Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Development of a School Profile Information System Based on Digital Branding to Support Promotional Strategies and Institutional Image with ISO 9126 Evaluation Galih Yudha Saputra; Fachrul Rozie; Widyatmike Gede Mulawarman; Nurlaili Nurlaili
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3798

Abstract

This study aims to develop a School Profile Information System based on digital branding to support promotional strategies and strengthen the institutional image of SMP Negeri 5 Samarinda. The developed system is designed as a web-based information and promotion medium to facilitate users in accessing school-related information effectively and interactively. The research employed the Research and Development (R&D) method to produce and evaluate the quality of the developed system. Data collection techniques included observation and interviews to identify user needs and system requirements. System quality evaluation was conducted using the ISO 9126 standard, focusing on four aspects: functionality, usability, portability, and reliability. The functionality and portability tests were analyzed using the Guttman scale and obtained a score of 1, indicating that the system was categorized as “feasible.” The usability aspect was evaluated using a Likert scale and achieved a percentage score of 83%, categorized as “very good.” Meanwhile, the reliability test also obtained a score of 1, indicating that the system met the reliability criteria. The results of this study indicate that the developed School Profile Information System is feasible to be used as a digital branding medium to support school promotional activities and improve institutional image.
Implementing the Pancasila Student Profile to Develop Early Childhood Social Skills Gisela Silvaina Algazira; Fachrul Rozie; Evie Palenewen; Tri Wahyuningsih
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v4i1.14987

Abstract

Prolonged exposure to smartphones has caused many children to become dependent on digital devices as a primary source of entertainment. This condition has been linked to a decline in children's social sensitivity and interaction skills. This study aims to analyze the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in enhancing social skills among early childhood learners. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using a thematic approach, and the validity of findings was ensured through data triangulation. The results indicate that the integration of the Pancasila Student Profile in classroom activities has positively influenced the development of children's social skills, particularly in peer interactions. These findings suggest that the P5 initiative can serve as a valuable foundation not only for fostering social skills but also for supporting broader aspects of early childhood development. 
PENGARUH BERMAIN INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN SAINS DAN MATEMATIKA ANAK USIA 5-6 TAHUN Bintang Hidayah; Evie Palenewen; Fachrul Rozie
Kumara Cendekia Vol 13, No 3 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i3.100414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain interaktif terhadap kemampuan sains dan matematika  pada anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sedangkan teknik pengumpulan data berupa tes (tes awal (pretest), treatment dan tes akhir (posttest)). Adapun sampel penelitian terdiri dari 18 anak, terdiri dari 9 anak perempuan dan 9 anak laki-laki. Berdasarkan hasil perhitungan n-gain, yaitu normalized gain 0,6 < 0,7 dengan persentase sebesar 0,67 atau 67,12%, termasuk dalam kategori sedang yang berarti bermain interaktif untuk kemampuan sains dan matematika anak berada pada kategori cukup efektif. Dengan demikian berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak, artinya terdapat pengaruh kemampuan sains dan matematika melalui bermain interaktif pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa bermain interaktif membantu anak memahami konsep sains dan matematika dengan lebih baik melalui pengalaman langsung dan eksplorasi. Penelitian ini membuktikan bahwa bermain interaktif membantu anak memahami konsep-konsep dasar seperti klasifikasi warna, bentuk dan tekstur serta pengenalan angka 1-20 dan operasi berhitung sederhana hingga jumlah 20.
Strategi Guru dalam Mengintegrasikan Media Proyektor untuk Menstimulasi Pemahaman Anak Usia Dini Istighna Ayuningtyas; Fachrul Rozie; Febry Maghfirah; Azainil
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): Maret-Agustus 2026
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1358

Abstract

Masih sedikit penelitian yang mengeksplorasi strategi pedagogis guru dalam memoderasi penggunaan teknologi agar mampu menstimulasi pemahaman anak. Namun, di TK ini, teknologi menjadi bagian integral pembelajaran selama 15 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika integrasi teknologi, strategi guru dalam mengintegrasikan teknologi, tantangan yang dihadapi, dan dampaknya terhadap pemahaman anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru kelas yang memiliki pengalaman mengajar sejak 2005, dan mengamati pembelajaran 13 anak selama proses observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan pemanfaatan media teknologi proyektor digunakan sebagai integrasi teknologi pembelajaran berpikir kritis secara audiovisual pada anak terutama pengenalan konsep konkret. Strategi khusus yang ditemukan meliputi modifikasi kecepatan video pembelajaran agar sesuai dengan daya serap belajar anak serta penerapan teknik interaksi “berhenti dan bertanya” untuk menjaga keaktifan anak. Pembelajaran ini terbukti efektif dalam menyajikan materi yang menarik.