Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja, Komunikasi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di Hotel Ramada By Wyndham Yogyakarta Aji Nugroho, Susilo; Santosa, Awan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, komunikasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan Hotel Ramada By Wyndham Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Teknik analisis data pada penelitian ini terdiri atas analisis statistik deskriptif. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 45 responden yang merupakan karyawan Hotel Ramada By Wyndham Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan komunikasi dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Hotel Ramada By Wyndham Yogyakarta secara parsial.
Pengaruh Kompensasi, Lingkungan Kerja dan Stres Kerja terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Gen Z di Kota Payakumbuh Effendi, Deliana Radika; Santosa, Awan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah guna menguji pengaruh gaji, lingkungan kerja, dan stres pada turnover intention karyawan Generasi Z Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan mengambil 100 responden dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan metodologi kuantitatif kausal. Analisis data regresi linier berganda memperlihatkan kalau stres kerja secara Sig. meningkatkan keinginan keluar karyawan, sedangkan gaji dan lingkungan kerja secara Sig. menurunkannya. Ketiga faktor tersebut mempengaruhi keinginan keluar karyawan sebesar 43,2%, berdasar koefisien determinasi. Temuan ini memperlihatkan kalau guna menurunkan turnover intention karyawan Generasi Z, perlu dilakukan perbaikan struktur gaji, lingkungan kerja, dan manajemen stres.
ANALYSIS OF RETURN VISITS TO YOGYAKARTA PALACE HERITAGE TOURISM DURING THE COVID-19 ENDEMIC Novanda, Friendy; Permana Saputra, Asep Rokhyadi; Santosa, Awan; Widarto
Proceeding Kilisuci International Conference on Economic & Business Vol. 1 (2023): Proceeding Kilisuci International Conference on Economic and Business
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/0d918e57

Abstract

One of the tourist destinations that is used as an icon in the Special Region of Yogyakarta is the Palace and other cultural heritage. Keraton which is the face of the Special Region of Yogyakarta is the official residence of the Sultan of Yogyakarta which is open to the public. The uniqueness of the shape of the building and the simplicity of the way of life in the Palace are the main attractions of tourists who are visiting the Special Region of Yogyakarta. The community around the palace uses palace tourism as a source of income. Most of the area is managed by Abdi Dalem keraton. In addition to being a source of income, the surrounding community uses it as an object of introduction to Yogyakarta culture to visitors. The purpose of this study is to analyze the influence of environmental problems on the return visit of Yogyakarta palace. To analyze the influence of palace performances on the return visit of Yogyakarta palace. To analyze the effect of health protocols on the return visit to the Yogyakarta palace, the Research Method uses multiple linear regression. Environmental issues did not have a significant effect on the return visit of the Yogyakarta palace. The performance of the palace has a significant influence on the return visit of the Yogyakarta palace. Health Protocols have a significant effect on the return visit of the Yogyakarta palace.