Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Fenomena Geologi Kawasan Guci Sebagai Sumber Belajar Outdoor Study Materi Pokok Litosfer Kelas X SMA Negeri 1 Bojong Kabupaten Tegal Tahun 2018/2019 Mahati, Retno Salaras; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.39325

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran outdoor study dan hasil belajar kognitif, afektif serta psikomotorik siswa dengan memanfaatkan Fenomena Geologi di Kawasan Obyek Wisata Guci sebagai Sumber Belajar dalam Kegiatan Outdoor Study pada Materi Pokok Litosfer Kelas X SMA N 1 Bojong Tahun 2018/2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling yaitu pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Sampel dalam penelitian ini Kelas X IPS 3. Teknik pengumpulan data yang digunakan tes, observasi, angket dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis datanya menggunakan Uji N-gain dan Deskriptif Persentase (DP). Hasil nilai Kognitif dengan nilai rata-rata posttest 84. Hasil Uji N-gain diperoleh hasil sebesar 0,55% maka dapat dikategorikan peningkatan hasil belajar kognitifnya sedang. Untuk nilai afektif tergolong pada kriteria sangat baik yaitu sebesar 82.65 %. Dan nilai psikomotorik siswa sebesar 83.05 % dengan kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran outdoor study dengan memanfaatkan fenomena geologi kawasan Objek Wisata Guci dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Evaluasi Keserasian Penggunaan Lahan Kawasan Pesisir Berdasarkan Matriks Keserasian Antar Kegiatan Pembangunan di Pesisir Kota Lhokseumawe Siska, Sunia Elanda; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Tjahjono, Heri
Geo-Image Vol 9 No 2 (2020): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v9i2.39675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesersian penggunaan lahan pesisir menggunakan matriks keserasian penggunaan lahan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan interpretasi peta. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis spasial, uji matriks keserasian dan analisis deskriptif. Penelitian ini didukung oleh 2 variabel yaitu sebaran spasial penggunaan lahan dan matriks keserasian antar penggunaan lahan, uji matriks dilakukan untuk mengetahui keserasian suatu penggunaan lahan terhadap penggunaan lahan lainnya. Hasil menunjukan bahwa terdapat penggunaan lahan yang tidak seuai atau tidak serasi bersebelahan dengan penggunaan lahan tertentu. Seperti kawasan industri yang hampir tidak serasi dengan semua penggunaan lahan di pesisir Kota Lhokseumawe.
Analisis Kerapatan Vegetasi Terhadap Proses Morfodinamika Pada Delta Daerah Aliran Sungai Comal Sektyambodo, Bagus Mulia; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Juhadi, Juhadi
Geo-Image Vol 9 No 2 (2020): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v9i2.39677

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui kerapatan vegetasi pada DAS Comal tahun 1997, 2002, 2007, 2012, 2017. 2) Mengetahui morfodinamika delta sungai comal tahun 1997, 2002, 2007, 2012, 2017. 3) Mengetahui tren luas kerapatan vegetasi terhadap morfodinamika delta Comal. 4)Menganalisis kondisi pemanfaatan wilayah delta Comal di DAS Comal tahun 2018. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan Survey lapangan, dokumentasi.dan metode interpretasi citra Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik overlay citra, analisis kebenaran interpretasi citra dan analisis deskripsi kewilayahan. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Kerapatan vegetasi pada DAS Comal tahun 1997, 2002, 2007, 2012, 2017 selalu mengalami fluktuatif dari segi luas area dari 5 kelas kerapatan, 2) Morfodinamika delta sungai comal selalu berbentuk Cuspate dengan kecepatan abrasi sebesar 8,4 hektare/tahun dan akresi sebesar 9,6 hektare/tahun, 3) Mengetahui tren luas kerapatan vegetasi terhadap morfodinamika delta Comal. 4) Pemanfaatan lahan delta yang mengalai tanah timbul adalah sebagai budidaya tambak, dengan jenis tambak udang vannamei dan ikan bandeng, hasil dari udang vannamei 150 juta- 200 juta rupiah perhektare setiap panen dan ikan bandeng 30 juta-40 juta rupiah perhektare pertahun.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN DI DESA GENTING KECAMATAN JAMBU KABUPATEN SEMARANG Wulansari, Ainun Hinggis Nur; Tjahjono, Heri; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 8 No 2 (2020): Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this research are (1) to know the environmental care behavior, and (2) to analyze the influenceof society education level. The variable of this research is level of education and environmental care. Techniqueof collecting data is used questioners. Data analysis technique used descriptive percentage and simple regressionanalysis. There are 3 parts of variable that is to measure the environmental care behavior for the society such asthe using of water, the using of energy and waste management. The society education level was categorized poorthat was level of graduation for elementary school which is 31, 60%. The research result showed that (1) basedon the results of calculations using frequency analysis, the environmental care behavior of the community in thisstudy included the caring criteria with a percentage of 48,98%. (2) there was an influence society education levelfor the environmental care behavior based on spearman rank correlation calculation that is there is a significantrelationship between the level of education on environmental care behavior because the result of the sig. (2-tailed)is 0,000<0,05. Environmental care behavior of society was different because of education level was still low andalso the motivation of society to join socialization and training is given by government and related agencies werelow. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui perilaku peduli lingkungan masyarakat, dan (2)menganalisis pengaruh tingkat pendidikan masyarakat terhadap perilaku peduli lingkungan.Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan dan perilaku peduli lingkungan. Teknikpengumpulan data dengan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptifpersentase dan analisis regresi sederhana. Terdapat 3 sub variabel untuk mengukur perilaku pedulilingkungan masyarakat, yaitu penggunaan air, penggunaan energi dan pengelolaan sampah. Tingkatpendidikan masyarakat dalam penelitian ini menunjukkan masih tergolong rendah, yaitu denganlulusan tingkat pendidikan sekolah dasar dengan persentase 59,25%. Hasil penelitian menunjukkanbahwa (1) berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis frekuensi, perilaku pedulilingkungan masyarakat dalam penelitian ini termasuk kriteria peduli dengan jumlah persentasesebesar 52,04% (2) pengaruh tingkat pendidikan masyarakat terhadap perilaku peduli lingkunganberdasarkan perhitungan korelasi rank spearman yaitu terdapat hubungan yang signifikan antaratingkat pendidikan terhadap perilaku peduli lingkungan karena nilai sig. (2-tailed) adalah0,000<0,05. Perilaku peduli lingkungan masyarakat yang berbeda-beda dikarenakan tingkatpendidikan masih rendah serta kurangnya motivasi masyarakat dalam mengikuti sosialisasi maupunpelatihan yang diberikan oleh pemerintah maupun dari instansi yang terkait.
Tingkat Literasi Ekologi Masyarakat Desa Asinan Terhadap Konservasi Kawasan Rawa Pening Werdhiningsih, Chlorella; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 9 No 1 (2021): Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purposes are :1) determine the level of ecological literacy of the Asinan Village community towards the conservation of the Rawa Pening area. 2) Knowing the efforts made by the Asinan Village community for conservation actions in the Rawa Pening area. The type of research used is a quantitative method, carried out in Asinan Village, Bawen District, Semarang Regency with a total sample of 94 families scattered in each hamlet, Krajan Hamlet, Baan Hamlet, Sumurup Hamlet and Mangkelang Hamlet. Data collection techniques such as,observation, documentation, interviews, tests and questionnaires / questionnaires. The relationship between thelevel of ecological literacy and the conservation efforts of the Asinan Village community was calculated using the Descriptive Percentage (DP) analysis method and the Spearman Rank correlation analysis. The results showedthat the average percentage of the ecological literacy variable was 22.12% with the high category. Meanwhile, the average percentage of the conservation effort variable was 32.77% with the high category. From these twovariables, it can be seen that there is a significant relationship with a significance value of 0.045 <0.05. The direction of the relationship between variables valued at 0.205 is unidirectional. So it can be concluded that there is a significant and unidirectional relationship between ecological literacy and conservation efforts. Penelitian ini bertujuan 1) Mengetahui tingkat literasi ekologi masyarakat Desa Asinan terhadapkonservasi kawasan Rawa Pening. 2) Mengetahui upaya yang dilakukan masyarakat Desa Asinan untuk tindakan konservasi kawasan Rawa Pening. Jenis penelitian yang digunakan adalahkuantitatif, dilaksanakan di Desa Asinan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang dengan total sampel 94 KK yang tersebar disetiap dusun, Dusun Krajan, Dusun Baan, Dusun Sumurup dan Dusun Mangkelang. Teknik pengumpulan data berupa, observasi, dokumentasi, wawancara, tes dan angket/kuesioner. Hubungan antara tingkat literasi ekologi dengan upaya konservasi masyarakat Desa Asinan dihitung dengan menggunakan metode analisis Deskriptif Persentase (DP) dan analisiskorelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukankan untuk rata – rata persentase variabel Literasi ekologi adalah 22,12% dengan kategori tinggi. Sedangkan untuk rata – rata persentase variabel upaya konservasi adalah 32,77% dengan kategori tinggi. Dari dua variabel tersebut dapat diketahui bahwa terdapat hubungan yang berarti dengan nilai signifikansi sebesar 0,045 < 0,05. Arah hubungan antar variabel senilai 0,205 bersifat searah. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan searah antara literasi ekologi dengan upaya konservasi.
Konservasi Mata Air Gending Melalui Peran Serta Masyarakat dalam Melestaraikan Kearifan Lokal Desa Sukorejo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang Lestari, Nur Puji; Sriyanto, Sriyanto; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 9 No 2 (2021): Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goalof this research was to find out of the determine comunity activitities in springconservation, comunity participation inspring conservation and localwisdom in spring conservation.Design in this research used qualitative research.Technique of collecting data used interviews,observation, and documentation.Analysis of the data used descriptive qualitative. Data validity techniques used were triangulation.Result of this research showed that water springs condition was not affected by season. Comunity activities in conservation effort can be seen from the protection and preservation of springs, water quality managenent and pollution control.Comunity participation in spring water conservation Gending can be seen from comunity participation in the preparation, of monitoring and information delivery, funding plan.Local wisdom of Sukorejo community in Gending spring conservation is manifested in norms and customs, of the padusan tradition, the kungkum tradition, the recommended norms as wellas the prohibitions and community trust in Gending springs.Thislocal wisdom makes the people of Sukorejo appreciate the natural surroundings more so that,they do not dare to damage the environment of the Gending springs.The community realizes that theexistence of clear springs is a tremendous blessing thatmust bemaintained and preserved ao that thecommunity’s water needs can still be fulfilled Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan masyarakat dalam konservasi mata air, peran serta masyarakat dalam konservasi mata air, dan kearifan lokal masyarakat dalam konservasi mata air. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi mata air Gending tidak dipengaruhi oleh musim. Kegiatan masyarakat dalam upaya konservasi terlihat dari kegiatan perlindungan dan pelestarian mata air, pengawetan air, pengelolaan kualitas dan pengendalian pencemaran. Peran serta masyarakat dalam konservasi mata air Gending terlihat dari peran serta masyarakat dalam penyusunan rencana, pendanaan, pengawasan dan penyampaian informasi atau laporan. Kearifan lokal masyarakat Sukorejo dalam konservasi mata air Gending terwujud dalam norma dan adat istiadat yang berupa tradisi padusan, suronan, norma larangan, anjuran dan kepercayaan masyarakat terkait mata air Gending. Kearifan lokal tersebut membuat masyarakat Sukorejo lebih menghargai alam sekitar sehingga tidak berani untuk melakukan kegiatan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan mata air Gending. Masyarakat menyadari bahwa keberadaan mata air Gending merupakan berkah luar biasa yang harus disyukuri dan dilestarikan supaya kebutuhan air masyarakat tetap bisa terpenuhi.
Analisis Tingkat Kepuasan Wisatawan di Ekowisata Hutan Mangrove Desa Pasarbanggi Kabupaten Rembang Lailiiyah, Nur; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 9 No 2 (2021): Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research are 1. To know the condition of mangrove forest ecotourism in Desa Pasarbanggi Rembang, 2. To know the level of satisfaction of tourists who visit the ecotourism of mangrove forest in Desa Pasarbanggi Rembang. The method of research is mix method including descriptive analysis and mean arithmetic. The data collection technique of qualitative research is used technical triangulation (observation, interviews, and documentation), while the quantitative used a questionnaire on 100 samples and the sampling technique was used accidental sampling. The analytical method was used descriptive qualitative and calculating the arithmetic mean. The results showed that: 1. The condition of mangrove forest ecotourism in Pasarbanggi based on dimensions (1). Service of staff, (2) tangibles, (3) environmental education, (4) sanitation and hygiene, and (5) natural resources and content are good, but there are still deficiencies, 2.The level of tourist satisfaction in mangrove forest ecotourism is based on 5 dimensions those classified into the quite satisfied category, namely the mean 2.86; 3,1; 3.33; 2.96; and 3.04. Tujuan penelitian ini yaitu 1. Mengetahui kondisi ekowisata hutan mangrove Desa Pasarbanggi Rembang, 2. Mengetahui tingkat kepuasan wisatawan yang berkunjung ke ekowisa hutan mangrove Desa Pasarbanggi Kabupaten Rembang. Metode yang digunakan yaitu mix method meliputi analisis deskriptif dan mean aritmatika. Teknik pengambilan data penelitian kualitatif yaitu menggunakan triangulasi teknik (observasi, wawancara, dan dokumetasi), sedangkan teknik pengambilan data penelitian kuantitatif yaitu menggunakan kuesioner pada 100 sampel serta teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling. Metode analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitataif dan penghitungan mean aritmatika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Kondisi ekowisata hutan mangrove Desa Pasarbanggi Kabupaten Rembang berdasarkan dimensi (1). Service of staf, (2) tangibles, (3) environmental education, (4) sanitation and hygiene, serta (5) natural resources and content adalah baik, namun masih terdapat kekurangan, 2. Tingkat kepuasan wisatawan di ekowisata hutan mangrove berdasarkan 5 dimensi tersebut terklasifikasikan dalam kategori cukup puas yaitu mean 2,86; 3,1; 3,33; 2,96; dan 3,04.
ESTIMASI PRODUKTIVITAS PADI MENGGUNAKAN TEKNIKPENGINDERAAN JAUH DALAM MENDUKUNG PROGRAM SWASEMBADA PANGAN Suharini, Erni; Nafi, Ahmad Yazidun; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Geo-Image Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v5i2.13552

Abstract

Pati Regency is one of the largest rice-producing areas nationwide. However, data on the productivity of rice plants have been inadequate. So it appears the problem, 1) how the productivity of rice and how to estimate productivity of rice in support of food self-sufficiency program in Pati District? Population rice area Pati regency with Sample 85 points based on the interpretation of NDVI. The sampling method is simple random sampling. The first variable is productivity of paddy and the second variable is rice productivity estimates. The research instrument used questionnaire. Data analysis using the digital image interpretation technique and quantitative descriptive. Comparing the results mean produtivitas rice by BPS with the results of the study (2014) 5.43 with 5.5 tons / ha, the difference of 0.07 tons / ha. Among the data DISPERTANAK with the results of the study (2015) 109480 with 106,188.62 ha / year. There is a difference of 3.00%. So that remote sensing methods utilizing NDVI value in rice plants can be used to estimate the harvest area.
PENGARUH ALIH GUNA LAHAN SAWAH KE NON SAWAH TERHADAP PERUBAHAN MATAPENCAHARIAN DAN ASET KELUARGADI KECAMATAN BAWEN Pitricia, Natalia; Hardati, Puji; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Geo-Image Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v5i2.13558

Abstract

The purpose of this study to determine the rate of agricultural land use (fields) to non-agriculture (paddy), the factors that influence the transfer of land use and the effects of changes in livelihoods and assets of farm households. The technique of collecting data through observation, questionnaires, interviews and documentation. Data analysis techniques in this study was the rate of transfer order, regression and descriptive percentage. The analysis showed that the rate of transfer to Bawen highest in the district occurred in 2007, which amounted to 24.65% and decreased again by 10.99% in 2010. The rate of transfer to the village Samban that is equal to 7.90%, while use change rate in Sub Harjosari ie 9.83%. This is due to a large industrial development in the region. Factors that affect the transfer of land use is agricultural land, land prices, the influence of neighbors, and the influence of the private sector / investors. Change the livelihoods of farmers before mostly in the agricultural sector, but after the transfer to the livelihoods of farmers in the non-agricultural sector, changes in livelihood assets also increased by an additional assets such as vehicles, electronic goods and other owned by utilizing quotient of profit they receive.
KAJIAN KERAPATAN VEGETASI HUTAN LINDUNG GUNUNG UNGARAN JAWA TENGAH TAHUN 2016 MENGGUNAKAN METODE INDEKS VEGETASI Lintang, Nuansa Chandra; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Tjahjono, Heri
Geo-Image Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v6i1.15243

Abstract

The research aims are to know the vegetation density level using vegetation index method of NDVI, SAVI, ARVI, DVI and RVI and to know the highest accuracy of vegetation index methods to determine the vegetation density in protected forest Mount Ungaran. The sampling method use purposive random sampling, with 82 sampel points. This research uses descrpitive research method. The first variable is vegetation density and the second ones is distribution and area produced by vegetation index transformations. The result of this research shows that the distribution and the area of classification results for each vegetation index transformation are different. There was little differenceof wide in the transformation of NDVI and SAVI is an area of 900 m2, equevalent to one pixel on the Landsat-8 imagery. Meanwhile classification generated by the transformation of ARVI, a lot of generating area is included dense classification, and the classification generated by the transformation of DVI and RVI is more a lot included rare classification. The confusion matrix shows NDVI transformation has the best accuracy with an overall accuracy percentage of 75,61%.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Zurohman, Achmad Ahmad Yazidun Nafi, Ahmad Yazidun Aji, Halim Sukma Ananto Aji, Ananto Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Andin Irsadi Anik Rahmawati, Anik Apik Budi Santoso Aprianto, Widhi Kurniawan Arifien, Moch Ariyani Indrayati Bintang Wicaksana, Muhammad Guruh Cahyo Budi Utomo Dewi Liesnoor Setyowati Dwi Jatmiko, Dwi Eko Adi Saputro Erni Suharini Etty Soesilowati Eva Banowati Fajri, Zulfikar Ardiansyah Fithri, Aulia Syafira Hairumini, Hairumini Handayani, Windari Kurnia Heri Tjahjono Heristama, Andika Rizqy Irnawati, Isnaini Rahmatia Irnawati, Isnaini Rahmatia Juhadi Juhadi Karamina, Sharfina Kusuma, Muhammad Brilliant Cahya Lailiiyah, Nur Luh Putu Ratna Sundari Mahati, Retno Salaras Moch. Arifien, Moch. Mochammad Imron Awalludin Mukhlis Iskandar, Mukhlis Natalia Pitricia, Natalia Nora Idiawati Novi Ike Susantl, Novi Ike Nuansa Chandra Lintang, Nuansa Chandra Nur Faidah, Rini Tri Anjani Nur Puji Lestari, Nur Puji P, Putri Inmas P, Putri Inmas Pradika Adi Wijayanto Pramawidya, Leksahawa Pramawidya, Leksahawa Prasetyo, Selamet Dwi Puji Hardati Putri, Nurrahim Adhadina Eka Putri, Nurrahim Adhadina Eka Ratna Dwi Setyowati, Ratna Dwi Rizkyanto, Irfan Saptono Putro Sari, Ruhaniah Atma Sari, Ruhaniah Atma Satya Budi Nugraha Satyanta Parman Sektyambodo, Bagus Mulia Setyono, Bagus Sidiq , Wahid Akhsin Budi Nur Sinta Selvi Windrianingsih, Sinta Selvi Siska, Sunia Elanda Sriyanto Sriyanto Sriyono Sriyono Sunarko Sunarko Suroso Suroso Sutardji Sutardji Suwito Eko Pramono Thriwaty Arsal Tri Marhaeni Pudji Astuti Vina Nurul Husna Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Wahyu Setyaningsih Wawan Setiawan Werdhiningsih, Chlorella Wiluyana, Ageng Ihsani Winarni, Erin Dian Wulansari, Ainun Hinggis Nur