Articles
Efek Regulasi Diri terhadap Learning Readiness di Era New Normal
Agus Wibowo;
Hadi Pranoto;
Luthfi Chusna Yeni
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 2 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v3i2.2349
Kesiapan belajar adalah keadaan awal peserta didik dimana peserta didik tersebut siap untuk mengikuti segala proses pembelajaran dalam segala situasi dan kondisi yang ada. Rumusan masalah dalam penelitian ini Adakah Pengaruh Positif Regulasi Diri Terhadap Kesiapan Belajar Di Era Kondisi Kebiasaan Baru Peserta Didik Kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Metro Tahun Pelajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui Pengaruh Positif Regulasi Diri Terhadap Kesiapan Belajar Di Era Kondisi Kebiasaan Baru (new normal) Peserta Didik Kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Metro Tahun Pelajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif non eksperimen dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian 393 dan sampel 39 peserta didik dengan menggunakan proporsional random sampling. Instrumen pengambilan data berupa angket dengan skala likert. Analisis data menggunakan uji r, hasil diperoleh regulasi diri memiliki hubungan sebesar 0,669, dan konstanta (α) = 22,431, dengan koefisien sebesar 0,986. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1% variabel regulasi diri akan meningkatkan 0,986 kesiapan belajar, maka ini membuktikan regulasi diri memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap kesiapan belajar. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif regulasi diri terhadap kesiapan belajar di era kondisi kebiasaan baru peserta didik kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Metro tahun pelajaran 2020/2021. Saran bagi peserta didik yang memiliki regulasi diri rendah sebaiknya diterapkan kembali untuk menaikkan kesiapan belajar di segala kondisi.
Strategi Guru Bimbingan dan Konseling dalam Managing Angry Emotions pada Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling
Agus Wibowo;
Satrio Budi Wibowo;
Riska Rahmanda Putri
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 2 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v3i2.2353
Penelitian ini memiliki fokus tujuan yaitu untuk mengetahui teknik guru bimbingan dan konseling dalam managing angry emotions pada pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 4 Metro tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek data adalah guru bimbingan dan konseling, peserta didik. Data yang diperoleh peneliti melalui wawancara secara langsung kepada subjek penelitian. Analisa data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Pengujian keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Kesimpulan dalam penelitian teknik guru bimbingan dan konseling dalam mengelola emosi marah pada pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling ini ternyata guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 4 Metro mampu mengelola emosi marah dengan cara mengenali secara biologis, emosional, sosial, dan spritual, kemudian mampu mengendalikan emosi marah dengan pengalihan, penyesuaian, dan copping strategi, terakhir guru mampu mengungkapkan emosi marah secara asertif secara anger control.
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN PENYESUAIAN DIRI REMAJA PANTI ASUHAN BUDI UTOMO KOTA METRO TAHUN 2019
Hadi Pranoto;
Agus Wibowo;
Novi Pristiningsih
Counseling Milenial (CM) Vol 1 No 1 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyesuaian diri adalah upaya seseorang untuk menggapai perdamaian pada diri sendiri dan pada lingkungan,sehingga rasa permusuhan, iri sebagai respon pribadi yang tidak sesuai dan kurang efisien. Tujuan penelitianini untuk mengetahui Hubungan antara Harga Diri Dengan Penyesuaian Diri Remaja Panti Asuhan BudiUtomo. Jenis penelitian ini kuantitatif korelasional populasi penelitian berjumlah 44 remaja. Teknikpengambilan sampel probability sampling dengan 40 remaja. Alat pengumpulan data menggunkan angketdikembangakan berdasarkan teori. Hasil analisis data dengan uji t diperoleh 2,032 menujukan bahwa adanyahubungan yang signifikan antara harga diri dengan penyesuaian diri. Demikian disimpulkan bahwa tingginyaharga diri remaja dan rendahnya penyesuaian diri dan tidak mampu menunjukan kemampuannya kepadaorang lain.
KERJASAMA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PELAKSANAAN PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Juhri AM;
Agus Wibowo;
Hesti Ari Widiastuti
Counseling Milenial (CM) Vol 1 No 1 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kerjasama merupakan suatu kegiatan yang dilakukansecara bersama- sama dan melibatkanbeberapa orang dalam pembagian tugas untuk mengerjakan pekerjaan demi tercapai tujuan secarabersama. Program bimbingan dan konseling merupakan keseluruhan rencana atau rangkaian yangdisusun dengan memperhatikan kebutuhan peserta didik yang dilaksanakan pada periode tertentu.kerjasama dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling ini penting sekali agar lebih mudahmencapai keberhasilan. Penelitian ini difokuskan pada kerjasama guru bimbingan dan konselingdalam pelaksanaan program layanan bimbingan dan konseling (studi kasus di SMA Negeri 1Seputih Agung Lampung Tengah) tahun pelajaran 2019/2020.Tujuan dari penelitian ini yaitu untukmengetahui bagaimana perencanaan program layanan bimbingan dan konseling, pelaksanaanprogram layanan bimbingan dan konseling, dan pelaksanaan program layanan bimbingan dankonseling dalam melakukan kerjasama dengan personil sekolah.Desain penelitian yang digunakanadalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subyek yang digunakan adalah gurubimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Seputih Agung. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri1 Seputih Agung. Data dalam peneliti diperoleh melalui wawancara dan observasi. Analisis datamenggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Pengujiankeabsahan data dapat dilakukan dengan cara triangulasi.Hasil penelitian menyimpulkan bahwakerjasama guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan program layanan bimbingan dankonseling (studi kasus di SMA Negeri 1 Seputih Agung Lampung Tengah) sudah maksimal.Kerjasama guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan program bimbingan dan konselingmelakukan beberapa tahap dalam penyusunan program bimbingan dan konseling dan gurubimbingan dan konseling sudah bekerjasama dengan personil sekolah yaitu wali kelas.
Strategi Guru Bimbingan dan Konseling Memantapkan Perencanaan Karier Peserta Didik
Agus Wibowo;
Sigit Efendi
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1055
Tujuan penelitian ini untuk mengatahui strategi apa saja yang digunakan guru bimbingan dan konseling dalam memantapkan perencanaan karir di SMA Negeri 1 Rumbia Lampung Timur, dan pelaksanaan strategi guru bimbingan dan konseling dalam memantapkan perencanaan karir di SMA Negeri 1 Rumbia Lampung Tengah Tahun Ajaran 2019/2020.Jenis penelitian ini adalah deskritif kualitatif. Subjek data adalah guru bimbingan dan konseling. Data yang diperoleh peneliti melalui metode wawancara ke subjek penelitian. Analisis data menggunakan model miles yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Pengujian keabsahan dapat dilakukan dengan cara triangulasi sumber.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah (1) dalam strategi perencanaan bimbingan dan konseling melakukan persiapan dan perencanaan seperti melakukan persiapan dan perencanaan seperti melakukan membagi kelompok menjadi beberpa kelompok berdasarkan pilihan karirnya dan diberikan pemahaman, memperhatikan aspek-aspek peserta didik, hasil assesmen, penyusunan rencana pelaksanaan layanan, penyusunan program. (2) dalam pelaksanaan strategi guru bimbingan dan konseling melaksanakan layanan informasi dengan metode ceramah dan Tanya jawab.
Studi Kasus Pernikahan Dini pada Remaja
Agus Wibowo;
Imra’atul Ma’rufah
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1056
Abstrak Menikah merupakan suatu hal yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia, khususnya untuk memperoleh keturunan yang sah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab pernikahan dini pada remaja, Untuk mengetahui kesiapan dalam pernikahan, dan Untuk mengetahui dampak yang dialami oleh remaja yang menikah dini di Desa Tanggul Angin Kecamatan Punggur Lampung Tengah. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Peneliti bertindak sebagai pengamat dan pengumpul data penelitian. Data dalam penelitian diperoleh melalui metode wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisi deskriptif yakni melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan pelaporan hasil. Tenik keabsahan data menggunakan triangulasi yang terdiri dari kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Berdasarkan hasil paparan data dan temuan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa faktor yang menyebabkan pernikahan dini di desa Tanggul Angin Kecamatan Punggur adalah faktor media massa yang menyebabkan pergaulan bebas dan hamil diluarnikah. Kesiapan pernikahan yang dilakukan oleh pasangan masih belum maksimal terkait dengan peran, emosi, dan hubungan soial. Dampak yang dialami oleh pasangan setelah menikah adalah tergganggunya kondisi kesehatan, pendidikan yang rendah, dan potensi diri yang kurang bermanfaat untuk hidup.
Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal dalam Mengatasi Perilaku Prokrastinasi Akademik
Achmad Irfan Muzni;
Agus Wibowo;
Mia Nurmala Sari
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1057
Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahuibagaimana pelaksanaan dan hasil dari pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dalam mengatasi perilaku prokrastinasi akademik peserta didik SMA Negeri 5 Metro Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan pendekatandeskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang menekankan pada data yang telah terkumpul berbentuk kata, gambar dan bukan angka. Penelitian ini membahas layanan bimbingan klasikal (X) dan prokrastinasi akademik (Y) tujuan utama dalam penelitian adalah mendapatkan data, dan merupakan pekerjaan yang penting dalam langkah penelitian tersebut. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan metode observasi. Berdasarkan hasil penelitian, hasil layanan bimbingan klasikal dalam mengurangi perilaku prokrastinasi peserta didik yaitu layanan klaikal yang diberikan guru Bimbingan dan Konseling memberikan pengaruh positif terhadap peserta didik yang mencerminkan perilaku prokrastinasi akademik.
Perilaku Penyesuaian Diri Santri di Pondok Pesantren
Hadi Pranoto;
Agus Wibowo;
Siti Nafiah
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1058
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perilaku penyesuaian diri santri di Pondok Pesantren Irsyaadul Ibad Mekarsari Pasir Sakti Lampung Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku penyesuaian diri santri di Pondok Pesantren Irsyaadul Ibad Mekarsari pasir Sakti Lampung Timur Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif desktiptif. Subjek data adalah santri Pondok Pesantren Irsyaadul Ibad. Data diperoleh menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan model miles yaitu reduksi data. Penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian adalah santri sulit menyesuikan diri karena peraturan yang ada di Pondok Pesantren dan sulit menyesuikan diri karena teman satu asrama memiliki suku yang berbeda karena itu santri sulit menyesuiakan diri. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah (1) Permasalahan penyesuaian diri santri dipondok pesantren santri mengaku sulit menyesuaiakan diri dikarenakan belum terbiasa adanya peraturan dan kegiatan yang ada dipondok pesantren (2) Upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahan penyesuaian diri santri yaitu dengan memberikan layanan konseling kelompok dan meminta bantuan kepada santri yang sudah tinggal lebih lama meskipun awal mulai berat karena belum terbiasa dengan peraturan dan kegiatan akan tetapi guru bimbingan dan konseling selalu berupaya memberikan dorongan dan arahan untuk santri yang sulit menyesuaiakan diri.
Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Buzz Group terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat
Achmad Irfan Muzni;
Agus Wibowo;
Tri Eviliana
Counseling Milenial (CM) Vol 2 No 2 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v2i2.1059
Mengemukakan pendapat merupakan kesanggupan atau kecakapan untuk mengutarakan pikiran, gagasan atau perasaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini Adalah Pengaruh Positif Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Buzz Group Terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat Peserta Didik SMK Kartikatama 1 Metro Tahun Pelajaran 2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Positif Bimbingan Kelompok menggunakan Teknik Diskusi Buzz Group terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat Peserta Didik SMK Kartikatama 1 Metro Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan one group pretest posttest design. Populasi sebanyak 30 peserta didik dan sampel 10 peserta didik dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengambilan data berupa angket dengan model skala likert. Analisis data menggunakan uji t. Hasil diperoleh thitung = 8,9371 ≥ t tabel= 1,83311, signifikasi 0,05. Skor pretetst 40,1 dan posttest 74,4 sehingga terjadi peningkatan 34,3. Hal ini membuktikan bimbingan kelompok menggunakan teknik diskusi buzz group berpengaruh terhadap kemampuan mengemukakan pendapat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif bimbingan kelompok menggunakan teknik diskusi buzz group terhadap kemampuan mengemukakan pendapat peserta didik SMK Kartikatama 1 Metro tahun pelajaran 2019/2020. Saran sebaiknya dalam kegiatan layanan bimbingan dan konseling guru bimbingan dan konseling memberikan layanan yang mendukung untuk peningkatakan kemampuan mengemukakan pendapat peserta didik.
Masalah Perencanaan Studi Lanjut Peserta Didik pada Masa Pandemi Covid-19
Agus Wibowo;
Dini Noviana Sari
Counseling Milenial (CM) Vol 3 No 1 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/konselor.v3i1.1766
The formulation of the problems in this study were (1) the problem of planning for further studies during the covid-19 pandemic experienced by students of SMP Negeri 7 Metro (2) How do students overcome the problem of planning for further studies during the covid-19 pandemic. The objectives of this study were (1) to find out the problem of planning for further studies during the covid-19 pandemic (2) to find out that students overcome the problem of planning for further studiens during the covid-19 pandemic . This type of research is descriptive qualitive. The reseasrch used is through the interview method. The data source is students. Data were analyzed by data validity stages using triangulation techniques. Data analysis using data collection, data reduction, data presentation, drawing coclusions. The conclusions in this study are (1) students experience problems with planning with planning for further studies during the covid-19 pandemic, such as students understanding the type of school, the suitability of talents with the school chosen, the suitability of ideals with the chosen major, students do not know the system zoning (2) How students solve the problemof planning their follow-up study by asking teachers at school, asking parents, asking alumni, and looking for information via the internet.