Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pendampingan Pengaturan Tata Kelola Pasar Desa yang Berkelanjutan melalui Peraturan Desa Ngawonggo Kabupaten Malang Putra, Marsudi Dedi; Soleh, Mukhammad; Ropii, Imam; Rahayuningsih, Sri; Bashori, Muhammad
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 2 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i2.25390

Abstract

Pasar desa memiliki potensi yang signifikan untuk meningkatkan pendapatan desa, asalkan dikelola dan ditata dengan baik. Undang-Undang Desa memberikan wewenang kepada desa untuk menggali potensinya guna mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat. Peran pemerintah desa sangat penting dalam menjaga tata kelola pasar desa yang berkelanjutan. Hal ini memastikan bahwa pasar tidak hanya bermanfaat bagi kebutuhan dan perekonomian masyarakat, tetapi juga menjaga keberlanjutannya dengan tetap mempertahankan tradisi dan keasliannya. Salah satu contohnya adalah Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, yang berupaya mengoptimalkan tata kelola pasar desa melalui Peraturan Desa. Namun, dalam praktiknya, tata kelola pasar desa seringkali menemui kendala, seperti pemungutan retribusi dan penataan kios pedagang pasar yang belum tertata, adil, dan merata. Salah satu faktor penyebabnya adalah belum adanya peraturan tertulis tentang tata kelola pasar desa berupa Peraturan Desa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi para pedagang di Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, dalam mengoptimalkan pasar desa. Selain itu, program ini juga membangun kesadaran bersama akan pentingnya tata kelola pasar desa bagi kesejahteraan masyarakat desa. Hal ini juga membangun komitmen antar lembaga desa dan lembaga lainnya, serta dengan para pedagang, untuk mendukung terwujudnya tata kelola pasar desa. Pada akhirnya, tata kelola pasar desa yang berkelanjutan akan dibentuk melalui Peraturan Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.
STRENGTHENING THE INTEGRITY OF REGIONAL HEAD CANDIDATES THROUGH THE COMPETENCE TEST MECHANISM IN REGIONAL HEAD ELECTIONS (PILKADA) Wahyu Hindiawati; Mukhammad Soleh; Sri Ayu Irawati
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 3 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20953641

Abstract

Regional Head Elections (Pilkada) are a crucial instrument in local democracy to produce regional leaders with integrity and capacity. However, in practice, Pilkada in Indonesia is still plagued by various problems, such as high political costs, rampant money politics, and weak recruitment mechanisms for regional head candidates, which result in low integrity and increased risks of corruption. This study aims to analyze the implementation of competency testing mechanisms as an instrument to strengthen the integrity of regional head candidates and to formulate an ideal model for strengthening integrity within the framework of the Indonesian constitutional system. The research method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach, through an analysis of related regulations and relevant legal literature. The results show that a structured, objective, and accountable competency testing mechanism can be a strategic instrument in assessing aspects of integrity, leadership capacity, national insight, managerial ability, and commitment to eradicating corruption. The proposed ideal model is based on the principles of the rule of law, democracy, and good governance, and is supported by strong regulations, the involvement of independent institutions, transparency, and public participation. Thus, the implementation of this mechanism is expected to improve the quality of local democracy and produce regional heads who are professional, have integrity, and are oriented towards the interests of the community.