Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Hubungan Shift Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Radiografer Di Rumah Sakit Umum Daerah Teluk Kuantan Purnamasari, Devi; Tonis, Marian; Angella, Shelly; Erindah, Putri
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7431

Abstract

Teknik CT- Scan Brain Dengan Klinis Vertigo Perifer Di Unit Radiologi Rs X Pekanbaru Nuraini, Lativah; Angella, Shelly
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9469

Abstract

Vertigo merupakan kejadian pusing berputar yang banyak ditemukan di pelayanan kesehatan dan diakibatkan gangguan vestikular. Gejala utama pada vertigo perifer anatra lain; Nyeri atau tersumbat pada telinga, gangguan pendengaran, telinga berdengging pada buram, hilang kesimbangan, mual dan muntah. Jenis penelitian kulaitatif dengan pendekatan wawancara dari radiografer yang bertujuan untuk mengetahui prosedur penatalaksanaan pemeriksaan CT-Scan brain dengan kasus vertigo perifer. Hasil penelitian CT- Scan kepala klinis vertigo perifer Persiapan pasien melepaskan benda logam yang menganggu hasil radiograf. Posisi Pasien supine di atas meja pemeriksaan dengan kepala pasien berada dekat gantry. Parameter yang digunakan ialah vertex sampai basis cranii. Potongan yang dipakai axial, sagital dan coronal. Hasil bacaan diagnostic tidak dilakukakn printing. Namun dilakukan dengan metode digitalisasi yaitu dokter mengirim melalui whatsapp dalam bentuk pdf dokumen dan hasil gambarannya dilihat melalui apikasi ZIP.
THE Penatalaksanaan Teknik Radiografi Colon In Loop dengan Kasus Konstipasi Kronis Annisa, Aulia; Angella, Shelly
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.11894

Abstract

Teknik radiografi Radiografi Colon In Loop aldalah salah satu prosedur teknik radiografi radiologi pada Colon dengan menggunakan bahan kontras media baik positif maupun negatif secara retrograde guna menegakkan diagnosa suatu kelainan atau penyakit yang terdapat pada daerah Colon. Proyeksi teknik radiografi Colon In Loop dengan indikasi konstipasi kronis dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai proyeksi diantaranya AP polos, AP post kontras, obliq (RPO/LPO) post kontras. Media kontras yang digunakan untuk teknik radiografi ini ialah iodium tanpa diiringi fluoroscopy, teknik pemasukan media kontrasnya dapat menggunakan teknik single kontras/ kontras tunggal. Tujuan Penelitian ini adalah  untuk mengetahui penatalaksanaan radiografi Colon In Loop pada kasus konstipasi kronis serta dengan proyeksi yang digunakan apakah sudah dapat menegakkan diagnosa. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif, dengan jenis penelitian studi kasus. Pengambilan data dilakukan antara bulan Januari hingga April menggunakan metode observasi, wawancara mendalam dengan dokter spesialis radiologi dan radiografer, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penatalaksanaan radiografi Colon In Loop pada kasus konstipasi kronis dimulai dari pengisian inform consent, persiapan alat dan bahan, persiapan pasien, pemasukan media kontras, dan teknik teknik radiografi termasuk AP polos, AP post kontras, serta obliq (RPO/LPO) post kontras. Proyeksi yang dilakukan telah memberikan kontribusi dalam menegakkan diagnosa.
Penerapan Keselamatan Pasien Pada Pemeriksaan Radiologi CT Scan Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Angella, Shelly; Jariah, Syarifah Annisatun; Yoshandi, T.Mohd; Purnamasari, Devi; Annisa, Aulia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13923

Abstract

Keselamatan pasien merupakan masalah global yang sangat penting saat ini, terutama meningkatnya laporan klaim terkait kesalahan medis yang dialami. Pemeriksaan CT Scan memanfaatkan radiasi sebagai sumber pembentukan citra. Enam sasaran keselamatan pasien harus di terapkan selama pemeriksaan berlangsung. Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana penerapan keselamatan pasien oleh radiografer selamapemeriksaan radiologi CT Scan. Penelitian dilaksanakan melalui observasi, dokumentasi dan pengisian kuisoner. Kegiatan peneilitian dilaksanakan di Rumah Sakit bagian Instalasi radiologi khususnya pada area CT Scan di tahun 2023. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. yang diperoleh mengenai penerapan 6 sasaran keselamatan pasien (6 SKP) pada pemeriksaan radiologi dengan modalitas CT Scan di instalasi radiologi Pengisian kuisoner oleh pasien CT Scan Kontras diperoleh hasil untuk kategori rendah mendapatkan nilai persentase sebesar 65%. Untuk Tingkat Penerapan Kontras CT Scan Patient Safety kategori sedang nilai persentasenya sebesar 20,3% dan untuk Tingkat Penerapan Kontras CT Scan Patient Safety kategori tinggi sebesar 14,7%. Dapat disimpulkan penerapan CT Scan Kontras Keselamatan Pasien di Instalasi Radiologi berada pada kategori rendah.
Optimalisasi Kualitas Citra Radiograf Menggunakandan Digital Radiography (DR) Pada Pemeriksaan Anatomi Thorax Proyeksi Antero - Posterior(AP) Angella, Shelly; Hulmansyah, Danil; Annisa, Aulia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20377

Abstract

Thorax radiographic examination is one of the most commonly used diagnostic methods in the medical world. With the advancement of technology, the use of Digital Radiography (DR) has become standard in many healthcare facilities. This study aims to evaluate and optimize the technical parameters in thorax radiography imaging to obtain the best image quality that allows for a more accurate and efficient diagnosis. This study involved the collection of AP thorax radiograph image data from various patients using DR devices. Variations in technical parameters such as exposure factors were analyzed to determine their effect on image quality. Image quality is evaluated based on criteria such as SNR. The evaluation was carried out through the dicom viewer application. The analysis is carried out to determine the combination of technical parameters that produce the best image quality. The trial was done by changing one parameter at a time while keeping other parameters constant to see how they affected image quality. It is expected that the optimal combination of exposure factors will result in maximum image quality, improve diagnostic capabilities, and reduce radiation exposure in patients. This study is expected to provide recommendations for the use of optimized parameters in clinical practice for AP thorax examination, as well as additional training for radiographic technicians so that the application of these parameters can be carried out consistently. The results of this study show that the optimal combination of exposure factors can produce maximum image quality, improve diagnostic capabilities, and reduce radiation exposure in patients. The output of this study is a recommendation for the use of parameters that have been optimized in clinical practice for AP thorax examination published in a nationally accredited journal.
PENINGKATAN KESADARAN PEKERJA PENCETAK BATU BATA TERHADAP KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG SEHAT DAN SELAMAT Yoshandi, Tengku Mohammad; Suffanda, Zeri; Surya, Ibnu; Angella, Shelly; Purnamasari, Devi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24807

Abstract

Abstrak: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) masih dianggap remeh oleh masyarakat. Alat Pelindung Diri (APD) bahkan dianggap sebagai pengganggu dalam bekerja. Kurangnya kesadaran dapat membahayakan diri pekerja, maka dari itu tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan K3 pada pekerja komunitas produksi batu bata khususnya di tenayan raya untuk meningkatkan tingkat kesadaran terhadap K3 guna meningkatkan safety awareness dan praktik keselamatan kerja. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap K3 maka produktifitas batu bata juga akan meningkat yang berimbas pada peningkatan ekonomi komunitas. adapun mitra yang dipilih merupakan salah satu anggota UMKM pencetak batu bata yang berdomisili di Kecamatan Tenayan Raya . Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengadakan sosialisasi dan pendampigan kepada mitra. Tahapan kegiatan ini berjalan dengan 3 tahap, yakni (1) persiapan kegiatan; (2) pendampingan; dan (3) evaluasi, dengan melihat peningkatan pre-test dan post-test dari anggota mitra . Hasil dari kegiatan adalah semakin tingginya kesadaran yang dapat dilihat dari kenaikan kesadaran terhadap keselamatan sebesar 75% .dari pekerja untuk menggunakan APD dalam pekerjaan meskipun merasa tidak nyaman dalam bekerja, selain itu pekerja juga merasa lebih nyaman dalam bekerja sudah memahami segala risiko pada area bekerja dan tindakan pencegahan.Abstract: Occupational Safety and Health (OSH) in Indonesia regarded as undervalue in occupation by workers. Therefore, the Personal Protective Equipment (PPE) considered as an obstacle during works. This lack of awareness to safety will bring danger to the workers, therefore the objective of this community service was to introduced OSH to the Brick-Producer workers situated in Tenayan Raya, Riau to increase the workers’ awareness to OSH. The increase of awareness also followed by the increase of the collaborators’ economy activity. The chosen collaborator was a member of brick-producer community which domiciled in Tenaya Raya. This home industry have been established since 2020 and able to sold thousands of brick to their consumers. Despite all that, the collaborator have an issue in safety of production, thus the team assisted in solving the issue by metored to increase the OSH awareness in occupational area. The steps of this activity were run with three steps, which were (1) program preparations; (2) mentoring; (3) evaluation. The result of this program was the increased awareness of workers towards OSH even though most of them did.