Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : peshum

Analisis Faktor Penyebab Klaim Pending, Verifikasi dan Audit Pascaklaim BPJS Kesehatan di RSUD Anutapura Palu Nurlaela; Sudirman; Finta Amalinda
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16703

Abstract

Klaim pending BPJS Kesehatan menjadi tantangan sistemik yang mempengaruhi arus kas rumah sakit dan keberlanjutan pelayanan. RSUD Anutapura Palu mengalami lonjakan signifikan nilai klaim pending dari Rp5,8 miliar (2023) menjadi Rp14,26 miliar (2024), mencerminkan kompleksitas permasalahan yang memerlukan analisis mendalam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor penyebab klaim pending serta proses verifikasi dan audit pascaklaim berdasarkan pendekatan 5M (Man, Machine, Method, Material, Money). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di RSUD Anutapura Palu pada Februari-Maret 2026. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 5 informan (koordinator klaim, dua koder, verifikator internal, dan DPJP) serta observasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan) dengan validasi melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan faktor Man: kompetensi SDM cukup namun pengalaman terbatas, beban kerja coder dan verifikator tidak proporsional. Machine: penggunaan SIMRS dan e-claim belum optimal karena gangguan jaringan dan proses coding manual. Method: belum ada SOP baku untuk coding, verifikasi, dan pengajuan klaim. Material: ketidaklengkapan resume medis dan dokumen penunjang menjadi penyebab utama pending. Money: klaim pending menghambat arus kas dan pembayaran jasa pelayanan. Proses klaim meliputi pengumpulan berkas, coding INA-CBGs, verifikasi internal, pengajuan, hingga audit BPJS. Output berupa klaim layak bayar, pending, dan dispute yang berdampak pada efisiensi keuangan. Kesimpulan penelitian ini adalah klaim pending disebabkan oleh kelemahan pada seluruh faktor 5M, terutama ketiadaan SOP baku dan ketidaklengkapan dokumen. Direkomendasikan penyusunan SOP terintegrasi, pelatihan koder berkelanjutan, optimalisasi SIMRS, serta penguatan koordinasi antar unit.
Analisis Determinan yang Mempengaruhi Terjadinya Luka Operasi Caesar di Rumah Sakit Umum Daerah Anutapura Palu Masiti Masiti; Sudirman; Zhanaz Tasya; Rajindra; Budiman; Hamidah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16885

Abstract

Infeksi luka operasi merupakan salah satu komplikasi pasca tindakan sectio caesarea yang masih menjadi masalah serius dalam pelayanan kesehatan karena dapat meningkatkan angka morbiditas, lama hari rawat, serta biaya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan personal hygiene terhadap kejadian infeksi luka operasi serta menentukan variabel yang paling dominan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan uji bivariat (Fisher’s Exact Test) dan uji multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara penggunaan APD dengan kejadian infeksi luka operasi (p = 0,000), dengan proporsi infeksi lebih tinggi pada penggunaan APD tidak sesuai (87,9%) dibandingkan sesuai (18,9%) dan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 31,07. Personal hygiene juga menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,000), dimana seluruh responden dengan personal hygiene tidak baik mengalami infeksi (100%), sedangkan pada personal hygiene baik hanya 12,8% yang mengalami infeksi. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa personal hygiene merupakan variabel paling dominan dengan nilai p = 0,009 dan Exp(B) = 1,550. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara penggunaan APD dengan kejadian infeksi luka operasi (p = 0,000), dengan proporsi infeksi lebih tinggi pada penggunaan APD tidak sesuai (87,9%) dibandingkan sesuai (18,9%) dan nilai Odds Ratio (OR) sebesar 31,07. Personal hygiene juga menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,000), dimana seluruh responden dengan personal hygiene tidak baik mengalami infeksi (100%), sedangkan pada personal hygiene baik hanya 12,8% yang mengalami infeksi. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa personal hygiene merupakan variabel paling dominan dengan nilai p = 0,009 dan Exp(B) = 1,550.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Kadri Abdul Kadri Abdul Kadri Abdul Kadri Abdul Kadri Abdul Kadri, Abdul Abe, Yolan Adriana Saehana Agustina Agustina M. Yasin Agustina M. Yasin Ahmad Afandi ahmad yani Ahmad Yani Ahmad Yani Alkaff, Sy. Rugaiyah Amsal, Amsal Ananda Dwi Saputra Andi Reza Alief Chairin Noor, Andi Reza Alief Andi Zuhra Ibrahim Andriani Aprisye Annisa Putri Ana Phalis Annisa Putri Ana Phalis Antika Tahir Arjunah Arjunah Arlyani, Priescilla Asmanur Asri Rendelemba Asrini Muslima Sari Ayu Andira Ayu Lestari Bella Retno Jamalludin Budiman Abd. Rauf Budiman Budiman Cici Cici Cici Daniel Happy Putra Dewi Sugiarti Eka Prasetia Hati Baculu Eka Prasetia Hati Baculu, Eka Eliana Elindawati Tutuf Arif Erik Mua Ervinayanti Ervinayanti Fadlia, Warzika Fadlika Fadri Fadliya Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatni Kidjab Febrianti Finta Amalinda Finta Amalinda Finta Amalinda Fitriana Fitriana Franing Desi Badu Ginanjar Rahardian H. Usman Y Tantu Hamidah Hamidah Handayani Sam Haris Pontoh Hasnawati Hasnawati Helda Badarudin Herlina Yusuf Hijrianto Hijrianto Hindun DJ Usman Ince Rahmi Ince Rahmi Indra Afrianto Indra Afrianto Indrawan Isdayanti Itha Puspita Lahinta, Rachmat Laksono Trisnantoro Lisdiawati Lisdiawati Lita Ulfa Ngaito Marselia Sandalayuk Mashatim Yakub Masiti Masiti Megawati Meilin Anggreyni Milka Djono Moh Rivaldhy Pramudya Moh. Andri Moh. Fikri Mohamad Andri Mohamad Andri, Mohamad Mua, Erik Muammar Muhammad Agung Muhammad Agung Muhammad Anzar Muhammad Jufri Muhammad Syukran Mulyani Munawir H. Usman Munifah AM. Idrus Ni Nyoman Sutiari Nikita Aprilianingsih Nur Afni Nur Afni Nur Afni Imbran Nur Hikma Nurfianti Nurjanah Nurjanah Nurlaela Nurstifani, Elsa Paulus, ⁠Listina Prayitno Mulani Qursia Lasandang Rachmat Lahinta Rahma Febi Rahmatia Rahmawati Rajindra Reyhan Reza Alyani Djiko Rifki, Moh. Rismawaty Rizka Rizka Rizka Rizka Rochmat Jasin Rosnawati Rosnawati Rosnawati, Rosnawati Sirajudin Sirajudin Siti Hartina Siti Nurani Sriyani Oktavia Stevin Unusa Suardi Subardin Sucerni, Sucerni Suhestianigras S Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sunarsih Sunarsih Suraiyah Suwandi Swandayani, Deysi Tantu, H. Usman Y Titin Setiyawati Tri Eko Tri Mayang Amita Tri Rizkiyanti alwi Tri Septyo Indratno Umi Kalsum Umi Kalsum Wahidah, Robiatul Wijayanti Windi Vatricia Wiwin Andriani Yenita Ayudina Yundari, Yundari Yusra Hasrun Zhanaz Tasya Zian Fazilah