Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PELEMBAGAAN PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN) PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2019 – 2022 Arifwenderi Pratama; Andri Rusta; Tamrin Tamrin
Jurnal Suara Politik Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Desember 2022
Publisher : FISIPOL UM Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsp.v1i2.3841

Abstract

Peningkatan peroleh suara atau kursi yang diperoleh partai politik dapat dilihat dari pelembagaan yang baik dari partai politik. Sehingga sudah menjadi suatu keharusan bagi partai politik untuk meningkatkan kualitas organisasinya terutama di internal agar memiliki nilai tawar yang lebih bagi masyarakat. Partai Amanat Nasional Provinsi Sumatera Barat adalah salah satu partai yang konsisten berada di empat besar dan memperoleh kursi pimpinan DPRD Sumatera Barat. Tidak hanya itu PAN Sumatera Barat juga mengalami peningkatan kursi secara berturut turut dari tiga periode dari 2009-2019 dengan memperoleh 10 kursi. Fenomena ini menimbulkan asumsi dari peneliti bahwa peningkatan yang diperoleh oleh PAN Sumatera Barat pada Pemilihan Legislatif Sumatera Barat 2019 adanya pelembagaan yang baik dari Partai Amanat Nasional Sumatera Barat.
PERMASALAHAN PELEMBAGAAN POLITIK PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDI-P) DI PROVINSI SUMATERA BARAT PERIODE 2019-2022 PROBLEMS OF POLITICAL INSTITUTION INDONESIAN DEMOCRACY PARTY OF THE STRUGGLE (PDI-P) IN WEST SUMATRA PROVINCE 2019-2022 PERIOD Lailatul Khadri; Andri Rusta; Tengku Rika Valentina
Jurnal Suara Politik Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Desember 2022
Publisher : FISIPOL UM Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsp.v1i2.3868

Abstract

Abstrak: Perubahan sistem pemerintaan di Indonesia pasca reformasi, membuat negara ini menjadi negara multipartai. Munculnya berbagai partai politik ini tentunya mengharuskan Indonesia lebih memperhatikan pelembagaan politik pada setiap partai politik yang ada, karena pelembagaan politik partai akan berpengaruh pada bagaimana pengelolaan terhadap internal maupun eksternal partai, sehingga hal ini juga akan berpengaruh padakeberlangsungan demokrasi negara di Indonesia. PDI Perjuangan merupakan salah satu partai politik yang diresmikan pada tahun 1998, ini bukan waktu yang sebentar untuk partai ini dapat melembagakan dirinya dengan baik. Akan tetapi, 24 tahun berjalan, PDI Perjuangan di Sumatera Barat memiliki masalah yang sama dari tahun ke tahun, yaitu perolehan suara yang rendah. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh pelembagaan politik yang belum berjalan secara maksimal dalam organisasi partai. oleh karena itu, yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana permasalahan pada pelembagaan politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Sumatera Barat periode 2019-2022. Penelitian ini menggunaka pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus, serta teknik pengumpulan data berupa data sekunder, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisi datayang diperoleh, peneliti menggunakan teori yang dikemukakan oleh Vicky Randal dan Lars Svasand yang melihat dari empat dimensi. Hasil dari penelitian ini, mendeskripsikan bahwa pelembagaan politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan belum berjalan dengan baik di Sumatera Barat, karena masih terdapat masalah mengenai pendanaan, otoritas pemimpin, dan citra publik yang buruk. Kata kunci: Pelembagaan politik, PDI Perjuangan, perolehan suara Abstract: Changes in the government system in Indonesia after the reformation have made this country a multi-party country. The emergence of these various political parties certainly requires Indonesia to pay more attention to the institutionalization of politics in each existing political party, because the institutionalization of party politics will affect how internal and external parties are managed, so this will also affect the sustainability of state democracy in Indonesia. PDI Perjuangan is one of the political parties that was inaugurated in 1998, this is not a short time for this party to institutionalize itself properly. However, 24 years running, PDI Perjuangan in West Sumatra has had the same problem from year to year, namely low vote acquisition. This is of course influenced by political institutionalization which has not run optimally in party organizations. therefore, the aim of this research is to analyze and describe how the problems in political institutionalization of the Indonesian Democratic Party of Struggle in West Sumatra for the 2019-2022 period. This study uses a qualitative research approach with the case study method, as well as data collection techniques in the form of secondary data, interviews and documentation. To analyze the data obtained, the researcher uses the theory put forward by Vicky Randal and Lars Svasand which looks at it from four dimensions. The results of this study describe that the political institutionalization of the Indonesian Democratic Party of Struggle has not gone well in West Sumatra, because there are still problems regarding funding, leadership authority, and bad public image. Keywords: Political institutionalization, PDI Perjuangan, vote acquisition
Identity Politics In Wali Nagari Silantai Election Putra, Arif Hardika; Irawati, Irawati; Rusta, Andri; Fajri, Mhd
Madani Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan Vol 15 No 01 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/madani.v15i01.4049

Abstract

The purpose of this study is to provide information related to identity politics not only occurs at the election and election level but also occurs in the nagari wali election or abbreviated as PILWANA in Nagari Silantai Tahun 2019. Italso aims to discuss the main forms of identity politics of candidates or political elites. a way to gain power in a position. Therefore, the study revealed tribal emblems, regional identities (jorong) using the community tokoh network and the winning team that had the same place of birth and raised in the election of wali nagari.
Transparansi dan Integritas dalam Pemilihan Umum: Upaya Mencegah Kecurangan dan Manipulasi Juwita, Juwita; Joefrian, Muhammad Soultan; Rusta, Andri; Irawati, Irawati; Fajri, Mhd
Madani Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan Vol 15 No 03 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/madani.v15i03.5795

Abstract

Transparency and integrity are two important principles that must be upheld in the implementation of general elections. Cases of fraud that occurred in the 2019 elections such as the practice of money politics in the form of distributing money and goods (cooking oil, rice, sugar, headscarves), distributing umroh coupons such as the case that ensnared Mandala Shoji (DPR-RI candidate from PAN) and Lucky Andriani (DKI DPRD candidate from PAN). The case of voting more than once was carried out by Ridwan Benseh as an KPPS member at TPS 08 Paru Village, Bandar Baru District, Pidie Jaya Regency. Transparency and integrity is one way to prevent fraud and manipulation from occurring in general elections. The research method in this article is to use qualitative methods, qualitative methods are defined as social science research methods that collect and analyze data in the form of words. Efforts made to prevent fraud and manipulation in general elections improve the quality of election management institutions, participatory supervision of the community, the use of information technology to increase transparency.
Motivasi Politik Kepala Desa Perempuan Di Provinsi Jawa Timur Rusta, Andri; Hairunnas, Hairunnas
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 9, No 6 (2022)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v9i6.27731

Abstract

One of the interesting phenomena in the decentralization and regional autonomy process was the emergence of women’s candidates in direct elections of village heads. The village heads are leading public offices in Indonesia local government. Public office, as well as the political office, directly dealing with the public and providing public services to the community. The appearance of women in the political sphere is a new symptom. A women's political role which women tend to put on the condition and position of powerlessness. Women are seen as complementary sufferers in the world of politics, with direct elections the chance to be village heads to be quite strategic and not easy to be achieved for women. However, in the province of East Java, that proved highly viscous Islamic teachings, quite enough women who occupied it. In the last decade, in several villages in East Java province, some women candidates won the election. The political motivation of the women who served as street-level leader is worth a look from the perspective of gender and culture. This article provides a description of the candidate's motivation of women in local elections at village level. As such, research will be able to explain the political motivations of women more comprehensively.Keywords: Women and Politics; Political Motivation; The Women Village Head AbstrakSalah satu fenomena yang menarik dalam proses desentralisasi dan otonomi daerah adalah munculnya kandidat perempuan dalam pemilihan langsung kepala desa. Kepala desa merupakan jabatan publik terdepan dalam local government di Indonesia. Jabatan publik sekaligus jabatan politik yang secara langsung berhadapan dengan publik dan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Tampilnya perempuan dalam ranah politik ini adalah gejala baru. Peran politik perempuan yang selama ini cenderung menempatkan perempuan pada kondisi dan posisi ketidakberdayaan. Perempuan hanya dipandang sebagai pelengkap penderita dalam dunia politik Dengan pemilihan langsung, peluang untuk menjadi kepala desa menjadi cukup strategis dan tidak gampang untuk diraih bagi perempuan. Akan tetapi, di Provinsi Jawa Timur yang sangat kental ajaran Islamnya ternyata cukup banyak perempuan yang mendudukinya. Dalam sepuluh tahun terakhir, di beberapa desa di Propinsi Jawa Timur beberapa kandidat perempuan berhasil memenangkan pemilihan kepala desa. Motivasi politik perempuan-perempuan yang menjabat sebagai street level leader ini menarik untuk dilihat dari perspektif gender dan kultural. Artikel ini memberikan penjelasan mengenai motivasi kandidat perempuan dalam pemilu lokal di tingkat desa. Dengan demikian penelitian akan mampu menjelaskan secara lebih komprehensif tentang motivasi politik perempuan.Kata Kunci:Perempuan dan Politik; Motivasi Politik; Kepala Desa Perempuan 
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR KELURAHAN BELAKANG TANGSI KOTA PADANG TAHUN 2021 Mahendra, Rangga Vikri; Rusta, Andri; Putera, Roni Ekha
Jurnal Suara Politik Vol 2, No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Desember 2023
Publisher : FISIPOL UM Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsp.v2i2.5000

Abstract

Salah satu tugas pokok pemerintah adalah memberikan pelayanan. Pelayanan public adalah pemenuhan keinginan dan kebutuhan masyarakat oleh public dan tentu saja dengan tujuan agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kelurahan Belakang Tangsi meraih peringkat sebagai Terbaik I dalam ajang penilaian kelurahan berprestasi tahun 2020 Ajang lomba kelurahan berprestasi merupakan salah satu upaya dari pemko Padang guna memacu dan memicu peningkatan kinerja kelurahan se-kota Padang. Kantor Kelurahan Belakang Tangsi menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat dengan diberikan kewenangan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanannya dalam melayani masyarakat. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis kualitas pelayanan publik di Kantor Lurah Belakang Tangsi Tahun 2021.Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe pendekatan phenomeno logical research. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan menurut Zeithaml Parasuraman dan Berry. Hasil penelitian Dari kelima dimensi yang peneliti bahas yaitu tangibel, reliability, responsiviness, assurance, dan empaty, semuanya sudah berjalan dengan baik hanya saja pada indikator reliability Kantor Kelurahan Belakang Tangsi tidak memasangkan standar pelayanan yang ada di kelurahan. Kualitas pelayanan publik di Kelurahan Belakang Tangsi berjalan dengan baik karena pegawai dan masyarakat mampu bekerja sama untuk mewujudkan kualitas pelayanan publik yang baik di Kelurahan Belakang Tangsi.Kata kunci: Kualitas; Pelayanan; Kelurahan
PELAKSANAAN FUNGSI KOMUNIKASI POLITIK, FUNGSI ARTIKULASI DAN AGREGASI KEPENTINGAN PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA SUMATERA BARAT TAHUN 2019-2022 Azura, Danisa Luthfi; Putri, Indah Adi; Rusta, Andri
Jurnal Suara Politik Vol 2, No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Desember 2023
Publisher : FISIPOL UM Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsp.v2i2.4473

Abstract

Saat ini pelaksanaan fungsi komunikasi politik partai belum berjalan dengan baik di Indonesia dan harus adanya penyelenggaraan fungsi komunikasi politik, fungsi artikulasi dan agregasi kepentingan akan mencapai partai politik yang terintegrasi, transparan, dan modern melalui penerapan unsur komunikasi politik, artikulasi dan agregasi kepentingan. Metode penelitian yang digunakan dalam  penelitian ini adalah pendekatan kualitatif tipe studi kasus didukung dengan penyebaran kuisioner. Teori yang digunakan untuk membahas penelitian ini adalah teori fungsi partai oleh Gabriel Almond. Dari hasil penelitian ini bahwa komunikasi yang terbentuk di DPD Partai Gerindra Sumatera Barat memiliki ciri khas tersendiri yaitu pelaksanaan fungsi komunikasi politik DPD Partai Gerindra memiliki keunikan karena masyarakat Sumatera Barat yang sangat mengidolakan sosok Prabowo Subianto sehingga pesan yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra akan langsung dilaksanakan tanpa melalui mekanisme rapat dan mekanisme keputusan ketua DPD Partai Gerindra. Sedangkan fungsi artikulasi dan agregasi kepentingan yang terbentuk adalah masyarakat Sumatera Barat sangat menjunjung tinggi nilai kekerabatan yang dapat dilihat dalam kegiatan yang dimanfaatkan oleh DPD Partai Gerindra di ruang publik melalui acara adat yang diselenggarakan dalam rangka penguatan keberlangsungan komunikasi politik maupun dalam kegiatan ini mereka menyisipkan berita politik guna penampungan aspirasi masyarakat agar diterukan ke pembuatan kebijakan, sehingga dapat tercipta keberlangsungan politik yang terlaksana dengan baik dan menciptakan keselarasan hidup antar masyarakat Sumatera Barat. Berdasarkan data yang telah peneliti peroleh, tujuan penelitian yang ingin dicapai sudah terjawab yaitu pelaksanaan fungsi partai oleh DPD Partai Gerindra Sumatera Barat terkait fungsi komunikasi politik, fungsi artikulasi dan agregasi kepentingan sudah sesuai dengan Teori Fungsi Partai Gabriel Almond pasca Pemilihan Umum tahun 2019-2022 dengan proses perbaikan yang terus dilaksanakan.
PELEMBAGAAN PARTAI GERINDRA DALAM PILKADA KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2020 Sevindo, Debby Artha; Asrinaldi, Asrinaldi; Rusta, Andri
Jurnal Suara Politik Vol 2, No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Desember 2023
Publisher : FISIPOL UM Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsp.v2i2.4961

Abstract

 Partai politik adalah sekelompok manusia yang terorganisir secara stabil dengan tujuan merebut atau mempertahankan kekuasaan terhadap pemerintahan bagi pimpinan partainya, dan berdasarkan penguasaan ini memberikan kepada anggota partainya kemanfaatan yang bersifat ideal. Pelembagaan menurut Vicky Randall dan Lars Svasand sebagai sebuah proses pemantapan partai politik dalam aspek struktural dan kultural. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bagaimana pelembagaan Partai Gerindra dalam kesuksesan memenangkan Pilkada Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2020. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teori pelembegaan menutur Vicky Randall dan Lars Svasand. Hasil penelitian ini adalah Partai Gerindra Kabupaten Pesisir Selatan telah melaksanakan semua fungsi dan kewajibannya sesuai dengan AD/ART, dalam hal pengambilan keputusan, gaya kepemimpinan, hubungan dengan pihak luar, serta cara partai menempatkan diri di tengah masyarakat, sehingga peneliti menyimpulkan bahwa kemenangan yang diraih oleh Partai Gerindra Kabupaten Pesisir Selatan pada saat Pilkada 2020 melalui pelembagaan partai politik yang baik. Terlepas dari keuntungan kompetitif dengan membawa nama Prabowo Subianto, Partai Gerindra berhasil hadir di tengah masyarakat sebagai partai yang mengedepankan dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat melalui kader-kader partai yang terpilih dan duduk di kursi pemerintahan. Kata kunci: Partai Politik; Partai Gerindra; Pelembagaan Partai Politik
IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DALAM UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN BERBASIS ONLINE DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Wulandari, Alifa; Putera, Roni Ekha; Rusta, Andri
Jurnal Suara Politik Vol 3, No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Juni 2024
Publisher : FISIPOL UM Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsp.v3i1.5067

Abstract

E-government merupakan salah satu mekanisme yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai alat dalam menjalankan pemerintahan secara lebih efektif dan efesien, ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang menjadi acuan setiap daerah dalam proses penerapan e-governemnt. Termasuk Kabupaten Padang Pariaman yang juga turut menerapkan SPBE demi terciptanya pelayanan yang lebih akuntabel, transparan, efektif dan efesien yang mana ini sesuai dengan visinya yaitu “Padang Pariaman Berjaya”. Salah satu fenomena menarik ialah dimana Dinas Kominfo yang bekerjasama dengan BKPSDM Kabupaten Padang Pariaman meluncurkan suatu inovasi berupa absensi online yang mengalami kendala dikalangan ASN dan non-ASN dalam pemggunaanya, inovasi ini dinami dengan Aplikasi SIKAP. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi e-government dalam upaya peningkatan pelayanan berbasis online di Kabupaten Padang Pariaman.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Dalam penelitian ini teori yang digunakan adalah teori elemen sukses pengembangan e-government oleh Harvard JFK School of Management yaitu dengan melihat tiga elemen (support, capacity dan value). Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam elemen support yaitu pemerintah daerah Kabupaten Padang Pariaman sudah memuat unsur political will dalam penerapan e-government, kesepakatan bersama sudah terjalin dengan masyarakat, swasta, dan OPD. Serta sumber daya, infrastruktur dan suprastruktur sudah terpenuhi oleh pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Elemen selanjutnya yaitu capacity yang memuat tiga hal didalamnya berupa; ketersedian sumber daya finansial yang cukup untuk melaksanakan berbagai inisiatif e-government, ketersedian infrastruktur teknologi yang memadai, dan ketersedian sumber daya manusia yang kompetisi dan keahlian yang dibutuhkan. Dan terakhir elemen value yang mana pemerintah benar-benar teliti dalam mengartikan apa yang dibutuhkan masyarakat.
Memanfaatkan Instagram untuk Kampanye Politik: Strategi dan Dampaknya di Sumatera Barat Jibril Dihya Azzikra, Muhammad; Dinanti, Mutiara; Rusta, Andri; Fajri, Muhammad; Irawati
Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan Vol. 3 No. 2 (2024): SIMBOL : Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan
Publisher : LPPM STISIP IMAM BONJOL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55850/simbol.v3i2.145

Abstract

Globalization and technological advancements have transformed communication methods, including strategies for political campaigns. This study examines the role of Instagram as a social media platform in shaping political party campaign strategies in West Sumatra. Employing a literature review methodology, the findings reveal that Instagram’s visually engaging and interactive features have been instrumental for political parties in building personal branding, expanding audience reach, and enhancing public engagement. Tactics such as visual content optimization, hashtag campaigns, and influencer collaborations have proven effective. Data on internet and social media penetration in West Sumatra indicates that Instagram is a powerful tool for connecting with the public. The study highlights how political parties like Gerindra have successfully utilized Instagram to achieve significant audience engagement compared to their competitors. Furthermore, it underscores how the integration of technology into political campaigns not only broadens outreach but also improves the overall effectiveness of campaign strategies.