p-Index From 2021 - 2026
5.726
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Collaboration Innovation for Optimizing Village Potentials through the Bermasa Program in Bengkalis Regency Adianto; Mayarni; Dedi Kusuma Habibie; Risky Arya Putri; Ahmad Hadi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the Collaborative Innovation approach for optimizing village potentials through the BERMASA program in Bengkalis Regency by using the bibliometric analysis research method to find research gaps and novelty as well as empirical and secondary analysis, namely using a qualitative approach. Problem-solving plans and research objectives from this research to promote collaborative innovation effectively within the context of the BERMASA program in Bengkalis Regency, it is essential to identify and address the barriers that hinder collaborative efforts. This research found that the village government plays the most significant role in the collaborative innovation process in government as the front guard and the actor closest to the community. This collaborative innovation approach is considered capable of meeting sustainability standards and improving community welfare in an integrated manner following the development vision of the Bengkalis Regency government through the BERMASA program. Therefore, this research recommends the Pentahelix approach to maximize innovation-based collaboration, which can increase the role of actors in a more structured manner according to their tasks and functions, both explicitly and in general. It is also hoped that equal access to internet networks and transportation in remote villages in Bengkalis Regency will be immediately addressed to optimize innovations initiated by the village government and the community.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pengembangan Potensi Lokal di Desa Kesumbo Ampai Sujianto; Adianto; Hasim As'ari; Gusliana HB; Umami, Irwin Mirza; Kusuma Habibie, Dedi; Risky Arya Putri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4593

Abstract

Artikel ini membahas mengenai implementasi program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang dilaksanakan di Desa Kesumbo Ampai. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya yang tersedia, sehingga mereka mampu mengambil keputusan dan tindakan yang mendukung kesejahteraan desa secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan potensi lokal seperti Ubi Manggalo, program ini berfokus pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam menggali dan mengembangkan potensi desa yang selama ini belum dimaksimalkan. Melalui pendekatan partisipatif, program ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap kegiatan, sehingga tidak hanya meningkatkan kemandirian, tetapi juga membangun kapasitas dan keterampilan dalam pengelolaan sumber daya lokal secara berkesinambungan. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kemandirian masyarakat serta adanya keinginan yang kuat untuk memanfaatkan potensi lokal, yang diiringi dengan peningkatan keterampilan dan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi desa dengan lebih efektif dan berkelanjutan.
Evaluasi Penyelenggaraan Pembinaan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru Fiona Grecia Pakpahan, Sofhi; Kusuma Habibie, Dedi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19103

Abstract

Evaluasi terhadap penyelenggaraan pembinaan narapidana penting untuk memastikan efektivitas rehabilitasi serta pencegahan residivisme. Program pembinaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan psikologis, keterampilan, pendidikan, dan keagamaan narapidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberhasilan dan mengidentifikasi faktor penghambat dalam pelaksanaan pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru. Teori yang digunakan adalah teori evaluasi kebijakan menurut William N. Dunn, dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan telah dilaksanakan berdasarkan prinsip rehabilitasi, reintegrasi sosial, dan pemberdayaan narapidana. Namun, masih terdapat berbagai hambatan dalam pelaksanaannya. Faktor penghambat tersebut meliputi kondisi overkapasitas penghuni lapas, keterbatasan jumlah staf pembinaan, serta rendahnya tingkat kesadaran narapidana dalam mengikuti program. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sumber daya manusia, fasilitas, dan pendekatan yang lebih personal dalam pelaksanaan pembinaan agar tujuan pemasyarakatan dapat tercapai secara optimal.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REKAYASA LALU LINTAS : STUDI KASUS SISTEM SATU ARAH DAN U-TURN DI KOTA PEKANBARU Lailatul Indriani; Dedi Kusuma Habibie
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1286

Abstract

This study aims to analyze the Implementation of Traffic Engineering Policy: A Case Study of One-Way and U-Turn Systems in Pekanbaru City and identify inhibiting factors in its implementation. The background of this study is based on traffic problems such as congestion and accidents that are increasing along with the growth of motorized vehicles that are not balanced by adequate road infrastructure. The Pekanbaru City Government through the Transportation Agency has implemented various traffic engineering policies, including the one-way system and the closure of U-Turns at certain points. The method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results of the study indicate that the implemented policies have had a positive impact, but their implementation still faces obstacles such as lack of public awareness, limited infrastructure, and less than optimal coordination between institutions. This study recommends the need for more massive socialization and increased synergy between institutions to support the successful implementation of traffic engineering policies.
PENGELOLAAN SAMPAH DALAM RANAH KEBIJAKAN PUBLIK Tiberius Zalukhu; Dedi Kusuma Habibie
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i1.8467

Abstract

Sampah dan pengelolaannya masih menjadi masalah utama dalam aspek lingkungan, kesehatan, sosial, dan budaya yang sampai saat ini belum terselesaikan. Pengelolaan sampah merupakan seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan secara sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan meliputi pengurangan sampah dan penanganan sampah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan persampahan diantaranya masih terjadinya penumpukan sampah di TPS, pengangkutan sampah tidak maksimal, belum berfungsinya TPS 3R, belum adanya kegiatan pengolahan sampah, serta belum adanya TPA di Kabupaten Nias Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengelolaan Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Utara. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan bersifat analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Newman dalam (Firmansyah & Mahardhika, 2018) dengan lima indikator yaitu : perencanaan, pengorganisasian, pengadaan atau pengumpulan sumber daya, pengarahan, dan pengawasan. Berdasarkan dari hasil penelitian, kemudian disimpulkan bahwa Pengelolaan Sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Utara belum berjalan dengan maksimal. Adapun faktor penghambat dalam Pengelolaan Sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Utara meliputi minimnya sarana dan prasarana pengelolaan sampah, kurangnya personil dan kemampuan SDM dalam melakukan kegiatan pengolahan sampah, dan minimnya partisipasi masyarakat, swasta, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan dalam pengelolaan sampah.
KESESUAIAN IMPLEMENTASI PROGRAM LAPAK PETANI HEBAT PRODUK UNGGUL (PATAH PINGGUL) DI KECAMATAN RENGAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU Iqbal; Dedi Kusuma Habibie
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5359

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kesesuaian adanya Program PATAH PINGGUL dengan pengimplementasian program ini kepada kelompok tani di Kecamatan Rengat. Tujuan adanya penelitian ini untuk mendeskripsikan kesesuaian implementasi Program Lapak Petani Hebat Produk Unggul (PATAH PINGGUL) di Kecamatan Rengat. Penelitian ini menggunakan konsep model kesesuaian dari David C. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer dan sekunder dari wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat tidak adanya kesesuaian program ini dari tiga unsur implementasi program dari mulai belum sesuai dengan apa yang di butuh kan oleh kelompok tani, terdapat dua dari tujuh Tim Pelaksana Program PATAH PINGGUL tidak sesuai antara tugas yang disyaratkan program ini dan tidak sesuai syarat yang ditetapkan program ini dengan pengimplementasiannya secara langsung.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT DI KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN RIAU Baiq Sekar Maysi Astuti; Dedi Kusuma Habibie
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 7 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i7.2026.1759-1765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan pengaduan masyarakat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori efektivitas Campbell J.P. yang meliputi keberhasilan program, keberhasilan sasaran, kepuasan terhadap program, tingkat input dan output, serta pencapaian tujuan menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pengaduan masyarakat telah efektif pada indikator keberhasilan program, tingkat input dan output, serta pencapaian tujuan menyeluruh. Sementara itu, indikator keberhasilan sasaran dan kepuasan terhadap program belum efektif karena masih terdapat masyarakat yang belum memahami mekanisme pengaduan dan masih ditemukan ketidakjelasan informasi serta tindak lanjut pada beberapa laporan. Faktor penghambat yang teridentifikasi meliputi rendahnya pemahaman masyarakat mengenai alur pengaduan, adanya laporan yang berada di luar kewenangan instansi, serta perlunya penguatan komunikasi dalam penyampaian tindak lanjut pengaduan.
Penguatan Daya Saing Daerah Melalui Promosi Kuliner Palito Daun di Kabupaten Kampar, Riau Gusliana HB; Syaifullah Yophi; Dedi Kusuma Habibie; Sukamarriko Andrikasmi; Ricki Musliadi; Zulwisman Zulwisman; Fahrur Rozi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.195-201

Abstract

This community service activity aims to strengthen regional competitiveness by promoting the traditional culinary specialty Palito Daun as a cultural identity and economic potential in Kampar Regency, Riau. Palito Daun culinary delights possess high local wisdom and offer the potential to be developed as a superior regional product. The activity included outreach, branding strategy training, digital-based promotional assistance, and facilitation of business legality for culinary MSMEs. The results demonstrated improved participant skills in more attractive product packaging, utilizing social media for promotion, and understanding the importance of legality in expanding the market. Furthermore, this activity fostered collective community awareness of the importance of preserving traditional recipes while simultaneously developing them to suit modern market tastes. This community service activity is expected to be a strategic step in strengthening Kampar Regency's image as a region with distinctive culinary delights capable of competing locally, nationally, and internationally.
DIGITALISATION OF LOCAL GOVERNMENT ASSET MANAGEMENT: EVALUATING FIVE TECHNOLOGICAL INNOVATIONS AT THE RIAU PROVINCIAL DEPARTMENT OF ENVIRONMENT AND FORESTRY Jingga Putri Fakar; Dedi Kusuma Habibie; Sabarno Dwirianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis Syariah dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi, Manajemen Bisnis, Syariah dan Teknologi
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/embistek.v5i2.280

Abstract

Persistent deficiencies in public sector asset governance represent a critical challenge for regional government accountability in Indonesia, as evidenced by recurring Qualified Opinions (WDP) issued by BPK RI. This study evaluates the effectiveness of five simultaneous digital asset management innovations implemented by the Riau Province Department of Environment and Forestry (DLHK) in 2024: drone mapping with geotagging, IoT-based patrol vehicle tracking, blockchain land archive digitization, inter-UPT asset sharing via SiLADU, and RFID smart labeling for laboratory equipment. Employing a qualitative descriptive-evaluative design with an embedded case study strategy, data were collected through documentary analysis, in-depth interviews with seven key informants, and non-participant observation, analyzed using Miles et al.'s (2014) interactive model. Findings reveal that pre-innovation asset management maturity stood at 1.8 (Aware level, IAM 2015), with KIB A accuracy of 61%, 1,200-hectare cadastral discrepancy, 30% equipment utilization, and 45% vehicle downtime. Post-innovation, maturity advanced to 3.1 (Competent), KIB A accuracy reached 98.9%, equipment utilization rose to 78%, and audit opinion improved from WDP to WTP — generating positive ROI within two years from a Rp1.2 billion investment. Results confirm that integrated multi-technology deployment, underpinned by New Public Governance collaboration and ISO 55000 frameworks, constitutes a replicable institutional model for transforming public asset governance accountability.
Collaboration-Based Village Service Innovation in Sabak Auh District, Siak Regency Adianto Adianto; Dedi Kusuma Habibie; Risky Arya Putri; Indry Indry; Ayu Tri Utami
Journal of Governance Volume 9 Issue 4: (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jog.v9i4.30046

Abstract

The research was conducted with the aim of comprehensively analyzing collaborative innovation in village development in Sabak Auh District, Siak Regency. Because the village is the foremost government agent in carrying out development, therefore the village is the foremost gate of development for a country. Therefore, in implementing village development, it must collaborate with all stakeholders to develop the innovations that have been determined. Because building villages with a collaboration, empowerment, and innovation approach focuses on exploring and developing the potential of the village based on local wisdom, which will become the spirit to realize an independent village. This fact is an investment in the future that will accelerate welfare for village communities more evenly in the long term. The research found that there are several innovations that have been made in village development in the Sabak Auh Sub-district, Siak Regency. The implementation of these innovations includes the implementation of a digitalization program through applications launched by the Siak District government, such as the “Si Cantik ‘ and ’Smart Kampung” applications. The implementation of collaborative innovation in village development in Sabak Auh Subdistrict, Siak Regency, is still running in a limited manner and is not fully optimized, and the factors causing the failure of collaborative innovation in village development in Sabak Auh Subdistrict, Siak Regency, are (1) the application of village service innovations that are not good and (2) training on the use of innovations that have not been maximized.