Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMBUATAN ALAT BANTU LATIHAN TEKNIK JATUHAN DENGAN TARIKAN PENCAK SILAT PADA KATEGORI TANDING Awaludin, Syafri; Wardoyo , Hendro; Wattimena , Ferry Yohannes
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ian ini bertujuan untuk membantu latihan proses teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat pada kategori tanding. Untuk mempermudah atlet dan pelatih melatih teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat dengan media alat bantu. Alat bantu latihan teknik ini digunakan untuk atlet remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model ADDIE. Subyek penelitian altet remaja PSHT Ranting Pasopati Cabang Jakarta Timur untuk pengumpulan data ini dilakukan dengan melaksanakan penggunaan alat bantu dengan melakukan teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat. Langkah – langkah yang digunakan untuk penelitian pada tahap: (1) Analisis Kebutuhan; (2) Desain alat; (3) Pembuatan/pengembangan alat; (4) Pelaksanaan dilapangan; (5) Evaluasi produk. Hasil uji validitas dilakukan dengan tiga orang ahli. Hasil validasi ahli pencak silat satu dengan skor rata – rata 86,6 sedangkan hasil validasi ahli pencak silat dua dengan skor rata- rata 88,3 dan hasil validasi ahli pencak silat tiga dengan skor rata – rata 85. Hal ini menerangkan bahwa pembuatan alat bantu latihan teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat pada kategori tanding layak untuk diuji cobakan berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa alat bantu ini memudahkan proses latihan teknik dan membantu meningkatkan kemampuan keterampilan latihan teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat di tingkat usia remaja.
PENGEMBANGAN ALAT BANTU LATIHAN TEKNIK JATUHAN DENGAN TARIKAN PENCAK SILAT KATEGORI TANDING Putra, Yuda Rikiansyah; Wardoyo, Hendro; Maslikah, Uzizatun
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i11.2973

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk memodifikasi alat bantu latihan teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat kategori tanding untuk memudahkan atlet dan pelatih dalam berlatih teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat kategori tanding untuk atlet mahasiswa dan dewasa. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model ADDIE. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah atlet pencak silat mahasiswa dan dewasa. Langkah-langkah pengembangan digunakan untuk penelitian pada tahap: (1) analisis kebutuhan; (2) desain alat; (3) pengembangan alat; (4) pelaksanaan dilapangan; (5) evaluasi produk. Hasil uji validitas dilakukan dengan empat orang ahli. Hasil validasi dengan ahli pencak silat satu memiliki interpretasi sangat baik dengan skor rata-rata 91,1%, hasil validasi dengan ahli pencak silat dua memiliki interpretasi sangat baik dengan skor rata-rata 84,4%, hasil validasi dengan ahli pencak silat tiga memiliki interpretasi sangat baik dengan skor rata-rata 100%, dan Hasil validasi dengan ahli elektro satu memiliki interpretasi sangat baik dengan skor rata-rata 82,2%. Hal ini menerangkan bahwa pengembangan alat bantu latihan teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat kategori tanding dinyatakan layak untuk diuji cobakan dan dimodifikasi serta memudahkan atlet dewasa dalam berlatih teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat kategori tanding, berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1. Dengan pengembangan alat bantu latihan teknik jatuhan dengan tarikan pencak silat dapat melatih kemampuan jatuhan dengan tarikan pencak silat pada atlet dewasa, 2. Mempermudah pelatih dalam pemberian materi kepada atlet dewasa.
Perbandingan Efek Kerja Minuman Beroksigen dan Air Mineral terhadap Saturasi Oksigen dalam Darah setelah Melakukan Joging 30 Menit Tim Futsal SMA Islam Al MAruf Jakarta Timur Giatarma, Bean Ken; Setiakarnawijaya, Yasep; Wardoyo, Hendro
Jurnal Segar Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal SEGAR, Volume 3, Nomor 2, Mei 2015
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.27 KB) | DOI: 10.21009/segar.0302.01

Abstract

PERBANDINGAN EFEK KERJA MINUMAN BEROKSIGEN DAN AIR MINERAL TERHADAP SATURASI OKSIGEN DALAM DARAH SETELAH MELAKUKAN JOGING 30 MENIT TIM FUTSAL SMA ISLAM AL MARUF JAKARTA TIMUR Bean Ken Giatarma1, Yasep Setiakarnawijaya2, Hendro Wardoyo2 1Program Studi Ilmu Keolahragaan 2Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Kampus B, Jakarta Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Efek kerja minuman beroksigen terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan aktifitas jogging selama 30 menit. 2). Efek kerja minuman air mineral (aqua) terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan aktifitas jogging 30 menit. 3). Perbandingan minuman beroksigen dan air mineral terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan aktifitas jogging 30 menit.Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2015. metode yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu dengan pre-test sebelum melakukan dan post test setelah melakukan dan dengan teknik pengambilan purposive sampling, sampel yang berjumlah 10 dengan populasi 15 orang.Instrumen penelitian dengan teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah variabel-variabel yang terdapat dalam peneliti dan diambil dengan pemberian tes sebelum perlakuan dan tes setelah perlakuan. Pada hasil penelitian perbandingan air beroksigen dan air mineral menghasilkan Efek kerja minuman beroksigen terhadap kadar oksigen dalam darah selah melakukan jogging 30 menit jadi Nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (dk) n1–1 = 10–1 = 9 Pada taraf kepercayaan α = 0,05 adalah 2,26. Karena t-hitung (8,5) > t-tabel (2,26) maka hipotesa nihilnya ditolak Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat efek kerja minuman beroksigen terhadap saturasi oksigen setelah jogging 30 menit. Efek kerja minuman air mineral terhadap kadar oksigen dalam darah setelah melakukan jogging 30 menit Nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (dk) n1–1 = 10–1 = 9 Pada taraf kepercayaan α = 0,05 adalah 2,26. Karena t-hitung (1) < t-tabel (2,26) maka hipotesa nihilnya diterima Sehingga dapat disimpulkan bahwa efek kerja air mineral terhadap saturasi oksigen setelah jogging 30 menit tidak terdapat perbedaan. Perbandingan air minum beroksigen dan air mineral terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan jogging terdapat perbedaan pada hasil tes, yang menunjukan air beroksigen lebih signifikan. Karena t-hitung (2,90) > t-tabel (2,10), dengan demikian Hipotesa nihilnya ditolak, ada perbedaan pengaruh peningkatan kadar oksigen dalam darah pada air minum beroksigen dan air mineral dimana air beroksigen mendapat pengaruh lebih besar terhadap peningkatan kadar oksigen dalam darah dibandingkan dengan air mineral setelah melakukan jogging selama 30 menit. Maka diambil keputusan bahwa terdapat penigkatan kadar oksigen dalam darah pada air beroksigen dan efek kerja minuman beroksigen lebih signifikan hasilnya. Kata Kunci: Minuman Beroksigen, Air Mineral
Studi Korelasional Persepsi kinestetik dengan Kemampuan Passing Pemain Futsal Universitas Negeri Jakarta FITRANTO, NUR; Wardoyo, Hendro; Prabowo, Eko; Paranoan, Andri; Andri, Gusti
Jurnal Segar Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal SEGAR, Volume 11 Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/segar/1102.02

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan mengetahui keterkaitan atau hubungan antara persepsi kinestetik dengan kemampuan passing pada pemain futsal Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan di Jakarta, pengambilan data dilaksanakan di Kampus B Fakultas Ilmu Keolahragan Universiatas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasional dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa klub futsal universitas negeri jakarta. Sampelnya adalah menggunakan random sampling pemain futsal putri sebanyak 19 orang pemain. Instrumen penelitian ini yaitu Tes persepsi kinestetik menendang bola, (2) Tes passing selama 1 menit dengan jarak 10 meter. Hasil penelitian menunjukkan: Terdapat hubunga tidak signifikan antara persepsi kinestetik dengan kemampuan passing, dengan persamaan garis linier Ŷ = 2.39 + 1.76X1, koefisien korelasi ry1 = 0.632 dan koefisien determinasi (ry1)2 = 0.400, yang berarti persepsi kinestetik memberikan kontribusi dalam kemampuan passing sebesar 40% semakin baik persepsi kinestetik pemain futsal semakin tinggi pula kemampuan passing pemain futsal dan masih ada 60% lagi pengaruhi factor lain yag tidak diteliti Kata Kunci: Persepsi Kinestetik, Passing, Futsal Abstract. This study aims to determine the relationship or relationship between kinesthetic perception and passing ability in futsal players, State University of Jakarta. This research was carried out in Jakarta, data collection was carried out at Campus B of the Faculty of Processing Sciences, State University of Jakarta. The method used in this study is a correlational study with a quantitative descriptive method.The population of this study was all students of the futsal club of the state university of Jakarta. The sample was to use random sampling of 19 women's futsal players. The instruments of this study are the kinesthetic perception test of kicking the ball, (2) Passing test for 1 minute with a distance of 10 meters. The results showed: There is an insignificant connection between kinesthetic perception and passing ability, with the linear line equation Ŷ = 2.39 1.76X1, the correlation coefficient ry1 = 0.632 and the coefficient of determination (ry1)2 = 0.400, which means that kinesthetic perception contributes to the passing ability by 40% the better the kinesthetic perception of the futsal player the higher the passing ability of the futsal player and there are still another 60% influence other factors that are not studied Keyword: Kinestetic perception, Passing, Futsal
Efektifitas Latihan Guntingan Dengan Alat Bantu Terhadap Kemampuan Teknik Guntingan Atlet Silat Universitas Negeri Jakarta Wardoyo, Hendro; Yuliana, Ela; Asri, Del
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah: Sport Coaching And Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.08214

Abstract

ABSTRAK. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui efektifitas metode Latihan guntingan menggunakan alat bantu Latihan. Penelitian ini dilaksanakan di Jakarta, pengambilan data dilaksanakan di Kampus B Fakultas Ilmu Keolahragan Universiatas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi yang digunakan untuk penelitian ini adalah Atlet pencak silat Universitas Negeri Jakarta. Teknik pengambilan sampel atau teknik sampling yang digunakan peneliti adalah teknik non probability sampling dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh (12,26) yang berarti (12,26) (2,571) sehingga disimpulkan terdapat peningkatan kemampuan guntingan dengan menggunakan alat bantu mesin otomatis guntingan telah diberikan.   Kata Kunci: Pencak Silat, Guntingan, Alat Bantu   ABSTRACT. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the scissor training method using training aids. This study was conducted in Jakarta, data collection was carried out at Campus B, Faculty of Sports Science, State University of Jakarta. This study used an experimental method. The population used for this study were Pencak Silat athletes at the State University of Jakarta. The sampling technique or sampling technique used by the researcher was a non-probability sampling technique using the purposive sampling method. The results of the study obtained t_count (12.26) which means t_count (12.26)> t_table (2.571) so it was concluded that there was an increase in scissoring ability using the automatic scissoring machine aid that had been given.   Keywords: Pencak Silat, Scissors, Aids
Improve the skill of dropping techniques with catches in pencak silat through the section method Wardoyo, Hendro; Widiastuti, Widiastuti; Novian Saputro, Eko
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 10 No 4 (2025): SPORTIF Journal: Jurnal Penelitian Pembelajaran in Volume 11, Special Issue dedi
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v10i4.23262

Abstract

The background of this research is the need to increase the effectiveness of the dropping technique with a catch in pencak silat athletes because mastery of this skill is very important to improve performance in the fighter category. This study aims to improve the drooping technique with catches at PPS Merpati Putih Bekasi. The subjects of this study are beginner pencak silat athlete Merpati Putih in Bekasi, fighter category. The youth category consists of male athletes and female athletes. The method used in this study is the section method with Action Research. The indicators measured in this study are preparatory movement, execution movement, follow-up movement, and final movement. Based on the study's results, conclusions can be obtained. Action Research and the section method in training can improve the dropping technique with catches at pencak silat Merpati Putih Bekasi. With one cycle of action research. The success rate of athletes in the pre-test amounted to 4 or 18.18%, then after being trained with the part-by-part method in the first cycle, the success of athletes reached 20 people or 90.91%. From the research data, a tcount of 21.3 was obtained with a significant level of 0.05, and ttable was 1.72, then tcount (21.3) > ttable (1.72) means that there was a significant increase between the pre-test and the post-test.
Pelatihan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) bagi guru-guru PJOK di Desa Bulak Jatibarang Baru Kabupaten Indramayu Lubis, Johansyah; Wardoyo, Hendro; Lubis, Raka Ardiansyah; Handayani, Putri Dyah; Ningsih, Laras Framudya; Sihombing, Lazarus Gracia
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v5i12025p15-22

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Desa Bulak, Jatibarang Baru, Kabupaten Indramayu, dalam melaksanakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI). Kegiatan ini sejalan dengan target Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang bertujuan meningkatkan partisipasi olahraga dan kebugaran jasmani masyarakat Indonesia. Pelatihan TKSI ini diikuti oleh 25 guru dari berbagai jenjang pendidikan yang berusia rata-rata 33,64 tahun dengan rata-rata pengalaman mengajar 8,24 tahun. Evaluasi terhadap pelatihan menunjukkan respon positif dari peserta, dengan rata-rata skor kepuasan di atas 3,7 pada semua aspek yang dinilai, termasuk kesesuaian materi, penyampaian narasumber, dan manfaat pelatihan. Mempelajari instrumen pengukuran kebugaran fisik menawarkan banyak manfaat bagi guru Pendidikan Jasmani (PE), meningkatkan kemampuan mereka untuk menilai dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran siswa secara efektif.
Systematic Literature Review: Research on Pencak Silat using Vos Viewers in the Scopus Database for 2018-2022 Wardoyo, Hendro; Setiakarnawijaya, Yasep
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 7 No 1 (2023): MARCH (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v7i1.26035

Abstract

Pencak silat is a branch of full body contact martial arts which is categorized as a strenuous sport where the body requires quite a lot of energy to produce excellent physical condition in supporting techniques and tactics. This study uses a descriptive quantitative method with a bibliometrics approach. The research data used for scientific journals or articles spanning 2018-2022 is sourced from the Scopus database. A scientific article search was carried out using the Publish or Perish application with the keyword "Pencak Silat" in the article title, category, abstract, keywords. The map for the development of the Pencak Silat scientific publication model was analyzed using the VOSViewer application. From the search results using the Publish or Perish application, with the maximum number of searches used, namely 1000 articles, there were 200 published articles according to the keywords entered, then by type filtering using articles there were 32 papers written in article form. Based on the results and discussion, it can be concluded that there have been increases and decreases in the last 2 years, namely in 2021 there has been a significant increase of 11 articles or 34.4% as the highest number of publications because in 2022 it has decreased with the publication of articles of 9 articles or 28.1%.
Hubungan Koordinasi Mata-Tangan-Kaki Dan Frekuensi Kayuhan Lengan Terhadap Hasil Renang 50 Meter Gaya Bebas Azrial azhar; Marani, Ika Novitaria; Wardoyo, Hendro; Fitranto, Nur
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah: Sport Coaching And Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.09102

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan koordinasi mata-tangan-kaki dan frekuensi kayuhan lengan terhadap hasil renang 50 meter gaya bebas. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Januari 2021 sampai Juni 2021. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Juni 2021 pada atlet renang klub Indonesia Star Aquatics (ISA). Adapun populasi dalam penelitian ini adalah atlet renang klub Indonesia Star Aquatics (ISA) yang berjumlah 60 orang. Sedangkan untuk teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sehingga, sampel yang digunakan berjumlah 30 orang atlet renang klub Indonesia Star Aquatics (ISA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Terdapat Hubungan koordinasi mata-tangan-kaki terhadap hasil renang 50 meter gaya bebas. Hal ini dapat dilihat dari hasil thitung = 2.95 > ttabel = 1.70 Kontribusi koordinasi mata-tangan-kaki (X1) sebesar 24% terhadap hasil renang 50 meter gaya bebas. 2) Terdapat hubungan frekuensi kayuhan lengan terhadap hasil renang 50 meter gaya bebas. Hal ini dapat dilihat dari hasil thitung = 3.41 > ttabel = 1.70 dengan kontribusi frekuensi kayuhan lengan (X2) sebesar 29% terhadap hasil renang 50 meter gaya bebas3) Terdapat Hubungan koordinasi mata-tangan-kaki dan frekuensi kayuhan lengan secara bersama-sama terhadap hasil renang 50 meter gaya bebas. Hal ini dapat dilihat dari hasil Fhitung = 9.51 > Ftabel = 3.34 dengan kontribusi koordinasi mata-tangan-kaki (X1) dan frekuensi kayuhan lengan (X2) secara bersama-sama sebesar 41% terhadap hasil renang 50 meter gaya bebas, dan sisanya 59% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Kata Kunci: Koordinasi mata tangan kaki, Frekuensi Kayuhan Lengan, Renang gaya bebas 50 meter  ABSTRACT This study aims to determine the relationship between eye-hand-foot coordination and arm stroke frequency with the results of 50-meter freestyle swimming. This study was conducted from January 2021 to June 2021. Data collection was carried out in June 2021 on swimming athletes from the Indonesia Star Aquatics (ISA) club. The population in this study were 60 swimming athletes from the Indonesia Star Aquatics (ISA) club. Meanwhile, the sampling technique used was a purposive sampling technique. Thus, the sample used was 30 swimming athletes from the Indonesia Star Aquatics (ISA) club. The results of the study show that: 1). There is a relationship between eye-hand-foot coordination and the results of 50-meter freestyle swimming. This can be seen from the results of t count = 2.95 > t table = 1.70 The contribution of eye-hand-foot coordination (X1) is 24% to the results of 50-meter freestyle swimming. 2) There is a relationship between arm stroke frequency and the results of 50-meter freestyle swimming. This can be seen from the calculated t = 3.41 > t = 1.70, with the arm stroke frequency (X2) contributing 29% to the 50-meter freestyle swimming results. 3) There is a relationship between eye-hand-foot coordination and arm stroke frequency simultaneously on the 50-meter freestyle swimming results. This can be seen from the calculated F = 9.51 > F = 3.34, with the eye-hand-foot coordination (X1) and arm stroke frequency (X2) contributing 41% to the 50-meter freestyle swimming results, with the remaining 59% influenced by other factors.  Keyword: eye-hand-foot coordination, arm stroke frequency, 50-meter freestyle swimming