Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Semiotika John Fiske tentang Gambaran Feminisme Liberal pada Film Enola Holmes 2 Tamba, Vanessa Aprilia; Surwatiningsih, Sri; Herwandito, Seto
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v9i1.17025

Abstract

Gambaran Feminisme Liberal Pada Film Enola Holmes 2 (Analisis Semiotika John Fiske)
Representasi Kecanduan dalam Film No More Bets Marcellino, Bernhard Samuel; Herwandito, Seto; ,, Sampoerno
Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62144/jikq.v7i2.521

Abstract

Kecanduan adalah titik dimana seseorang atau kelompok kehilangan kontrol dalam diri nya. Sebab,kecanduan ini bisa terpengaruh dari lingkungan keluarga atau pun lingkungan sekitar tempat kita bermain. Salah satu film dari negara China yang berjudul No More Bets memberikan banyak sekali pesan didalamya ,diantaranya tentang Penipuan dan Judi. Gu Tianzhi adalah pelaku dan juga korban dari bahaya nya kecanduan ini,karena dengan kecanduan berjudi itu akan merelakan segala galanya untuk mendapatkan keuntungan yang cepat tanpa harus bekerja dengan giat. Peneliti menggunakan analisis semiotika John Fiske,dengan menggunakan analisis semiotika John Fiske peneliti dapat meneliti dan menganalisis representasi kecanduan dalam film
A Map of Nationalism Message on Twitter/X Users in Indonesia Sari, Dewi Kartika; Herwandito, Seto
Komunikator Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jkm.v17i1.25738

Abstract

This research was motivated by the global rise in social media usage, which has introduced and disseminated universal values. In Indonesia, nationalism is increasingly challenged by the influx of global information through platforms like social media. The study aims to map the production of nationalism-related messages posted by Twitter/X users in Indonesia. A mixed-methods approach—combining both quantitative and qualitative techniques—was employed to analyze how nationalism messages were produced. The analysis focused on public participation, particularly in relation to gender, the geographic location of tweets, sentiment and emotion analysis, as well as the most commonly used hashtags and keywords on August 17, 2024. The findings reveal that nationalism messages from Indonesian Twitter/X users are organically generated by the public, with the predominant theme being expressions of Independence Day congratulations. The most influential actor in the message network was the account @aingriwehuy. In conclusion, public participation in celebrating Indonesia’s Independence Day was evident across all regions of the country and involved both female and male users. The messages were largely characterized by positive emotions and sentiments. Keywords: map; message; nationalism, Twitter (X); Indonesia  
PROGRAM LITERASI DIGITAL MELALUI SIARAN RADIO DI KOTA SALATIGA Krisnawati, Ester; Sari, Dewi Kartika; Herwandito, Seto; Sukmi, Sih Natalia; Sampoerno, Sampoerno; abraham, Rendy hermanto
Jurnal Pasopati Vol 7, No 2 (2025): Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2025.28413

Abstract

Era digital menuntut masyarakat untuk memiliki kompetensi literasi digital yang kuat agar dapat berinteraksi secara efektif, kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital. Literasi digital bukan hanya mencakup keterampilan teknis dalam mengoperasikan perangkat, tetapi juga meliputi kemampuan berpikir kritis, mengevaluasi keandalan informasi, berkomunikasi, dan menciptakan konten yang etis. Artikel ini mengkaji konsep dasar literasi digital, menguraikan dimensi dimensi kunci yang relevan, serta menelaah urgensinya dalam berbagai aspek kehidupan, meliputi bidang ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan. Pembahasan juga menyoroti tantangan yang muncul, seperti penyebaran misinformasi, isu keamanan data, serta kesenjangan digital yang masih membatasi akses dan partisipasi sebagian masyarakat. Dalam rangka menjawab tantangan tersebut, artikel ini menghadirkan contoh kasus nyata penerapan literasi digital di masyarakat melalui siaran radio, yang berfungsi sebagai media edukasi sekaligus sarana pemberdayaan publik. Pendekatan ini menunjukkan bahwa literasi digital dapat dijadikan fondasi penting untuk membentuk kewargaan digital yang cerdas, inklusif, dan produktif. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mempertegas urgensi literasi digital, tetapi juga menawarkan kerangka praktis bagi penguatan kompetensi masyarakat dalam menghadapi kompleksitas era informasi.Kata Kunci : Literasi Digital, New Media, Masyarakat,
Analisis Hubungan Interpersonal Anggota Kelompok Bakat Minat FISKOM Music Club Berdasarkan Teori FIRO: Analysis of Interpersonal Relationships of FISKOM Music Club Talent Interest Group Members Based on FIRO Theory Saptamarsita, Krisani Hari; Suwartiningsih, Sri; Herwandito, Seto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14858

Abstract

Kelompok Bakat Minat FISKOM Music Club (KBM FMC) memiliki anggota yang aktif dan tidak aktif dalam kegiatannya. Keaktifan anggota berkaitan dengan terpenuhi atau tidaknya kebutuhan dasar dalam hubungan interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan inklusi, afeksi, dan kontrol pada anggota KBM FMC. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap 13 anggota KBM FMC. Data dianalisis menggunakan Teori Fundamental Interpersonal Relationship Orientation (FIRO) oleh William Schutz (1958). Hasil penelitian membuktikan bahwa ketiga hal tersebut berhubungan dengan keaktifan anggota KBM FMC. Setiap partisipan merasakan pemenuhan kebutuhan akan inklusi, afeksi, dan kontrol namun dengan batasan yang berbeda.
Representasi Penyalahgunaan Media Sosial Dalam Serial Drama Euphoria Season 1 Lubis, Diva Jesika Febriana; Sari, Dewi Kartika; Herwandito, Seto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15616

Abstract

Angka pengguna media sosial di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahun. Tinggnya angka pengguna media sosial menimbulkan beberapa permasalahan seperti penyalahgunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyalahgunaan media sosial pada tayangan serial drama Euphoria musim  satu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif eksplanatif yang berfungsi untuk menjelaskan mengapa suatu fenomema dapat terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan studi pustaka, kemudian dianalisi menggunakan teori semiotika John Fiske. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat lima adegan yang merepresentasikan tindakan penyalahgunaan media sosial. Enam adegan tersebut berupa penyebaran video atau foto dengan unsur pornografi pada aplikasi media sosial, pengancaman dengan menggunakan tindakan revenge porn dan data pribadi, merekam dan menyebarkan video dengan unsur pornografi pada aplikasi video sharing, serta menggunakan aplikasi panggilan video untuk tindakan pornografi.
REPRESENTASI KASIH SAYANG ANAK KEPADA ORANG TUA BERDASARKAN FILM PERTARUHAN Aldatya Prakoso, Geraldo; Krisnawati, Ester; Herwandito, Seto
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v2i7.3291

Abstract

Keluarga adalah beberapa orang yang bertempat tinggal di tempat yang sama dan juga hidup bersama yang didalamnya dapat merasakan adanya kasih sayang yang juga memperhatikan, memperdulikan dan mempengaruhi satu sama lain. Kasih sayang pertama kali muncul dari sebuah keluarga yang berasal dari kasih orang tua kepada anaknya. Namun, sebagian besar dari kita tidak melihat dari sudut pandang sebaliknya yaitu kasih sayang anak kepada orang tuanya. Berdasarkan dari paparan film Pertaruhan yang menceritakan bentuk kasih sayang anak kepada orang tua maka, penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk melihat representasi kasih sayang anak kepada orang tua pada Film yang berjudul Pertaruhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode semiotika televisi John Fiske yang terdiri dari tiga level, yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi. Dengan menggunakan metode semiotika televisi John Fiske, peneliti menemukan hasil penelitian bahwa kasih sayang anak memilki dua bentuk didalamnya yaitu kasih yang berbentuk prososial dan empati. Prososial bagaimana seorang anak memiliki tingkah laku yang menguntungkan atau membuat kondisi fisik atau psikis orang lain lebih baik dan hal ini dilakukan atas dasar sukarela tanpa mengharapkan imbalan. Sedangkan empati membuat anak menjadi lebih peka terhadap keadaan sehingga dapat memunculkan perasaan serta kepeduliannya atas suatu permasalahan yang terjadi
VIDEO POTENSI UMKM SEBAGAI SARANA PROMOSI KELURAHAN NOBOREJO, KECAMATAN ARGOMULYO, SALATIGA Tampoli, Maria Natalia; Luntungan, Rodrigo Mauris; Del Piero, Irshi Vincentio; Prihatianti, Maria Yekti; Herwandito, Seto
Bengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.716 KB) | DOI: 10.46808/jurnal_bengawan.v2i1.43

Abstract

Sebagai mahasiswa, ilmu yang dipelajari di Universitas hendaknya dikembalikan lagi kepada masyarakat. Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi (FISKOM) UKSW melalui Program Pembelajaran Lapangan Terpadu (PLT) membantu mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajarinya dengan membantu menyelesaikan masalah di suatu wilayah. Salah satu wilayah sekitar kota Salatiga yang menjadi percontohan dalam program PLT ini adalah wilayah Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga. Wilayah ini memiliki potensi industri dan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakatnya dalam sektor ekonomi kreatif, namun pemanfaatan dan pengelolaan potensi ini masih belum maksimal. Adapun permasalahan yang muncul adalah masih banyak masyarakat menggunakan cara tradisional dalam memasarkan dagangannya, kemasan serta promosi dalam bentuk video juga belum maksimal. Oleh sebab itu kelompok kami berusaha membantu dengan menggunakan ilmu yang sudah kami pelajari di Universitas. Bantuan ini kami wujudkan dalam bentuk pembuatan video potensi serta pembuatan kemasan barang yang berguna untuk mempromosikan UMKM yang ada di Noborejo. Adapun video potensi ini akan diunggah di situs resmi Noborejo dan media sosial.
Representasi Peran Guru dalam Film “Taare Zaamen Par” 2007 (Analisis Semiotika John Fiske) Leiwakabessy, Fabio Zellus; Harnita, Pratiwi Cristin; Herwandito, Seto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3646

Abstract

Penelitian ini bertujuan meninjau keterkaitan antara Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) dengan implementasi akuntansi keberlanjutan serta dampaknya bagi perusahaan dan masyarakat. Melalui pendekatan literature review terhadap sepuluh artikel relevan periode 2015–2025, kajian ini mensintesis temuan mengenai peran PROPER sebagai instrumen evaluasi kinerja lingkungan sekaligus sinyal keberlanjutan perusahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PROPER mendorong perusahaan meningkatkan transparansi pelaporan lingkungan, mengalokasikan biaya terkait pengelolaan limbah dan konservasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya untuk menekan dampak ekologis. Sebagian besar penelitian menemukan bahwa pencapaian peringkat PROPER yang tinggi berkontribusi positif terhadap nilai perusahaan, reputasi, legitimasi sosial, dan hubungan dengan pemangku kepentingan. Meski demikian, beberapa studi mengungkap bahwa dampak PROPER tidak selalu konsisten; peringkat tinggi terkadang tidak mencerminkan perbaikan operasional yang substantif, terutama jika perusahaan lebih berorientasi pada pemenuhan administratif. Selain itu, pengungkapan lingkungan tertentu justru dapat menurunkan nilai perusahaan ketika informasi yang disampaikan menonjolkan risiko dan dampak negatif yang belum terselesaikan. Dari sisi masyarakat, PROPER berpotensi meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan melalui pengurangan polusi dan peningkatan pengawasan publik. Namun, manfaat tersebut tidak selalu optimal apabila perusahaan hanya mengejar kepatuhan formal tanpa komitmen keberlanjutan jangka panjang. Secara keseluruhan, kajian ini memberikan dasar konseptual bagi penelitian lanjutan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas PROPER dalam mendorong praktik keberlanjutan korporasi yang lebih komprehensif dan berdampak nyata.
Efektivitas Iklan Sirup Marjan Versi Cyberpunk Terhadap Generasi Z di Jawa Tengah Ridanar, Malaika Mustikasari; Sari, Dewi Kartika; Herwandito, Seto
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 7, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v7i3.5966

Abstract

Advertising plays a vital role as a marketing communication tool. It serves to introduce products, build brand image, and influence consumer purchasing decisions. However, its effectiveness must be evaluated to ensure that the message delivered is truly on target and the advertising objectives are achieved. This study examines the effectiveness of the Cyberpunk-themed Marjan Syrup advertisement broadcast on digital media, aiming to increase brand awareness and stimulate purchase interest among Generation Z in Central Java. The research method used is descriptive quantitative with a Customer Response Index (CRI) approach, which includes five stages: awareness, comprehend, interest, intentions, and action. A total of 400 Generation Z respondents who had seen the advertisement were selected using purposive sampling. The analysis results show a CRI score of 89.7%, indicating that the advertisement is quite effective in generating awareness, understanding, interest, purchase intention, and actual buying behavior. Thus, Marjan’s Cyberpunk advertising strategy proves relevant in influencing young audiences and can serve as a reference for future digital marketing campaigns.