Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

LGBT DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HAM Dyah Erlina Sulistyaningrum; Muhammad Ahwan; Suryadi
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) menjadi isu global yang menimbulkan berbagai perdebatan, baik dari segi sosial, moral, hukum, maupun hak asasi manusia (HAM). Dalam konteks hukum Islam, perilaku LGBT dipandang bertentangan dengan fitrah manusia dan norma syariat yang menekankan pentingnya hubungan heteroseksual dalam ikatan pernikahan sebagai sarana menjaga keturunan dan moral masyarakat. Sementara itu, dalam perspektif HAM, setiap individu memiliki hak untuk memperoleh perlindungan, kebebasan berekspresi, dan hak atas identitas diri tanpa diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hukum Islam memandang eksistensi LGBT serta bagaimana prinsip-prinsip HAM menempatkan hak-hak kelompok LGBT dalam sistem hukum modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif-komparatif, yaitu membandingkan sumber hukum Islam seperti Al-Qur’an, Hadis, dan pendapat ulama dengan instrumen internasional HAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat titik perbedaan mendasar antara hukum Islam dan prinsip HAM dalam memandang perilaku LGBT; namun demikian, keduanya memiliki kesamaan dalam penghormatan terhadap martabat manusia serta larangan terhadap kekerasan dan diskriminasi. Kesimpulannya, diperlukan pendekatan dialogis dan kontekstual agar pemahaman terhadap isu LGBT dapat diletakkan dalam kerangka yang adil, manusiawi, dan sesuai dengan nilai-nilai keagamaan serta prinsip universal HAM
Pengelolaan Embung Desa: Branding Menuju Desa Ekowisata dan Pemberdayaan Masyarakat Suryadi Suryadi; Dyah Erlina Sulistyaningrum; Maria Yosepin Endah Listyowati; Wildan Nur Hidayatullah; Edy Prayitno; Tutik Heriana; Ria Fajar Nurhastuti
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v6i2.11013

Abstract

The Mbeji Teleng Reservoir in Belang Village, Bungkal District, Ponorogo, was originally built as an irrigation water catchment; however, its management had not been optimized, resulting in the underutilization of its natural, social, and economic potential. This community engagement program aims to transform the reservoir into an educational ecotourism destination while strengthening village branding and community empowerment. The methods employed include (1) enhancing community awareness of the reservoir’s multifunctional role, (2) revitalizing and organizing the reservoir area to support ecotourism infrastructure, and (3) improving community capacity and economic empowerment through training, digital promotion, and MSME facilitation. The interventions resulted in the establishment of an active tourism-awareness group (Pokdarwis), increased community understanding of water conservation, improved physical facilities and public spaces, and the development of ecotourism features such as a fishing pond and photo spots. Additionally, digital promotional media and local trading stalls were produced to support the village economy. This program introduces a novel approach by repositioning the reservoir as a multifunctional public space and integrating ecotourism with community-driven management, offering a sustainable model for rural ecotourism development.