Claim Missing Document
Check
Articles

Simulasi Dan Realisasi Antena Millimeterwave Untuk Aplikasi Rfid Reza Pratama; Achmad Ali Muayyadi; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman kebutuhan manusia terhadap teknologi komunikasi juga semakin meningkat. Salah satu teknologinya yaitu adalah antena. Antena sendiri berfungsi sebagai pengirim dan penerima informasi, yaitu sebagai transformator gelombang elektromagnetik di udara. Radio-Frequeny Identication (RFID) pada millimeterwave telah melahirkan aplikasi baru seperti data kecepatan tinggi komunikasi jarak pendek. Teknologi ini dapat dapat mengidentifikasi tanpa membutuhkan kontak langsung. RFID ini sendiri memiliki dua komponen yaitu antena reader dan antena tag RFID. Pada tugas akhir ini akan disimulasikan dan direalisasikan perancangan antena reader untuk aplikasi RFID yang akan berkerja pada frekuensi Ka-Band 35GHz. Tahapan awal akan dimulai dengan menentukan spesifikasi yang diinginkan. Kemudian dilakukan tahap simulasi menggunakan software CST Microwave Studio, setelah itu dilakukan proses pencetakan pada substrat Rogers Duroid 5880. Untuk karakteristik pengujian dan hasil dari rancangan dan realisasi antena RFID reader sesuai dengan yang dispesifikasikan. Kemudian pada tahap akhir dilakukanlah pengukuran agar mendapatkan hasil yang bisa dianalisa. Dari hasil pengukuran, antena yang telah direalisasikan memiliki VSWR ≤1.2 pada frekuensi 34.9 – 35.1 GHz, bandwidth yang dicapai juga lebar yaitu 1200 MHz, gain sebesar 3.22 dB, polarisasi ellips, dan pola radiasi direksional yang mendekati omnidireksional. Kata Kunci : RFID, Rogers Duroid 5880
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Dual Band Menggunakan Slot Berbentuk U Untuk Aplikasi Wifi Yosefariko Yosefariko; Tengku A Riza; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wifi (Wireless Fidelity) merupakan teknologi komunikasi wireless yang banyak digunakan saat ini,baik di perkantoran,pusat perbelanjaan maupun cafe-cafe. Wifi menggunakan antena sebagai alat penerima dan pengirim informasi. Pada Tugas Akhir ini dirancang dan direalisasikan antena mikrostrip dual band menggunakan slot berbentuk U untuk aplikasi Wifi.Substrat yang digunakan adalah FR4 dengan nilai permitivitas relatif 4.4 , menggunakan teknik pencatuan Single Feed Proximity.Untuk penentuan dimensi antena sebelum direalisasikan dilakukan cara perhitungan secara teoritis dan proses optimasi dengan simulator. Untuk proses simulasi antena ini menggunakan CST Studio Suite 2010. Hasil realisasi menunjukkan bahwa antena bekerja pada frekuensi 2.4 Ghz 2.382-2.434 GHz and frekuensi 3.563-3.638 GHz.Pola radiasi antena ini adalah unidirectional dengan polarisasi antena berbentuk elips mendekati linear. Kata Kunci : Mikrostrip,Dual Band, Slot U, Wifi
Perancangan Dan Realisasi Antena Susunan Linier Mikrostrip Patch Persegi Dengan Catuan Proximity Coupled Untuk Radio Altimeter Pesawat 4,2 – 4,4 Ghz Bayu Heri Prabowo; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Altimeter adalah sebuah instrumen untuk mengukur ketinggian pesawat berdasarkan tekanan udara [17]. Pengukuran ketinggian altimeter berdasarkan MEA (mean sea level). Tekanan udara semakin dekat dengan ground maka semakin tidak akurat karena molekul udara tertarik gravitasi bumi sehingga diperlukan pengukuran yang lebih akurat apabila posisi pesawat berada di ketinggian minimum yaitu 11000 feet (flight level 130). Radio altimeter adalah sebuah perangkat yang berada di pesawat terbang yang berfungsi untuk mengukur ketinggian pesawat terhadap ground level[14]. perangkat radio altimeter ini beroperasi pada frekuensi 4.3 GHz[14]. Antena pengirim dan penerima pada perangkat ini biasanya dipisahkan[14]. Pada praktek penggunaannya, antena penerima harus mendeteksi sinyal pantul yang berasal dari landasan saja, bukan langsung dari antena pengirim.[18][14] Tujuan dari pemisahan pada antena pengirim dan penerima adalah untuk menghindari efek crosstalk[14]. Tugas akhir ini merancang dan merealisasikan antena mikrostrip array dengan catuan proximity coupling untuk aplikasi radio altimeter. Perancangan dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak CST Studio Suite 2014 untuk mendapatkan karakteristik yang diinginkan melalui simulasi. Antena yang dirancang untuk mampu bekerja pada frekuensi 4.3 GHz, dengan return loss < -10 dB, VSWR < 2, bandwidth 100 MHz, gain ≥ 9.25 dBi, pola radiasi unidireksional, dan polarisasi linier. Substrat yang digunakan adalah Rogers RT5880 yang memiliki permitivitas relatif ( r) sebesar 2.2 dan ketebalan sebesar 1,57 mm. Antena bekerja pada frekuensi tengah 4,3 GHz yang menghasilkan VSWR 1,005, polarisasi elips , Gain 13,46 dB, dan pola radiasi unidireksional, impedansi 50,113,-J228,123mΩ. Return loss -51,890 dB, effective bandwidth 286 MHz (4.175-4.461)MHz. Kata kunci : Antena Susunan Linear, Proximity Coupled , Radio Altimeter
Perancangan Dan Realisasi Antena Array Vivaldi 1 X 8 Pada Frekuensi 2,9 Ghz – 3,1 Ghz Untuk Aplikasi Radar Tiga Dimensi Indri Handayani; Bambang Setia Nugroho; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radar ( Radio Detection and Ranging) merupakan salah satu sistem penginderaan jarak jauh yang tidak dipengaruhi oleh cuaca dan waktu. Radar tiga dimensi pada saat ini mulai dikembangkan untuk mendeteksi benda pada jarak, ketinggian, sudut elevasi dan sudut azimuth. Dengan perputaran radar yang polar dapat mendeteksi lebih efektif. Pada sistem radar tiga dimensi ini, bekerja pada frekuensi 2,9 GHz – 3,1 GHz yaitu dengan frekuensi S- band, antena menjadi salah satu komponen yang membantu dalam pemancar dalam pengiriman informasi yang disalurkan oleh media udara. Pada tugas akhir ini, telah dirancang dan disimulasikan antena vivaldi dengan menggunakan software CST Microwave Suite 2014 dan direalisasikan menggunakan bahan FR4 (εr = 4,6 dan h=1,6 mm). Antena ini bekerja pada frekuensi S-band (2,9 GHz- 3,1 GHz). Antena ini disusun sebanyak 1x 8 dengan menghasilkan VSWR ≤ 2, Gain ≥ 8 dBi dengan polaradiasi directional dan polarisasi linear.
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Multilayer Parasitic Pada Frekuensi 2,35 Ghz Untuk Aplikasi Lte Sumartono Sumartono; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

yang diberikan pada sebuah project dari Third Generation Partnership Project (3GPP) untuk memperbaiki standard mobile phone generasi ke-3 (3G) yaitu UMTS/HSPA. Jaringan antarmuka-nya tidak cocok dengan jaringan 2G dan 3G, sehingga harus dioperasikan melalui spektrum nirkabel yang terpisah . LTE memiliki kemampuan transfer data mencapai 300 Mbps pada sisi downlink dan 75 Mbps pada sisi uplink. Salah satu komponen penting dalam subsistem komunikasi LTE adalah antenna. Antenna yang dirancang adalah prototype Transmitter pada E-nodeB. Antena mikrostrip mempunyai gain, bandwith, dan efisiensi yang rendah. Sehingga, untuk mengatasi kelemahan tersebut, dalam tugas akhir ini dirancang antena mikrostrip susun menggunakan multilayer parasitic substrat untuk meningkatkan gain antena [1]. Jarak antara patch dengan parasitic lapisan pertama dan jarak antara parasitic lapisan pertama ke parasitic lapisan kedua dioptimalkan untuk memaksimalkan kopling elektromagnetik dan main lobe antena. Antena mikrostrip ini dirancang dengan bantuan perangkat lunak bantu berbasis Finite Integration Technique dengan menggunakan substrat epoxy FR-4 dengan nilai = 4,2. Antena yang dirancang pada tugas akhir ini menghasilkan polarisasi ellips dengan nilai Axial Ratio = 22,16 dB dan pola radiasi unidireksional dengan beamwidth azimuth yang terukur 70 0 . Antena bekerja pada frekuensi SBand 2,333 sd 2,377 GHz pada VSWR ≤ 2 dan Gain = 8,23 dBi dapat terealisasi dengan antena mikrostrip multilayer parasitic berdimensi 151,5 × 151,5 mm. Sedangkan untuk lebar pita VSWR diperoleh 44 MHz. Kata Kunci : antena mikrostrip, multilayer parasitic, gain, long term evolution (LTE)
Perancangan Dan Realisasi Antena Bandnotch Monopole Pada Frekuensi 2,4 Ghz Untuk Aplikasi Wifi Muhammad Miftakhus Sahid; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wi-Fi atau Wireless Fidelity adalah satu standart Wireless Networking tanpa kabel,Awalnya Wi-Fi digunakan pada perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses data Internet. Standar 802.11 pada awalnya disahkan pada tahun 1997 yang beroperasi pada frekuensi 2.4 GHz. Teknologi WIFI memerlukan antena yang berukuran kecil, ringan, murah, dan mudah pabrikasinya. Pada Tugas Akhir ini merancang dan merealisasikan antena mikrostrip band-notch mononopole untuk aplikasi WIFI pada frekuensi 2,4 GHz dengan gain ≥ 2 dB. Pada perancangan ini menggunakan bahan epoxy FR4, dengan = 4,4 dan ketebalan 1.6 mm, sangat cocok untuk aplikasi antenna frekuensi tinggi. Untuk simulasi pada penelitian ini menggunakan software CST Microwave Studio Dari hasil perancangan dengan menggunakan CST microvawe studio didapatkan hasil yang sesuai dengan spesifikasi antenna, dengan VSWR ≤ 1,5 dengan gain 2,381 dBi. Hasil pengukuran antenna realisasi antenna memiliki polarisasi elipstik, gain 4,304 dBi dan polaradiasi omnidrirectional Kata kunci : WIFI, Omnidirectional, gain, mikrostrip
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Mimo 4x4 Dengan Catuan Emc (electromagnetically Coupled) Untuk Aplikasi Lte 2,3 Ghz Arif Pratama; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tugas akhir ini dirancang dan direalisasikan antena mikrostrip MIMO 4×4 untuk aplikasi pada teknologi LTE pada frekuensi 2,3 GHz. Teknologi MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan sistem komunikasi dengan menggunakan multi antena baik disisi transmitter maupun receiver. Dengan teknologi MIMO , empat antena mikrostrip akan direalisasikan supaya dihasilkan bandwidth ≥ 50 MHz. Antena ini akan bekerja pada frekuensi kerja 2,3 GHz yang dapat diaplikasikan dalam LTE (Long Term Evolution). Pada tugas akhir ini dirancang dan direalisasikan antena MIMO 4 × 4 untuk LTE pada frekuensi 2,3 GHz dengan pencapaian gain ≥ 3 dBi dan bandwidth mencapai ≥50 MHz. Dengan menggunakan catuan EMC (Electromagnetically Coupled) dimana menggunakan dua buah substrat guna meningkatkan bandwidth antena. Pada hasil pengukuran antena didapatkan hasil VSWR ≤ 2 . Bandwidth ≥50 MHz pada semua antenna. Gain pada antena pertama 3,38 dBi pada antenna kedua 3.34 dBi, pada antena ketiga 3,35 dBi,dan pada antena keempat 3,27 dBi. Pola radiasi yang dihasilkan ketika simulasi dan pengukuran adalah unidireksional. Polarisasi yang dihasilkan adalah elips. Berdasarkan ukuran dimensi antena dan pola radiasi yang dihasilkan, maka antena ini dapat digunakan sebagai Antena outdoor BTS pada teknologi LTE. Kata kunci: Antena, mikrostrip, MIMO, LTE, EMC
Perancangan Dan Realisasi Filter Band Pass Hairpin Line Pada Frekuensi 2.425 Ghz Menggunakan Substrat Rogers Duroid 5880 Untuk Satelit Nano Angga Harwi Yanto; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Universitas telkom sedang melakukan penelitian mengenai satelit nano dengan misi remote sensing. Satelit nano universitas telkom diberi nama Tel-USAT 1 yang menggunakan frekuensi 2425 mhz untuk keperluan pengiriman data muatan kamera dengan misi penginderaan jarak jauh. Satelit nano ini mengorbit pada lintasan Low Earth Orbit (LEO).[1] Satelit ini mempunyai fungsi utama untuk keperluan komunikasi data. Pada bagian space segment terdapat subsistem RSPL (Remote Sensing Payload)yang bertugas mengirimkan data gambar dari hasil pemotretan permukaan bumi oleh kamera. RSPL (Remote Sensing Payload ) sebagai sensor payload menggunakan frekuensi 2.425 Ghz. Untuk dapat bekerja dengan baik maka dibutuhkannya band pass filter untuk bisa meloloskan frekuensi tersebut. Untuk mendapatkan hasil tersebut, filter ini harus memiliki tingkat akurasi slope yang tajam dan memiliki bandwidth 20 MHz. Pada perancangan band pass filter menggunakan metode Hairpin-Line dan simulasinya software CST Studio Suite. Filter yang dirancang menggunakan Substrat Rogers Duroid 5880. Filter yang dirancang menggunakan metode hairpin line dengan respon frekuensi chebyshev ripple 0.01 dB. Pada frekuensi tengah filter di 2425 Mhz menunjukan insertion loss sebesar -3,988 dB dan return loss yang benilai -10,680 dB. Bandpass filter hairpin line menunjukkan respon fasa yang linear. Bandwidth dari filter yang telah dirancang ini sebesar 45 Mhz. Dengan adanya perangkat filter ini, sehingga dapat mendukung perancangan filter di satelit nano. Kata kunci : Nanosatellite,Band Pass Filter,Hairpin-Line,chebyshev,ripple, Rogers Duroid 5880
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Fractal Susunan Linier Dual Band Untuk Aplikasi Energy Harvesting Pradika Erta Ardanta; Arfianto Fahmi; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Frekuensi merupakan sumber daya atau energi yang terbatas. Pada penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, dinyatakan bahwa frekuensi dapat diubah menjadi sumber daya yang berupa tegangan. Untuk mengubah frekuensi ke sumber daya lain, diperlukan antena sebagai penerima frekuensi dan rectifier sebagai penyearah gelombang, hal ini bisa disebut Rectenna (Rectifier Antenna) yang berfungsi untuk mengkonversi gelombang elektromagnetik menjadi sumber arus DC. Radiasi gelombang elektromagnetik yang berasal dari televisi dan Base Transceiver Station (BTS) dapat dimanfaatkan untuk menjadi sumber daya baru berupa tegangan dengan menggunakan Rectenna. Pada penelitian Tugas Akhir ini akan dilakukan perancangan dan realisasi antena array mikrostrip dengan bentuk patch rectangular Sierpinski Carpet. Antena ini digunakan untuk menyerap gelombang daya pancar dari frekuensi 1900 MHz dan 2100 MHz pada VSWR ≤ 2. Kata kunci : Rectenna, Rectifier, Antena.
Perancangan Dan Realisasi Penguat Daya Pada Frekuensi S-band Untuk Radar Pengawas Pantai Bilqisthi Mulyadi; Achmad Ali Muayyadi; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radar Coastal S-Band adalah sebuah radar maritim buatan dalam negeri yang dibuat untuk dapat diaplikasikan di kapal dan pantai. Pengembangan radar ini memanfaatkan Frequency Modulated Continuous Wave (FMCW), yaitu suatu teknologi yang menghasilkan jarak jangkauan radar dengan daya pancar sangat rendah. Subsistem yang mendukung komponen Radar Coastal adalah penguat daya atau High Power Amplifier (HPA). HPA berfungsi untuk menguatkan sinyal keluaran yang dihasilkan oleh transmiter sebelum di kirim ke penerima oleh antena, dimana penerimanya tersebut berupa kapal yang berada di perairan. Pada tugas akhir ini dirancang dan direalisasikan penguat daya yang dapat beroperasi pada frekuensi 2,8 - 3 GHz. Teknik yang digunakan yaitu eksperimental. Penyempadan impedansi menggunakan single stub open circuit. Komponen aktif yang digunakan adalah Monolithic Microwave Integrated Circuit GALI 84+. Pengujian kinerja penguat daya dilakukan dengan membandingkan data hasil pengukuran dengan spesifikasi awal dan simulasi. Dari hasil pengukuran pada frekuensi 2,9 GHz, penguat daya memiliki penguatan sebesar 29,7 dB, sementara pada pengukuran VSWR, didapat nilai VSWR input sebesar 1,476 dan VSWR output sebesar 1,53. Pada pengukuran return loss, didapat nilai return loss input sebesar -14,318 dB dan return loss output sebesar - 13,576 dB. Kata Kunci : Air Surveillance Radar, Coastal, High Power Amplifier, Penguatan, Monolithic Microwave Integrated Circuit
Co-Authors Achmad Ali Muayyadi Aditya Putra Aviantoro Afif Nichi Mulia Agil Setiawan Aidil Fitriadi Aldef Hardzi Fadzlullah Aldino Priyatna Ali Muayyadi Andy Sastrawinata Andzaz Zilfa Millatisilmi Angga Budiawan Adipurnama Angga Harwi Yanto Aninditya Esti Pratiwi Arfianto Fahmi Arif Pratama Arif Rahman Harahap Arnold Nicolas Aryo Prihawi Septano As’ad Muhammad Nashrullah Bambang Setia Nugroho Bayu Heri Prabowo Bilqisthi Mulyadi Budi Prasetya Budi Syihabuddin Dharu Arseno Dimas Adhitama Donny Noviandi Fahmi Darmawan Wijayanto Fajar Siddiq Fauzia Kurnia Hadist Ficky Nurli Anova Halomoan Togatorop Hamdan Mubarokah Hamka Ikhlasul Amal NZ Hanifah Husnul Chotimah Heri Sulistiyo Heroe Wijanto Heroe Wijayanto Imam Ichwani Imam Muaffiq Indri Handayani Irfan Ridho Fikri Ishak Garlie Delano Girsang Levy Olivia Nur Lutfi Jamil Setiawan Marsahala Situmorang Mas Sarwoko Suraatmadja Miftahul Ridho Mokhammad Fairizal Rakhman Muhammad Fadhil Maulana Muhammad Miftakhus Sahid Nuril Fitriyana Pradika Erta Ardanta Primananda Andhika Putra Priyatama Putra Kurniawan Raditya Aprilyan Taviyasa Rafelly Jhon Rahmat Ardiansyah Rahmat Sopian Raja Patar Silitonga Remon Riyanto Rendy Anugerah Reza Pratama Rizky Maulana Putra Romario Johanes Impola Tamba Ryo Wisman Fransiscus Gultom Sitia Gamawati Erta Lestari Sugito Sugito Sumartono Sumartono Suryo Sasono Sus Sulianti Natalia Aritonang Tengku A Riza Tengku Ahmad Riza Wahyu Yanuar Arifin Wanda Triandi Edwin Widi Anggun Fitriana Yosefariko Yosefariko Yudha Tarigan Zillya Fatimah Zulfi Zulfi