Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Dan Realisasi Antena Microstrip Patch Segitiga Mimo 2x2 Pada Frekuensi 2,3ghz Untuk Aplikasi Lte Marsahala Situmorang; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Teknologi telekomunikasi yang sedang dikembangkan saat ini adalah teknologi LTE, teknologi ini menawarkan kualitas komunikasi yang lebih baik dari teknologi-teknologi sebelumnya. Salah satu perangkat yang dibutuhkan pada teknologi tersebut adalah antena. Teknik MIMO adalah teknik antena yang dapat memperbaiki kualitas performansi dan kapasitas dari sistem LTE. Sistem ini menggunakan multiantena baik di sisi transmitter maupun di sisi receiver. Pada tugas akhir ini akan dirancang dan direalisasikan antenna Mikrostrip MIMO patch segitiga untuk LTE pada frekuensi tengah 2,3 GHz, pada range frekuensi 2,2647 GHz - 2,3336 GHz dengan pencapaian gain ≥ 2 dBi dan bandwidth mencapai 60 MHz. Dari hasil simulasi dengan menggunakan software CST, didapatkan bandwidth yang sudah memenuhi syarat VSWR ≤ 1,5 dan Gain sekitar 1.02 dBi. Pada hasil pengukuran antena didapatkan hasil VSWR ≤ 1,5 dengan bandwidth 60 MHz pada antena pertama, 60 MHz pada antena kedua, dan Gain sekitar 1,02 dB pada antena pertama, 1,02 dB pada antena kedua. Pola radiasi berbentuk bidireksional didapat ketika simulasi dan pengukuran. Polarisasi yang didapatkan adalah linier. Dari perancangan frekuensi, Bandwidth dan Gain ini, maka antena ini dapat digunakan sebagai Antena indoor pada teknologi LTE. Kata Kunci: Antena Mikrostrip, MIMO,LTE
Perancangan Dan Realisasi Susunan Mikrostrip X-band Untuk Aplikasi Radar Maritim Remon Riyanto; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah sebuah negara kepulauan terbesar yang dikelilingi oleh lautan. Untuk ini diperlukan pengawasan dan pengamanan diwilayah perairan Indonesia. Kemampuan mata manusia sebagai salah satu indera penting yang sangatlah terbatas hanya tidak lebih 100 meter. Peralatan yang dapat berfungsi sebagai “mata” tetapi menggunakan pancaran gelombang radio yang dikenal sebagai Radar. Radar dapat menggantikan fungsi mata manusia untuk memantau objek dengan jarak yang jauh. Radar maritim dapat mendeteksi keberadaan kapal lain, cuaca/awan yang di hadapi di depan sehingga bisa menghindar dari bahaya yang ada di depan kapal. Pemasangan antena ini diletakkan di atas kapal, dibantu dengan rotator agar radar ini dapat berputar secara 360o . Antena yang dirancang pada tugas akhir ini adalah antena array mikrostrip dengan patch rectangular pada frekuensi tengah 9.4 GHz, pada range frekuensi 9.37-9.43 GHz dengan gain ≥ 12 dB dan bandwidth 60 MHz. Pada perancangan antena ini menggunakan substrat Rogers RT5880 dengan ??  2.2 dan ketebalan 1.57 mm. Untuk proses simulasi antena akan dibantu dengan software CST Microwave Studio. Antena yang sudah dirancang pada tugas akhir bekerja pada frekuensi X-Band 9.24-9.60 GHz pada VSWR ≤ 2 dengan gain 15.26 dB dan bandwidth 360 MHz. Antena array mikrostrip ini menghasilkan pola radiasi unidirectional dan polarisasi elips. Kata kunci : Radar, antena mikrostrip, antena array
Desain Dan Realisasi Antena Planar Inverted-f Antenna (pifa) Multiband (900 Mhz, 1800 Mhz Dan 2400 Mhz) Mokhammad Fairizal Rakhman; Ali Muayyadi; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, peningkatan teknologi khususnya dibidang teknologi wireless meningkat dengan pesat, hampir semua perangkat memiliki kemampuan untuk terhubung dengan koneksi internet agar dapat dipantau dan dikendalikan secara online dari manapun dan kapanpun. Untuk dapat terkoneksi dengan internet secara wireless keberadaan antenna sangatlah vital. Vendor pun dituntut agar mampu meminimalisir sebaik mungkin ukuran antenna agar mampu kompetibel dengan perangkat (tidak membuat ukuran peran gkat menjadi lebih besar). Planar Inverted-F Antenna (PIFA) merupakan salah satu jenis antenna yang populer digunakan pada handphon [1]. Memiliki kelebihann yaitu ukuran yang kecil, low profile, performansi yang baik, serta mudah dalam fabrikasi [2].  Untuk itu penggunaan antenna PIFA sangatlah tepat untuk diterapkan pada perangkat, dengan demikian biaya produksi dan ukuran antena dapat diminimalisir dengan sebaik mungkin. Dalam Tugas Akhir ini dirancang antena Planar Inverted-F Antenna (PIFA) yang bekerja pada frekuensi 900 MHz, 1800 Mhz, 2400 Mhz. Menggunakan antenna PIFA karena desainnya sederhana,ringan dan biaya pembuatannya murah . Metode yg digunakan adalah penambahan slot pada groundplane, menambah element parasitic, dan mempertebal feed terminal.
Perancangan Dan Realisasi Antena Dipol Silang Uhf Dengan Reflektor Planar Horisontal Untuk Penerima Tv Digital Dvb-t2 (desain And Realization Uhf Cross Dipole Antenna With Horizontal Planar Reflector For Dvb-t2 Digital Tv Receiver) Imam Muaffiq; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Televisi adalah salah satu perangkat penerima sumber informasi yang paling sering digunakan oleh masyarakat hingga saat ini. Pemerintah mempunyai target migrasi televise analog ke digital pada 2018 dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Kominfo No.32 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Televisi Secara Digital dan Penyiaran Multipleksing Melalui Sistem Terestrial[1]. Salah satu perangkat yang dibutuhkan untuk menunjang terselenggaranya komunikasi televisi adalah antena. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan dan realisasi antena dipol silang dengan reflektor planar horizontal untuk penerima tv digital dengan bahan tembaga. Perancangan antena ini menggunakan software CST Studio Suite dan beroperasi pada frekuensi 470-806 MHz dengan gain ≥ 2,15 dBi, bandwidth 336 MHz, VSWR ≤ 2, pola radiasi omnidirectional pada bidang horisontal dan polarisasi linier horisontal. Hasil pengukuran yang didapatkan menunjukkan bahwa antena dapat bekerja pada frekuensi 470-806 MHz. Gain maksimum yang didapatkan 5,821 dBi. VSWR pada frekuensi tengah ( fc = 638 MHz ) adalah 1,283 dan bandwidth 466 MHz. Pola radiasi omnidirectional pada bidang horisontal dan polarisasi elips horisontal dengan axial ratio sebesar 6,07 dB. Kata Kunci : Televisi Digital, UHF , Dipol Silang, Reflektor Planar
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Ultra Wideband (Uwb ) Berbentuk Dual Elips Untuk Radar Tembus Tembok Aldino Priyatna; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan di bidang teknologi salah satunya antenna UWB sekarang ini memegang peranan penting sebagai aplikasi yang banyak digunakan untuk sarana komunikasi seperti sistem pendeteksi radar dan radio. UWB memiliki berbagai keunggulan karena alat antenna yang digunakan berukuran kecil, biaya murah, dapat tembus dinding dan aman bagi kesehatan. Tugas akhir dengan judul “Perancangan dan Realisasi Antena Mikrostrip Ultra-Wideband Berbentk Dual Elips untuk Aplikas RadarTembus Tembok” bertujuan untuk merancag dan meralisasi antenna microstrip berbentuk dual elips untuk aplikasi radar tembus tembok sebagai solusi untuk memenuhi perkembangan tersebut. Proses pengerjaan yang dilakukan adalah, merancang design antenna mikrostrip UWB dengan menentukan bahan dielektrik Roger 8550. Antenna mikrostrip UWB yang dapat diaplikasikan pada radar tembus tembook disimulasikan menggunakan software CST sebagai alat simulasi sebelum melakukan pabrikasi. Simulasi dilakukan untuk melihat pengaruh penggunaan slot dan reflector pada antenna dan dilihat parameter-parameter antenna yang dirancang agar sesuai dengan karakteristik antenna UWB untuk aplikasi radar tembus tembok. Untuk keperluan validasi design antenna maka didesain prototype yang nantinya dapat dipabrikasi. Prototype kemudian diukur, dihitung dan dibandingkan dengan hasil simulasi. Hasil yang ingin diperoleh diukur mengkonfirmasi bahwa antena yang diusulkan memiliki bandwith 9,1 GHz selama rentang UWB dari 3,1 GHz sampai 10,6 GHz, gain maksimum sekitar 9 dBi, pola radiasi unidirectional, dan polarisasi elips. Oleh karena itu antenna cocok untuk aplikasi radar tembus tembok Kata kunci: mikrostrip, UWB, reflector, radar tembus tembok, bandwith
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip E-sahped Fraktal Triplrband Untuk Sistem Komunikasi Seluler Arif Rahman Harahap; Tengku Ahmad Riza; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Saat ini dikembangkan sebuah sistem teknologi baru yang dikenal dengan small cell solution. Sistem teknologi ini dibuat untuk mengoptimalkan jaringan seluler baik 2G,3G maupun 4G pada daerah yang padat trafik. Salah satu komponen penting dalam sistem komunikasi seluler adalah antena. Untuk mendukung sistem teknologi small cell ini dibutuhkan sebuah antena yang efektif dan efisien terutama dari segi ukuran agar tidak memakan banyak ruang dalam pengaplikasiannya. Permasalahan yang terjadi adalah bagaimana membuat antena yang efisien, berdimensi kecil, dan memenuhi spesifikasi untuk komunikasi seluler. Untuk saat ini banyak antena yang telah direalisasikan yang memenuhi spesifikasi antena BTS, seperti antena sectoral. Namun ukurannya terlalu besar jika diaplikasikan dalam sistem teknologi small cell. Maka dari itu, pada Tugas Akhir ini dirancang dan direalisasikan sebuah antena microstrip E-shaped Fractal Tripleband yang bekerja pada frekuensi GSM, UMTS dan LTE dalam satu antena yang mendukung teknologi komunikasi seluler yang bertujuan untuk efisiensi penggunaan antena. Antena mikrostrip dipilih karena struktur yang ringan dan dimensi yang kecil namun tidak mengurangi kualitas dari antena yang dirancang. Digunakan teknik end parasitic untuk meningkatkan gain dari antena. KATA KUNCI : E-shaped fractal, end parasitic, sectoral, small cell
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Ultra Wideband (uwb) Pada Frekuensi 500-3000 Mhz Untuk Radar Penembus Dinding Yudha Tarigan; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan di bidang teknologi salah satunya antena UWB sekarang ini pemegang peranan penting sebagai aplikasi yang banyak digunakan untuk sarana komunikasi seperti sistem pendeteksi radar dan radio[1]. UWB dapat diterapkan di lingkungan indoor dengan sangat baik karena keuntungan dari UWB adalah kecepatan transmisi data yang sangat tinggi dengan daya transmit yang sangat rendah. Proses pengerjaan yang dilakukan adalah merancang design antena mikrostrip UWB dengan menentukan patch wire bowtie dan menggunakan bahan substrat Epoxy FR-4 dengan nilai (εr = 4,3 dan h=1,6 mm). Prototype kemudian diukur, dihitung dan dibandingkan dengan hasil simulasi[5]. Dalam penelitian ini, dirancang dan disimulasikan antena mikrostrip UWB dengan patch wire bowtie untuk aplikasi radar penembus dinding yang bekerja pada frekuensi 500- 3000 MHz dengan pola radiasi omnidirectional; gain ≥ 3dBi ; polarisasi linear; return loss ≤ -10 dB; dan VSWR ≤ 2.0. Kata kunci : Mikrostrip, Ultra Wideband, Radar Penembus Dinding.
Perancangan Dan Realisasi Fir Filter Untuk Inter Satellite Links (Isl) Pada Frekuensi 50-90 Mhz Dengan Menggunakan FPGA Lutfi Jamil Setiawan; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

th sebesar 40 Mhz pada frekuensi 50-90 Mhz dan direalisasikan pada FPGA. Filter FIR ini diimplemantisikan untuk digunakan pada ISL (Inter Satellite Links) . Metode filter FIR dipilih dengan alasan komunikasi yang dilakukan pada ISL adalah komunikasi data. Pada komunikasi data yang dibutuhkan adalah respon fasa yang linear, sedangkan filter yang bisa menjamin respon fasanya linear adalah filter FIR. Metode equiripple dipilih karena metode ini adalah metode yang paling handal atau paling optimal karena melakukan pendekatan terhadap besarnya error antara respon frekuensi yang diinginkan dengan respon frekuensi sesungguhnya yang menyebar merata pada passband dan stopband sehingga dapat meminimalkan besarnya error. Perancangan filter FIR ini dilakukan dengan menggunakan program simulasi matlab R2012b. Perealisasian menggunakan FPGA dengan VHDL sebagai bahasa pemrogramanya dengan bantuan Xilinx ISE Design Suite 14.5. Pada perancancangan filter FIR dibutuhkan orde sebesar 272. Dalam pengimplementasian filter FIR digital dalam FPGA GENESYS Xilinx Virtex-5 XC5VLX50T dibutuhkan resource FPGA yaitu : jumlah slice register 13 %, jumlah slice LUT 39 %, jumlah bonded IOB 3%, jumlah BUFG/BUFGCTRLs 9%, jumlah PLL_ADV 16 %, dan Jumlah DSP48 93%. Kata Kunci : Filter FIR, equiripple, FPGA, VHDL
Perancangan Dan Implementasi High Power Amplifier Standar DVB - T2 Pada Pemancar TV Komunitas Dalam Frekuensi UHF Rahmat Sopian; Budi Prasetya; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalitas TV digital sudah semakin meningkat, di Indonesia masih menggunakan modulasi analog sebagai sistem penyiaran televisi. Selain frekuensi UHF sangat terbatas, permasalahannya dalam satu kanal televisi analog hanya dapat diduduki oleh satu stasiun TV saja. Ketika LPK(Lembaga Penyiaran Komunitas) masih menggunakan sistem modulasi analog, Tel-U TV(Komunitas Televisi Telkom University) akan sulit mendapatkan ISR (Izin Spektrum Radio Frekuensi). Karena frekuensi UHF kedepannya akan digunakan untuk teknologi LTE, oleh karena itu pemerintah mengeluarkan regulasi baru untuk berpindah ke TV digital. TV digital adalah solusi untuk membuat efisiensi penggunaan pita frekuensi UHF yang mampu menduduki 9 kanal televisi dalam bandwidth 8 Mhz. Pada tugas akhir ini akan membahas perancangan dan implementasi pembuatan HPA (High Power Amplifier) standar DVB-T2. HPA adalah salah satu blok diagram transmisi pada bagian RF (Radio Frekuensi) yang berfungsi sebagai penguat sinyal. Daerah cangkupan yang dibangun standar LPK yaitu sekitar radius 2 km untuk model analog dan radius 20 km untuk model digital. Maka dengan power amplifier 5-50 watt dapat menjangkau koverage area LPK yang tercantum dalam Permen Kominfo No.28. Hasil dari perancangan dan Implementasi HPA standar DVB-T2, dapat bekerja di frekuensi 470-695Mhz. Tegangan input yang dapat digunakan pada HPA ini sekitar (Vd: 40-70 Volt) tergantung dari kebutuhan power daya pancar. Impedansi Perangkat dari hasil pengukuran sekitar 45-50 Ohm, tergantung frekuensi kerja. SWR rata-rata dengan frekunsi 470-695Mhz yang diukur menghasilkan nilai return loss 17 dB atau setara dengan SWR 1.329. Gain rata-rata pada power amplifier ini tergantung tunning tegangan input HPA (Vd), sehingga gain yang dihasilkan dari HPA ini bisa menghasilkan 10-18 dB. Kata kunci : Tel-U TV, High Power amplifier, DVB-T2.
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Slot Rectangular Untuk Wifi 2.4 Ghz Dan 5.68 Ghz Primananda Andhika Putra Priyatama; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengurangan bentuk fisik dan kemampuan multiband adalah persyaratan penting untuk antena pada perangkat wireless di masa yang akan datang. Antena mikrostrip adalah antena berbentuk kecil, ringan dan murah sehingga penggunaannya lebih mudah untuk perangkat komunikasi yang kecil dan portable. Wifi (Wireless Fidelity) merupakan teknologi komunikasi wireless yang banyak digunakan saat ini, baik di perkantoran, pusat perbelanjaan maupun cafe-cafe. Wifi menggunakan antena sebagai alat penerima dan pengirim informasi. Pada Tugas Akhir ini akan dirancang dan direalisasikan antena mikrostrip dual band menggunakan slot berbentuk  rectangular untuk aplikasi Wifi. Substrat yang digunakan adalah FR-4 dengan nilai permitivitas relatif 4.6, menggunakan teknik pencatuan Inset Feed. Untuk penentuan dimensi antena sebelum direalisasikan dilakukan cara perhitungan secara teoritis dan proses optimasi dengan simulator. Untuk proses simulasi antena ini,menggunakan CST Studio Suite 2014. Hasil realisasi menunjukkan bahwa antena bekerja pada frekuensi 2.442 Ghz menghasilkan VSWR 1.330 gain 3.351 dBi dan  bandwidth 36 MHz,sedangkan untuk  frekuensi  5.68  dihasilkan VSWR 1.115 gain 4.101 dBi dan bandwidth 213 MHz.Pola radiasi antena ini adalah unidirectional dengan polarisasi antena berbentuk elips mendekati linear. Kata kunci : Mikrostrip, Dual Band, Rectangular, Wifi
Co-Authors Achmad Ali Muayyadi Aditya Putra Aviantoro Afif Nichi Mulia Agil Setiawan Aidil Fitriadi Aldef Hardzi Fadzlullah Aldino Priyatna Ali Muayyadi Andy Sastrawinata Andzaz Zilfa Millatisilmi Angga Budiawan Adipurnama Angga Harwi Yanto Aninditya Esti Pratiwi Arfianto Fahmi Arif Pratama Arif Rahman Harahap Arnold Nicolas Aryo Prihawi Septano As’ad Muhammad Nashrullah Bambang Setia Nugroho Bayu Heri Prabowo Bilqisthi Mulyadi Budi Prasetya Budi Syihabuddin Dharu Arseno Dimas Adhitama Donny Noviandi Fahmi Darmawan Wijayanto Fajar Siddiq Fauzia Kurnia Hadist Ficky Nurli Anova Halomoan Togatorop Hamdan Mubarokah Hamka Ikhlasul Amal NZ Hanifah Husnul Chotimah Heri Sulistiyo Heroe Wijanto Heroe Wijayanto Imam Ichwani Imam Muaffiq Indri Handayani Irfan Ridho Fikri Ishak Garlie Delano Girsang Levy Olivia Nur Lutfi Jamil Setiawan Marsahala Situmorang Mas Sarwoko Suraatmadja Miftahul Ridho Mokhammad Fairizal Rakhman Muhammad Fadhil Maulana Muhammad Miftakhus Sahid Nuril Fitriyana Pradika Erta Ardanta Primananda Andhika Putra Priyatama Putra Kurniawan Raditya Aprilyan Taviyasa Rafelly Jhon Rahmat Ardiansyah Rahmat Sopian Raja Patar Silitonga Remon Riyanto Rendy Anugerah Reza Pratama Rizky Maulana Putra Romario Johanes Impola Tamba Ryo Wisman Fransiscus Gultom Sitia Gamawati Erta Lestari Sugito Sugito Sumartono Sumartono Suryo Sasono Sus Sulianti Natalia Aritonang Tengku A Riza Tengku Ahmad Riza Wahyu Yanuar Arifin Wanda Triandi Edwin Widi Anggun Fitriana Yosefariko Yosefariko Yudha Tarigan Zillya Fatimah Zulfi Zulfi