Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Cryptogenic Stroke: A Challenge in Diagnosis and Management Purwowiyoto, Sidhi Laksono; Setianto, Budhi; Panindhita, Gea; Halomoan, Reynaldo; Wiryawan, I Nyoman
Jurnal Kardiologi Indonesia Vol 42 No 3 (2021): Indonesian Journal of Cardiology: July - September 2021
Publisher : The Indonesian Heart Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30701/ijc.1149

Abstract

Ischemic stroke is responsible for 85% of all stroke globally. However, the etiology of around a quarter of ischemic stroke are undetermined, this is called cryptogenic stroke. This kind of stroke affects younger population. Several mechanism are associated with the incidence of cryptogenic stroke such as paroxysmal atrial fibrillation, patent foramen ovale, atherosclerosis, and atrial cardiopathy. Despite many advanced knowledge on stroke generally, cryptogenic stroke is still a challenge in clinical settings. To understand more about cryptogenic stroke, a new term of embolic strokes of undetermined source (ESUS) is proposed and may need a specific workup. Specific workup aims to detect any silent risk factors and also to evaluate the cardiac structure. The term of ESUS also leads to the understanding that cryptogenic stroke is highly related to embolic mechanism and anticoagulation administration might benefit the patients. However, the result of several recent studies showed that anticoagulant was not superior to antiplatelet, and antiplatelet is still the preferred treatment. Studies on PFO closure also shows different result, but the majority of the trials showed benefit of PFO closure in reducing the risk of stroke recurrence.
Analisis Budaya Organizational Culture Assesment Instrument (OCAI) pada Pejabat Struktural di RS Islam Surabaya Asih, Akas Yekti Pulih; Setianto, Budhi; Adriansyah, Agus Aan
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 4 (2021): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.70295

Abstract

Latar Belakang: Budaya organisasi merupakan salah satu tata nilai dalam membangun organisasi yang efektif. Budaya organisasi menjadi kewajiban yang perlu tumbuh dalam membentuk ciri khas perilaku organisasi serta perilaku individu di dalamnya yang membentuk citra organisasi di masyarakat selaku pemakai produk yang dihasilkan oleh organisasi tersebut.Tujuan: Memetakan budaya organisasi pada pejabat struktural di Rumah Sakit Islam Surabaya.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan melibatkan seluruh pejabat struktural di RS Islam Surabaya sebagai responden yang berjumlah 63 orang. Analisis data dilakukan dengan pengukuran terhadap rerata antara pelaksanaan budaya organisasi yang telah terlaksana dengan kondisi ideal yang diharapkan oleh pejabat struktural. Penilaian dilakukan dengan menggunakan metode Organization Culture Asessement Instrument (OCAI).Hasil: Budaya Organizational Culture Assesment Instrument (OCAI) pejabat struktural, telah sesuai antara harapan dan kenyataan. Perbedaan antara harapan dan kenyataan budaya Clan dan Hierarchy adalah 1,95 dan 1,26. Budaya Pejabat Struktural RS Islam Surabaya saat ini didominasi dengan budaya Hierarchy dan budaya Clan.Kesimpulan: Kunci sukses keberhasilan budaya organisasi ditunjukkan dengan tidak adanya gap antara harapan dan kenyataan. Budaya Hierarchy menunjukkan bahwa organisasi sudah memiliki tatanan dan mengharuskan seluruh pejabat melakukan kebijakan tersebut, sedangkan budaya Clan menandakan bahwa RS Islam Surabaya merupakan tempat bekerja yang hangat, memiliki susana kekeluargaan, dan setiap individu saling mengisi satu sama lain.