Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan Metode Algoritma C4.5 Untuk Menentukan Kelayakan Penerimaan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Setiawan, Rangga; Syafrial, Syafrial
Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi) Vol 1 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/jskom.v1i3.63

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial yang kompleks karena berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Salah satu bentuk program pemerintah untuk mengatasinya adalah bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU). Namun, permasalahan sering muncul karena data penerima bantuan yang tidak akurat sehingga bantuan tidak tepat sasaran. Penelitian ini menerapkan algoritma C4.5 untuk mengklasifikasikan kelayakan penerima bantuan berdasarkan variabel penghasilan, jumlah tanggungan, jenis lantai, sumber air, jenis kloset, listrik, dan luas rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pohon keputusan yang dibentuk dapat meningkatkan akurasi penentuan penerima bantuan dengan tingkat akurasi mencapai 94,5%.  Dengan demikian, penerapan algoritma C4.5 dapat menjadi solusi pendukung keputusan yang efektif bagi pemerintah dalam menentukan penerima program RUTILAHU
Pelatihan Penerapan Sinkronisasi Estrus dan Inseminasi Buatan untuk Peningkatan Produktivitas Budidaya Domba di Desa Pamulihan Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Solihati, Nurcholidah; Rasad, Siti Darodjah; Setiawan, Rangga; Widyastuti, Rini; Sari, Aprilianna P.Z.N.L.; Toha, Toha; Winangun, Kikin
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.69538

Abstract

Sinkronisasi estrus dan inseminasi buatan (IB) merupakan bioteknologi reproduksi yang dapat membantu manajemen reproduksi di suatu kawasan peternakan dimana peternak dapat mengatur waktu perkawinan yang dapat disesuaikan dengan permintaan pasar. Desa pamulihan Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, memiliki beberapa peternak domba Garut yang memiliki usaha secara komersil dengan jangkauan pemasaran yang cukup luas. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan kepada peternak domba tentang sinkronisasi estrus dan IB untuk dapat diaplikasikan pada sistem pemeliharaan domba yang mereka miliki. Metode yang dilakukan meliputi penyuluhan, diskusi dan tanya jawab, pelatihan dan demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peternak terhadap materi pelatihan terkait sinkronisasi estrus dan IB yang diketahui dari hasil pre-test dan post-tes, yaitu sebesar 53%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode yang dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan cukup efektif memberikan pengetahuan kepada peternak domba di Desa Pamulihan. Disimpulkan bahwa peserta pelatihan mampu menerima ilmu dan keterampilan yang telah diberikan, peserta juga tertarik untuk dapat mengaplikasikan hasil pelatihan terhadap domba yang mereka miliki, namun untuk pelaksanaan secara mandiri masih memerlukan pembinaan dan pendampingan
Vaginal Cytological Changes and Estrus Response Following Estrus Synchronization Using a Double Prostaglandin-F₂α and Gonadotropin Releasing Hormone in Pasundan Heifers Rini Widyastuti; Azis, Azhar Abdul; Setiawan, Rangga; Hilmia, Nena; Lubis, Alkaustariyah; Ridlo, Muhammad Rosyid
Jurnal Veteriner Vol. 27 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/

Abstract

Pasundan cattle, an indigenous breed native to West Java, Indonesia, demonstrate significant adaptability and reproductive potential. However, their declining populations pose a threat to genetic conservation. Effective estrus synchronization is essential for enhancing reproductive efficiency and supporting fixed-time artificial insemination (FTAI) programs. Vaginal cytology profiling offers a reliable, noninvasive method for assessing estrus by evaluating the dynamics of epithelial and leukocyte cells, which reflect hormonal fluctuations. This study was aimed to investigate the cytological dynamics of vaginal epithelial, leukocyte cells and estrus response in Pasundan heifers subjected to double injection of prostaglandin F₂α (PGF₂α) and gonadotropin-releasing hormone (GnRH) synchronization. Nine Pasundan heifers, aged 1.5–2.0 years, were treated with PGF₂α with 2.75 μg/kg BW on days 0 and 11, followed by 2 μg/kg BW GnRH on day 12. Vaginal smears were collected daily from days 0 to 15, stained with 5% Giemsa, and examined microscopically to determine the proportions of parabasal, intermediate, superficial, keratinized, and leukocyte cells. The results indicated that the initial cytology showed a luteal phase dominated by parabasal (31.2%) and intermediate (30.6%) cells. Following hormonal treatment, superficial cells peaked at 70.9% on day 13, indicating estrus and estrogen dominance. By days 14–15, keratinized and parabasal cells had increased, confirming post-ovulatory luteal activity. The protocol achieved complete (100%) estrus synchronization among all heifers. It can be concluded that the double PGF₂ α-GnRH protocol effectively synchronized estrus in Pasundan heifers. Vaginal cytology has proven to be a sensitive and practical tool for monitoring reproductive phases, thereby supporting breeding management and conservation of this native genetic resource.