Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Sustainability of Adoption of New Improved Rice Variety Innovation in West Kalimantan Coastal Areas: Review of Social and Cultural Aspects Bancin, Hardi Dominikus; Ekawati, Ekawati; Rizieq, Rahmatullah; Ellyta, Ellyta
Agro Ekonomi Vol 35, No 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Department of Agricultural Socio-Economics Faculty of Agriculture Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ae.84364

Abstract

As a staple food in Indonesia, rice has significant socio-economic value, especially in regions such as West Kalimantan. However, the variability of rice production poses a challenge to food security and economic stability. This study assesses the sustainability of the adoption of new improved rice varieties (VUBs) in West Kalimantan, focusing on social and cultural aspects using Multi-Aspect Sustainability Analysis (MSA). Focus group discussions and expert interviews were used to identify important factors affecting VUB adoption. The results indicated a sustainable adoption status (54.17%), with potential for improvement (58.33%) in the future. Farmer education emerged as the most sensitive factor, highlighting the need for educational interventions to improve technology access and adoption. In addition, farmers' knowledge of VUB, culture of mutual cooperation, the absence of social conflict, and positive consumer preference for VUB rice are also critical for adoption. Recommendations include targeted educational interventions, improved knowledge dissemination strategies, consideration of the cultural context, conflict management approaches, and market-oriented strategies to sustainably increase VUB adoption. Addressing these factors can contribute to sustainable agriculture and rural development in West Kalimantan and similar contexts, ensuring long-term benefits for farmers and food security.
Pemberdayaan Masyarakat Dusun Cendrawasih Melalui Pendampingan Produksi Pupuk Kompos Eceng Gondok Suryani, Rini; Rizieq, Rahmatullah; Reswari, Rianti Ardana; Ekawati, Ekawati
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 3 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i3.16425

Abstract

Tertutupnya permukaan sungai oleh eceng gondok berdampak negatif terhadap lingkungan terutama menyebabkan pendangkalan Sungai. Hal ini terjadi khususnya di RT. 005 Dusun Cendrawasih Kabupaten Kubu Raya. Eceng gondok tersebut belum dimanfaatkan secara ekonomis, saat ini Eceng gondok hanya dikendalikan dengan menggunakan herbisida. Pertumbuhan eceng berlangsung sangat cepat sehingga menjadi permasalahan bagi warga RT. 005 Dusun Cendrawasih Kabupaten Kubu Raya. Eceng gondok dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis salah satunya pupuk kompos. Pupuk kompos Eceng gondok dapat dimanfaatkan bagi warga RT 005 Dusun Cendrawasih yang Sebagian besar berprofesi sebagai petani.  Kegiatan PKM ini dilakukan bertujuan untuk menghasilkan produk olahan Eceng gondok berupa pupuk kompos. Adapun teknologi yang disiapkan guna mendukung pproduksi kompos yaitu mesin pencacah Eceng gondok. Mesin ini dapat memudahkan proses pencacahan ukuran eceng gondok yang akan dikomposkan. Dimana semakin kecil ukuran bahan baku kompos maka akan menghemat waktu dan memprcepat pengomposan. Selain itu, melalui PKM ini bertujuan pula untuk meningkatkan mutu produk termasuk pengemasan atau packaging sehingga menjadi produk yang siap untuk dipasarkan. Setelah dilakukannya PKM, Kelompok Tani Usaha Bersama Kecamatan  Sungai  Kakap  Kabupaten  Kubu  Raya  terjadi  peningkatan  pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam membuat kompos dan melakukan pengemasan pupuk kompos Eceng gondok. Produk pupuk kompos  Eceng gondok dapat menjadi sebagai usaha baru bagi warga RT. 005 Dusun Cendrawasih. Pupuk kompos Eceng gondok ini dapat menjadi alternatif pengganti pupuk kimia dalam upaya peningkatan produksi tanaman budidaya sayuran di daerah tersebut.
Seberapa Efektif Program Kartu Tani Dalam Distribusi Pupuk Bersubsidi Di Kubu Raya? Ekawati, Ekawati; Bancin, Hardi Dominikus; Rizieq, Rahmatullah; Asti, Asti
Jurnal Ekonomi STIEP Vol. 9 No. 2 (2024): JES (Jurnal Ekonomi STIEP)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IBE Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54526/jes.v9i2.373

Abstract

Pembangunan di suatu negara memiliki peran penting dalam meningkatkan tatanan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik. Sektor pertanian menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Hal ini dilakukan karena melihat potensi sumber daya alam Indonesia yang melimpah sehingga pemerintah diharapkan mampu mensejahterakan masyarakat melalui sektor pertanian. Pembangunan pertanian dilakukan dengan memanfaatkan faktor-faktor produksi dan mengarah pada teknologi yang modern, tepat guna dan berkelanjutan. Kegiatan pertanian didominasi oleh penggunaan pupuk yang bertujuan untuk meningkatkan dan menghasilkan hasil yang berkualitas dan kuantitas yang tinggi. Realitas yang terjadi saat ini kelangkaan pupuk, harga yang berfluktuasi dan masalah distribusi sering dirasakan oleh para petani. Sebagai program dengan sasaran yang sangat luas, pelaksanaan subsidi pupuk menghadapi berbagai permasalahan dan kendala, sehingga berdampak pada penurunan efektivitas program. Permasalahan dan kendala yang dihadapi, antara lain: 1) penyelewengan penyaluran pupuk bersubsidi; 2) kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan; dan 3) terjadinya bias target/sasaran; dan 4) terjadinya distribusi pupuk yang belum tepat sasaran, perembesan, kelangkaan pupuk, dan kenaikan harga di tingkat petani. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kuburaya yang menjadikan Petani Padi yang memiliki kartu tani sebagai sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan statistik deskriptif.
Biopharma As a Potential Business for Urban Communities and Preservation of Community Heritage in Singkawang City: Biofarmaka sebagai Usaha Potensial Masyarakat Urban dan Pelestarian Warisan Masyarakat di Kota Singkawang Ellyta, Ellyta; Ekawati; Rizieq, Rahmatullah; Bancin, Hardi Dominikus
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang3729

Abstract

Nowadays, urbanites are faced with various health challenges, such as stress, pollution, and unhealthy lifestyles. Natural-based prevention and treatment are one of the solutions. Efforts can be made to provide information and education to urban communities about biopharma and its benefits. The increasing public awareness of health also affects the use of herbal medicines derived from plants in a traditional way. The implementation method used in this activity is lecture, discussion, and practice. The utilization of home yards with the cultivation of biopharma plants can provide benefits to urban communities, as seen from the motivation of partners to try to process biopharma plants by processing them, and can be a potential business for urban communities. In addition, the utilization of biopharmaceutical plants is one of the efforts to preserve ancestor's heritage in terms of medicine.
PENGOLAHAN SAMPAH PADA KELOMPOK SANTRI PONPES AL-JIHAD DAN MASYARAKAT (IBU-IBU RUMAH TANGGA) RT 003/RW 005 KOTA PONTIANAK Rizieq, Rahmatullah; Widarti, Sri
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 21, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.289 KB) | DOI: 10.21831/ino.v21i2.15650

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk menyebabkan meningkatnya aktivitas sosial ekonomi masyarakat yang banyak menghasilkan sampah. Pasar tradisional merupakan salah satu sumber dari sejumlah sampah organik dan sampah anorganik, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap dan semakin menambah kesan kotor serta kumuhnya pasar tradisional contohnya pasar Dahlia di kota Pontianak. Sampah juga merupakan sumber beberapa jenis penyakit menular, keracunan dan lain-lain. Jika sampah yang bertumpuk tersebut tidak segera ditanggulangi maka dapat menimbulkan masalah dan dampak pada masyarakat yang bermukim disekitar pasar tersebut. Kegiatan IbM ini bekerjasama dengan dua mitra, yaitu mitra 1 adalah kelompok santri dari pondok pesantren Al Jihad RT 003/RW 005 dan mitra 2 adalah kelompok masyarakat (ibu-ibu rumah tangga) RT 003/RW 005. Kedua kelompok mitra tersebut merupakan kelompok masyarakat yang berdiam disekitar pasar dahlia yang merasakan dampak langsung dari sampah tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana mengurangi masalah tumpukan sampah di pasar tradisional dahlia yang berasal dari sampah pedagang dan sampah warga masyarakat sekitar menjadi sampah organic dan aneka kerajinan yang bernilai ekonomis. Alternatif yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra 1 adalah pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik padat maupun cair dan aplikasi pupuk organik pada tanaman sayuran, sedangkan solusi permasalahan mitra 2 adalah usaha pengelolaan sampah anorganik menjadi aneka kerajinan tangan bernilai ekonomis sehingga masalah mitra yang berkaitan  dengan sampah dapat diatasi dan disisi lain dapat memberikan sumber pemasukan bagi mitra. 
Pemberdayaan Masyarakat Dusun Cendrawasih Melalui Pendampingan Produksi Pupuk Kompos Eceng Gondok Rini Suryani; Rahmatullah Rizieq; Rianti Ardana Reswari; Ekawati Ekawati
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 3 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i3.16425

Abstract

Tertutupnya permukaan sungai oleh eceng gondok berdampak negatif terhadap lingkungan terutama menyebabkan pendangkalan Sungai. Hal ini terjadi khususnya di RT. 005 Dusun Cendrawasih Kabupaten Kubu Raya. Eceng gondok tersebut belum dimanfaatkan secara ekonomis, saat ini Eceng gondok hanya dikendalikan dengan menggunakan herbisida. Pertumbuhan eceng berlangsung sangat cepat sehingga menjadi permasalahan bagi warga RT. 005 Dusun Cendrawasih Kabupaten Kubu Raya. Eceng gondok dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis salah satunya pupuk kompos. Pupuk kompos Eceng gondok dapat dimanfaatkan bagi warga RT 005 Dusun Cendrawasih yang Sebagian besar berprofesi sebagai petani.  Kegiatan PKM ini dilakukan bertujuan untuk menghasilkan produk olahan Eceng gondok berupa pupuk kompos. Adapun teknologi yang disiapkan guna mendukung pproduksi kompos yaitu mesin pencacah Eceng gondok. Mesin ini dapat memudahkan proses pencacahan ukuran eceng gondok yang akan dikomposkan. Dimana semakin kecil ukuran bahan baku kompos maka akan menghemat waktu dan memprcepat pengomposan. Selain itu, melalui PKM ini bertujuan pula untuk meningkatkan mutu produk termasuk pengemasan atau packaging sehingga menjadi produk yang siap untuk dipasarkan. Setelah dilakukannya PKM, Kelompok Tani Usaha Bersama Kecamatan  Sungai  Kakap  Kabupaten  Kubu  Raya  terjadi  peningkatan  pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam membuat kompos dan melakukan pengemasan pupuk kompos Eceng gondok. Produk pupuk kompos  Eceng gondok dapat menjadi sebagai usaha baru bagi warga RT. 005 Dusun Cendrawasih. Pupuk kompos Eceng gondok ini dapat menjadi alternatif pengganti pupuk kimia dalam upaya peningkatan produksi tanaman budidaya sayuran di daerah tersebut.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI PEMANFAATAN ECENG GONDOK SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN ASAM HUMAT Setiawan, Aris; Rizieq, Rahmatullah; Ekawati, Ekawati
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2025
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v5i2.1821

Abstract

Eceng gondok yang tumbuh secara liar dan menutupi parit/Sungai di sekitar tempat tinggal kelompok tani Usaha Bersama memberikan berbagai dampak negatif.  Urgensi pertama adalah untuk mengurangi dampak negatif tersebut perlu untuk dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna.  Salah satu manfaat dari Eceng Gondok adalah membuat Asam Humat. Asam humat dapat memperbaiki sifat kimia, fisik, dan biologi tanah. Urgensi kedua adalah dengan pengaplikasian asam humat dapat memperbaiki kondisi tanah yang sudah terdegradasi dan meminimalisir kemungkinan kehilangan nutrisi dari pupuk organik akibat pencucian atau penguapan.  Tujuan dan kegiatan ini adalah Pemanfaatan Eceng Gondok ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatifnya dan menyediakan pupuk organik untuk membantu menyuburkan tanah di lahan yang ditanami oleh anggota kelompok tani Usaha Bersama. Hasil pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan peserta kelompok tani dalam mengolah eceng gondok menjadi asam humat. Eceng gondok diolah menjadi asam humat padat dan asam humat cair.
Optimalisasi Lahan Pekarangan melalui Pengolahan Pupuk Organik dari Sampah Rumah Tangga pada KWT Mentari di Kota Pontianak Reswari, Rianti Ardana; Ekawati, Ekawati; Rizieq, Rahmatullah; Suryani, Rini
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JAMSI - Juli 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1943

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan penyumbang utama sampah di Kota Pontianak yang belum dikelola secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Mentari dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas lahan pekarangan. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan teknik pembuatan pupuk organik secara sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT mengenai pengolahan pupuk organik, dengan seluruh peserta mencapai tingkat pemahaman 100% setelah pelatihan. Kegiatan ini berdampak pada pengurangan volume sampah rumah tangga, peningkatan kesuburan lahan pekarangan, serta pemberdayaan ekonomi anggota KWT secara mandiri.
Seberapa Menguntungkan Usahatani Cabai Rawit di Desa Pahauman? Dandi, Mika; Youlla, Donna; Rizieq, Rahmatullah; Ekawati, Ekawati; Bancin, Hardi Dominikus
Jurnal Ekonomi STIEP Vol. 10 No. 1 (2025): JES (Jurnal Ekonomi STIEP)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IBE Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54526/jes.v10i1.465

Abstract

Cabai rawit merupakan komoditas hortikultura strategis di Indonesia yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan petani kecil. Namun, usahatani cabai rawit rentan terhadap fluktuasi harga pasar dan ketidakpastian produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani cabai rawit di Desa Pahauman, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, serta mengukur kelayakan usahatani dari aspek finansial. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, menggunakan teknik simple random sampling terhadap 37 responden dari populasi 74 petani. Data dianalisis melalui perhitungan biaya tetap, biaya variabel, total penerimaan, dan pendapatan bersih per musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi sebesar Rp 18.137.495, sedangkan rata-rata penerimaan mencapai Rp 170.100.000, sehingga diperoleh pendapatan bersih sebesar Rp 151.968.586 per musim tanam. Usaha tani ini tergolong sangat menguntungkan secara ekonomi. Namun demikian, tingginya pendapatan belum sepenuhnya menjamin keberlanjutan usaha karena adanya risiko fluktuasi harga yang signifikan serta ketimpangan dalam akses input dan informasi pasar. Oleh karena itu, diperlukan intervensi kelembagaan, penguatan akses informasi harga, serta dukungan sarana produksi agar keuntungan yang diperoleh petani dapat berkelanjutan dan merata. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam perumusan kebijakan pembangunan pertanian di daerah pedesaan. Kata Kunci: pendapatan petani, cabai rawit, biaya produksi, penerimaan, fluktuasi harga
Empowering Housewives Through Creativity-Based Paper and Plastic Waste Management in Sungai Jawi Village Outside Pontianak City: Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Melalui Pengelolaan Sampah Kertas Dan Plastik Berbasis Kreativitas Di Desa Sungai Jawi Luar Kota Pontianak Rizieq, Rahmatullah; Zalviwan, Muhammad; Ekawati, Ekawati; Bancin, Hardi Dominikus
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang4271

Abstract

Household waste management, particularly paper and plastic waste, remains a significant challenge in Pontianak due to limited public awareness and skills in recycling. This community service program aimed to empower housewives through creativity-based waste management training so that paper and plastic waste could be transformed into useful and economically valuable products. The methods included socialization on types and benefits of recycling, hands-on training in crafting products from paper and plastic, and mentoring on product marketing. The results indicated a significant improvement in participants’ knowledge, skills, and marketing understanding. Before the training, most participants were unfamiliar with recycling processes and product utilization. Afterward, all participants were able to produce creative products and apply basic marketing strategies, including the use of social media. Moreover, the majority expressed interest in starting small businesses based on recycled crafts. Thus, this program effectively enhanced the capacity of housewives to manage waste productively while opening sustainable creative economic opportunities. Abstrak Pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya kertas dan plastik, masih menjadi permasalahan di Kota Pontianak akibat rendahnya kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan ibu rumah tangga melalui pelatihan pengelolaan sampah berbasis kreativitas agar limbah kertas dan plastik dapat diolah menjadi produk bernilai guna sekaligus bernilai ekonomi. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi mengenai jenis dan manfaat daur ulang, praktik pembuatan kerajinan tangan, serta pendampingan aspek pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman pemasaran peserta. Jika sebelumnya sebagian besar belum mengenal proses daur ulang, setelah pelatihan seluruh peserta mampu menghasilkan produk kreatif dan memahami strategi pemasaran sederhana, termasuk pemanfaatan media sosial. Mayoritas peserta juga menyatakan keinginan untuk memulai usaha kecil berbasis kerajinan daur ulang. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga dalam mengelola sampah secara produktif sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berkelanjutan.