Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Neutrino

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Kelas X SMA Negeri 2 Rantepao Silka, Silka
Neutrino Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.971 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Rantepao telah mencapai standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) atau belum setelah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Subjek populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 31 peserta didik. Desain yang digunakan adalah One shot Case Study Design. Hipotesis penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Rantepao telah mencapai standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) setelah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar fisika yang memenuhi kriteria valid sebanyak 20 butir dari 32 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar fisika peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Rantepao setelah diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw sebesar 81,02 dan standar deviasi sebesar 2,50. Analisis inferensial menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berperan pada pencapaian nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Rantepao.
Penggunaan Mikrokontroler pada Sensor Suhu Pineng, Martina; Silka, Silka
Neutrino Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.016 KB)

Abstract

Sensor adalah alat untuk mendeteksi/mengukur sesuatu, yang digunakan untuk mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik.. Demikian juga dengan sensor suhu merupakan alat yang digunakan untuk merubah besaran panas menjadi besaran listrik yang dapat dengan mudah dianalisis besarnya. Adapun jenis sensor suhu yang sering digunakan yaitu sensor suhu LM35. Penggunaan jenis sensor ini akan dipadukan dengan mikrokontroler baik yang berupa PIC dengan berbagai seri maupun mikrokontroler jenis Arduino.Hal ini kadang membuat para peneliti ataupun mahasiswa bingung dalam menentukan jenis mikrokontroler yang akan digunakan karena kedua jenis mikrokontroler ini masing-masing mempunyai fitur yang berbeda-beda. Pada aplikasi mikrokontroler jenis PIC, terdapat komponen yang harus disipakan di luar rangkaian yaitu perangkat compile yang akan mengubah bahasa Assemblay menjadi bahasa komputer .Pada aplikasi mikrokontroler Arduino, tidak lagi membutuhkan perangkat tambahan karena compile sudah terintegrasi dalam mikrokontroler. Hasil pengujian di lapangan menunjukkan bahwa sensitifitas pembacaan sensor berdasarkan kedua jenis mikrokontroler sebesar 98%/ Dengan demikian disimpulkan bahwa sensor LM35 akan tetap bekerja pada semua jenis mikrokontroler namun aplikasi yang lebih mudah untuk digunakan adalah pada mikrokontroler Arduino karena software yang diinput ke dalam mikrokontroler tidak akan membutuhkan perangkat compile karena sudah terintegrasi dalam mikrokontroler Arduino tersebut.
Analisis Sifat Mekanik Serat Kulit Kayu Khombouw dan Serbuk Bambu Dengan Uji Bending Silka, Silka; Pasae, Nofrianto; Lasarus, Risa
Neutrino Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.527 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap serat kulit kayu khombouw dimana serat kulit kayu khombouw ini berasal dari daerah kampung Asei Distrik Sentani Timur, Jayapura. Bahan serat ini masih jarang digunakan sebagai elemen penguat dalam matriks komposit serat.Serat kulit kayu khombouw dicampurkan dengan serat serbuk bambu sebagai bahan pengisi matriks resin epoksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan kelenturan serat kayu khombouw dan serat bambu dengan penguat resin.Penelitian ini menggunakan metode eksprimental dengan tahapan mendesain dan membuat cetakan spesimen,kemudian mencetak spesimen dan melakukan pengujian bending dengan 27 spesimen.Perlakuan yang di berikan terhadap serat kulit kayu khombouw adalah dengan perlakuan pengeringan dengan suhu 50ยบ celcius dengan variasi waktu 1, 2 dan 3 jam dan perlakuan perendaman dengan variasi waktu 20, 40 dan 60 menit. Dari hasil pengujian bending diperoleh tegangan bending maksimum terjadi pada waktu pemanasan 3 jam dengan waktu perendaman 40 menit sebesar 30 Mpa. Dimana Semakin lama pengeringan serat dan perendaman serat maka semakin tinggi juga kekuatan lenturnya. Ini disebabkan oleh infiltrasi resin terhadap serat lebih baik jika direndam lebih lama.
Analisis Pemanfaatan Briket Arang Campuran Sabut Kelapa Dengan Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Bakar Alternatif Suluh, Sallolo; Silka, Silka
Neutrino Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Briket merupakan salah satu sumber energi alternatif khususnya bahan bakar dari biomassa campuran arang sabut kelapa dan tempurung kelapa untuk memasak, praktis digunakan untuk menganti bahan bakar minyak tanah semakin hari semakin menipis cadangannya. Penelitian ini bertujuan (1) Melakukan pengujian nilai kalor briket limbah sabut kelapa dan tempurung kelapa berdasarkan variasi butiran. (2) Menghitung efisiensi thermal pembakaran briket sabut kelapa dan tempurung kelapa ditinjau dari variasi butiran. Metode penelitian yang digunakan metode experimental dengan memanfaatkan limbah sabut kelapa dan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif. Hasil uji pembakaran pada 3 jenis briket yang berbeda menunjukkan bahwa briket B2 yang paling unggul dalam hal mendidikan air sebanyak 1 kali dengan nilai kalor dan efisiensi pembakaran masing-masing 5675 calori/gram dan 43.82%.
Evaluasi Kinerja Guru Bersertifikasi di SMA Negeri se-Kabupaten Toraja Utara Silka, Silka
Neutrino Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja guru bersertifikasi di SMA Negeri se-Kabupaten Toraja Utara yang meliputi : (1)Perencanaan Pembelajaran; (2)Pelaksanaan Pembelajaran ; (3) Evaluasi Pembelajaran Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan metode kuantitaif dan kualitatif.Adapun subjek dalam penelitian ini adalah guru bersertifikasi di SMA Negeri se-Kabupaten Toraja Utara.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara,observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : terdapat 10 guru bersertifikasi yang kinerjanya berada pada kategori amat baik sesuai skor perolehan indikator kinerja guru terletak pada interval 75% > P ? 100%, dan 6 guru yang berada pada kategori baik karena skor perolehan indikator kinerja guru terletak pada interval 50% > P ? 75 %. Untuk aspek pelaksanaan pembelajaran terdapat 8 guru tersertifikasi yang berada pada kategori amat baik dan 8 guru tersertifikasi berada pada kategori baik. Untuk aspek penilaian kegiatan pembelajaran terdapat 11 guru tersertifikasi berada pada kategori amat baik dan 5 guru berada pada kategori baik.
Evaluasi Kinerja Guru Bersertifikasi di SMA Negeri se-Kabupaten Toraja Utara Silka, Silka
Neutrino Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja guru bersertifikasi di SMA Negeri se-Kabupaten Toraja Utara yang meliputi : (1)Perencanaan Pembelajaran; (2)Pelaksanaan Pembelajaran ; (3) Evaluasi Pembelajaran Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan metode kuantitaif dan kualitatif.Adapun subjek dalam penelitian ini adalah guru bersertifikasi di SMA Negeri se-Kabupaten Toraja Utara.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara,observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : terdapat 10 guru bersertifikasi yang kinerjanya berada pada kategori amat baik sesuai skor perolehan indikator kinerja guru terletak pada interval 75% > P ? 100%, dan 6 guru yang berada pada kategori baik karena skor perolehan indikator kinerja guru terletak pada interval 50% > P ? 75 %. Untuk aspek pelaksanaan pembelajaran terdapat 8 guru tersertifikasi yang berada pada kategori amat baik dan 8 guru tersertifikasi berada pada kategori baik. Untuk aspek penilaian kegiatan pembelajaran terdapat 11 guru tersertifikasi berada pada kategori amat baik dan 5 guru berada pada kategori baik.
Efektivitas Penggunaan Alat Peraga Sederhana Dalam Pembelajaran Fisika Pada Materi Tekanan Hidrostatis Siswa Kelas VIII SMP Kristen Makale Kalemben, Amelia Dudung; Lolang, Enos; Silka, Silka
Neutrino Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan alat peraga sederhana. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMP Kristen Makale. Sampel penelitian terpilih secara acak yang terdiri dari kelas VIII D. Data penelitian diambil dengan menggunakan: (1) instrumen tes; (2) instrumen angket minat belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) hubungan penggunaan alat peraga sederhana dengan penguasaan (pemahaman) materi tekanan hidrostatis dalam pembelajaran fisika; (2) hubungan penerapan penggunaan alat peraga sederhana dengan minat belajar peserta didik dalam pembelajaranfisika; (3) keefektifan penggunaan alat peraga sederhana dalam pembelajaran fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1)Hubungan penggunaan alat peraga sederhana dengan penguasaan (pemahaman) materi tekanan hidrostatis saling berhubungan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat pemahaman rata-rata peserta didik dari hasil belajar yaitu 62,5 % yang masuk kedalam kategori tinggi. (2) Hubungan penggunaan alat peraga sederhana dengan minat belajar peserta didik saling berhubungan. Hal ini dapat dilihat terdapat 6 peserta didik (37,5%) sangat berminat dan 10 pesertadidik (62,5%) yang berminat mengikuti pembelajaran fisika. (3) Keefektifan pembelajaran online dengan penggunaan alat peraga sederhana dalam pembelajaran fisika dapat meningkatkan hasil belajar dengan penggunaan alat peraga sederhana. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata pre-tes diperoleh 61,5danpos-tes diperoleh 82,625 yang tergolong kategori tinggi