Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Psyche 165 Journal

Resiliensi di LKSA: Perceived Social Support dan Problem Focused Coping pada Remaja Meidina Dwi Putri; Hari Setyowibowo; Fredrick Dermawan Purba
Psyche 165 Journal Vol. 15 (2022) No. 4
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.554 KB) | DOI: 10.35134/jpsy165.v15i4.206

Abstract

Adolescence who live in orphanages faced adversity in their life who are different from adolescence in general. They are required to be able to overcome the problems on their own without parents. The inability to overcome these problems can increase the risk of stress and prone to emotional problems. This study aims to determine the relationship between perceived social support and problem-focused coping on the level of resilience of adolescence in Bandung orphanages. The population of this study was adolescence who lives in Bandung orphanages. Respondents in this study were 70 adolescents aged 15-17 using purposive sampling technique. Two-stage clusters method used for determining the sample of the orphanage. The scales used in this study are Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Brief-COPE), and 14-item Resilience Scale (RS-14). Respondents filled out the questionnaires with a paper and pencil test in their orphanages. The data analysis using descriptive analysis and multiple regression analysis. The results of data analysis showed that perceived social support and problem-focused coping together affect resilience of 41% with the strength of the relationship at moderate level. The regression coefficient values for perceived social support variable (4,051) and problem-focused coping variable (1,162). This showed that perceived social support more influence than problem-focused coping on adolescence resilience.
Gambaran Citra Tubuh Remaja Perempuan Indonesia Nasywa Alfiyyah; Hari Setyowibowo; Fredrick Dermawan Purba
Psyche 165 Journal Vol. 16 (2023) No.1
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.996 KB) | DOI: 10.35134/jpsy165.v16i1.222

Abstract

Ketika remaja mengalami perubahan fisik yang signifikan dalam tubuh mereka selama masa pubertas, mereka cenderung mengalami persepsi yang sangat dinamis terhadap citra tubuh. Perkembangan citra tubuh remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk di antaranya jenis kelamin perempuan dan pesan media. Pada era ini, pesan media lebih banyak diakses melalui media sosial. Penggunaan media sosial dapat memperkuat fokus pada tubuh sebagai objek sehingga remaja yang mengakses media sosial cenderung mengembangkan citra tubuh yang negatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran citra tubuh remaja awal perempuan yang mengakses minimal satu jenis media sosial setiap harinya. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja awal perempuan yang tinggal di Bandung Raya. Responden dalam penelitian ini berjumlah 242 remaja berusia 12-15 tahun yang tinggal di Bandung Raya yang didapatkan melalui teknik convenience sampling.  Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah Body Appreciation Scale 2 (BAS-2) yang diadaptasi oleh peneliti ke dalam Bahasa Indonesia berdasarkan panduan Beaton. Selain BAS-2, peneliti juga menggunakan data demografi di antaranya durasi penggunaan media sosial dan konten yang diakses. Pengisian kuesioner dilakukan secara daring melalui sekolah-sekolah yang tersebar di Bandung Raya. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki citra tubuh pada kategori tinggi. Mayoritas responden mengakses media sosial selama 1-5 jam per hari dengan salah satu konten yang diakses terkait perawatan tubuh dan kecantikan serta fashion.