Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGEMBANGAN SOAL PENALARAN MODEL TIMSS MATEMATIKA SMP Rizta, Amrina; Zulkardi, Zulkardi; Hartono, Yusuf
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 17 No. 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v17i2.1697

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan soal penalaran model TIMSS pada mata pelajaran matematika SMP yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan research and develop-ment. Kevalidan diketahui dari hasil penilaian validator pada lembar validasi yang menyatakan soal-soal yang dikembangkan telah baik berdasarkan content (sesuai dengan kurikulum dan ma-teri), construct (sesuai dengan karakteristik/indikator penalaran), dan bahasa (sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku/EYD) dan kepraktisan diketahui dari hasil uji coba one-to-one dan small group. Hasil penelitian berupa soal penalaran model TIMSS matematika SMP yang valid dan praktis. Hasil uji coba diperoleh rata-rata hasil tes penalaran siswa adalah 4 siswa (14,815%) tergolong mempunyai penalaran yang sangat baik, 4 siswa (14,815%) tergolong memunyai penalaran yang baik, 8 siswa (29,63%) tergolong mempunyai penalaran yang se-dang, 6 siswa (22,22%) tergolong mempunyai penalaran yang rendah, dan 5 siswa (18,52%) tergolong mempunyai penalaran yang sangat rendah. Berdasarkan hasil tersebut maka kemam-puan penalaran siswa tersebut tergolong sedang.Kata kunci: penelitian dan pengembangan, soal penalaran, TIMSS, matematika, SMP_____________________________________________________________DEVELOPING REASONING QUESTION MODEL OF SMP TIMSS MATH PROBLEMSAbstract This research is aimed to develop valid and practical TIMSS model of questions in junior high school course. This research used research and development method. The validity is discovered from validator assessment in validation sheet stating the questions is well based on content (in accordance with curriculum and subject), construct (in accordance with reasoning characteristics/indicator) and language (in accordance with Bahasa applied rule) ,and the Ppracticality is discovered from one-to-one and small group try-out . The research products are in the form of TIMSS model reasoning questions in junior high school mathematics course which are valid and practical. The Eexperiment results from the reasoning test show that there are four students (14,815%) fine, four students (14,815%) good, eight students (29,63%) fair, six students (22,22%) low, five students (18,52%) poor. Those results showthat mathematical reasoning of student is good.Keywords: Research and development, reasioning question, TIMSS, Mathematics, SMP
Tingkat Kecemasan Matematika Siswa SMP pada Pembelajaran Materi Prisma Syahbana, Ali; Rizta, Amrina; Suryati, Suryati; Kusumawati, Nyimas Inda
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i1.16908

Abstract

Penelitian ini menggambarkan kecemasan matematika siswa SMP ketika mempelajari materi prisma. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif yang dilakukan di tiga sekolah: SMP Negeri 31 Palembang, SMP Muhammadiyah 3 Palembang, dan SMP Thawalib Sriwijaya Palembang. Sampel terdiri dari 109 siswa dari kelas terpilih di ketiga sekolah tersebut. Penelitian berlangsung pada Februari 2024 hingga Juni 2024. Data diperoleh melalui pengisian angket kecemasan matematika oleh siswa dari ketiga SMP tersebut. Data hasil dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Angketnya berisi 30 butir pernyataan yang menggambarkan setiap indikator kecemasan matematika siswa pada pembelajaran materi prisma. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan matematika 109 siswa SMP dalam mempelajari materi prisma termasuk dalam kategori sedang dan mendekati tinggi. Level sekolah tidak terlalu berpengaruh terhadap perbedaan tingkat kecemasan matematika siswa. Kecemasan matematika untuk kelompok siswa laki-laki termasuk kategori sedang, dan kelompok siswa perempuan termasuk kategori tinggi. Kecemasan matematika 109 siswa pada materi prisma untuk indikator kognitif (berpikir) tergolong sedang, untuk indikator afektif (sikap) tergolong tinggi, dan untuk indikator fisiologis (reaksi fisik) tergolong tinggi. Kecemasan matematika siswa laki-laki dan perempuan pada materi prisma jika ditinjau dari indikatornya mempunyai kecenderungan yang sama. Penelitian ini mengungkap bahwa sebagian besar siswa cenderung bersikap cemas terhadap pembelajaran materi prisma, meskipun secara aspek kognitif mereka sebenarnya masih mampu mengikutinya.  
WORKSHOP PENGUATAN KOMPETENSI LITERASI MATEMATIKA (NUMERASI) GURU SMA N 1 BUAY SANDANG AJI MUARADUA Febriyana, Dyah; Rizta, Amrina; Na’imah, Ummu; Muslimin; Siroj, Rusdy A.; Roshalita, Nabila; Humayroh, Siti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif
Publisher : PT. Gelora Cipta Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workshop penguatan kompetensi Literasi Matematika (Numerasi) guru merupakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan MAtematika Universitas Muhammadiyah Palembang yang dilaksanakan dengan sasaran para guru di SMA N 1 Buay Sandang Aji Muaradua. hal ini dilakukan dikarenakan masih rendahnya kompetensi numerasi guru yang berakibat pada rendahnya nilai numerasi siswa saat AKM. Workshop ini bertujuan meningkatkan wawasan guru terkait kompetensi numerasi dan soal-soal numerasi, sehingga kompetensi numerasi guru dapat meningkat. Melalui kegiatan ini diharapkan guru dapat mengaplikasikan materi dan soal yang bermuatan nilai numerasi, agar siswa terbiasa mengerjakan soal numerasi sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai numerasi siswa pada AKM. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman dan kemampuan numerasi yang signifikan dan guru siap mengaplikasikan pembelajaran bermuatan numerasi.
TINGKAT MATHEMATICS ANXIETY PADA MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA Rizta, Amrina; Antari, Luvi
Mathematics Education Journal Vol. 13 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is qualitative research that aims to determine the level of mathematics anxiety (MA) in prospective mathematics teacher at the Muhammadiyah University of Palembang. Subject of this study is 58 college students. This research use qualitative descriptive method. The data collection process are observation, questionnaire, and interview. Based on the research that has been carried out it is known that the most dominant criteria for mathematical anxiety are anxiety about mathematical tests and anxiety about mathematical assignments and numerical calculations. The cognitive domain includes: often feel worried when given questions by the lecturer suddenly, difficulty remembering and using mathematical procedures. The attitude domain includes: fear of not being able to answer questions from friends and not confident in doing the tasks given and transferring the knowledge that has been obtained. In the somatic domain include: heart pounding when the lecturer holds a quiz suddenly, feeling nauseous and suddenly dizzy when presenting the task in front of the class. In the mathematical representation domain includes: difficult to do math problems correctly and quickly because they do not understand the purpose of the problem and it is difficult to interpret words that are words into mathematical sentences.DOI: 10.22342/jpm.13.1.6827.9-20
PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DASAR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Luvi Antari; Amrina Rizta; Ummu Na’imah; Nyimas Inda Kusumawati
Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2022): Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Tamansiswa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51517/nabla.v7i2.158

Abstract

Penelitian ini  dilakukan untuk mengetahui gambaran kemampuan pemahaman konsep mahasiswa  dalam menguasai  materi matematika dasar. Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematika dasar mahasiswa melalui soal tes yang disusun berdasarkan indikator pemahaman konsep. Instrumen dalam penelitian ini berbentuk tes tertulis yang berjumlah 6 soal. Sampel pada penelitian ini adalah 58  mahasiswa dari 85 mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP UM Palembang. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa kemampuan pemahaman konsep mahasiswa pada materi matematika dasar  dari 58 mahasiswa yang menjadi sampel penelitian adalah 64,68 % dan termasuk kategori cukup. Secara keseluruhan, indikator kemampuan pemahaman konsep matematika yang banyak dikuasai siswa adalah menyatakan ulang sebuah konsep matematika dasar, mengklasifikasi objek serta memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, sedangkan indikator kemampuan pemahaman konsep yang kurang dikuasai siswa adalah menyajikan konsep dan mengaitkan berbagai konsep matematika dasar dalam pemecahan masalah.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN IMPROVE DENGAN PENDEKATAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA Febriyana, Dyah; Rizta, Amrina; Na’imah , Ummu
Linggau Journal Science Education (LJSE) Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v4i1.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran IMPROVE dengan pendekatan PMRI. Penelitian ini menggunakan metode true experimental design dengan Post-test Only Control Group Design. Populasinya adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuklinggau dan kelas yang digunakan sebagai sampel adalah kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen, dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan literasi matematika. Teknik analisis data menggunakan: (1) uji tuntas rataan dianalisis menggunakan one sample t test, (2) Uji proporsi, (3) Uji beda rata-rata bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan rata-rata kemampuan literasi matematika antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol, dan (4) Uji beda proporsi untuk melihat apakah banyaknya siswa dalam kelas eksperimen yang mencapai batas tuntas lebih dari banyak siswa yang mencapai batas tuntas dalam kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IMPROVE dengan pendekatan PMRI efektif terhadap kemampuan literasi matematika siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Big Snake And Ladder Game Berbasis Budaya Palembang pada Materi Bilangan Bulat untuk Siswa Kelas VII SMP Roshalita, Nabila; Yuliani, Refi Elfira; Rizta, Amrina
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jp2m.v9i1.10363

Abstract

Mathematics is one of the of the most important subjects in elementary through high school education. Learning media is one of the as a tool in activities in the teaching and learning process. This research aims to see the process and produce learning media big snake and ladder game based on Palembang culture.Palembang integer material for VII grade junior high school students that are valid and practical. This type of research is Development research ADDIE model (Analysis, Design,Development, Implementation, Evaluation). The subjects used were students of Class VII.7 at SMP Negeri 26 Palembang with a total of 26 students. Data collection techniques using Using walk-through and questionnaire sheets. Validation stage on Development of big snake and ladder game learning media on integers. Integers for VII grade junior high school students through 2 stages of validation. The research Developed is declared good quality with the following results: 1) Validity test with an average score of 83.76% with the criteria “very valid”; 2) Practicality test with an average teacher response score of 83.33% and an average student response score of (small group) 92% with the criteria “very practical” as well as the average rating of the students’ response in the large group test (field test). Large group test (field test) 85.81% with “very practical” criteria.
Prototipe e-media pembelajaran zuzo berbasis kue tradisional Palembang Khalilie, Sabrina; Antari, Luvi; Rizta, Amrina
Papanda Journal of Mathematics and Science Research Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 September 2025
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematics is a subject that is often considered difficult to learn and teach, especially arithmetic operations on integers. This material plays an important role because it is a basic concept that students must master as a foundation for learning subsequent mathematics materials. However, in reality, many students at the junior high school (SMP) level experience difficulties in understanding this material. One of the causes is the use of inappropriate learning media. To overcome this problem, researchers developed an innovation in the form of ZUZO learning e-media that integrates local culture by utilizing traditional Palembang cake as a learning illustration medium. This study aims to determine the level of validity of ZUZO learning e-media based on traditional Palembang cake. The research subjects were 20 respondents from grade VII junior high school students at SMP Muhammadiyah 6 Palembang. The e-media development process refers to the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) Development and Research model, but this study was limited to the product development stage. In the analysis stage, researchers conducted direct observations in the field to identify difficulties experienced by students and found that the learning media used was not yet effective. Based on these findings, researchers designed an initial design of learning media that was relevant to students' needs. During the development phase, the ZUZO e-learning media design, based on traditional Palembang cake, was realized using interactive technology. This product was then validated by experts. The validation results showed that the ZUZO e-learning media met the "very valid" criteria. It is suitable for use as a teaching aid for integer arithmetic operations in junior high schools due to its content, appearance, and presentation.
KESALAHAN SISWA SD DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATERI FPB DAN KPK BERDASARKAN TAHAPAN POLYA Yulianti, Devi; Siroj, Rusdy A; Rizta, Amrina; Na'imah, Ummu
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 1 No. 2 (2023): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v1i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi FPB dan KPK berdasarkan tahapan Polya di kelas V SD di Kelurahan Plaju Ulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek yang diambil dalam penelitian ini yaitu siswa kelas Vc SD Negeri 222 Palembang, kelas Vc SD Negeri 224 Palembang, dan kelas VA SD IT Salsabila Palembang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal bentuk uraian yang terdiri dari 6 soal mengenai pemecahan masalah materi FPB dan KPK dengan 3 submateri yaitu Faktor Bilangan, FPB, dan KPK. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari analisis menyatakan seluruh kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi FPB dan KPK berdasarkan tahapan Polya di kelas V SD dikategorikan sangat tinggi dengan persentase 81,40%. Pada tahap kesalahan memahami masalah yaitu sebesar 87,57% dengan kategori sangat tinggi, pada tahap menyusun rencana yaitu 73,91% dengan kategori tinggi, kemudian kesalahan pada tahap melaksanakan rencana yaitu 66,85% dengan kategori tinggi, dan kesalahan pada tahap memeriksa kembali yaitu 97,27% dengan kategori sangat tinggi.
ANGKET KECEMASAN MATEMATIKA SISWA SMP PADA MATERI PRISMA Syahbana, Ali; Suryati, Suryati; Rizta, Amrina
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 2 No. 1 (2024): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v2i1.165

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan angket kecemasan matematika yang valid, praktis, dan reliabel untuk siswa pada pembelajaran materi prisma. Belum adanya tersedia angket kecemasan matematika khusus pada pembelajaran materi prisma merupakan penyebab utama yang melatarbelakangi penelitian ini. Kecemasan matematika dapat mempengaruhi keberhasilan mereka dalam mengikuti pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pengembangan ADDIE. Metode ini terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data diuji secara teoritis melalui uji pakar, dan diuji secara empirik  melalui uji keterbacaan, uji validitas dan uji reliabilitas. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif, analisis kualitatif dilakukan terhadap hasil validasi pakar dan hasil uji keterbacaan, dan analisis kuantitatif dilakukan terhadap hasil uji validitas dan uji reliabilitas. Untuk uji kuantitatif diambil sebanyak 73 siswa dari SMPN 1 Air Salek, SMPN 5 Tungkal Jaya, dan SMPN 7 Sungai Lilin. Dari proses pengembangan, dibuat 30 item pernyataan, namun 2 item ternyata tidak valid, sehingga diperbaiki maksud dan redaksinya agar tetap dipakai seluruhnya. Setelah diperbaiki, maka diperoleh 30 pernyataan angket yang mencerminkan kecemasan matematis siswa SMP dalam pembelajaran materi prisma.