Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Budaya Keuangan terhadap Pengambilan Keputusan Investasi dengan Pengalaman Keuangan sebagai Variabel Mediasi Elsye Fatmawati; Nataliana Bebasari
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10744

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya keuangan terhadap pengambilan keputusan investasi dengan pengalaman keuangan sebagai variabel mediasi pada masyarakat Kota Bekasi yang didominasi generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 80 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode path analysis berbasis SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengalaman keuangan dan pengambilan keputusan investasi. Pengalaman keuangan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi. Selain itu, pengalaman keuangan mampu memediasi secara signifikan pengaruh budaya keuangan terhadap pengambilan keputusan investasi. Nilai R Square menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang kuat, terutama pada variabel pengambilan keputusan investasi. Temuan ini menegaskan bahwa pembentukan budaya keuangan yang baik, disertai penguatan pengalaman keuangan, dapat meningkatkan kualitas keputusan investasi generasi muda. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan literasi dan perilaku investasi masyarakat
Pengaruh Kemudahan Akses Terhadap Minat Investasi dengan Persepsi Keamanan Sebagai Variabel Mediasi pada Pengguna Fintech di Bekasi Nataliana Bebasari; Emmelia Tan
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.10745

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemudahan akses terhadap minat investasi dengan persepsi keamanan sebagai variabel mediasi pada pengguna fintech di Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian berjumlah 72 responden yang dipilih melalui purposive sampling, dengan kriteria berdomisili di Bekasi, menggunakan aplikasi fintech, dan pernah mengakses fitur atau informasi investasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan akses berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi dan persepsi keamanan. Persepsi keamanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Selain itu, persepsi keamanan terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh kemudahan akses terhadap minat investasi. Nilai R Square menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa semakin mudah akses layanan fintech dan semakin tinggi persepsi keamanan pengguna, maka semakin tinggi pula minat investasi masyarakat.
Pengaruh Teknologi Digital Terhadap Keputusan Investasi dengan Peran Literasi Keuangan Sebagai Variabel Mediasi Parulian Parulian; Nataliana Bebasari
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.10750

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh teknologi digital terhadap keputusan investasi dengan literasi keuangan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian berjumlah 77 responden yang dipilih melalui purposive sampling, dengan kriteria memiliki akses internet, menggunakan teknologi digital untuk aktivitas keuangan, serta memiliki pengalaman atau minat dalam investasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi dan literasi keuangan. Literasi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Selain itu, literasi keuangan terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh teknologi digital terhadap keputusan investasi. Nilai R Square menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital yang didukung oleh literasi keuangan yang baik dapat meningkatkan kualitas keputusan investasi masyarakat.
PELATIHAN PEMBENTUKAN DAN PENGELOLAAN KOPERASI SIMPRUG GARDEN Hatta Fahamsyah; Fachrial Banyu Asmoro; Nataliana Bebasari; Listian Indriyani Achmad; Nani Hartati5
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v1i2.2389

Abstract

Koperasi sebagai tiang perekonomian utama Indonesia belakangan ini mengalami naik turun dalam pelaksanaan aktivitasnya. Banyak koperasi saat ini yang hanya ada dalam nama saja. Koperasi yang didasarkan pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sudah tidak lagi mendasarkan prinsipnya pada kegotongroyongan, melainkan lebih banyak mengadopsi prinsip kapitalisme. Hal ini terlihat dari beberapa koperasi yang menjalankan usaha di luar cakupan wilayah yang ditentukan, melayani non-anggota koperasi, serta memberikan bunga yang sangat merugikan masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memahami dan menerapkan prinsip koperasi sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi. Selain itu, pelatihan ini juga melatih masyarakat dalam mengelola koperasi sesuai dengan prinsip dan identitas koperasi itu sendiri. Pelatihan ini berlangsung selama dua (2) hari dan melibatkan 15 orang dari masyarakat Perumahan Simprug Garden. Hasil dari kegiatan ini adalah: 1) Terbentuknya Koperasi Simprug Garden, 2) Terbentuknya struktur organisasi koperasi yang dipilih melalui pemilihan langsung berdasarkan perwakilan dari peserta yang ada, 3) Rencana dilaksanakannya musyawarah tindak lanjut oleh pengurus dan pengawas yang telah terpilih.
Optimalisasi Usaha Kuliner Nasi Cokot Melalui Inovasi Produk, Branding Visual, Dan Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha Dwi Astuti; Zulfa Zakiatul Hidayah; Nataliana Bebasari; Parulian Parulian; Sri Mulyati
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 03 (2026): Juli 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i03.1520

Abstract

Usaha kuliner mikro berbasis makanan tradisional memiliki potensi besar untuk berkembang, namun sebagian besar pelakunya masih terkendala pada aspek produksi, manajemen, dan pemasaran yang belum tertata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan usaha Nasi Cokot di wilayah Bekasi, sebuah usaha kuliner keluarga yang selama ini berjalan tanpa identitas merek dan sistem pengelolaan yang memadai. Metode pelaksanaan dirancang dalam lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penyusunan strategi keberlanjutan, dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Manajemen dan Desain Komunikasi Visual sebagai pendamping lapangan selama empat bulan. Hasil kegiatan menunjukkan lahirnya tiga varian menu baru beserta kartu resep standar, penerapan pembukuan digital dan perhitungan harga pokok produksi, perancangan logo dan kemasan bermerek, serta aktivasi akun media sosial dan platform pesan-antar makanan daring yang mendorong pertumbuhan pengikut hingga melampaui target dan peningkatan rata-rata transaksi harian mitra. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan yang menyentuh hulu hingga hilir usaha mampu mendorong transformasi usaha mikro kuliner menjadi lebih profesional, bermerek, dan berdaya saing di pasar digital.
Digital Financial Literacy and Investment Intention: The Mediating Roles of Risk Perception and Financial Self-Efficacy Nataliana Bebasari; Parulian Parulian; Elsye Fatmawati; Ibnu Andaris
Growth: Journal Management and Business Vol. 4 No. 01 (2026): June 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/growth.v4i01.1604

Abstract

Indonesia's financial inclusion has expanded through digital financial services, while financial literacy remains lower than financial inclusion, creating a persistent capability gap in digital financial decision-making. This study examines the relationship between digital financial literacy and investment intention through two parallel mediators: financial self-efficacy and risk perception. Data were collected in 2026 from 120 Indonesian users of digital financial applications through purposive sampling and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 3. The measurement model met the required criteria for convergent validity, discriminant validity, and reliability. Digital financial literacy had significant positive effects on financial self-efficacy and risk perception, but its direct effect on investment intention was not statistically significant. Financial self-efficacy and risk perception each had significant positive effects on investment intention, and both specific indirect effects were significant while the direct path was not. These results establish an indirect-only mediation pattern in which digital financial literacy is associated with investment intention through financial confidence and informed risk perception. The study contributes to behavioral finance by demonstrating two parallel psychological mechanisms that connect digital financial literacy with investment intention and by highlighting practical implications for digital financial education.
From Digital Financial Literacy to E-Wallet Usage Decisions: The Mediating Role of Trust in Fintech Nataliana Bebasari; Elsye Fatmawati; Ibnu Andaris
Growth: Journal Management and Business Vol. 3 No. 02 (2025): December 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/growth.v3i02.1607

Abstract

Electronic wallets (e-wallets) have expanded access to digital payments in Indonesia, while usage decisions remain linked to users’ ability to evaluate digital financial services and their trust in providers. This study examines the influence of digital financial literacy on e-wallet usage decisions, with trust in fintech as the mediating variable. Data were collected from 75 active e-wallet users in Indonesia who were at least 18 years old and had used an e-wallet for a minimum of three months; respondents were selected through purposive sampling. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS. The measurement model met the reported reliability, convergent validity, and discriminant validity criteria. Digital financial literacy had a significant positive effect on trust in fintech, but its direct effect on e-wallet usage decisions was not statistically significant. Trust in fintech had a significant positive effect on e-wallet usage decisions, and the significant indirect path combined with the non-significant direct path indicates indirect-only mediation. The results establish trust in fintech as the mechanism through which digital financial literacy is associated with e-wallet usage decisions in this sample. The study contributes to digital financial behavior research and provides practical direction for fintech providers to strengthen trust alongside user financial capability.