Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENDEKATAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY DALAM PENGEMBANGAN COMMUNITY PARENTING DI DESA MIGRAN PRODUKTIF JEPARA, LAMPUNG TIMUR Fitriani, Yuyun
Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN) Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN)
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/juan.v10i1.4357

Abstract

The Desmigratif Program is a breakthrough effort by the Ministry of Manpower to provide protection for Indonesian Migrant Workers (PMI) in villages that are PMI pockets. The Desmigratif Program has four pillars. First, the establishment of employment information centers and migration services. Second, develop productive businesses that involve PMI families. The third is to form a parenting community and child development (Community Parenting). Fourth is the formation and development of cooperatives/financial institutions. This study uses a soft system methodology (SSM). SSM is a suitable methodology to assist an organization in clarifying their goals and then designing a system of human activities to achieve those goals. The results showed that efforts to develop community parenting in the Productive Migrant Village of Jepara failed. The failure was caused by low stakeholder communication, resources that were not utilized properly, and low community participation. Some of the causes of these failures are solved through the construction of a conceptual model which is a step-by-step scenario to solve the problem. The initial step of SSM activities was carried out by resocializing the Desmigratif and restructuring the team as well as digging up PMI family data to identify strategies so that they were right on target. Furthermore, to build integration and formal access to external parties to participate as well as the compliance of all stakeholders.
PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SENI SISWA SDN 1 KERUAK Fujiaturrahman, Sukron; Fitriani, Yuyun; Eka Putri, Ananda Desti; Nurnadya, Nurnadya; Nadira, Nadira; Sukmawati, Sukmawati; Akbar, Andini; Musliyono, Musliyono
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 8, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v8i1.27245

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas seni siswa melalui pendampingan pengelolaan sampah plastik di SDN 1 Keruak. Sampah plastik yang menjadi masalah lingkungan diubah menjadi bahan dasar untuk membuat karya seni yang kreatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan, penyuluhan, serta pendampingan dalam pembuatan karya seni dari sampah plastik. Siswa didorong untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi produk bernilai guna, seperti hiasan dinding, pot bunga, dan miniatur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu menghasilkan karya seni yang kreatif dengan memanfaatkan sampah plastik, dan terjadi peningkatan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui daur ulang. Program ini juga mendapat dukungan positif dari guru dan orang tua siswa, yang melihat adanya peningkatan kreativitas dan kesadaran lingkungan pada anak-anak mereka. Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan kreatif, serta memberikan dampak positif terhadap kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Program ini diharapkan dapat menjadi model untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain dalam rangka meningkatkan kreativitas siswa sekaligus menanamkan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan sejak dini.Abstract:  This community service program aimed to enhance the artistic creativity of students through the facilitation of plastic waste management at SDN 1 Keruak. Plastic waste, which poses a significant environmental issue, was transformed into raw materials for creating innovative art projects. The methods employed in this program included training, counseling, and hands-on guidance in crafting artworks from plastic waste. Students were encouraged to repurpose plastic waste into useful products, such as wall decorations, flower pots, and miniatures. The outcomes of the program demonstrated that the majority of students were able to produce creative artworks utilizing plastic waste, and there was a noticeable increase in their environmental awareness, particularly in understanding the importance of recycling. The program received positive feedback from both teachers and parents, who observed improvements in the students' creativity and environmental consciousness. This initiative successfully fostered an interactive and creative learning environment, while also contributing to greater environmental awareness among the students. This program serves as a model that can be implemented in other schools, aiming to promote students' creativity while instilling sustainability values from an early age.
Collaborative Governance Dalam Tata Kelola Pekerja Migran Indonesia Di Era Society 5.0 Fitriani, Yuyun; Mirnawati, Mirnawati; Anzani, Risa Dwi; Dewanti, Asri Aprilla
Bahasa Indonesia Vol 5 No 3 (2024): JAPS Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v5i3.183

Abstract

Tata kelola PMI di Kota Metro saat ini belum terorganisir dan belum mendapatkan perhatian khusus dari stakeholders yang terlibat baik pihak pemerintah, masyarakat dan swasta. Secara khusus tata kekola PMI menghadapi beberapa permasalahan diantaranya belum adanya data akurat tentang PMI dan purna PMI, rendahnya kemampuan CPMI karena kurangnya persiapan yang dilakukan dan masih adanya PMI non Prosedural. Rumit dan kompleksnya permasalahan PMI membutuhkan tata kelola yang baik dan daya dukung yang optimal dari seluruh stakehorders. Pengembangan model collaborative governance yang adaptif dengan kemajuan teknologi dalam hal pengelolaan PMI dapat menjadi solusi terkait rumitnya permasalahan tata kelola PMI. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitan lapangan yang dilakukan dengan mengumpulkan sebanyak-banyaknya data dilapangan melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis data Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi tata kelola PMI di Kota Metro adalah komunikasi antar stakeholders yang terputus sama sekali.
PERWUJUDAN GOOD GOVERNANCE DALAM PROSES PEMBUATAN E-KTP DI KECAMATAN TANJUNG SENENG KOTA BANDAR LAMPUNG Fitriani, Yuyun
KOLONI Vol. 1 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v1i2.44

Abstract

This research is motivated by poor public services carried out by the government, one of which is in the implementation of making E-KTP. The problem that arises in making E-KTP is the lack of facilities and infrastructure owned by the government to support policy implementation. The purpose of this research is to analyze the efforts to realize the excellent service carried out by the Tanjung Glad District in the process of making E-KTP based on the principles of Good Governance. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. This research was conducted using the method of collecting through interviews, documentation and observation. The data analysis technique used in this research is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study were measured using nine principles of good governance based on the UNDP (United National Development Program), namely community participation, upholding the rule of law, transparency, consensus-oriented, effectiveness and efficiency, accountability. The results of the study indicate that the application of the principles of good governance in the implementation of making E-KTP in Tanjung Glad District has been implemented well, although the principles of efficiency and effectiveness have not been achieved because the making of E-KTP still takes a relatively long time. Keywords: Public Service, Good Governance, Good governance principles.
Kebijakan Makan Bergizi Gratis dan Relevansinya terhadap Nilai-nilai Good Governance: Analisis Kualitatif dalam Administrasi Publik Lendra, I Wayan; Husni, Daud; Fitriani, Yuyun
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1252

Abstract

Kebijakan makan bergizi gratis merupakan salah satu intervensi strategis pemerintah Indonesia untuk menanggulangi masalah gizi kronis, seperti stunting, sekaligus mendukung kualitas pendidikan anak usia sekolah. Latar belakang penelitian ini bertumpu pada pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Namun, pelaksanaan program ini dihadapkan pada berbagai tantangan seperti ketidaksiapan infrastruktur, keterbatasan anggaran, dan koordinasi lintas sektor yang belum optimal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: sejauh mana kebijakan makan bergizi gratis selaras dengan prinsip-prinsip good governance dalam administrasi publik? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan analisis bibliometrik. Data dikumpulkan dari 200 artikel ilmiah bertema "makan bergizi gratis" dan "good governance", yang kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan hubungan topik dan tren penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini memiliki relevansi yang kuat dengan nilai-nilai good governance, seperti akuntabilitas, transparansi, efisiensi, partisipasi, dan responsivitas. Implementasi kebijakan yang baik dapat mendorong peningkatan status gizi, partisipasi pendidikan, serta memberdayakan pelaku lokal seperti UMKM. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antar lembaga, keterlibatan masyarakat, serta keberlanjutan pembiayaan. Dengan demikian, kebijakan makan bergizi gratis tidak hanya berperan sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai wujud komitmen negara terhadap pemerintahan yang inklusif dan berpihak pada kelompok rentan.
Collaborative Governance Dalam Tata Kelola Pekerja Migran Indonesia Di Era Society 5.0 Fitriani, Yuyun; Mirnawati, Mirnawati; Anzani, Risa Dwi; Dewanti, Asri Aprilla
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 5 No 3 (2024): JAPS Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/japs.v5i3.183

Abstract

Tata kelola PMI di Kota Metro saat ini belum terorganisir dan belum mendapatkan perhatian khusus dari stakeholders yang terlibat baik pihak pemerintah, masyarakat dan swasta. Secara khusus tata kekola PMI menghadapi beberapa permasalahan diantaranya belum adanya data akurat tentang PMI dan purna PMI, rendahnya kemampuan CPMI karena kurangnya persiapan yang dilakukan dan masih adanya PMI non Prosedural. Rumit dan kompleksnya permasalahan PMI membutuhkan tata kelola yang baik dan daya dukung yang optimal dari seluruh stakehorders. Pengembangan model collaborative governance yang adaptif dengan kemajuan teknologi dalam hal pengelolaan PMI dapat menjadi solusi terkait rumitnya permasalahan tata kelola PMI. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitan lapangan yang dilakukan dengan mengumpulkan sebanyak-banyaknya data dilapangan melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis data Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi tata kelola PMI di Kota Metro adalah komunikasi antar stakeholders yang terputus sama sekali.
Evaluation of Space And Plant Selection to Create A Sustainable Home Yard in Legian Village: Evaluasi Ruang dan Pemilihan Tanaman Guna Menciptakan Halaman Rumah Lestari di Kelurahan Legian Agung Ayu Wulandira Sawitri Djelantik, Anak; Wayan Febriana Utami, Ni; Kohdrata, Naniek; Fitriani, Yuyun; Komang Wahyu Utama Tirta, I; Bagus Damar Putra, Ida; Ayu Karunia Dewani, Luh; Gusti Ayu Agung Jaya Purnamasari, I
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v5i2.1880

Abstract

The problem of limited green open space in densely populated areas such as Legian Village requires the optimal utilization of home yards. Through the Udayana Mengabdi Program, this activity aimed to enhance community knowledge and skills in managing home yards to provide ecological, aesthetic, health, and even economic value. The implementation included counseling, discussions, and field practice with resource persons from landscape architecture and agroecotechnology. The materials covered residential garden design, the use of narrow land, and the cultivation of aesthetic plants such as orchids. The results showed an increase in residents’ understanding of home green space planning, appropriate plant selection based on land conditions, and awareness of the health and psychological benefits of gardening. In addition, the community was able to design home yards not only as green spaces but also as sources of added value for their families. Overall, the program successfully encouraged Legian residents to manage their yards creatively, functionally, and sustainably, thereby contributing to improved environmental quality, health, and community well-being.
Inhibition of Dendrobium bicaudatum Reinw. ex Lindl growth using Paclobutrazol for in vitro conservation Ida Ayu, Ida Ayu Putri Darmawati; Fitriani, Yuyun; Wijana, Gede
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.13.1.29-34

Abstract

Keberadaan anggrek D. bicaudatum mulai mengkhawatirkan. Kerusakan alam akibat aktivitas manusia dan pengambilan anggrek di alam secara berlebih memicu kepunahan anggrek pada habitat asal. Tindakan konservasi tanaman baik secara in situ maupun ex situ perlu dilakukan untuk mengurangi ancaman kepunahan anggrek tersebut. Penelitin bertujuan untuk menyelidiki efek dari paclobutrazol pada media kultur sebagai penghambat pertumbuhan tanaman, salah satu upaya konservasi secara in vitro. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap. Variabel bebas penelitian adalah konsentrasi PBZ berturut-turut 0, 1, 3, dan 5 mg L-1 yang ditambahkan pada medium tanam berupa MS padat. Hasil penelitian menunjukkan konservasi jangka menengah anggrek D. bicaudatum dengan penambahan pactobutrazol menunjukkan pengaruh yang sangat nyata. Penghambatan pertumbuhan vegetatif seperti jumlah daun dan panjang akar terdapat pada PBZ 1-5 mg L-1, sedangkan pada variabel diameter batang terjadi pembesaran pada semua perlakuan dibandingkan kontrol. Reduksi jumlah akar terjadi pada perlakuan PBZ 1 dan 3 mg L-1. Kata kunci: kepunahan, kultur in Vitro, reduksi
Implementation Of The Kartu Indonesia Sehat  (KIS) Program In Health Services At Puskesmas Purbolinggo District, East Lampung Regency Novitasari, Riezqika Putri; Fitriani, Yuyun
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/prkr3334

Abstract

Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah bagian dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diberikan untuk masyarakat kurang mampu yang mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Dikeluarkan Instruksi Presiden Nomor 07 Tahun 2014 tentang Program Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, dan Keluarga Sejahtera dan menjadi awal pelaksanaan Program Kartu Indonesia Sehat. Untuk itu peneliti melihat gambaran Implementasi Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) Dalam Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur dengan menggunakan teori Implementasi George C. Edward III yaitu ada empat indikator penentu keberhasilan implementasi meliputi Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi/Sikap, dan Struktur Birokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) Dalam Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyimpulkan bahwa hubungan Komunikasi antara pemberi pelayanan dengan pengguna KIS kurang efektif karena kurang pemahaman tingkatan faskes. Dari segi Sumber Daya sudah cukup baik. Disposisi/sikap pelaksana kebijakan sudah cukup baik karena diterima dengan baik begitu pula dengan Struktur Birokrasi sudah berjalan baik. Kata Kunci: Implementasi, Komunikasi, Program Kartu Indonesia Sehat (KIS)
SMART VILLAGE AS A FORM OF SUSTAINABLE VILLAGE DEVELOPMENT IN LAMPUNG PROVINCE Fitriani, Yuyun
Journal of Community Research and Service Vol. 8 No. 1: January 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i1.53713

Abstract

The current smart village concept is an activity to optimize village government services by increasing the use of information technology to support the progress of village communities in Lampung Province . The purpose of writing this article is to provide an overview of smart village development as a form of sustainable development in Lampung Province. The method used in this research activity is a qualitative method with a descriptive approach. The research results show that the implementation of smart villages in Lampung Province has gone well. Based on the three main elements of a smart village, namely smart government, smart community, and smart environment shows that these three elements can influence each other and can be a determining factor in the quality of public services in the village
Co-Authors Agung Ayu Wulandira Sawitri Djelantik, Anak Akbar, Andini Anzani, Risa Dwi Aprilianti, Ni Wayan Sri Ayu Karunia Dewani, Luh Ayu Saputri, Ayu Bagus Damar Putra, Ida Bambang Sugiharto Bambang Utoyo Bambang Utoyo Sutiyoso Bimantara, Putu Oki Desi Mayasari, Desi Destrilia, Intan Devi, Ni Luh Putu Hartika Sinta Dewanti, Asri Aprilla Dewi, Anak Agung Istri Agung Peradnya Dharmadiatmika, I Made Agus Eka Putri, Ananda Desti Fachry Abda El Rahman Fujiaturrahman, Sukron Gede Mekse Korri Arisena GEDE WIJANA Gusnita, Ari Gusti Ayu Agung Jaya Purnamasari, I Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya Gustinasari, Eka Handayani, Elvita HESTIN YUSWANTI Husni, Daud I G. R. M. TEMAJA I Ketut Suada I Made Sudana I NYOMAN GEDE ASTAWA I NYOMAN RAI I Wayan Lendra Ida Ayu Putri Darmawati Ida Ayu, Ida Ayu Putri Darmawati Ixora Sartika Mercuriani KAMUHI, RINI HERMINA Komang Wahyu Utama Tirta, I Listihani, Listihani Manullang, Prila Kartika Maulidya, Ade Merta, I Kadek Surya Dwi Musliyono, Musliyono Nadira, Nadira NANIEK KOHDRATA NI KADEK SRI UTARI NI LUH MADE INDAH MURDYANI DEWI NI LUH MADE PRADNYAWATHI NI MADE CLASSIA SUKENDAR NI NYOMAN ARI MAYADEWI Novitasari, Riezqika Putri Nurnadya, Nurnadya Prihantika, Ita Putri, Agustina Jesica Raden Mohamad Herdian Bhakti Radenda, Jordan Aditya Rahayu, Ni Nyoman Ayu Prapti Rindang Dwiyani S, Umi Fatimah Sanjaya, I Putu Wahyu Saputra, Kadek Edi Saputra, Pindo Riski Saputri, Maysa Yoga Sudarman Mersa Sukmawati Sukmawati Sulistiani Sulistiani, Sulistiani Wayan Febriana Utami, Ni Wibisana, I Made Dicky Chandra Wulandari, Ni Kadek Pingkan Yusuf, Hasbi Maulana