Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perancangan Chatbot Open-Domain Berbasis Retrieval Augmented Generation dan Large Language Model untuk Generasi Digital Afif Putra Romadhoni; Lusia Rakhmawati; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto; Nurhayati Nurhayati
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13022

Abstract

The rapid advancement of artificial intelligence, particularly Large Language Models (LLMs), has driven the development of chatbots capable of generating more natural and interactive conversations. However, general-purpose chatbots still have limitations in providing personalized interactions that meet users' specific needs. This study aims to design and implement an open-domain chatbot based on a Large Language Model (LLM) and Retrieval-Augmented Generation (RAG) with mood personalization and response tone features. The system was developed as a web-based application using an LLM as the response generator and a keyword-based RAG mechanism to provide additional context from a knowledge base. The novelty of this research lies in the integration of the RAG mechanism, mood personalization, response tone selection, and a safety layer within a single chatbot system designed to deliver a more personalized and secure conversational experience. System evaluation was conducted through response time testing and user acceptance testing using the Technology Acceptance Model (TAM). The results indicate that all designed features were successfully implemented and that the system was capable of generating responses across various conversational scenarios. Furthermore, the evaluation demonstrated a high level of user acceptance in terms of perceived usefulness, perceived ease of use, attitude toward using, and behavioral intention to use. Therefore, the developed chatbot was successfully implemented and can serve as a digital interaction medium that leverages LLM and RAG technologies to provide a more personalized conversational experience for users.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Komponen Elektronika di SMK Kelas X Muhammad Faiz Fauzan Fakhrudin; Nur Kholis; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Nurhayati Nurhayati
Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Vol 1 No 2 (2024): [2] - 2024 December
Publisher : Teknologi Pendidikan ID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70125/jetsar.v1i2y2024a54

Abstract

Berdasarkan observasi yang terfokus pada metode pembelajaran dan hasil belajar siswa di SMKN 1 Sidayu, pembelajaran yang dilakukan terkesan monoton sehingga situasi pembelajaran di dalam kelas menjadi membosankan. Kondisi tersebut akan mempengaruhi hasil belajar dikarenakan tingkat ketertarikan siswa terhadap pembelajaran relatif kurang sehingga siswa menjadi pasif. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan inovasi agar pembelajaran menjadi lebih menarik. Salah satu inovasi pembelajaran ialah mengembangkan trainer elektronika dasar berbasis problem-based learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur perbedaan hasil belajar siswa dan respons siswa terhadap perangkat pembelajaran berbasis problem based learning. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D, yang mencakup tahapan pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Uji coba dilakukan pada 37 siswa kelas X di SMK Negeri 1 Sidayu. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi media, materi, pembelajaran, respons siswa, serta soal pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil penelitian, seluruh komponen yang telah dikembangkan telah valid sehingga media yang dikembangkan layak untuk diuji coba kepada siswa. Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan signifikan (sig. 0,041). Respons kecocokan siswa terhadap media LKPD berbasis PBL sangat baik. Dari penelitian ini, menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMK kelas X pada materi komponen elektronika. Penggunaan trainer pun memberikan pengalaman langsung kepada para siswa akan komponen yang akan dipelajari.
Upaya Meningkatkan Soft Skill Communication Penulisan Artikel Melalui Pemodelan dan Simulasi Berbasis Artificial Intelligence Unit Three Kartini; Nurhayati Nurhayati; Lilik Anifah; Bambang Suprianto; Rr. Hapsari Peni; Parama Diptya W; I. G. P Asto B; L. Endah C; Sayyidul A. A
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8772

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi mahasiswa sebagai mitra dalam kegiatan ini adalah rendahnya kemampuan soft skill communication dalam penulisan artikel, yang belum optimal dalam mendukung kesiapan akademik maupun profesional. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah penerapan pemodelan dan simulasi sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan berbasis skenario komunikasi nyata. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan mitra, perancangan model simulasi komunikasi berbasis AI, implementasi sistem simulasi interaktif, serta pelatihan dan pendampingan mahasiswa dalam menggunakan sistem tersebut. Selanjutnya dilakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kemampuan komunikasi mahasiswa. Pelaksanaan pelatihan diikuti mahasiswa magister Universitas Teknologi Malaysia yang berminat mempelajari pemodelan dan simulasi berbasis AI. Program ini dilaksanakan dengan tujuan dapat meningkatkan pengembangan ketrampilan dan kreatifitas dalam memodelkan dan simulasi sistem dengan Penguatan Soft skill Communication berbasis AI. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa penggunaan simulasi berbasis AI mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan komunikasi mahasiswa secara signifikan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata skor kemampuan komunikasi sebesar 45%, setelah mengikuti program pengabdian masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak konkret berupa peningkatan kompetensi komunikasi mahasiswa yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Co-Authors Afif Putra Romadhoni Agusniar Dian Safitri Ahmad Zaki Akbar Kurnia Saleh Alexandre Jean Rene Serres Alexandre Manicoba de Oliveira Alexandre Manicoba de Oliveira Andri Arfianto Antonio Mendes De oliveira Neto Arif Widodo Auzuir R De Alexandria Bambang Suprianto . Daffa Mauludie Al Daufir Deni Wijayanto Emmanuel Jessica Priskilla Endryansyah Endryansyah Farid Baskoro Fatkul Ikrom Ariszki Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas Hapsari Peni Agustin Tjhayaningtijas Harisone Gusti Arief Prahara I Gusti Putu Asto Buditjahjanto I. G. P Asto B Ingrid C. Nogueira João Francisco Justo Filho João Francisco Justo Filho L. Endah C Lilik Anifah Lusia Rakhmawati M. Noer Falaq Al Amin Marcelo B. Perotoni Mintowati Mintowati Moch Khafid Mukminin Mochamad Jauhar Nur Ainul Sirojuddin Mohammad Iyo Agus Setyono Muhamad Syariffuddien Zuhrie Muhammad Ady Nursetya Muhammad Anas Noval Muhammad Faiz Fauzan Fakhrudin Muhammad Syariffuddien Zuhrie Mumtazusysyifa Maimunah Nia Nur Qur’any Agustin Nuh Krama Hadianto Nur Holis Nur Kholis Oktavia Kurnia Ramadhani Oktavia Rahmadani Parama Diptya W Paulen Aulia Lutfia Puput Wanarti Rusimamto Rachmat Agus Kurdyanto Raden Roro Hapsari Peni Agustin Raimundo Eider Figueredo Sobrinho Raimundo Eider Figueredo Sobrinho Ramadhani Arie Sadewa Setiyanto Risma Alfia Rizqi Agustini Rr. Hapsari Peni Samuel Prasad Jones Christydass Sari Edi Cahyaningrum Sayyidul A. A Subuh Isnur Haryudo Takeshi Fukusako Tauran, T. Tri Wrahatnolo Unit Three Kartini Wilda Sumarsyah