Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Pencegahan Inses dalam Perspektif Hukum Islam dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Muhammad Achwan; Dyah Erlina Sulistyaningrum; Suryadi Suryadi; Ucik Ernawari; Jibril Olaniyi Ayuba; Maria Endah Yosepin Listyowati
TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah Vol. 2 No. 4 (2025): Desember: TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/tadhkirah.v2i4.371

Abstract

Incest is a form of sexual violence that not only violates social and religious norms but also causes serious physical and mental health impacts on victims. In the context of Islamic law, incest is considered a heinous act that violates sharia and may be subject to hudud or ta'zir punishment. Meanwhile, in public health, incest is viewed as an issue that poses long-term risks, such as genetic disorders, psychological trauma, and socio-economic consequences. This study aims to examine prevention strategies for incest through a holistic approach combining Islamic legal principles and public health perspectives. The method used is qualitative research with a normative literature review and descriptive-analytical approach. The findings indicate that incest prevention can be achieved through strengthening religious values within families, sharia-based sexual education, and improving mental health services and case reporting systems in the community. The implications of this study highlight the importance of synergy between religious institutions, healthcare professionals, and public policy in establishing effective and sustainable incest prevention systems.
LGBT DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HAM Dyah Erlina Sulistyaningrum; Muhammad Ahwan; Suryadi
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) menjadi isu global yang menimbulkan berbagai perdebatan, baik dari segi sosial, moral, hukum, maupun hak asasi manusia (HAM). Dalam konteks hukum Islam, perilaku LGBT dipandang bertentangan dengan fitrah manusia dan norma syariat yang menekankan pentingnya hubungan heteroseksual dalam ikatan pernikahan sebagai sarana menjaga keturunan dan moral masyarakat. Sementara itu, dalam perspektif HAM, setiap individu memiliki hak untuk memperoleh perlindungan, kebebasan berekspresi, dan hak atas identitas diri tanpa diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hukum Islam memandang eksistensi LGBT serta bagaimana prinsip-prinsip HAM menempatkan hak-hak kelompok LGBT dalam sistem hukum modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif-komparatif, yaitu membandingkan sumber hukum Islam seperti Al-Qur’an, Hadis, dan pendapat ulama dengan instrumen internasional HAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat titik perbedaan mendasar antara hukum Islam dan prinsip HAM dalam memandang perilaku LGBT; namun demikian, keduanya memiliki kesamaan dalam penghormatan terhadap martabat manusia serta larangan terhadap kekerasan dan diskriminasi. Kesimpulannya, diperlukan pendekatan dialogis dan kontekstual agar pemahaman terhadap isu LGBT dapat diletakkan dalam kerangka yang adil, manusiawi, dan sesuai dengan nilai-nilai keagamaan serta prinsip universal HAM