Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN LUMPUR MERAH DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH PMK Randa, Randa; Ruliyansyah, Agus; Apindiati, Rita Kurnia
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 14 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i3.91059

Abstract

Peningkatan produksi lobak dengan perluasan dengan memanfaatkan tanah podsolik merah kuning (PMK) dihadapkan pada beberapa masalah yakni sifat fisik tanah yang buruk dan produktivitas rendah. Tanah PMK memiliki kejenuhan basa rendah dan bereaksi masam, sedikit akan kandungan hara dan bahan organik. Upaya untuk meningkatkan pH tanah PMK yang bersifat masam adalah dengan cara pemberian lumpur merah yang merupakan limbah hasil tambang bauksit yang memiliki pH 10-14 sehingga dapat dimanfaatkan untuk menaikkan pH tanah PMK serta pemberian pupuk kandang sapi yang dapat memperbaiki sifat fisik tanah PMK agar menjadi gembur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimal pemberian lumpur merah dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah PMK. Penelitian dilakukan lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dari bulan Maret sampai April 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu lumpur merah dengan 3 taraf perlakuan (1 ton/ha, 2 ton/ha, 3 ton/ha) dan faktor kedua yaitu pupuk kandang sapi dengan 3 taraf (20 ton/ha, 30 ton/ha, 40 ton/ha). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), berat basah tanaman (g), berat umbi (g), diameter umbi (cm) dan panjang umbi (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian lumpur merah sebanyak 1 ton/ha dan pupuk kandang sapi 30 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman umbi lobak pada tanah PMK.
MOTIVASI PETANI DALAM USAHATANI PINANG DI DESA PUNGGUR BESAR KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Sulistyowati, Henny; Ruliyansyah, Agus; Pramulya, Muhammad
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4054

Abstract

Betel palm is one of agriculture export commodity stated in top ten agriculture export commodities in 2021. Kubu Raya Regency of Kalimantan Barat Province has developed betel plantation, with Sungai Kakap Sub-district as the area that holds the largest betel palm plantation areas, covering 487 ha with total produce if 701 tons. Betel plant farming in Sungai Kakap suffers low yield, yet the farmers still hold on to this commodity in their farms. One of the factor that affect the farm productivity is the farmer’s motivation. Motivation affects the farmer’s confidence in facing challenges and making right decisions in managing their farmings. The purposes of this research were: 1) to measure the level of betel palm farmers’ motivation, and 2) to analyze the relationship between the farmers’ motivation with their social economy factors in their farmings. The research was conducted at Punggur Besar Village of Sungai Kakap Sub-district, with method of surveys to respondents. Variables observed in the research were betel plant farmers’ motivation level and the relationship between the farmers’ motivation with their social economy motivations in their farmings. The result shows that: 1) the betel palm farmers’ motivation in their farmings is considered to be very high, with the economic motivation of 80,7% and social motivation of 84%; 2) there is a significant relationship between ages with economic motivation, and farmers participation in farmers group with social motivation in betel plant farmings.Keywords: betel palm farmings, farmers’ motivation, Punggur Besar Village INTISARIPinang merupakan salah satu komoditas ekspor dari sub sektor perkebunan yang pada tahun 2021 dinyatakan sebagai 10 besar komoditas ekspor dari sektor pertanian. Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Barat yang sudah mengembangkan tanaman pinang, dan Kecamatan Sungai Kakap merupakan kecamatan yang memiliki luas lahan paling besar untuk komoditas pinang di Kabupaten Kubu Raya, yaitu sebesar 487 ha dengan produksi 701 ton. Usahatani pinang di Kecamatan Sungai Kakap dihadapkan pada permasalahan rendahnya hasil, walaupun demikian para petani masih tetap mempertahankan keberadaan komoditas ini di lahan usahataninya. Salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas usahatani adalah motivasi petani. Motivasi akan mempengaruhi keyakinan petani dalam menghadapi tantangan dan mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola usahatani mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui tingkat motivasi petani pinang, dan 2) menganalisis hubungan antara faktor-faktor motivasi petani pinang dengan motivasi ekonomi dan sosial dalam menjalankan usahataninya. Penelitian dilaksanakan di Desa Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap  Kabupaten Kubu Raya, menggunakan metode survei terhadap responden sebagai objek penelitian. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat motivasi petani pinang dan hubungan antara motivasi petani pinang dengan motivasi ekonomi dan sosial dalam menjalankan usahataninya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat motivasi petani dalam menjalankan usahatani pinang tergolong sangat tinggi, dengan rincian tingkat motivasi ekonomi sebesar 80,7%, dan tingkat motivasi sosial sebesar 84%; 2) Terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan motivasi ekonomi, dan keiikut-sertaan petani dalam kelompok tani dengan motivasi sosial dalam menjalankan usahatani pinang.Kata kunci: Desa Punggur Besar, motivasi petani, usahatani pinang
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN PINANG DI DESA SUNGAI BELIDAK KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Zamaludin, Zamaludin; Hazriani, Rini; Ruliyansyah, Agus; Krisnohadi, Ari; Pramulya, Muhammad
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3955

Abstract

The research was conducted in Sungai Belidak Village, Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency, Chemistry and Soil Fertility Laboratory and Physics and Soil Conservation Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. Soil types found in the research location consist of 3 types, namely Histic Sulfaquents with the order Entisols, Typic Haplohemists with the order Histosols and Typic Sulfaquents with the order Entisols. This study aims to determine the land suitability class and limiting factors for areca nut plant development as well as management recommendations according to land characteristics. The actual suitability of areca nut plants in SPT 1 and SPT 3 shows the unsuitable class (N) by having a limiting factor on sulfidic hazards (xs), while in SPT 2 shows a marginal suitable class (S3) by having limiting factors on oxygen availability (oa), rooting media (rc), available nutrients (na) and flood hazards (fh). Keywords: Soil Survey, Land Suitability, Areca Nut INTISARI            Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Belidak, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah dan Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Jenis tanah yang terdapat di lokasi penelitian terdiri dari 3 jenis yaitu Histic Sulfaquents dengan ordo Entisols, Typic Haplohemists dengan ordo Histosols dan Typic Sulfaquents dengan ordo Entisols. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan dan faktor pembatas pengembangan tanaman pinang serta rekomendasi pengelolaan sesuai dengan karakteristik lahan. Kesesuaian aktual tanaman pinang pada SPT 1 dan SPT 3 menunjukkan kelas tidak sesuai (N) dengan memiliki faktor pembatas pada bahaya sulfidik (xs), sedangkan pada SPT 2 menunjukkan kelas sesuai marginal (S3) dengan memiliki faktor pembatas pada ketersediaan oksigen (oa), media perakaran (rc), hara tersedia (na) dan bahaya banjir (fh). Kata kunci : Survei Tanah, Kesesuaian Lahan, Pinang.
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI JALAR PADA TANAH PMK Wati, Rina; Ruliyansyah, Agus; Pramulya, Muhammad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 14 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.92122

Abstract

Tanaman ubi jalar sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Selain fungsinya sebagai pengganti bahan makanan pokok, ubi jalar memiliki prospek yang cukup bagus sebagai komoditas pertanian unggulan. Membudidayakan ubi jalar dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan menjadi sumber pendapatan bagi petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari dosis interaksi pupuk kandang ayam dan pupuk NPK yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil ubi jalar. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 04 Oktober 2024 sampai 02 Januari 2025. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu pupuk kandang ayam (A) dan pupuk NPK (P). Faktor pupuk kandang ayam yaitu a1 = 0,37 kg/tanaman, a2 = 0,75 kg/tanaman, a3 = 1,12 kg/tanaman. Faktor pupuk NPK yaitu p1 = 7,5 gram/tanaman, p2 = 11,2 gram/tanaman, p3 = 15 gram/tanaman. Parameter pengamatan pada penelitian ini meliputi: jumlah cabang (cabang), panjang sulur (cm), jumlah umbi per tanaman (umbi), berat umbi per tanaman (g), diameter umbi (cm), dan panjang umbi (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian pupuk kandang ayam dan NPK pada semua parameter. Pemberian NPK memberikan pengaruh nyata terhadap parameter panjang sulur dan diameter umbi. Pemberian pupuk kandang ayam dengan dosis 10 ton/ha dan dosis NPK 300 kg/ha merupakan dosis yang efektif untuk pertumbuhan dan hasil ubi jalar.
EFEKTIVITAS JAKABA DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH ALUVIAL Nurhidayati, Dayang Windy; Ruliyansyah, Agus; Sulistyowati, Henny
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 14 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.91514

Abstract

Bawang daun (Allium fistulosum L.) merupakan tanaman sayuran yang berpotensi dikembangkan secara intensif dan komersial. Bawang daun digunakan untuk bahan penyedap rasa dan bahan campuran pada beberapa jenis makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas jakaba terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah aluvial dan mendapatkan dosis NPK yang terbaik dengan pemberian jakaba untuk pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di halaman asrama Bengkayang, Jalan Sepakat 2 Ujung, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat. Penelitian berlangsung selama 2 bulan 22 hari. Penelitian ini menggunakan polybag dengan Rancangan Split Plot RAL yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu pupuk organik jakaba (J) sebagai petak utama (main plot) yang terdiri dari 2 taraf yaitu tidak diberi jakaba dan diberi jakaba. Faktor kedua yaitu pupuk NPK (N) sebagai anak petak (sub plot) yang terdiri dari 3 taraf yaitu 200 kg/ha, 300 kg/ha, 400 kg/ha, sehingga didapat 6 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Masing-masing kombinasi perlakuan terdapat 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 72 tanaman sampel. Variabel yang diamati meliputi: tinggi tanaman, jumlah anakan, berat segar, volume akar, dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jakaba tidak efektif terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah aluvial. Tidak terdapat dosis NPK yang terbaik dengan pemberian jakaba untuk pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah aluvial.
Pengaruh Dosis Limbah Padat Decanter Kelapa Sawit (Solid) dan NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Ubi Jalar pada Tanah Podsolik Merah Kuning Anardi, Rici; Ruliyansyah, Agus; Arifin, Nur
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 2 (2025): June
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i2.94088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis limbah kelapa sawit solid dan NPK yangterbaik untuk pertumbuhan dan hasil ubi jalar. Pelaksanaan penelitian yaitu pada tanggal 14 September 2024 - 14 Januari 2025 di lahan percobaan yang terletak di Jalan Danau Sentarum,Komplek Fajar Kencana, Kelurahan Sei Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah FaktorialRancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu dosis limbah padat decanter kelapa sawit (solid) (A) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan, A1 = 30 ton/ha setara 1.000 gram/polibag, A2 = 40 ton/ha setara 1.300 gram/polibag, A3 = 50 ton/ha setara 1.600 gram/polibag. Faktor kedua yaitu pupuk NPK (B) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan, B1 = 100 kg/ha setara 3 gram/polibag, B2 = 200 kg/ha setara 6 gram/polibag, B3 = 300 kg/ha setara 10 gram/polibag. Masing-masing diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 3 sampel, sehingga total unit sampel ada 81 tanaman. Kombinasi setiap perlakuan terdiri dari : A1B1, A1B2, A1B3, A2B1, A2B2, A2B3, A3B1, A3B2, A3B3. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi berat segar tanaman bagian atas, berat kering tanaman bagian atas, diameter umbi, jumlah umbi, Panjang umbi, bobot umbi, dan bobot per umbi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian dosis limbah solid 50 ton/ha memberikan perbedaan nyata terhadap diameter umbi dan bobot per umbi dibandingkan dengan perlakuan dosis yang lebih rendah. Interaksi perlakuan 50 ton/ha dan 100 kg/ha dosis limbah solid dan npk berbeda nyata terhadap variabel bobot per umbi, sedangkan perlakuan lainnya tidak berbeda nyata.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT PORANG TERHADAP BEBERAPA DOSIS KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT Permatasari, Intan; Palupi, Tantri; Ruliyansyah, Agus
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos TKKS terhadap pertumbuhan bibit porang serta mendapatkan dosis terbaik kompos TKKS terhadap pertumbuhan bibit porang di tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan dan Laboratorium Agroklimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, dari bulan Oktober - Januari. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah k0=0%, k1=10%, k2=20%, k3=30%, k4=40% TKKS/polybag. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah waktu muncul tunas (WMT), tinggi tanaman (TT), waktu muncul khatak (WMK), jumlah khatak (JK) dan jumlah batang (JB). Kesimpulan hasil penelitian adalah kompos TKKS berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit porang dan dosis kompos TKKS 20%/polybag lebih optimal untuk meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan waktu muncul khatak tanaman porang di tanah aluvial.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS PINANG DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT Ruliyansyah, Agus; Pramulya, Muhammad; Sarbino, Sarbino
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4189

Abstract

Areca palm plants in Kubu Raya Regency have the advantage of being an export commodity. The aim of this research is to develop a strategy by identifying key factors in the development of areca nut commodities in Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency. The research method was carried out using a survey method. Data collection method using FGD. The analysis method uses SWOT. The research results show that the potential for areca nut development is strong, supported by the availability of suitable land. farmer motivation, available labor and superior varieties. There is a large opportunity for development supported by it as an export commodity, availability of parent/seed plantations and local government supportKeywords; betel nut; export commodities; SWOT; strategyINTISARITanaman pinang di Kabupaten Kubu Raya mempunyai keunggulan sebagai komoditas ekspor. Tujuan penelitian ini adalah menyusun strategi dengan mengidentifikasi faktor-faktor kunci dalam usaha pengembangan komoditas pinang di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian dilakukan dengan metode survey. Metode pengumpulan data dengan FGD. Metode analisis menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pengembangan pinang kuat didukung oleh ketersediaan lahan, lahan yang sesuai. motivasi petani, tenaga kerja yg tersedia dan varietas yang unggul. Peluang pengembangannya besar didiukung sebagai komoditas eksport, tersedia kebun induk/benih dan dukungan pemerintah daerahKata kunci; pinang; komoditas eksport; SWOT; strategi
UJI KETAHANAN MELADA TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN Arifin, Nur; Sarbino, Sarbino; Supriyanto, Supriyanto; Pramulya, Muhammad; Ruliyansyah, Agus; Sulistyowati, Henny
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 4 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i4.4843

Abstract

Pepper is one of the important commodities in Indonesia. The main obstacles In pepper cultivation is basal stem rot. It can be solved by grafting pepper plants on rootstock that is resistant to that disease. Melada plants (Piper colubrinum Link) are considered resistant to stem rot disease and are also resistant to flooding and drought. The aim of this research was to test the resistance of melada plants to drought stress. The research was carried out using a completely randomized design consisting of five treatments with five replications, and every treatment unit consisting of three plants. Melada cuttings are planted in plastic pots. After 5 months, the seedlings were treated with drought stress by irrigating using a Polyethylene glycol (PEG) solution with concentrations of 0%, 10%, 15%, 20%, and 25% for two months. Data were analyzed using analysis of variance. The results showed that drought stress treatment reduced plant growth in the variables  leaves number and fully opened leaf area. Melada plants are resistant to drought stress up to an osmotic pressure level of -4.5 bar, equivalent to 15% PEG. Apart from reducing growth, drought stress causes necrotic damage on the leaves starting from the edges of the leaves.
KERAGAAN KEBUN DAN KARAKTERISTIK PETANI PINANG DI KABUPATEN KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT Sulistyowati, Henny; Ruliyansyah, Agus; Pramulya, Muhammad
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2425

Abstract

Biji pinang merupakan bahan baku penting dalam bidang industri dan farmasi. Saat ini pinang sudah menjadi salah satu komoditas ekspor dari sub sektor perkebunan, sehingga merupakan alternatif yang sangat sesuai untuk diversifikasi komoditas perkebunan di Kalimantan Barat. Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Barat yang sudah mulai mengembangkan tanaman pinang, akan tetapi produksinya masih tergolong rendah. Keterbatasan akses terhadap informasi tentang teknologi, pasar, maupun informasi penting lainnya menjadi penghambat kemajuan petani, oleh karena itu diperlukan banyak upaya untuk membantu petani pinang dalam menghadapi permasalahannya. Upaya yang perlu dilakukan saat ini adalah pengadaan basis data kebun agar pemerintah dapat membuat kebijakan dan tindakan yang ditujukan untuk memberdayakan kebun pinang di Kabupaten Kubu Raya, dan meningkatkan kesejahteraan petaninya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang keragaan kebun dan karakteristik petani pinang di Kabupaten Kubu Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua petani pinang (86,7%) di lokasi penelitian menanam pinang secara polikultur, dan belum menjalankan usahataninya sesuai dengan “good agricultural pratice” sehingga produktivitas pinang yang diusahakan masih tergolong rendah secara kuantitas maupun kualitas. Pemasaran biji pinang kering juga belum efisien. Peran pemerintah dan lembaga terkait diperlukan untuk memberikan pelatihan, bimbingan, pendampingan, dan informasi pasar pada petani pinang di Kabupaten Kubu Raya.
Co-Authors . Supriyanto Abdul Ghany, Muhammad Alfian Achmad Mulyadi Achmad Mulyadi Sirojul Munir Aksa, Sukma Adi Anardi, Rici ari krisnohadi Arifin, Nur Asnawati Asnawati Basuni, Basuni Br. Ginting, Agnes Junita Caroline Gracia Chandra Chandra Dini Anggorowati Dwi Zulfita Evi Gusmayanti Fadjar Rianto Gemilang, Salase Kanz Gracia, Caroline GUSTI Z ANSHARI Hablul Bahri Hariman, Hariman Hazrani, Rini HENNY SULISTYOWATI Henny Sulistyowati Henny Sulistyowati Iman Suswanto Intan Permatasari Iwan Sasli JOKO, JANG Kartini Kartini Linda, Linda - Lusiana Yuli Silvitri M. Pramulya Mahmuda, Arrum Muhammad Kahar, Muhammad MUHAMMAD PRAMULYA MUHAMMAD PRAMULYA Muhammad Pramulya Muhammad Pramulya Muhammad Pramulya Muhammad Pramulya, Muhammad Niko Wiranata Noni Sari, Kristina NUR ARIFIN Nur Arifin Nur Arifin Nur Arifin, Nur Nurhidayati, Dayang Windy Nurjani Nurliza Nurliza Nurliza Nurliza odotian, angelo Pramulya, Muhammad Pratita Budi Utami Pratiwi, Wiga Putra Diangga Sinaga Putra, Herlangga Eka Rahmawati, Aulia Yumnaa Randa, Randa Randawati, Randawati Rina Wati rini hazriani Rini Hazriani Rini Susana Rita Kurnia Apindiati Rosi Filario samiran, ran samiran Sarbino Sarbino Sarbino, Sarbino SAWITRI, IBNI Siregar, Helda Esteria Octaviani Hosiana Siti Hadijah Siti Hadijah, Siti Hadijah Subekti, Bagus Cahyo Sudrajat, Muhammad Irawan Sulistyowati, Henny Supriyanto Supriyanto Surachman Surachman Tantri Palupi tomi, marianus Utami, Pratita Budi Warganda Warganda Wijaya, Melda Putri Lianti Andrian Yosefin Dinda Maljani Putri Zailani, Indra Wahyudi Zamaludin, Zamaludin