Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH DESAIN PRODUK DALAM MENINGKATKAN PELUANG BISNIS PELAKU UMKM KOTA METRO DI MASA PANDEMI Prihantika, Ita; Fitriani, Yuyun; Destrilia, Intan
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 1 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i1.27

Abstract

Desain produk adalah suatu hal yang penting dalam melakukan promosi produk yang akan dipasarkan ke masyarakat luas terutama dimasa pandemi saat ini banyak sekali pelaku usaha UMKM Kota Metro mengalami penurunan omset yang cukup drastis. Dimasa pandemi ini juga pelaku UMKM Kota Metro harus melakukan perubahan-perubahan pada desain produk yang akan dipasarkan, hal ini dilakukan untuk menarik mata masyarakat untuk melakukan pembelian produk yang akan di pasarkan karena dengan desain produk yang menarik maka munculah rasa penasaran untuk membeli produk tersebut. Tujuan dalam penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam pemahaman desain produk pada pelaku UMKM dalam komunitas Genpro Chapter Metro dalam memanfaatkan peluang bisnis dimasa pandemi. Sasaran lokasi pengabdian ini pelaku UMKM dalam komunitas Genpro Chapter Metro. Kegiatan akan dilakukan dalam bentuk pelatihan dan sosialisasi tentang desain produk. Keberhasilan kegiatan ini di evaluasi dengan melihat perkembangan masyarakat saat dilakukan sosialisasi dan pelatihan apakah ada perkembangan secara signifikan atau tidak. Secara kualitatif dapat dilihat dari hasil sosialisasi dan pelatihan menunjukan masyarakat adanya peningkatan pengetahuan hal tersebut dilihat dari proses praktek membuat desain produk secara langsung setelah selesainya proses sosialisasi dan pelatihan.
PERAN MAHASISWA DALAM PEMBANGUNAN POLITIK DI ERA SOCIETY 5.0 DAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Sutiyoso, Bambang Utoyo; Prihantika, Ita; Saputra, Pindo Riski; Fitriani, Yuyun; Destrilia, Intan
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 1 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i1.29

Abstract

Mahasiswa saat ini memiliki peranan penting sebagai Political Control, Guardian of Value, Agen of Change, Iron Stock, Role Model, dan Moral Force. Mahasiswa adalah sumber daya manusia yang diharapkan memiliki kesiapan dalam menghadapi Era Society 5.0 dan Revolusi Industri 4.0. Dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan bersaing di era Society 5.0 dan Revolusi Industri 4.0 dibutuhkan peranan dari seluruh elemen lapisan masyarakat. Termasuk didalamnya terdiri dari pemerintah pusat dan daerah, organisasi nirlaba, akademisi dan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu menggunakan metode ceramah dan (FGD) Focus Group Disscussion. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran mahasiswa dalam pembangunan politik di Era Society 5.0 dan Revolusi Industri 4.0. Society 5.0 dibuat sebagai solusi dari revolusi industri 4.0 yang dikhawatirkan akan mendegradasi umat manusia dan karakter manusia. Society 5.0 bertujuan untuk mengintegrasikan ruang maya dan ruang fisik menjadi satu, sehingga semua hal menjadi mudah dengan dilengkapi artificial inteligent. Mahasiswa dalam hal ini dituntut berfikir kritis, inovatif dan kreatif.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU DI KAMPUNG MOJOPAHIT, KECAMATAN PUNGGUR, KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Fitriani, Yuyun
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 1 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i1.30

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru (SARS-CoV-2), yang saat ini telah menjadi masalah kesehatan global. Upaya yang efektif dilakukan saat ini adalah menciptakan kepedulian masyarakat yang dimulai dari level rumah tangga yaitu melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Budaya PHBS sangat berpengaruh dalam pencegahan dan penularan virus Covid-19. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Mojopahit, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam ber-PHBS, dimana masyarakat sudah mampu memahami pentingnya penggunaan masker untuk menghindari percikan droplet saat berbicara, batuk, ataupun bersin pada saat berpergian maupun pada saat berbicara dengan orang lain. Hasil yang didapatkan adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker dan mencuci tangan, terlebih masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani di sawah dan di ladang enggan menggunakan masker karena mengganggu pernafasan saat bekerja.
Sosialisasi Identitas Kependudukan Digital di Desa Tulus Rejo Kabupaten Lampung Timur Fitriani, Yuyun; Mersa, Sudarman; Lendra, I Wayan
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/4nvt7t23

Abstract

Transformasi pelayanan administrasi kependudukan melalui penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan pengelolaan data penduduk. Namun, tingkat literasi digital masyarakat masih menjadi tantangan utama, termasuk di Desa Tulus Rejo, Kabupaten Lampung Timur, yang menunjukkan rendahnya pemahaman mengenai konsep, manfaat, serta prosedur aktivasi IKD. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat terkait penggunaan IKD melalui sosialisasi dan pendampingan teknis. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, masyarakat diberikan sosialisasi berupa penjelasan konsep IKD, urgensi penerapannya, manfaat keamanan data, serta langkah aktivasi aplikasi. Selanjutnya dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Sebanyak 34 responden berpartisipasi, dan hasil pre-test menunjukkan pemahaman awal yang rendah. Setelah sosialisasi dan pendampingan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, menandakan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. Selain itu, pendampingan aktivasi aplikasi membantu masyarakat mampu mengunduh, registrasi, dan menggunakan IKD secara mandiri. Hasil pengabdian ini membuktikan bahwa sosialisasi terstruktur dan pendampingan teknis berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan IKD. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung percepatan digitalisasi layanan administrasi kependudukan di tingkat desa serta menjadi model pelaksanaan program serupa di wilayah lain.