Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KONSEPSI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PERSPEKTIF THOMAS LICKONA (STUDI KRITIS DALAM MENJAWAB PROBLEM MORAL DI INDONESIA) Yanuardianto, Elga
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2021): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.058 KB) | DOI: 10.56013/fj.v1i1.1100

Abstract

Keberhasilan suatu bangsa dalam memperoleh tujuannya tidak hanya ditentukan oleh melimpah ruahnya sumber daya alam, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa “Bangsa yang besar dapat dilihat dari kualitas atau karakter bangsa (manusia) itu sendiri”. Penguatan pendidikan karakter di Indonesia dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang terjadi di Negara kita. Diakui atau tidak saat ini terjadi krisis yang nyata dan menghawatirkan dalam masyarakat dengan melibatkan milik kita yang paling berharga, yaitu anak-anak. artikel ini dilatar belakangi oleh bobroknya moral bangsa ini, serta menjelaskan seberapa pentingnya pendidikan karakter di terapkan sejak anak-anak, karena seharusnya pada usia anak-anak penanaman pendidikan karakter seharusnya lebih dominan dari yang lainnya. Dalam karakter anak Thomas Lickona adalah salah satu pemikir pendidikan karakter yang barat pendidikan menyebutnya juga sebagai bapak pendidikan karakter modern, Thomas Lickona dianggap sebagai pengusung terminology pendidikan karakter modern yang mulai dikenalkan sejak tahun 1900. Terutama ketika dia menulis buku yang berjudul The Run of Character Education dan kemudian disusul bukunya yang berjudul Educating For Character: How Our Shool Can Teach Respect And Responsibility, melalui buku-bukunya tersebut Thomas Lickona menyadarkan dunia barat serta dunia akan pentingnya pendidikan karakter. Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Perspektif, Thomas Lickona
STRATEGI PEMODELAN KOGNITIF SOSIAL GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN SISWA Yanuardianto, Elga; Yasid, Abu; Mahbubi, Mahbubi
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2021): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (Desember)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.905 KB) | DOI: 10.56013/fj.v1i2.1230

Abstract

Penanaman Kepribadian dimulai dari lingkungan keluarga, kerabat, sekolah dan lingkungan masyarakat. Lingkungan rumah dan keluarga sebagai lingkungan pembentukan dan pendidikan Kepribadian yang pertama dan utama harus lebih diberdayakan dan haal tersebut merupakan tugas orang tua sebagai penanam pertama Kepribadian anaknya. Keluarga adalah sekolah untuk kasih sayang, tempat belajar yang penuh dengan cinta, janganlah orang tua menanamkan keluarga sebagai tempat untuk bertengkar dengan pasangannya karena dengan hal itu sangatlah berakibat buruk pada perkembangan Kepribadian anak yang akan menganggap berkeluarga adalah hal yang sangat menyengsarakan kelak jika anak tersebut sudah dewasa. Pembentukan Kepribadian melalui sekolah juga harus diperhatikan di sekolah pendidikan tidak semata-mata tentang mata pelajaran yang hanya meningkatkan kemampuan IQ saja tetapi juga harus diperhatikan bagaimana penanaman moral, nilai-nilai estetika, budi pekerti yang luhur dan lain sebagainya. Ada beberapa keunggulan yang dimiliki dari profesi seorang guru, karena dalam Istilah Jawa bahwa seorang guru adalah seseorang yang harus digugu (dipercaya) dan ditiru ( dicontoh), dari sini kita memahami bahwa guru merupakan profesi yang patut untuk dihargai dan dijunjung tinggi, dan dari Implementasi tersebut maka sepatutnya seorang guru harus menjadi model atau Uswatun Hasanah yang mampu melahirkan siswa dengan kepribadian yang baik sehingga mampu menjadikan dunia pendidikan yang berbasis karakter, bermoral tanpa meninggalkan kearifan budaya lokal. Fenomena yang terjadi di SMPI Yanabi’ul Ulum Plalangan kecamatan Kalisat Jember, bagaimana strategi guru disekolah tersebut dalam membentuk kepribadian siswa melalui pemodelan kognitif social patut untuk di telaah karena ini akan menjadi salah satu cara dalam menjadikan siswa berkepribadian yang baik disekolah maupun diluar sekolah. Keywords: Pemodelan Kognitif Sosial, Kepribadian Siswa
Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Hadrah terhadap Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Bayhaki, Rosi; Yanuardianto, Elga; Ulfa, Maria
Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 7 No 02 (2025): OKTOBER
Publisher : Program Studi PGMI, Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/ad.v7i02.2504

Abstract

Hadrah extracurricular is one of the activities that helps the formation of religious character in schools. Through this activity, it is hoped that the religious character of each student can be formed. 1) The formulation of the objectives of the hadrah extracurricular activity program aims to enable students to have an Islamic artistic soul and be able to achieve a religious personality or good character according to Islamic teachings. The selection of the hadrah extracurricular activity program is carried out once a year which is attended by the head of the foundation, the principal, and teachers/staff/employees. Identification and direction of sources are carried out so that students have an Islamic artistic soul, a good religious character, and are qualified in terms of their knowledge. 2) The role of hadrah extracurricular activities in the formation of the religious character of students at MIMA Condro Jember is that hadroh is an entry point for today's people to know religion. So it can change bad speech into good, and also people who participate in hadrah tend to be close to people who understand religion. Hadrah extracurricular activities can also shape students' religious character, such as strong faith, consistency in worship, purification of the soul (Tazkiyatun Nafs), noble morals, social responsibility, knowledge, and good deeds.
Implementasi Media Game Puzzle dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Fonologi Materi Persukuan Kata pada Siswa Kelas Awal di Madrasah Ibtidaiyah Fitriyah, Camilyatul; Ilyas, Muhammad; Yanuardianto, Elga
Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 7 No 02 (2025): OKTOBER
Publisher : Program Studi PGMI, Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/ad.v7i02.2677

Abstract

This study aims to explore the impact of using image-based puzzle games as a media to enhance students' understanding of phonological concepts related to word segmentation in early-grade students at an Islamic Elementary School (Madrasah Ibtidaiyah). The research adopts a Classroom Action Research (CAR) approach with a qualitative method. Data were collected through observation, interviews, documentation, and field notes during the teaching and learning process. Data analysis was conducted descriptively and interpretively through reduction, presentation, and conclusion drawing phases aligned with Miles and Huberman's model. The findings indicate that the implementation of image-based puzzle games significantly increased students' activeness, motivation, and comprehension of phonological concepts, especially in understanding word structure and the relationship between sounds and letters. The innovative use of this media helps students connect syllable forms with meanings visually and contextually, making the learning process more engaging and meaningful. This research provides valuable insights for educators to develop innovative, game-based instructional strategies suitable for elementary-level students.