Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PEMBUATAN MODEL PENILAIAN INDEKS KINERJA DOSEN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTI ATTRIBUTE DECISION MAKING (FMADM) (Studi : PTS di Provinsi Lampung) Andreas Andoyo; Muhamad Muslihudin; Noca Yolanda Sari
Jurnal Informatika Vol 17, No 2 (2017): Jurnal Informatika
Publisher : IIB Darmajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30873/ji.v17i2.977

Abstract

Lecturers are one of the most important components in a college education system. Roles, duties, and responsibilities are very important in realizing national education that is the intellectual life of the nation to improve the quality of Indonesian people, which includes the quality of faith / noble, noble character, and mastery of science, technology and art, and realize the Indonesian society forward, prosperous, and civilized. Fuzzy Multi-Attribute Decision Making Method is one of the methods in decision making where alternatives are known and predetermined. Decision-making should determine priorities, weights, or rankings based on given criteria. to facilitate the evaluation of lecturer performance based on the tri dharma of universities covering pedagogic, professional, personality and social competence, the lecturer performance index is evaluated using Fuzzy Multi-Attribute Decision-Making method. The purpose of this research is to get the decision-making model of lecturer performance index using the Fuzzy Multi-Attribute Decision-Making method with predetermined criteria such as classroom study, GBP and sap stipulations, time conformity, material absorption, learning media, archive as, research, translation, lecturer activities. It is expected that the lecturer performance appraisal model can trigger lecturers to improve performance and facilitate the leadership to evaluate the performance of lecturers to improve the quality and quality of universities. Keywords: FMADM, Lecturer, Lecturer Performance
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARANMATEMATIKA KELAS X MM SMK N I MERBAU: Indonesia Ponidi; Marilin Kristina; Noca Yolanda Sari
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah Vol. 5 No. 1 (2020): Vol 5 No 1 Tahun 2020
Publisher : STIT PRINGSEWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54892/jmpialidarah.v5i1.68

Abstract

ABSTRAK Penelitian tindakan kelas ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar siswa kelas X MM SMK N I Merbau pada mata pelajara Matematika. Berdasarkan kenyataan bahwa rendahnya hasil belajar siswa maka penulis mengadakan penelitian tindakan kelas dengan maksud untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan bersama teman sejawat dengan menggunakan model belajar discovery learning dalam pembelajaran yang dilaksanakan pada siklus I, siklus II, untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X MM SMK N I Merbau. Rencana perbaikan pembelajaran melalui penelitian ini ternyata dengan menggunakan model belajar coopertive learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari hasil evaluasi dapat terlihat kenaikan prosentase hasil belajar siswa yang dapat mencapai KKM dengan perolehan hasil prosentase pada prasiklus 53%, siklus I 69%, dan pada siklus II meningkat menjadi89% . Dengan demikian penulis merasa perlu untuk menguasai dan menggunakan berbagai model belajar dalam setiap kegiatan belajar di Sekolah. Kata kunci: Discovery Learning, Hasil Belajar dan Pendidikan Matematika ABSTRACT This class action research was carried out because of the low student learning outcomes of the X MM class of SMK N I Merbau in Mathematics subjects. Based on the fact that the low student learning outcomes, the authors conducted a class action research with a view to improving student learning outcomes. This research was conducted with colleagues using the discovery learning model in learning which was carried out in cycle I, cycle II, to improve student learning outcomes in 10 MM grade students of SMK N 1 Merbau Mataram. The plan to improve learning through this research turned out to be using cooperative learning models to improve student learning outcomes. From the results of the evaluation can be seen an increase in the percentage of student learning outcomes that can achieve KKM with the acquisition of the percentage results in prasiklus 53%, 69% in the first cycle, and in the second cycle increased to 89%. Thus the authors feel the need to master and use various learning models in every learning activity in the School. Keywords: Discovery Learning, Learning Outcomea and Mathematics Educatioan
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN TATALETAK PERKANTORAN POLRES PESAWARAN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING Widi Ayu Pangestu; Riki Renaldo; Noca Yolanda Sari
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 6 (2016): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.897 KB)

Abstract

Polres sendiri adalah singkatan dari (kepolisian resor) yaitu struktur komando Kepolisian Republik Indonesia di daerah kabupaten atau kota.  Dalam menentukan lokasi yang tepat untuk di jadikan perkantoran polres pada kabupaten pesawaran diperlukan metode yang tepat dan akurat agar penilaian menjadi lebih objektif. Simple Additive Weighting (SAW) merupakan metode mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternative pada semua attribute. Metode ini di pilih karena dapat  menentukan nilai bobot untuk setiap attribute, kemudian di lanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternative terbaik dari sejumlah alternative, dalam hal ini alternative yang dimaksud adalah lokasi yang tepat untuk di jadikan perkantoran polres kabupaten pesawaran berdasarkan kriteria kriteria yang di tentukan. Dengan metode perankingan tersebut penilaian akan lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria C1: Luas Lokasi, C2: Harga C3: Tanah, C4: Air, C5: Insfraktutur  Jalan, C6: Jarak dengan pusat kota, C7: Listrik, C8: Transportasi Umum dan bobot yang sudah ditentukan sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih akurat terhadap lokasi empat lokasi (alternative) yang akan di jadikan sebagai perkantoran polres paswaran
PENGEMBANGAN MODEL PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT PERGURUAN TINGGI KEMENTERIAN AGAMA DI PROVINSI LAMPUNG Rudi Aprianto; Noca Yolanda Sari
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 10, No 1 (2019): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.485 KB)

Abstract

Dunia pendidikan masih menghadapi tantangan yang cukup mendasar yaitu masalah mutu dan daya saing pendidikan, Penelitian ini menentukan kriteria-kriteria perankingan dan bagaimana menerapkan metode  weighted product  ke dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk penilaian hasil belajar mahasiswa di perguruan tinggi jurusan agama islam yang ada di kabupaten  pringsewu. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai  bobot  untuk  setiap  atribut, yang kemudian dilakukan  proses perankingan yang akan menentukan alternatif  yang optimal, yaitu mahasiswa terbaik Berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan ialah kemampuan berbahasa arab, keahlian membaca alqur-an, mampu menghafal hadits, dan mengerti bahasa international (inggris). Perlu kita ketahui agama islam ada di seluruh dunia maka di haruskan mahasiswa pun mengerti dan memahami bahasa international yang harus di pelajari. Dengan adanya kriteria yang sudah di tetapkan, maka akan diberi beasiswa untuk tidak membayar satu semester tiap kali mendapat satu kali beasiswa. peran dosen sebagai pengajar dalam proses belajar mengajar sangatlah penting bertugas melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. Yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan iptek, pengabdian pada masyarakat serta kegiatan penunjang lainnya.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN CALON SISWA BARU DI SMA NEGERI 1 NEGERI KATON MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Noca Yolanda Sari; Sella Nindi Satya
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 2 (2014): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.627 KB)

Abstract

SMA Negeri 1 Negeri  Katon  merupakan salah satu sekolah unggulan di daerah Pesawaran. Setiap tahun ajaran baru, sekolah mengadakan penerimaan dan penyeleksian calon siswa, untuk menentukan proses penyeleksian siswa di  SMA Negeri 1 Negeri  Katon . Dalam proses penyeleksian ini sering timbul permasalahan seperti terbatasnya panitia seleksi yang menyebabkan kesalahan menganalisis calon siswa yang diterima atau ditolak , serta lamanya hasil seleksi siswa. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari alternative terbaik bedasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu siswa terbaik.
Perancangan Aplikasi Pemantauan Browser Anak Melalui SMS Noca Yolanda Sari; Tia Monica Andriani; Nungsiyati Nungsiyati; Evy Haryani; Dwi Puastuti
Jurnal Keteknikan dan Sains (JUTEKS) Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Keteknikan dan Sains - Juni 2018
Publisher : LPPM Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.698 KB)

Abstract

Penggunaan internet di kalangan anak-anak saat ini sudah menjadi gaya hidup, bahkan banyak orangtua telah memberikan ponsel android kepada anak-anak mereka untuk melakukan komunikasi sehari-hari. Hal ini sangat mempengaruhi anak dalam pemanfaatan teknologi internet yang kurang sehat seperti mendapatkan data dan informasi melalui penjelajahan (browsing) internet tanpa adanya pemantauan orang tua sehingga anak-anak mudah mendapatkan kata-kata atau informasi yang tidak layak dikonsumsi oleh anak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan aplikasi mobile browser yang menerapkan metode pengendalian orang tua untuk internet yang sehat menggunakan SDLC (System Development Life Cycle). Hasil riset tersebut berupa konsep aplikasi pengawasan anak-anak yang dapat digunakan untuk memantau aktivitas browsing internet pada mobile child online pada platform android dengan notifikasi otomatis untuk mengirim pesan kepada orang tua saat anak sedang berusaha melakukan aktivitas browsing internet yang tidak sehat. Kata Kunci: Parental Control, Safe Browsing, Monitoring System, Daily Browser Activity.ABSTRACT The usage of internet among children is become a lifestyle, even a lot of parents give their children an android mobile phone to communicate with them daily. This is influencing children in the matter of utilization of unhealthy internet usage such as obtaining data and information by browsing the internet without parents supervision so children could easily obtained words or information that not suitable for them. This research aims to design a mobile browser application supervision system that applies parental control method for a healthy internet using SDLC (System Development Life Cycle). The result of the research is a concept of children supervision application that can be used to monitor the internet browsing activity on children’s android mobile phone with automatic notification which will send a message to parents when their children is trying to do some unhealthy internet browsing activity. Keywords : Parental Control, Safe Browsing, Monitoring System, Daily Browser Activity  
PROSES PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PROVINSI LAMPUNG Marilin Kristina; Novi Ayu Kristiana Dewi; Noca Yolanda Sari
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v6i1.28678

Abstract

Abstract: Online Learning Process at School The Covid-19 Pandemic Lampung Province This study aims to determine the online learning process and reveal the obstacles faced in online learning during the Covid-19 pandemic. This study uses a qualitative descriptive research method that aims to study intensively about the current problem or situation. The number of respondents from this study were 22 respondents spread across Lampung Province with education levels ranging from SD/Mi, SMP/MTs, and SMA/MA. The results of this study are students who do online learning tend to be uninterested and bored in doing learning. For students there are several obstacles and difficulties in participating in online learning, namely inadequate internet network, difficulty concentrating while participating in online learning, feeling bored, no parents accompanying online learning, unable to ask directly to the teacher, and not having digital devices in learning. online learning.
Pemanfaatan E-Commerce Shopee Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Ibu-Ibu PKK Pelaku Bisnis Winia Waziana; Ricco Herdiyan Saputra; Noca Yolanda Sari; Kasmi Kasmi; Desta Aulia
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v1i2.433

Abstract

E-Commerce adalah singkatan dari Electronic Commerce yang artinya sistem pemasaran secara atau dengan media elektronik. Marketplace adalah salah satu model E-Commerce yang berfungsi sebagai perantara antara penjual dan pembeli. Marketplace adalah sebuah wadah pemasaran produk secara elektronik yang mempertemukan banyak penjual dan pembeli untuk saling bertransaksi. Ibu-ibu PKK Pekon Gadingrejo merupakan warga pelaku bisnis yang melakukan transaksi jual beli barang masih secara tradisional yaitu di pasar atau dari rumah-kerumah, sehingga penjualan dan pendapatan hanya berputar di area terdekat. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan untuk pemanfaatan teknologi informasi dibidang marketplace sebagai upaya peningkatan penghasilan ibu-ibu PKK pelaku bisnis di Pekon Gadingrejo. Tujuannya adalah memberikan pelatihan dan meningkatkan pengetahuan tentang perkembangan teknologi dan sistem informasi kepada ibu-ibu PKK pelaku bisnis Pekon Gadingrejo serta agar dapat memanfaatkan teknologi informasi khususnya pada marketplace Shopee guna mempermudah promosi dan proses transaksi jual beli.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN MANFAAT NIB BAGI PELAKU UMKM DI PEKON PRINGSEWU SELATAN KAB. PRINGSEWU Sariyah Astuti; Leni Anggraeni; Dian Puspita; Noca Yolanda Sari; Novita Andriyani; Rara Marselina Jupon; Syahrudin
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 1 No. 2 (2022): November
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi dan Pendampingan sebenarnya merupakan bidang yang mencakup pemeriksaan mengenai lingkungan kultural sosial dari sebuah masyarakat. Sosialisasi membahas interaksi sosial dan tingkah laku sosial. Atas dasar tersebut, sosialisasi adalah bagian mata rantai terpenting di antara sistem sosial yang ada. Memang tidak semua orang berkeinginan untuk segera mengurus izin saat membuka usahanya. Hal ini bisa dikarenakan beberapa alasan, seperti usaha dirasa belum cukup besar atau takut ditagih pihak pajak. Padahal, memiliki izin usaha memberikan lebih banyak manfaat. Dalam rangka mengupayakan percepatan serta kemudahan perizinan usaha bagi dunia usaha khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (IUMK) pemerintah Indonesia dalam hal ini melakukan terobosan dengan meluncurkan skema perizinan usaha terintegrasi secara online atau Online Single Submission (OSS). Akun tersebut digunakan untuk melakukan pendaftaran dengan cara mengisi data pelaku usaha. Setelah data terisi lengkap maka pelaku usaha akan mendapatkan output berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) berupa pdf file. Metode penelitian meliputi Survey terlebih dahulu dan pada saat sosialisasi, banyak pelaku usaha sangat antusias menyimak penjelasan mengenai pentingnya OSS ini, beberapa pelaku usaha mulai memberikan pertanyaan sehingga terjadinya diskusi yang aktif. Kedua, Memberikan Fasilitas untuk Para Pelaku Bisnis, Dengan adanya OSS, semua pemangku kepentingan atau stakeholder, bisa mendapatkan fasilitas untuk usaha mereka. Tujuannya supaya pelaku usaha bisa mendapatkan izin secara cepat, aman dan juga real-time. OSS juga dapat diandalkan karena bisa memfasilitasi para pelaku usaha untuk memecahkan berbagai masalah perizinan dan melaporkannya. Pemilik usaha juga diberikan kebebasan untuk menyimpan data perizinan.
Efektivitas Pembelajaran Menyusun Teks Proklamasi Dengan Model Kelompok Dan Problem Based Learning Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Leni Anggraeni; Noca Yolanda Sari; Sariyah Astuti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8651

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui keefektifan pembelajaran menyusun teks Proklamasi secara tertulis dengan model investigasi kelompok pada peserta didik kelas VII SMP; (2) mengetahui keefektifan pembelajaran menyusun teks Proklamasi secara tertulis dengan model problem based learning pada peserta didik kelas VII SMP; (3) menentukan perbedaan keefektifan antara pembelajaran menyusun teks Proklamasi secara tertulis menggunakan model investigasi kelompok dengan problem basedBelajar menyusun teks Proklamasi secara tertulis pada kelas VII efektif dilakukan dengan model investigasi kelompok. Hasil uji-t data tes awal dan tes akhir pada aspek keterampilan ditemukan bahwa nilai t sebesar -5,561 dengan sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05; (2) Pembelajaran menyusun teks Proklamasi secara tertulis pada kelas VII efektif dilakukan dengan model problem based learning. Hasil uji-t data tes awal dan tes akhir pada aspek keterampilan kelas problem based learning ditemukan bahwa nilai t sebe- sar -2,171 dengan sig. (2-tailed) 0,037 < 0,05; (3) Pembelajaran menyusun teks ekspla- nasi secara tertulis pada kelas VII menggunakan model investigasi kelompok lebih efektif daripada menggunakan model problem based learning. Hasil penghitungan uji beda rata-rata pada aspek keterampilan menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,080 > 1,6669), hal ini menunjukkan antara kelas investigasi kelompok dengan kelas problem based learning terdapat perbedaan yang signifikan yaitu pada taraf signifikansi 0,05.