Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

STUDI KOMPERATIF FUNGSI KERAPATAN OBSERVASI DENGAN FUNGSI KERAPATAN RAYLEIGH Anasiru, Triyanti; Setiyawan, Setiyawan
MEKTEK Vol 12, No 2 (2010)
Publisher : MEKTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.545 KB)

Abstract

Observation data time series, used input to determine characteristic wave sea. Parameter wave is important for the infrastructure sea. Inveterate method used analyse parameter wave analyse domain frequency in ensemble average.This writing is research aim to learn step process data field till got parameter wave for infrastructure planning sea.Method this writing is plot of original data time series, plot time series which zero-mean and eliminated trend, making tables & draw histogram frequency change face irrigate, making tables & draw function density change face irrigate, f(η), comparing function density which got, with function of Gauss density, calculated deviasi (δ), or error, between function theoretical density with function density from data.To each data, conduct zero-upcrossing at data, to get high data wave. To each high data & perioda wave which got, making tables & draw histogram high frequency wave, making tables & draw function high density wave, calculating Hmax, H1/10, H1/3, Hrata2, Hmin and Tmax, T1/10, T1/3, Trata2, Tmin, HRMS, comparing function of density which got, with function of Rayleigh density, calculated deviasi (δ), or error, between function theoretical density with function density from data
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KREATIVITAS TERHADAP DEPRESI PADA LANSIA setiyawan, setiyawan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Vol 11 No 1 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Depresi pada lansia merupakan gangguan mental yang ditandai dengan munculnya gejala penurunan mood, kehilangan minat terhadap sesuatu, dan penurunan konsentrasi. Salah satu penanganan non farmakologis depresi yaitu dengan pemberian terapi kreativitas. Terapi kreativitas merupakan kemampuan seseorang berfikir dan bertingkah laku. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi kreativitas terhadap depresi pada lansia di Panti Wredha Griya Sehat Bahagia Karanganyar. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre and post test without control group. Sampel dalam penelitian adalah 23 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan analisa data bivariat menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat perubahan tingkat depresi pada lansia yang signifikan sebelum dan setelah dilakukan pemberian terapi kreativitas dengan p-value 0,00 (p<0.05). Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian terapi kreativitas terhadap depresi pada lansia. Saran: Terapi kreativitas dapat digunakan sebagai alternatif dalam menurunkan depresi pada lansia yang berada di Panti Wredha. Kata kunci : Terapi Kreativitas, Depresi, Lansia
PENGARUH LATIHAN BOUNCE BALL 2 VS 2 DAN 3 VS 3 TERHADAP KELINCAHAN ATLET TAEKWONDO Setiyawan, Setiyawan
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v1n2.p42-46

Abstract

Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan bounce ball 2 vs 2 dan 3 vs 3 terhadap kelincahan atlet taekwondo. Penelitian ini menggunakan model penelitian eksperimen semu two groups pretest-posttest design. Kelompok eksperimen merupakan kelompok yang latihan dengan metode bounce ball 2 vs 2 dan 3 vs 3. Populasi yang digunakan adalah seluruh atlet taekwondo Universitas PGRI Semarang yang berjumlah 38 atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel yang memenuhi syarat berjumlah 20 atlet. Pembagian kelompok menggunakan match subject ordinal pairing (MSOP). Instrumen yang digunakan adalah hexagonal agility test dengan nilai reliabilitas tes 0.938. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh peningkatan kelincahan pada kelompok 2 vs 2 dengan dengan peningkatan 4,48%, dan ada pengaruh peningkatan kelincahan kelompok 3 vs 3 dengan peningkatan 2.68%.
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GELOMBANG LAUT DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI OSCILATING WATER COLUMN (OWC) DI PERAIRAN MARANA Setiyawan, Setiyawan; Abdulrahim, N.
REKONSTRUKSI TADULAKO: Civil Engineering Journal on Research and Development Vol. 2 Issue 1 (March 2021)
Publisher : Civil Engineering Department, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/renstra.v2i1.224

Abstract

The alternatives to overcome electricity shortage in Indonesia is wave generating. One of the methods conducted in this research is OWC (Oscilating Water Column) based on study area criteria (Marana Village). OWC method can convert ocean wave energy atwave columnoscillationto generate electricity. To be able to produce electricity, this OWC device will train the wave energy through the OWC door hole. This research determine the amount of waves that can be utilized in Marana waters to be converted into units of electricity (watts). The amount of wave height that can be used, depends on the amount of wind that is in the waters of Marana. In addition to wave height, tidal is also needed to know the placement of Oscilating Water Column (OWC) is so that when the tidal water occurs, OWC is still in the condition of the wave. In addition, the bathymetry of the sea is also needed to know at the depth of how placed this OWC. Based on the results obtained from wave forecasting using the 2002-2006 wind data obtained maximum wave height for 5 years is 0.204 m in Year 2003. Which can generate electricity of 0.688 watts. Where from concluded in Marana waters do not have the potential to build Sea Wave Power Plant.
The Effectiveness of Problem Based Learning Model Learning Outcomes of Basketball Learning Through Audio Visual Media in Class I Ips 1 Sma N 2 Kendal Students Aji, Rachma Bayu; Setiyawan, Setiyawan; Fahmi, Donny Anhar
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 5 No 1 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.841 KB) | DOI: 10.15294/jscpe.v5i1.36868

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar bola basket melalui media audio visual pada siswa kelas X1 IPS 1 SMA N 2 Kendal. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, populasi dan sampel sejumlah 36 siswa. Variabel penelitian ini adalah model pembelajaran PBL, media pembelajaran audio visual, dan hasil belajar. Hasil uji independent sample t test memperoleh nilai signifikansi 0,000 atau < 0,05, yang berarti ada perbedaan antara hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran PBL dan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil statistik deskriptif diketahui bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran PBL adalah 83,89, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa dengan model pembelajaran konvensional adalah 76,28. Hal tersebut menunjukkan ada peningkatan hasil belajar bola basket melalui media audio visual pada siswa kelas XI IPS 1 SMA N 2 Kendal. Simpulan model pembelajaran PBL efektif terhadap hasil belajar bola basket melalui media audio visual.
Pengaruh Modifikasi Ring Basket untuk Meningkatkan Hasil Belajar Psikomotor Shooting Peserta Didik Winanto, Thosama Jorgy; Setiyawan, Setiyawan; Setaiwan, Danang Aji
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 5 No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v5i2.37037

Abstract

Latar belakang penelitian ialah kurangnya keterampilan hasil belajar psikomotor peserta didik saat melakukan gerakan shooting dan target ring yang tinggi dalam pembelajaran bola basket. Tujuannya untuk mengetahui apakah modifikasi ring basket dapat meningkatkan hasil belajar psikomotor shooting bola basket kelas VIII SMP N 1 Juwana.Penelitian ini menggunakan quasi experiment design dalam bentuk control group pretest-posttest design. Perlakuan dilakukan sebanyak 2 kali sesuai kompetensi dasar. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling, semua subjek dianggap sama yaitu mengambil dua kelas VIII secara acak dalam penelitian shooting. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini diperoleh hasil analisis Independent Sample T-Test (uji beda 2 mean berbeda), diperoleh nilai Thitung=6,146 > Ttabel (5%,df=57) sebesar 2,00172 dan nilai Sig(2-tailed) = 0,00 < α = 0,05. Berarti H0 ditolak artinya ada perbedaan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen terhadap peningkatan hasil belajar psikomotorik shooting bola basket dengan modifikasi ring basket. Rata-rata hasil psikomotorik shooting bola basket pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu sebesar 90,60. Sedangkan rata-rata hasil psikomotorik shooting bola basket pada kelas kontrol sebesar 82,967. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh modifikasi Ring basket dalam meningkatkan hasil belajar psikomotor shooting bola basket kelas VIII SMP N 1 Juwana
Pengaruh Latihan Kicking Motion Melalui Pengelompokkan Kekuatan dan Panjang Tungkai terhadap Jauhnya Tendangan Prasetyo, Ponco; Widiyatmoko, Fajri Ari; Setiyawan, Setiyawan
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 5 No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jscpe.v5i2.37049

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gerak menendang bola jauh pada SSB PSW usia 12-14 tahun. Tujuan Penelitian untuk membuktikan pengaruh latihan kicking motion, kekuatan dan panjang tungkai terhadap jauhnya tendangan pada SSB PSW usia 12-14 tahun. Metode pendekatan kuantitatif eksperimen desain. Teknik pengambilan sampel yang terdiri dari 24 peserta di bagi 2 kelompok kontrol dan eksperimen. Analisis data SPSS 22 dengan diuji normalitas, homogenitas, dan anova antar varibel. Berdasarkan hasil uji normalitas, diperoleh hasil data pretest kelas kontrol memiliki nilai Sig. sebesar 0,634, data posttest kelas kontrol memiliki nilai Sig. sebesar 0,695 , data pretest kelas eksperimen memiliki nilai Sig. sebesar 0,917 dan data posttest kelas eksperimen memiliki nilai Sig. sebesar 0,824. Semua data memiliki nilai Sig. > α (0,05), maka H0 diterima. Sampel penelitian berarti berasal dari populasi yang berdistribusi normal. 1) Ada perbedaan pengaruh antara pemberian latihan Kicking Motion Kekuatan dengan Panjang Tungkai terhadap jauhnya tendangan bola pada SSB, 2) Ada pengaruh antara kelompok Kekuatan Tinggi dan kelompok Kekuatan Rendah terhadap jarak tendangan pada SSB, 3) Ada pengaruh antara kelompok tungkai panjang dan kelompok tungkai pendek terhadap jarak tendangan pada SSB. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan melakuan latihan Kicking Motion ada pengaruh pada SSB PSW Welahan
Pengaruh Latihan Bounce Ball 2 Vs 2 dan 3 Vs 3 Terhadap Kelincahan Atlet Taekwondo Setiyawan, Setiyawan
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 1, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v1n2.p42-46

Abstract

Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan bounce ball 2 vs 2 dan 3 vs 3 terhadap kelincahan atlet taekwondo. Penelitian ini menggunakan model penelitian eksperimen semu two groups pretest-posttest design. Kelompok eksperimen merupakan kelompok yang latihan dengan metode bounce ball 2 vs 2 dan 3 vs 3. Populasi yang digunakan adalah seluruh atlet taekwondo Universitas PGRI Semarang yang berjumlah 38 atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel yang memenuhi syarat berjumlah 20 atlet. Pembagian kelompok menggunakan match subject ordinal pairing (MSOP). Instrumen yang digunakan adalah hexagonal agility test dengan nilai reliabilitas tes 0.938. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh peningkatan kelincahan pada kelompok 2 vs 2 dengan dengan peningkatan 4,48%, dan ada pengaruh peningkatan kelincahan kelompok 3 vs 3 dengan peningkatan 2.68%.
Senam Kaki Diabetes Melitus dalam Upaya Pencegahan Komplikasi Diabetes pada Kaki di Ainaro-Maubisse, Timor Leste Setiyawan, Setiyawan; Sulisetyawati, S. Dwi; Kartina, Irna; Susanti, Selliyana; Yanto, Yoseph Uli; Sarmento, Virgilio; Saliva, Juvito Mali da
Community Empowerment Vol 6 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.435 KB) | DOI: 10.31603/ce.4502

Abstract

Salah satu komplikasi penyakit diabetes melitus yang sering dijumpai adalah kaki diabetik (diabetic foot), yang dapat bermanifestasikan sebagai ulkus, infeksi dan gangren dan artropati charcot. Ada dua tindakan dalam prinsip dasar pengelolaan diabetic foot yaitu tindakan pencegahan dan tindakan rehabilitasi. Tindakan rehabilitasi meliputi program terpadu yaitu evaluasi tukak, pengendalian kondisi metabolik, debridemen luka, biakan kuman, antibiotika tepat guna, tindakan bedah rehabilitatif dan rehabilitasi medik. Tindakan pencegahan meliputi edukasi perawatan kaki, sepatu diabetes dan senam kaki. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes melitus dan peningkatan kesehatan dengan senam kaki DM untuk mengurangi komplikasi diabetes pada kaki. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, diskusi, demonstrasi oleh fasilitator yang kemudian dilanjutkan dengan re-demonstrasi oleh peserta/audience sebagai evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 87% warga terjadi peningkatan pemahaman tentang diabetes melitus, pentingnya mencegah komplikasi diabetes pada kaki dan mampu melakukan senam kaki DM.
The Effect of Disaster Education on The Ability of Adolescents to Recognize COVID-19 Prevention Setiyawan, Setiyawan; Nugraha, Andri
JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Vol 7, No 2 (2021): Volume 7, Nomor 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpki.v7i2.35705

Abstract

AbstractIntroduction: Disaster education to reduce disaster risk in adolescence is essential. An infectious disease that is currently spreading is covid-19. Emerging epidemiological reports of covid-19 in children show that, while they are less likely to become infected and to have the severe disease than adults, children are vulnerable to the coronavirus pandemic. Objectives: This research aimed to find out the effect of disaster education on children's ability to recognize Covid-19 prevention. Methods: This research design is quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design approach. Disaster education intervention Covid-19 covers disaster aspects (prevention, detection, and response phases). The research instrument uses a questionnaire on students' ability to recognize covid-19 prevention. Results: Data analysis using the Wilcoxon test showed p-value of 0.000. Discussion. There is an effect of providing disaster education on children's ability to recognize covid-19 prevention. The early introduction of disaster or disease outbreaks and their prevention are the concrete means that need to be given to the younger generation to increase the children's knowledge and shape alertness behavior in dealing with the disaster or disease outbreaks. AbstrakPendahuluan: Pendidikan bencana untuk mengurangi risiko bencana di masa anak remaja menjadi sangat penting. Penyakit infeksius yang saat ini sedang berkembang adalah Covid-19. Laporan epidemiologis yang muncul tentang covid-19 pada anak-anak menunjukkan bahwa, sementara mereka lebih kecil kemungkinannya terinfeksi dan memiliki penyakit parah dibandingkan orang dewasa, mereka masih rentan terhadap pandemi corona virus.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disaster education: covid-19 terhadap kemampuan anak mengenal pencegahan covid-19. Metode: Rancangan penelitian ini adalah quasy experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Intervensi edukasi kebencanaan Covid-19 meliputi aspek kebencanaan (tahap pencegahan, deteksi dan tanggap) diberikan kepada siswa sebanyak 3 kali dengan durasi masing-masing 30 menit secara online. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kemampuan siswa mengenal pencegahan covid-19. Hasil: hasil analisa data dengan uji wilxocon didapatkan p-value 0.000. Diskusi : Terdapat peningkatan kemampuan siswa dalam pencegahan covid-19 setelah pemberian pendidikan bencana. Pengenalan awal bencana/ wabah penyakit dan pencegahannya merupakan media nyata yang perlu diberikan untuk para generasi muda untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana/ wabah