Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI TERHADAP ANSIETAS PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT HARAPAN BUNDA KOTA BATAM Tasya Indri Pratiwi; T Eltrikanawati T Eltrikanawati
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3494

Abstract

Hypertension is defined as an increase in systolic blood pressure of at least 140 mmHg or diastolic blood pressure of at least 90 mmHg. Based on data from the World Health Organization (WHO), it is estimated that 1.28 billion adults aged 30-79 years worldwide suffer from hypertension. The highest proportion of high blood pressure in the Riau Islands Province is Karimun Regency at 30.3% and the lowest is Batam City at 15.7%. This professional scientific paper aims to provide nursing care to Mr. T by applying five finger hypnosis therapy to anxiety in hypertensive patients at Harapan Bunda Hospital. The method used in this Professional Scientific Writing work is a case study based on the stages of nursing care including assessment, diagnosis, intervention, implementation and nursing evaluation. The results showed that there was a decrease in anxiety levels from the first day, with an Anxiety Score of 21 (Moderate Anxiety) and on the third day the anxiety score decreased to 13 (no anxiety), as well as decreased anxiety and decreased tension in accordance with the expected goals and criteriaKeywords: Hypertension, Nursing Care, Five finger hypnosis
PENGENALAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA MASYARAKAT TJ. PENGAPIT KOTA BATAM TAHUN 2025 Ditte Ayu Suntara; Afif D Alba, Dedi Fatrida, Nadya Ulfa Kesumawardani, Trisya Yona Febrina, Dedy Siska, T. Eltrikanawa
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Community Dedication
Publisher : Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basic life support (BLS) is an action taken to increase the chan survival for cardiac arrest victims. The general public can per BLS with basic information and knowledge, because the succe BLS actions is influenced by knowledge and attitudes about Basic life support (BLS) is an action taken to increase the chan survival for cardiac arrest victims. The success of BLS actio influenced by knowledge and attitudes about BLS. This Comm Service Activity was carried out in Tanjung Pengapit, Batam in May 2025, the target of this Community Service activity w residents in Tanjung Pengapit, Batam City. The results obt were the level of knowledge of residents in the lecture and simul education group before being given BLS education, namely that were in the sufficient category as many as 19 respondents (6 While a small part was in the good category as many a respondents (37%). After being given BLS education and simula data was obtained on the level of student knowledge, most of were in the sufficient category, 26 respondents (87%). Meanwh small part was in the poor category, 4 respondents (13%).
Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue pada Siswa SD Negeri 008 Bengkong, Kota Batam Trisya Yona Febrina; Teuku Eltrikanawati; Made Tantra Wirakesuma; Alfitri Alfitri
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 3 No. 2 (2026): Juni, 2026
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v3i2.273

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah tropis, termasuk Kota Batam, sehingga edukasi pencegahan sejak usia sekolah penting dilakukan untuk memperkuat pemahaman mengenai penularan dan pengendalian vektor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan DBD dan mendeskripsikan pemahaman siswa SD Negeri 008 Bengkong setelah mengikuti penyuluhan. Kegiatan dilaksanakan pada 30 April 2026 dengan melibatkan 53 siswa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, media audiovisual, tanya jawab, yel-yel, dan aktivitas interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengertian DBD, karakteristik nyamuk Aedes aegypti, gejala, cara penularan, serta langkah pencegahan melalui 3M dan 3M Plus. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi keterlibatan peserta dan tanya jawab lisan pada akhir kegiatan. Hasil menunjukkan seluruh peserta mengikuti kegiatan dan sebagian besar mampu menjelaskan kembali pengertian DBD, ciri nyamuk Aedes aegypti, gejala utama, serta langkah pencegahan melalui 3M. Penggunaan media audiovisual dan aktivitas interaktif membantu mempertahankan perhatian peserta ketika konsentrasi menurun. Namun, karena kegiatan tidak menggunakan pre-test, post-test terstandar, kelompok pembanding, maupun evaluasi tindak lanjut, hasil tidak dapat ditafsirkan sebagai bukti peningkatan pengetahuan atau perubahan perilaku. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi DBD berbasis sekolah layak digunakan sebagai upaya promotif-preventif dan dapat menjadi dasar pengembangan program berkala dengan evaluasi yang lebih terukur, sistematis, dan berkelanjutan. Keterlibatan guru dan penggunaan metode yang sesuai karakteristik siswa menjadi unsur untuk mendukung keberlanjutan edukasi. Program selanjutnya disarankan menggunakan pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan serta tindak lanjut agar perubahan pengetahuan, retensi informasi, dan praktik pencegahan dapat dinilai secara objektif.