Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

JUMLAH TROMBOSIT MENGGUNAKAN METODE AMONIUM OKSALAT 1% DENGAN METODE AUTOMATIK : PENELITIAN KOMPARATIF Aan Yulianingsih Anwar
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/7af84a30

Abstract

Latar Belakang: Pemeriksaan hitung jumlah trombosit merupakan pemeriksaan yang sering digunakan untuk menunjang diagnosa gangguan perdarahan. Jumlah trombosit dapat diperiksa secara manual atau otomatis menggunakan berbagai teknik. Meskipun pendekatan otomatis menggunakan alat analisa hematologi, metode manual dapat dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung. Metode langsung menggunakan ruang hitung, dan metode tidak langsung menggunakan apusan darah. Meskipun penggunaan alat otomatis lebih akurat dan hemat waktu, tidak semua fasilitas medis memiliki akses terhadap alat semacam ini. Pendekatan manual masih menjadi standar, terutama untuk laboratorium tanpa peralatan atau dengan dana terbatas untuk membeli peralatan otomatis. Tujuan: diketahuinya perbedaan antara hasil pemeriksaan hitung jumlah trombosit menggunakan metode ammonium oksalat 1% dengan alat automatik.. Metode: Penelitian menggunakan desain komparatif yaitu membandingkan hasil jumlah trombosit menggunakan ammonium oksalat 1% dengan automatic. Sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling dimana jumlah sampel sebanyak 33 siswa. Hasil: didapatkan nilai rerata hitung jumlah trombosit menggunakan metode Ammonium Oksalat 1% yaitu 212.775/mm3 lebih kecil dari metode otomatik dengan nilai rata – rata 263.636/mm3. Hasil uji T didapatkan sebaran nilai sebesar -4.953 dengan nilai p<0.001. Kesimpulan: terdapat perbedaan hasil jumlah trombosit menggunakan metode ammonium oksalat 1% dengan metode automatik
Prevalensi Jamur Malasssezia Furfur Pada Panu Anak Sekolah Dasar Negeri 47  Kelurahan Dufa-Dufa Kota Ternate Puasa, Rony; Anwar, Aan Yulianingsih; Abubakar, Nadira
Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/7j7zvc13

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak di garis khatulistiwa yang mempunyai iklim tropis yang memungkinkan berkembangnya penyakit menular yang di sebabkan oleh mikroorganisme seperti jamur. Malassezia furfur merupakan salah satu jenis jamur pada kulit. Adanya Malassezia furfur pada siswa menyebabkan siswa hilang konsentrasi pada saat belajar karena adanya rasa gatal selain itu juga dapat menurunkan rasa percaya diri pada siswa tersebut. Tujuan: mengidentifikasi jamur Malassezia furfur pada siswa. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian menggunakan metode total sampling sampling dimana jumlah sampel sebanyak 33 siswa. Hasil: Ditemukan 3 Sampel Positif dan 30 Sampel Negatif Pada Swab kulit  Siswa-siswi SD Negeri 47 Kelurahan Dufa-dufa Kota Ternate. Kesimpulan: Didapatkan 10% Pertumbuhan jamur Malassezia furfur Panu Anak Sekolah Dasar Negeri 47 Kelurahan Dufa-Dufa Kota Ternate