Claim Missing Document
Check
Articles

FILSAFAT ISLAM: KEJAYAAN DAN KONFLIK DENGAN ORTODOKSI Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 1 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v1i2.43

Abstract

Dinamika sejarah filsafat Islam pernah mengalami kejayaan sekaligus menghadapi masalah pertentangan yang membuatnya tidak bisa berkembang secara pesat disebabkan penolakan dari kaum ortodoksi Islam. Era Ibnu Sina merupakan era kejayaan filsafat Islam dimana gagasan dan konsep pemikiran filosofisnya menjadi rujukan masyarakat pada zamannya. Berbeda dengan Sang Hujjatul Islam, Imam al-Ghazali. Berdasarkan proses pencarian yang dilakukannya, ia menemukan bahwa kebenaran atau Islam yang orisinal itu ada pada konsep dan pemikiran yang ortodoks (murni). Konsep sang pembela Islam tidak berjalan mulus, karena Ibnu Rusyd yang merupakan salah satu tokoh penting dunia Muslim yang sering melontarkan kritikannya terhadap pemikiran Islam ortodoksi yang diwakili oleh Imam al-Ghazali. Bahkan al-Ghazali sering dituduh sebagai penyebab kejumudan dalam dunia Islam.
PROBLEMATIKA KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DALAM ERA PLURALITAS AGAMA Ruslan Ruslan; Hendra Hendra
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 3 No. 1 (2019): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v3i1.246

Abstract

Kurikulum pendidikan Islam memegang peran penting dalam mengajarkan orang yang beragama untuk menghargai orang yang menganut agama lain atau tidak mengajarkan untuk mengklaim agama tertentu sebagai pemilik kebenaran absolut. Dengan demikian, klaim minna dan minhum dengan sendirinya tidak akan terwariskan kepada peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. Kurikulum pendidikan Islam, dalam hal ini materi PAI baik pada sekolah, madrasah maupun pesantren, hendaknya mencerminkan nilai-nilai pluralitas, sehingga konflik yang terjadi di berbagai belahan Indonesia, tidak menyudutkan peran pendidikan agama Islam.
PENGARUH PENILAIAN KINERJA PENGEMBANGAN KARIR, TEAM WORK DAN FASILITAS TERHADAP KINERJA KARYAWAN Yannik Ariyati; Nur Azzahra Adelwis; Sri Langgeng Ratnasari; Widodo Ismanto; T. Munzir; Ruslan Ruslan; Alivia Rahmawati; Meli Wulandari; Jamaluddin Lobang; Suhana Suhana
JURNAL MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS (JMOB) Vol 5, No 2 (2025): (Juni 2025)
Publisher : Pascasarjana Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmob.v5i2.8775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Penilaian Kinerja, Pengembangan Karir, Team Work, dan Fasilitas terhadap Kinerja Karyawan PT. Giken Precision Indonesia Batam, baik secara parsial maupun simultan. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Giken Precision Indonesia Batam yang berjumlah 69 orang, sehingga penelitian ini menggunakan metode sensus. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda serta uji hipotesis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian ini adalah: penilaian kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, team work berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Analisis Daya Dukung Tanah Dan Penurunan Pondasi Tiang Pancang Pada Pembangunan Rumah Sakit Marsal Arija; Zulfhazli Abdullah; Syariaf Asria Nanda; Herman Fithra; David Sarana; Nabila Attarin Ariyono; Ruslan Ruslan
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 8, No 1 (2026): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v8i1.306

Abstract

AbstractFoundations play a critical role in safely transferring structural loads to supporting soil layers. This study aims to evaluate the axial bearing capacity and settlement of pile foundations under both single-pile and pile-group conditions by comparing the Meyerhof method, the Reese Wright method, and numerical analysis using PLAXIS 2D. The analysis is based on Standard Penetration Test (SPT) data and pile foundation design drawings. The results indicate significant variations among the applied methods. The axial bearing capacity of a single pile is estimated at 441.67 tons using the Meyerhof method, 111.669 tons using the Reese Wright method, and 110.64 tons using PLAXIS 2D. The pile group efficiency is calculated as 0.83 using the Converse–Labarre method and 0.727 using the Los Angeles Group method. Meanwhile, the bearing capacity of pile groups is determined to be 293.40 tons, 74.141 tons, and 167.68 tons using the Meyerhof, Reese Wright, and PLAXIS 2D approaches, respectively. The settlement analysis yields values of 25.3 mm using the Vesic method and 37.7 mm from numerical simulation, both of which are within allowable limits according to SNI standards. These findings indicate that the Reese Wright method provides results closer to numerical analysis, making it more representative for foundation design under similar soil conditions.Keywords:Bearing capacity; Meyerhof method; Plaxis; Pile; Standard penetration test. AbstrakPondasi berfungsi sebagai elemen struktur yang menyalurkan beban bangunan ke tanah pendukung secara aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya dukung aksial dan penurunan pondasi tiang pancang pada kondisi tiang tunggal dan kelompok dengan membandingkan metode Meyerhof, Reese Wright, serta analisis numerik menggunakan PLAXIS 2D. Data yang digunakan berupa hasil Standard Penetration Test (SPT) dan gambar rencana pondasi. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan antar metode. Daya dukung tiang tunggal diperoleh sebesar 441,67 ton dengan metode Meyerhof, 111,669 ton dengan metode Reese Wright, dan 110,64 ton dari PLAXIS 2D. Efisiensi kelompok tiang sebesar 0,83 dengan metode Converse–Labarre dan 0,727 dengan metode Los Angeles Group. Daya dukung kelompok tiang masing-masing sebesar 293,40 ton, 74,141 ton, dan 167,68 ton untuk metode Meyerhof, Reese Wright, dan PLAXIS 2D. Penurunan pondasi sebesar 25,3 mm (Vesic) dan 37,7 mm (PLAXIS 2D), yang masih memenuhi batas aman SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Reese Wright memberikan estimasi yang lebih mendekati hasil numerik, sehingga lebih representatif untuk perencanaan pondasi pada kondisi tanah serupa. Kata Kunci: Daya dukung; Metode Meyerhof; Plaxis; Standard penetration test; Tiang pancang.