aims to measure and analyze the Excellent Service (Pelayanan Prima) in the Issuance of Birth Certificates at the Kolaka Regency Population and Civil Registration Office (Disdukcapil). The research is grounded in the six competencies of excellent service proposed by Priansa (2017): Ability, Attitude, Appearance, Attention, Action, and Accountability. The study employed a descriptive qualitative approach and was located at the Disdukcapil Kolaka. Primary data were collected through in-depth interviews with six informants, including service staff and community members, and field observation, supported by secondary data from literature and documentation (Ade Fitri, 2025). Data analysis utilized the descriptive qualitative technique involving data reduction, data display, and conclusion drawing/verification (Sugiyono, 2017). Findings indicate that overall service implementation is good, particularly in Accountability and Action, with documents processed quickly (3 days, faster than the 5-day target) and confirmed as free of charge. However, service quality is hindered by three main issues : 1) Ability: Shortage of human resources and low public awareness of procedures, leading to incomplete application files; 2) Attitude/Appearance: Staff occasionally display a less focused or indifferent attitude (cuek) during interactions, as reported by applicants, and struggle to manage the unreliable SIAK (Population Information System) due to unstable network connectivity ; and 3) Action: System errors force manual procedures, causing delays not compliant with the Standard Operating Procedure (SOP). The research confirms that these non-optimal competencies inhibit the full realization of Excellent Service. Research Implications: The study highlights the need for a focused effort by Disdukcapil Kolaka to enhance staff technical skills in handling the SIAK system and to improve the non-physical aspects of staff conduct, such as focusing on professionalism and customer-facing communication. Originality/Value: This research is critical as it offers a specific diagnostic assessment of the quality of birth certificate issuance in Kolaka using the comprehensive Priansa (2017) competency model, filling a gap in the literature regarding local public administration performance.
Efektivitas Program Kotaku di Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka Panni, Tita Antaliana; Arafat; Hidayat, Rahmat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.320

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Efektivitas Program KOTAKU Di Kabupaten Kolaka Dalam Menurunkan area Permukiman Kumuh Di dua kelurahan yaitu Sea dan Kolakaasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan dari data primer dan data sekunder.Data primer bersumber dari wawancara dengan para informan yang berjumlah 12 orang dan dari hasil pengamatan. Sedangkan untuk data sekunder dengan melakukan pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan literatur pendukung lainnya. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang dikemukakan oleh Miles dan Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas program KOTAKU dalam menurunkan area permukiman kumuh di dua kelurahan yaitu Sea dan Kolakaasi belum dapat dikatakan efektif. Hal ini disebabkan masih adnya  3 lingkungan yang ada di Kelurahan Sea dan 3 lingkungan yang ada di kelurahan Kolakaasi masih ditetapkan sebagai lingkungan kumuh, berdasarkan 7 indikator dan 19 kriteria kumuh. 7 indikator tersebut meliputi kondisi bangunan gedung, jalan, lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, serta proteksi kebakaran. Dengan permasalahan utama yaitu bangunan gedung, jalan, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, dan pengelolaan persampahan, proteksi kebaran dengan nilai kekumuhan yang masuk kategori sedang.
Analisis Kualitas Pelayanan Informasi di Bandar Udara Sangia Nibandera Kabupaten Kolaka Sinta; Mallapiseng, Arafat; Hidayat, Rahmat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.771

Abstract

Artikel ini merupakan luaran dari penelitian yang mendeskripsikan kualitas layanan informasi di bandar udara Sangia Nibandera kabupaten Kolaka. Penelitian ini tergolong dalam penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif, yang berlokasi di desa tanggetada kecamatan Tanggetada kabupaten kolaka. Pengumpulan data dilakukan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan menggunakan model intgeraktif yang dikemukaka n oleh Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penerikan kesimpulan. Hasil penelitian kualitas layanan informasi di Bandar Udara Sangia Nibandera kabupaten Kolaka, dalam konteks bukti fisik atau sarana dan prasarana yang digunakan dalam memberikan layanan informasi di bandara masih terdapat kekurangan, kehandalan dalam menyediakan informasi secara cepat dan akurat seperti informasi terkait keterlambatan penerbangan yang tidak menjelaskan kendala yang di alami, kemudian ketanggapan pegawai ketika menghadapi berbagai keluhan penumpang mengenai layanan informasi yang diberikan ternyata tidak sesuai dengan solusi yang ditawarkan, Jaminan dalam pemeriksa barang bawaan penumpang dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang yang belum efektif, dan dalam hal memberi perhatian, petugas tidak memberikan tawaran bantuan baik diminta maupun tidak diminta kepada penumpang terutama bagi penumpang berkebutuhan khusus.
Peningkatan kapasitas BUMDES dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju desa mandiri Hidayat, Rahmat; Krisna, Bayu; Amiluddin, Amiluddin; Aksal, Aksal; Dwiyanti, Wiwi; Alfitra, Muh.; Mariani, Mariani; Muliyani, Mariani; Ananta, Putri; Andira, Ayu; Karlina, Lilis; Kamsinar, Kamsinar; Hikma, Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4415

Abstract

Desa sebagai unit terkecil dalam struktur pemerintahan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat. Namun, banyak desa di Indonesia yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam mencapai kemandirian ekonomi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa adalah melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), yang berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan BUMDES dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju Desa Mandiri. Metode pelaksanaan pengabdian ini melibatkan tiga tahapan: tahap observasi, tahap sosialisasi, dan tahap evaluasi. Hasil observasi di desa lambopini menunjukkan bahwa masyarakat setempat masih memiliki keterbatasan dalam pengelolaan BUMDES yang mengakibatkan BUMDES Lambopini tidak aktif dalam 3 Tahun terkahir ini, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas BUMDES untuk mendukung pemberdayaan ekonomi menuju desa mandiri. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang dilakukan telah membantu pengurus BUMDES dalam pengelolaan BUMDES mulai dari pembentukan badan hukum sampai kepada peneplane usaha BUMDES. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menuju desa mandiri.
FUNGSI PENGAWASAN BADAN PERMUSYARAWATAN DESA TERHADAP KINERJA KEPALA DESA LAMONDAPE KECAMATAN POLINGGONA KABUPATEN KOLAKA rahmat hidayat; Achmad Lamo Said; Yusril Mahendra
Jurnal Neo Societal Vol. 8 No. 3 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v8i3.22

Abstract

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai lembaga legislatif tingkat Desa menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja kepemerintahan kepala Desa. Pengawasan yang dilakukan oleh BPD adalah pengawasan pelaksanaan program kepala desa dan pengawasan terhadap perumusan dan implementasi peraturan Desa oleh Pemerintah Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Terhadap Kinerja Kepala Desa Lamondape. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Lokasi dalam penelitian ini adalah Desa Lamondape Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Adapun Informan dalam penelitian ini terdiri dari dari Kepala Desa, Sekertaris Desa, Ketua BPD, Anggota BPD dan Masyarakat Desa Lamondape. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari informan melalui teknik wawancara sementara data sekunder adalah data yang diperoleh melalui penelusuran dokumen dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen yang terkait dengan penelitian tersebut Hasil penelitian di temukan bahwa Bentuk pengawasan yang dilakukan oleh BPD yaitu Pertama, pengawasan kinerja kepala Desa berupa inspeksi langsung dengan bentuk adanya catatan buku kerja pengawasan terkait program yang sudah terealisasi dan program yang belum terealisasi. Kedua, ikut membahas, menyepakati dan mengawasi pelaksanaanya sejumlah peraturan desa. Ketiga, observasi di tempat yang dilakukan oleh BPD untuk mengetahu proses pelaksanaan pembangunan secara langsung.
FUNGSI PENGAWASAN BADAN PERMUSYARAWATAN DESA TERHADAP KINERJA KEPALA DESA LAMONDAPE KECAMATAN POLINGGONA KABUPATEN KOLAKA rahmat hidayat; Achmad Lamo Said; Yusril Mahendra
Jurnal Neo Societal Vol. 8 No. 3 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v8i3.22

Abstract

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai lembaga legislatif tingkat Desa menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja kepemerintahan kepala Desa. Pengawasan yang dilakukan oleh BPD adalah pengawasan pelaksanaan program kepala desa dan pengawasan terhadap perumusan dan implementasi peraturan Desa oleh Pemerintah Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Terhadap Kinerja Kepala Desa Lamondape. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Lokasi dalam penelitian ini adalah Desa Lamondape Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Adapun Informan dalam penelitian ini terdiri dari dari Kepala Desa, Sekertaris Desa, Ketua BPD, Anggota BPD dan Masyarakat Desa Lamondape. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari informan melalui teknik wawancara sementara data sekunder adalah data yang diperoleh melalui penelusuran dokumen dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen yang terkait dengan penelitian tersebut Hasil penelitian di temukan bahwa Bentuk pengawasan yang dilakukan oleh BPD yaitu Pertama, pengawasan kinerja kepala Desa berupa inspeksi langsung dengan bentuk adanya catatan buku kerja pengawasan terkait program yang sudah terealisasi dan program yang belum terealisasi. Kedua, ikut membahas, menyepakati dan mengawasi pelaksanaanya sejumlah peraturan desa. Ketiga, observasi di tempat yang dilakukan oleh BPD untuk mengetahu proses pelaksanaan pembangunan secara langsung.
Reconstructing the Empowerment Model for Bajo Community Based on Local Wisdom in the Pomalaa Nickel Industrial Area Irawati Irawati; Rahmat Hidayat; Syamsir Syamsir; Sultan Abadi
SIGn Journal of Social Science Vol 6 No 2: Desember 2025 - Mei 2026
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37276/sjss.v6i2.670

Abstract

The massive expansion of the nickel mining industry in the Pomalaa area has led to marginalization and exclusion of the Bajo community from marine spaces. Instead of alleviating poverty, the highly hierarchical corporate social responsibility programs actually create pseudo-empowerment practices that perpetuate corporate domination and the material dependency of coastal communities. This research aims to deconstruct these power relations and ecological inequalities while simultaneously reconstructing the design of a participatory, sustainable, multi-stakeholder empowerment model. This research employs a qualitative, critical-paradigm approach with a case study design. Primary data sourced from limited participatory observation and in-depth interviews with Bajo fishermen, activists, and community leaders were interactively analyzed using a discourse deconstruction framework instrument. The results indicated that corporate regulatory manipulation has deprived fishermen of traditional fishing grounds and destroyed ecological carrying capacity. To counter this hegemony, Bajo local wisdom in the form of a traditional marine conservation system (bapongka) and an egalitarian brotherhood principle (sama bajau) is institutionalized as the basis of agency towards an active society. These cultural values are subsequently operationalized into a multi-stakeholder empowerment model that synergizes the roles of the government as a facilitator, the private sector as a contributor, higher education institutions as technology innovation providers, and non-governmental organizations as advocacy mentors. In conclusion, the systemic integration among actors centered on the fishermen subjects is capable of generating an independent community enterprise. In practice, this study recommends that local government authorities undertake juridical interventions to formulate regulations protecting traditional fishing zones, thereby restoring the sovereignty and welfare of the Bajo community.