Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS DAYA HILANG PADA SERAT OPTIK MELENGKUNG MENGGUNAKAN METODE GEOMETRIS DAN FDTD Okfarima Mandasari; Erna Sri Sugesti; Bambang Setia Nugroho
TEKTRIKA Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v1i1.244

Abstract

Analisis dan pengukuran redaman akibat lengkungan serat optik sangat jarang dilakukan. Penelitian ini difokuskan pada analisis daya yang hilang karena lengkungan serat optik dengan menggunakan metode geometris dan Finite Difference Time Domain (FDTD). Hasil analisis kedua metode itu dibandingkan dengan hasil pengukuran. Hasilnya menunjukkan bahwa metode FDTD lebih mendekati hasil pengukuran.Kata Kunci: redaman lengkungan, serat optik, geometris, FDTD
ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMANSI SISTEM RADIO OVER FIBER ANTARA MENGGUNAKAN RADIO TO OPTIC DIRECT CONVERSION DAN IM/DD Helmi Setiawan; Erna Sri Sugesti; Suwandi Suwandi
TEKTRIKA Vol 8 No 1 (2003)
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/tektrika.v8i1.219

Abstract

Jurnal ini mengevaluasi sistem radio over fiber (ROF) menggunakan radio-to-optic direct conversion (ROC) bertingkat, baik ROC/heterodyne detection (HD) maupun ROC/ self heterodyne detection (SHD). Sistem ROF menggunakan intensity modulation/direct detection (IM/DD) bertingkat berdasarkan parameter carrier to noise ratio (CNR). Optimalisasi nilai optical modulation index (OMI) yang dilakukan pada sistem ROF menggunakan ROC bertingkat, karena performansi CNR dari sistem dengan OMI yang identik kurang baik. Dengan menggunakan metoda optimalisasi OMI, CNR sistem ROC/HD dan ROC/SHD lebih besar 18 dB dan 15 dB dari sistem IM/DD untuk bandwidth sinyal RF sebesar 150 MHz dan jumlah Radio Base Station (RBS) yang terkoneksi (N) = 20. Sedangkan untuk bandwidth sebesar 50 MHz dan N = 20, CNR sistem ROC/HD dan ROC/SHD lebih besar 20 dB dan 17 dB.Kata kunci: radio over fiber, radio-to-optic direct conversion, heterodyne detection, self heterodyne detection
Co-Authors ABRAHAM DHAYAN JONATHAN Adith Priyo Pratama Ahmad Tri Hanuranto Aji Pamoso Akbar Muhammadi Akhmad Hambali Alfikri D. Pratama Ali Muayyadi Aloysius Adya Pramudita Anastasia Clara Argymnasthiar Ramadhana Ariq Naufal ARIS HARTAMAN Arya Dananjaya As'ad Muhammad Nashrullah Bambang Setia Nugroho Bima Kurnia Marahsakti A. Karel Binar Alam Pamungkas Brian Pamukti Budi Prasetya Charles, Rendy Elisa Dadin Mahmudin Deni Wahyu Dewanata Dewanata, Deni Wahyu Dinata, Ericha Septya Diyah Widiyasari Doan Perdana Dwi Satriananda Ekki Kurniawan Fadilla, Enrico Naufal Falih Abdurrahman Gede Astawa Pradika helmi setiawan Herlina, Lisye Inda Izzatin Tujza Indri Octavellia Wulanissa Irham Mulkan Rodiana Istikmal Jeremia Jordan Marbun Joses Steven Tarigan Kharisma Bani Adam Kurnia Triningsih Latief, Noval Ramadhana Lisnawati S. Bangun Magda Angelina Manullang Marbun, Jeremia Jordan Mardha Al Nazhfi Ali Mochamad Adhi Pratama Monica Putri, Aulya Nachwan Mufti Adriansyah Nia Soniyanti Nina Karlina Noval Ramadhana Latief Okfarima Mandasari Pamungkas Daud Porman Pangaribuan Rafi Fadyan Ananda Sularto Rasyad, Al Adri Sarwan Ratna Mayasari Rina Pudji Astuti Rizky Lazardy Sina Rodiana, Ilham Mulkan Satria Utama Siti Ghoniah Juniati Sofia Naning H Sofia Naning Hertiana Sophie Dwivita Evans Anthen Sri Suryani Prasetyowati Sularto, Rafi Fadyan Ananda Sussi Sutari, Wiyono Suwandi Suwandi Tatang Mulyana Taufan Umbara Tomy Irawan Uke Kurniawan Vinsensius Sigit Widhi Prabowo Wardhana, Rifad Aritz Winana Aperta Libar Yoslie Yoslie