Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Manajemen Kelas Pada Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Di Madrasah Tsanawiyah Ummul Qur’an Annurrani Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Siti Shaleha; Suryani; Maimunah
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui penerapan manajemen kelas, faktor-faktor pendukung dan penghambatnya Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Ummul Qur’an Annurrani Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa: Pengelolaan kelas yang responden lakukan berupa penataan tempat duduk siswa yang bervariasi dan penataan kebersihan kelas, sementara penataan alat-alat pembelajaran dan keindahan kelas yang lebih berperan adalah wali kelas. Dari pembelajaran yang monoton menjadi lebih bervariasi sehingga menciptakan iklim kelas yang kondusif. Tempat duduk siswa ditata secara berubah-ubah/bervariasi sesuai dengan kondisi kelas, kondisi siswa, metode yang digunakan guru, dan materi pembelajaran. Kebersihan dan keindahan kelas juga merupakan kewajiban setiap guru yang masuk kelas untuk memperhatikannya. Guru mengatasi kesulitan yang dihadapi adalah dengan menenagkan kelas secara lisan, menanyakan kesulitan peserta didik dan mencari solusi terhadap kesulitan yang dialami tersebut. Kadang-kadang guru juga melakukan diskusi secara klasikal, bahkan berdiskusi dengan guru lainnya. Memahami kebutuhan siswa dengan meengidentifikasi Masalah Siswa, memberikan pendekatan individu. Menerapkan teknologi dalam pembelajaran ataiupun menggunaan Media Pembelajaran Interaktif. Faktor pendukung dalam penerapan manajemen kelas pada pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Ummul Qur’an Annurrani Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, adalah lingkungan yang kondusif sangat menunjang pelaksanaan manajemen kelas yang efektif. Faktor jumlah peserta didik yang tidak terlalu banyak memudahkan guru dalam mengelola kelasnya. Sedangkan faktor penghambat dalam penerapan manajemen kelas pada pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Ummul Qur’an Annurrani Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, adalah adanya peserta didik yang memerlukan bimbingan khusus karna ketertinggalannya dalam menyetorkan hafalannya, sehingga tugas guru diluar tugas akademik
Manajemen Pondok Pesantren dalam Mengembangkan Kewirausahaan Samsul Bahri; Agung Setiabudi; Suryani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen pondok pesantren dalam mengembangkan kewirausahaan sebagai upaya mewujudkan kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan santri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu dengan menelaah berbagai literatur yang relevan berupa buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan manajemen pesantren dan kewirausahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, memiliki peran penting dalam pengelolaan kewirausahaan di lingkungan pesantren. Kegiatan kewirausahaan pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendanaan lembaga, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, kemandirian, dan keterampilan hidup santri. Meskipun demikian, pengembangan kewirausahaan pesantren masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, modal usaha, dan manajemen yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen kewirausahaan pesantren secara terencana dan berkelanjutan agar pesantren mampu berperan sebagai lembaga pendidikan Islam yang mandiri dan berdaya saing.