Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Tomat (Suatu Kasus di Desa Genteng Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang) Edang Juliana; Nataliningsih Nataliningsih; Gijanto Purbo Suseno; Sinta Rahayu
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 26 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v26i1.4374

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan di Desa Genteng Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang pada bulan Maret-April 2025, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan usahatani tomat, pengaruh secara simultan variabel luas lahan, benih dan pupuk terhadap produksi tomat, pengaruh secara parsial variabel luas lahan, benih dan pupuk terhadap produksi tomat di Desa Genteng. Pengumpulan data primer dengan wawancara menggunakan kuisioner. Data sekunder diperoleh dari literatur dan jurnal yang berkaitan dengan judul penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan fungsi regresi linear berganda yang ditransformasikan dari fungsi Cobb-Douglas, kemudian menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel luas lahan, benih dan pupuk berpengaruh secara signifikan dan berhubungan positif terhadap produksi tomat. Secara parsial luas lahan berpengaruh signifikan dan berhubungan positif terhadap produksi tomat. Sedangkan benih dan pupuk tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi tomat Desa Genteng Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Koefisien determinasi (R square) sebesar 0,940 yang artinya luas lahan, benih dan pupuk berpengaruh terhadap produksi tomat sebesar 94%, sedangkan sisanya yaitu 6 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Kata Kunci : Luas lahan, benih dan pupuk
Penyuluhan Pengolahan Sukun Menjadi Beberapa Jenis Olahan Makanan pada Kelompok Tani Amanah, Desa Cipanileman, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung Gijanto Purbo Suseno; Nataliningsih Nataliningsih; Edang Juliana
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 1 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan program kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberi solusi pada masyarakat Desa Cipanileman untuk mengolah sukun menjadi beberapa jenis olahan makanan sehingga menghasilkan nilai tambah yang berdampak pada peningkatan pendapatan kelompok tani. Penyajian materi dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, pemberian tugas dan partisipatif. Sebagai alat bantu memahami tahapan pengolahan digunakan gambar yang berisi tahapan pengolahan atau media dua dimensi, sedangkan untuk meningkatkan keterampilannya dilakukan demonstrasi secara langsung. Materi yang disampaikan terdiri dari: pengolahan sukun menjadi abon sukun, pengolahan sukun menjadi cookies dan pengolahan sukun menjadi cake., Antusiasme peserta dalam mengikuti penyuluhan cukup tinggi dalam mengikuti pelatihan. Penyuluhan pengolahan sukun menjadi abon, cookies dan cake , dapat dikembangkan untuk membuka usaha baru dalam bidang pengolahan makanan. Oleh karena itu perlu pembinaan lanjutan agar rintisan usaha pengolahan sukun menjadi abon, cookies dan cake dapat berjalan dan berkembang dengan lancar. Analisis kebutuhan masih perlu ditingkatkan. Selain pelatihan teknis juga diberikan penyuluhan yang berkaitan dengan pemahaman Kewirausahaan dan Perhitungan Harga Jual, serta Pemahaman Perkoperasian. Pelaksanaan pembinaan (pendampingan) lapangan perlu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektifitas pelatihan.
Bimbingan Teknis Manajemen Perkoperasian bagi Pengurus Koperasi Kota Cimahi: Pengembangan Jaringan Usaha Koperasi Gijanto Purbo Suseno
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 4 No 2 (2023): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja usaha koperasi adalah melakukan pengembangan jaringan usaha koperasi. Kemajuan usaha akan lebih kompatibel apabila dilakukan dengan sinergi melalui kerjasama dengan pihak lain. Dengan demikian SDM koperasi, khususnya pengurus, dituntut untuk mampu mengimplementasikan pengembangan jaringan usaha koperasi. Salah satu upaya dalam peningkatkan SDM koperasi ini, adalah melakukan bimbingan teknis. Untuk maksud tersebut,Dinas koperasi Kota Cimahi, melakukan aktivitas Bimtek perkoperasian, dalam rangka meningkatkan kompetensi para pengurus koperasi di wilayah kerjanya. Khusus untuk materi pengembangan jaringan usaha koperasi, metode Bimtek yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab dan studi kasus. Peserta pelatihan adalah pengurus koperasi di wilayah kerja Dinas Koperasi Kota Cimahi. Peserta cukup termotivasi dalam mengikuti kegiatan ini. Beberapa koperasi sudah mulai merintis dan mengimplementasikan pengembangan jaringan usaha. Pemahaman peserta bimtek cukup baik. Tindak lanjut bimtek perlu dilakukan, salah satunya dengan memberikan pendampingan pada peserta Bimtek dalam implementasinya, serta melakukan evaluasi minimal tiga bulan pasca bimtek.
Pelatihan Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola Koperasi Modern Sektor Pangan di Kota Semarang, Jawa Tengah Gijanto Purbo Suseno
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 2 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi di bidang pangan di Semarang menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan organisasi dan penyesuaian terhadap perubahan zaman. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan memperkuat struktur kelembagaan dan tata kelola koperasi melalui pengenalan prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance), manajemen risiko, penyusunan strategi, pembuatan pedoman kerja (SOM dan SOP), digitalisasi, pengembangan produk inovatif, serta peningkatan jiwa kewirausahaan dan kepemimpinan. Metode pelatihan mencakup pemaparan materi, diskusi, dan simulasi. Peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam mengelola koperasi secara profesional dan modern. Adanya perubahan sikap positif dan kesiapan untuk mengimplementasikan hasil pelatihan di koperasi masing-masing, diharapkan dapat memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha koperasi. Untuk tindak lanjut, disarankan adanya pendampingan berkelanjutan dan pelaksanaan pelatihan serupa di daerah lain.
Membangun Koperasi Modern: Peningkatan Kapasitas Aparat Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (DISKUK) Provinsi Jawa Barat Gijanto Purbo Suseno
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 6 No 1 (2025): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan peningkatan kapasitas ASN di lingkungan Diskuk Provinsi Jawa Barat bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ASN terkait pemahaman konsep dan strategi membangun koperasi modern. Dilaksanakan secara hybrid di Program Studi Magister Manajemen Universitas Koperasi Indonesia pada 24 hingga 26 Juli 2024, pelatihan ini diikuti oleh 85 peserta. Salah satu materi utama mencakup Konsep dan Strategi Membangun Koperasi Modern, dengan metode pengajaran yang meliputi ceramah, diskusi, dan studi kasus. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kapasitas yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, di mana 85% memahami konsep dan strategi dalam membangun koperasi modern. Pelatihan ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan penerapan prinsip koperasi yang efektif oleh ASN Diskuk dalam aktivitas pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Selain itu, disarankan agar Diskuk Provinsi Jawa Barat memperluas jangkauan pelatihan ke daerah lain demi meningkatkan dampak positif terhadap pengembangan koperasi di seluruh provinsi.