Keausan menentukan kinerja dan umur pakai komponen mekanik. Studi ini mengevaluasi ketahanan aus aluminium, tembaga, mild steel, alloy steel, dan stainless steel menggunakan tribometer Pin-on-Disc skala laboratorium pada gesekan kering. Spesimen silinder (Ø10mm×30 mm) diuji pada kecepatan 290 rpm, lintasan 150 m, dengan dua variasi beban yaitu 3,5 N dan 4,0 N. Laju keausan spesifik dihitung dari perubahan massa dan beban, disertai observasi makroskopik pola keausan. Hasil menunjukkan perbedaan nyata antar material: stainless steel terbaik dengan laju keausan terendah 1,1×10â»5 cm³/N·m dan pola abrasi ringan. Mild steel dan alloy steel menunjukkan stabilitas terhadap peningkatan beban dengan respon keausan rendah, masing-masing 3,9% dan 5,0%. Aluminium memiliki laju keausan tertinggi dan respons hingga 19,9%, dengan indikasi delaminasi serta akumulasi serpih aus. Korelasi antara data kuantitatif dan morfologi permukaan menegaskan bahwa kombinasi kekerasan tinggi, keuletan memadai, dan stabilitas lapisan oksida merupakan penentu utama ketahanan aus.