Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Molekuler Docking Senyawa Daun Sirsak (Annona muricata L.) sebagai Antidepresan Terhadap Reseptor Monoamine Oxidase A Gumiwang, Wulan Dari Neng; Sulisetijono; Setiowati, Frida Kunti
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 9, No 3 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v9i3.6619

Abstract

Ketidakstabilan emosi, kesulitan berkonsentrasi, kurang minat pada hal-hal yang menyenangkan, gangguan fisik, cepat menyerah, dan pikiran untuk bunuh diri adalah tanda gangguan jiwa yang dikenal sebagai depresi. Moclobemide salah satu obat antidepresan Monoamine Oksidase Inhibitor, bekerja sebagai inhibitor reseptor Monoamine Oksidase A. Cara kerjanya adalah menghambat reversibel isoenzim MAO-A, sehingga secara khusus meningkatkan kadar neurotransmiter. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi potensi senyawa kaemferol sebagai antidepresan melalui pendektan in silico dengan teknik molecular docking berdasarkan nilai binding affinity pengikantannya dengan reseptor MAO-A. Proses docking yang dilakukam melalui tahap preparasi ligan, uji potensi biooral, uji farmakokinetik, molecular docking, visualisasi hasil docking dan uji toksisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moclobemide dan kaemferol berikatan pada residu asam amino yang sama dengan MAO-A pada GLU A: 492 dengan ikatan hidrofobik, dan THR A : 205, ALA A :111, ASN A :125 dengan ikatan hidrogen pada moclobemide. Nilai binding affinity kaemferol -7,5 kkal/mol sedangkan moclobmide -6,3 kkal/mol, Hasil penelitian menunjukkan kaemferol lebih kecil dibandingkan dengan moclobemide, analisis uji farmakokinetik dan potensi bioral juga menunjukkan kaemferol dan moclobemide mampu diabsorbansi, didistribusi, dimetabolisme dan diekskresi. Hal tersebut  dapat disimpulkan bahwa kaemferol berpotensi sebagai antidepresan yang aman dikonsumsi secara biooral dan tidak menujukkan resiko yang membahayakan bagi kesehatan, sehingga berpotensi sebagai kandidat obat antidepresan dengan mekanisme menghambat reseptor MAO-A.
Development of Microbiology Handout as Teaching Material to Improve Science Process Skills of Health Vocational Students Pratama, Aris Yudha; Hastuti, Utami Sri; Setiowati, Frida Kunti
BIOEDUKASI Vol 22 No. 3 (2024)
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bioedu.v22i3.49473

Abstract

This research is a research and development of Microbiology Handout on the topic "Antibacterial Test on Bacterial Growth Inhibition" which uses natural materials, namely star fruit extract (Averrhoa carambola L.), which will be used as teaching materials in the learning process to help improve students' science process skills. The purpose of developing Microbiology Handout is to produce teaching materials that are valid, practical and effective for use in learning Microbiology subjects. Microbiology Handout development uses the ADDIE development model. Validation of Microbiology Handouts was carried out by learning media and teaching material expert validators, Microbiology material experts, and Microbiology learning practitioner expert validators. The Microbiology Handout trial was conducted through three stages of trials, namely a one-to-one trial of 3 students, a small group trial of 10 students, and a field trial of 15 students. The effectiveness of Microbiology Handout in improving students' science process skills can be seen through pretest and posttest scores analyzed using the IBM SPSS version 26 application through the One Way Ancova test. The results of research and development show the acquisition of validation scores by learning media and teaching material experts of 100%, Microbiology material experts of 94.3%, education practitioner experts of 99.64%, student response results of 91.43% and efficiency results of 0.028
E-Pocket Book of Angiosperms Diversity of Ghimbo Pomuan Indigenous Forest to Improve Species Literacy and Plant Awareness of Students Hidayah, Hikmah; Zubaidah, Siti; Setiowati, Frida Kunti
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan VOL 10, NO 7: JULY 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v10i7.25954

Abstract

Students' low species literacy and plant awareness towards plants are problems in learning biology, especially regarding local plant diversity. One alternative to overcome these problems is developing contextual learning media sourced from local plants. This study aims to develop and test the feasibility of e-pocket book media for Angiosperms diversity in Ghimbo Pomuan Indigenous Forest, Kampar, Riau, Indonesia, as an innovative solution for contextual and local wisdom-based taxonomy learning. The development of this e-pocket book uses the Lee & Owens multimedia development model with the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validation results by material experts, media, and practitioners showed that the e-pocket book was classified as very valid, with an average score of 95.00% and 95.23%. The practicality test by students showed an average score of 9.00% in the convenience category. The effectiveness test showed an increase in species literacy and plant awareness in the experimental class with N-Gain values of 0.6621 and 0.6403, respectively, in the medium category, much higher than the control class. These results indicate that the e-pocket book improves species literacy and plant awareness. This media can support biology education that is contextual, relevant, and aligned with Sustainable Development Goal 15.
Analisis Molekuler Docking Senyawa Daun Sirsak (Annona muricata L.) sebagai Antidepresan Terhadap Reseptor Monoamine Oxidase A Gumiwang, Wulan Dari Neng; Sulisetijono; Setiowati, Frida Kunti
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 9, No 3 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v9i3.6619

Abstract

Ketidakstabilan emosi, kesulitan berkonsentrasi, kurang minat pada hal-hal yang menyenangkan, gangguan fisik, cepat menyerah, dan pikiran untuk bunuh diri adalah tanda gangguan jiwa yang dikenal sebagai depresi. Moclobemide salah satu obat antidepresan Monoamine Oksidase Inhibitor, bekerja sebagai inhibitor reseptor Monoamine Oksidase A. Cara kerjanya adalah menghambat reversibel isoenzim MAO-A, sehingga secara khusus meningkatkan kadar neurotransmiter. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi potensi senyawa kaemferol sebagai antidepresan melalui pendektan in silico dengan teknik molecular docking berdasarkan nilai binding affinity pengikantannya dengan reseptor MAO-A. Proses docking yang dilakukam melalui tahap preparasi ligan, uji potensi biooral, uji farmakokinetik, molecular docking, visualisasi hasil docking dan uji toksisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moclobemide dan kaemferol berikatan pada residu asam amino yang sama dengan MAO-A pada GLU A: 492 dengan ikatan hidrofobik, dan THR A : 205, ALA A :111, ASN A :125 dengan ikatan hidrogen pada moclobemide. Nilai binding affinity kaemferol -7,5 kkal/mol sedangkan moclobmide -6,3 kkal/mol, Hasil penelitian menunjukkan kaemferol lebih kecil dibandingkan dengan moclobemide, analisis uji farmakokinetik dan potensi bioral juga menunjukkan kaemferol dan moclobemide mampu diabsorbansi, didistribusi, dimetabolisme dan diekskresi. Hal tersebut  dapat disimpulkan bahwa kaemferol berpotensi sebagai antidepresan yang aman dikonsumsi secara biooral dan tidak menujukkan resiko yang membahayakan bagi kesehatan, sehingga berpotensi sebagai kandidat obat antidepresan dengan mekanisme menghambat reseptor MAO-A.
Pengaruh Pemberian Giberelin (GA3) dan Air Kelapa Terhadap Perkecambahan Biji Anggrek Bulan (Phalaenopsis Sp.) Secara In Vitro Mukminin, Lilik Hidayatul; Asna, Putri Moortiyani Al; Setiowati, Frida Kunti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.456 KB)

Abstract

Phalaenopsis sp. atau dikenal dengan nama dagang anggrek bulan termasuk famili Orchidaceae yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pembudidayaan tanaman anggrek selama ini terkendala pada biji anggrek yang memiliki daya kecambah kurang dari 1%. Daya kecambah biji yang rendah disebabkan oleh ukuran biji yang kecil dan tidak mempunyai endosperm. Oleh karena itu, perkecambahan biji anggrek perlu didukung oleh hormon tumbuh yang sesuai. Giberelin dan air kelapa diketahui dapat berperan dalam perkecambahan biji. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Giberelin (GA3) dan air kelapa terhadap perkecambahan biji anggrek bulan (Phalaenopsis sp). Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu melakukan sterilisasi, kemudian biji Anggrek diinokulasikan dalam medium MS dengan perlakuan variasi konsentrasi GA3 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm dan perlakuan variasi konsentrasi air kelapa 10 mL, 20 mL, dan 25 mL beserta kombinasinya kemudian diamati pada hari ke-21. Parameter yang diamati berupa perkembangan morfologi protocorm dan fase perkembangan protocorm yang dianalisis secara deskriptif, sedangkan daya kecambah protocorm dianalisis ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey pada tingkat kepercayaan 95% untuk melihat adanya perbedaan antarperlakuan. Perkembangan protocorm pada 3 perlakuan memperlihatkan fase perkembangan protocorm yang berbeda, yaitu embrio membengkak dan merobek testa, protocorm putih dengan absorbing hair, protocorm putih kekuningan, dan protocorm hijau bulat. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan GA3 menghasilkan daya perkecambahan terendah, sedangkan kombinasi paling baik keseragaman perkembangan morfologi dan daya perkecambahan biji anggrek pada perlakuan kombinasi GA3 1 ppm dan air kelapa 25 mL.
Empowering Students' Ethnomedicine Literacy through Augmented Reality-Assisted Project-Based Ethnobotany Learning Gani, Abdul Rasyid Fakhrun; Hastuti, Utami Sri; Sulisetijono, Sulisetijono; Setiowati, Frida Kunti
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 13 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/23cy0m52

Abstract

This research trains the students’ ethnomedicine literacy by using project-based learning and augmented reality assistance and evaluating the learning effectiveness. The research method used was a non-randomized control group pretest-posttest design, and a problem-based learning model was used as a control class. This research evaluates students' ethnomedicine literacy using descriptive statistical data analysis, n-gain scores, and ANCOVA tests. The research results showed differences in ethnomedicine literacy with an ANCOVA significance value of 0.08 between the experimental and control classes. Both classes showed increased ethnomedicine literacy, but the n-gain score for the experimental class was greater than that of the control class. Students' ethnomedicine literacy is higher in the experimental class because there are learning activities that empower ethnomedicine literacy, such as students are trained to be broad-minded, have positive attitudes and behavior related to ethnomedicine studies, working on simple manufacturing projects based on student research to get closer to the environment and society, and using AR as a simulation for testing the antibacterial power of medicinal plants. This research concludes that AR-assisted project-based ethnobotany learning is proven to be able to increase students' ethnomedicine literacy. This research can be helpful as a learning design reference to empower ethnomedicine or other literacy in biology.
Ethnobotany of Medicinal Plants of the Sumba Trible in Central Sumba Regency, East Nusa Tenggara Timur Ariski Vevi Liswandari; Sulisetijono; Frida Kunti Setiowati
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.biotropika.2023.011.02.03

Abstract

The Sumba tribe is a local community that inhabits Sumba Island, one of which is in Central Sumba Regency. The majority of the people of the Sumba Tribe still have close interactions with nature, one of which is still using plants used for traditional medicine. This traditional medicine has been carried out for a long time and has become a tradition passed down from generation to generation in the customs of the Sumba people. This study aims to determine the diversity of plant species used for medicine by the Sumba people, the Use Value Index per species (UVs), and the Index of Cultural Significance (ICS) of medicinal plants in Central Sumba Regency. This study used the snowball sampling method by conducting open-ended interviews. The results of this study have found a diversity of plants that have potential as medicine. It is known that there are 116 species of medicinal plants used by the people of the Sumba tribe for medication. Medicinal plants can be found in the yard of the house. Based on the analysis of UVs, it was found that the species with the highest use value (Andrographis paniculata Ness), had the highest UVs (5.60), while for the ICS analysis, papaya (Carica papaya L.) had the highest ICS value (850).
PENGARUH PEMBERIAN GIBERELIN DAN AIR KELAPA TERHADAP PERKECAMBAHAN BIJI ANGGREK BULAN (Phalaenopsis sp.) Mukminin, Lilik Hidayatul; Al Asna, Putri Moortiyani; Setiowati, Frida Kunti
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 2, No 2: September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v2i2.2487

Abstract

Phalaenopsis sp. atau dikenal dengan nama dagang anggrek bulan termasuk famili Orchidaceae yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pembudidayaan tanaman anggrek selama ini terkendala pada biji anggrek yang memiliki daya kecambah kurang dari 1%. Daya kecambah biji yang rendah disebabkan oleh ukuran biji yang kecil dan tidak mempunyai endosperm. Oleh karena itu, perkecambahan biji anggrek perlu didukung oleh hormon tumbuh yang sesuai. Giberelin dan air kelapa diketahui dapat berperan dalam perkecambahan biji. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Giberelin (GA3) dan air kelapa terhadap perkecambahan biji anggrek bulan (Phalaenopsis sp). Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu melakukan sterilisasi, kemudian biji Anggrek diinokulasikan dalam medium MS dengan perlakuan variasi konsentrasi GA3 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm dan perlakuan variasi konsentrasi air kelapa 10 mL, 20 mL, dan 25 mL beserta kombinasinya kemudian diamati pada hari ke-21. Parameter yang diamati berupa perkembangan morfologi protocorm dan fase perkembangan protocorm yang dianalisis secara deskriptif, sedangkan daya kecambah protocorm dianalisis ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey pada tingkat kepercayaan 95% untuk melihat adanya perbedaan antarperlakuan. Perkembangan protocorm pada 3 perlakuan memperlihatkan fase perkembangan protocorm yang berbeda, yaitu embrio membengkak dan merobek testa, protocorm putih dengan absorbing hair, protocorm putih kekuningan, dan protocorm hijau bulat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian giberelin (GA3) 3 ppm menghasilkan daya kecambah paling rendah dan pemberian kombinasi antara GA3 dan air kelapa menunjukan daya kecambah yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan MS.
Pengembangan E-module Berbasis Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Artificial Intelligence (AI) untuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis dan Kolaborasi Siswa SMA Putri, Fauziah Eka Rahaeni; Setiowati, Frida Kunti; Muntholib, Muntholib
ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15 No 1 (2026): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v15i1.4317

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-module berbasis Project-Based Learning (PjBL) berbantuan Artificial Intelligence (AI) yang memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model Lee and Owen yang meliputi tahapan Assessment/analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation (ADDIE). Produk divalidasi oleh ahli materi, media dan bahan ajar, ahli perangkat pembelajaran, serta praktisi pendidikan Biologi dengan kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan juga berada pada kategori sangat praktis berdasarkan respons siswa pada uji coba e-module. Uji efektivitas melalui desain one group pretest-posttest menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dengan nilai N-gain 0,61 (kategori sedang). Keterampilan kolaborasi siswa juga mengalami peningkatan berdasarkan self-assessment dengan N-gain 0,91 dan berdasarkan peer assessment dengan N-gain 0,89, keduanya berkategori tinggi. Penelitian ini menujukkan bahwa e-module berbasis PjBL berbantuan AI layak, praktis, dan efektif untuk memberdayakan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan kolaborasi siswa, dengan kebaruan berupa integrasi PjBL dan AI sebagai sistem pendukung proses belajar dalam bahan ajar berupa e-module yang mendukung pemberdayaan berpikir kritis dan kolaborasi.
Perbedaan Pengaruh 2,4-Dichlorophenoxyacetic acid dan Salicylic Acid Terhadap Produksi Biomassa Kultur Suspensi Sel Zingiber officinale var. Rubrum Frida Kunti Setiowati; Nina Aulia Rahmah Permatasari
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i1.25062

Abstract

Optimasi jenis zat tumbuh untuk kultur suspensi sel jahe merah perlu dilakukan karena keterbatasan produksi jahe merah skala lapang. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh 2,4D dan asam salisilat secara terpisah terhadap kultur suspensi sel jahe merah. Penelitian dilaksanakan dengan metode eksperimen. Subkultur kedua suspensi sel jahe merah yang telah diketahui kurva pertumbuhannya diberi 2,4D dan asam salisilat secara terpisah dengan konsentrasi 1,2, dan 3 ppm pada medium cari MS basal. Penelitian ini mengungkapkan bahwa 3 ppm konsentrasi 2,4D lebih efektif dibandingkan asam salisilat dalam meningkatkan berat basah, berat kering, dan Settled Cell Volume