Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Dan Pedampingan Pembuatan Pupuk Kompos BumDes Manik Mandiri Desa Gunungmanik Muhammad Nana Trisolvena; Johan; Norman Bastian; Dewi Nurdianti; Fitri Dian Perwitasari; Arie Susetio Utami; Aan Kunaedi
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.10525

Abstract

Background: BUMDes is a rural economic empowerment platform that cultivates various village potentials. Under the coordination of BUMDes, it is expected that all economic empowerment will be carried out following the needs of rural communities to increase the economy and income of the community and village. This mentoring activity aims to enable farmers to utilize cow dung in compost as organic fertilizer for agricultural commodity crops in Gunungmanik Village. Method: The exercises provided are counseling and assistance in making compost. The target of this activity is members of BumDes Manik Mandiri Desa Gunungmanik. Results: The activities carried out are as follows: 1) Giving presentations and discussing with the participants, 2) Conduct field practice of making compost. The action will be held on Friday and Saturday, September 25-26, 2021, at 10.00 - 16.00 WIB. Conclusion: The benefits of this PPM activity are that participants know and understand how to make and use compost and make plans to make compost as a BUMDES business unit.
Economic regional of beef cattle development Ciamis Regency Fitri Dian Perwitasari; Ahmad Romadhoni Surya putra; Bambang Suwignyo; Rini Widiati
Livestock and Animal Research Vol 21, No 2 (2023): Livestock and Animal Research
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/lar.v21i2.66710

Abstract

Objective: 1) To identify priority areas with Ciamis Regency that have comparative and competitive advantages 2) Availability of forages in prime priority areas.Methods: The material used cattle population data from BPS Ciamis Regency from 2016–2020. Panel data, which combines secondary data and cross-section data, were employed in this study. First, data analysis uses LQ and shift-share analysis, and two, it uses the carrying capacity of forage availability and the carrying capacity index.Results: Regional economic research results show that six sub-districts provide a comparative and competitive basis for superior commodities, namely Banjarsari, Lakbok, Cijeunjing, Cisaga, Rajadesa, and Baregbeg. These five sub-districts (Cimaragas, Sukadana, Panjalu, Panumbangan, and Sindangkasih) cannot be a base for cattle commodities but can be used as a base for other livestock. The study's findings indicate that forage is available, and the carrying capacity index forage availability has an IDD value of>2 SAFE. The Ciamis Regency has a secure green supply for expanding herds of beef cattle and can even export to other areas.Conclusions: The local government of Ciamis Regency must consider these six sub-districts an excellent commodity base, comparatively and competitively, with the carrying capacity of forage in safe conditions. The local government of Ciamis Regency must increase the number of livestock populations not only in production but also start opening up potential and conservative land for the development of grass cultivation, for example, by utilizing forest land for grass cultivation.
KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT “RUMAH BELAJAR” DI DESA TEGALWANGI KECAMATAN WERU Nurfallah Nurfallah; Sofyan Mar’i; Nurfallah; Fitri Dian Perwitasari; Ali Jufri
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i2.371

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat “Rumah Belajar” ini membahas tentang pentingnya metode mengajar sebagai strategi dalam mencapai tujuan belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar tidak akan dapat tercapai secara efektif dan efisien tanpa strategi belajar mengajar menggunakan bantuan alat peraga dalam metode pengajaran. Pemilihan dan penentu metode mengajar yang tepat akan tercapainya tujuan belajar mengajar secara efektif dan efisien. Rumah belajar merupakan kegiatan belajar mengajar dengan metode tatap muka dengan cara dibagi kelompok belajar seperti pemisahan kelas. Rumah belajar juga bisa diartikan sebagai Portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat Rumah Belajar 1) untuk membantu anak-anak SD yang mengalami kendala dan kekurangan dari proses belajar melalui system daring. 2) untuk anak SMP mengedukasi tentang Sexs (Batas Mana Tidak Boleh Disentuh). Strategi pembelajaran yang dipilih, disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran, materi pelajaran, dan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Hasil pelaksanaan Program Rumah Belajar Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon dari tanggal 30 Agustus sampai 02 September 2021 dapat terlaksana dengan baik dan penuh antusia anak-anak PAUD, SD terutama kelas 1 – 3 dan anak-anak SMP. Kendala dalam persiapan awal metode pembelajaran, hal ini bisa di atasi dengan menggunakan metode pemisahan kelas dan alat bantu peraga, serta semangat dan kerjasama anggota Kuliah Kerja Masyarakat (KKM) dan masyarakat di Desa Tegalwangi. Kegiatan akhir pelaksanaan Rumah Belajar yaitu mengadakan beberapa lomba untuk peserta Rumah Belajar dan pemberian pojok baca berupa rak dan beberapa Buku bacaan kepada Masyarakat Desa Tegalwangi. Kesimpulan kegiatan ini adanya partisipasi dan antusia anak-anak PAUD, SD dan SMP untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di rumah pojok dari awal sampai akhir. Kata kunci : rumah belajar, metode pembelajaran, alat peraga, mengajar, permainan
Jo KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT PELATIHAN DAN PEDAMPINGAN UP2K PKK “HARAPAN MANIK” DESA GUNUNGMANIK KABUPATEN KUNINGAN: COMMUNITY SERVICE ACTIVITIES TRAINING AND ASSISTANCE FOR UP2K PKK "HARAPAN MANIK" GUNUNGMANIK VILLAGE, KUNINGAN REGENCY Arie Susetio Utami; Johan; Norma; Bastian; Dewi Nurdianti; Fitri Dian Perwitasari; Aan Kunaedi
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v3i1.653

Abstract

UP2K PKK adalah kegiatan pemberdayan ibu-ibu PKK untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Anggota Pkk desa Gunung Manik ini memiliki kendala dalam pengolahan Pala dan pemasarannya, kemudian meminta tim Universitas Muhammadiyah Cirebon untuk melakukan Pedampingan pada program UP2K PKK. Kegiatan pengabdian pada masyarakat berupa penyuluhan dan pedampingan pembuatan produk olahan pala. Adapun kegiatan tersebut sebagai berikut: 1. Memberikan pemaparan dan berdiskusi dengan para peserta, 2. Melakukan pratek secara langsung pembuatan inovasi olahan produk pala. Sasaran dalam kegiatan PPM ini adalah anggota PKK Harapan Manik yang dilaksanakan pada hari selasa tanggal 15 Juni 2021 pukul 10.00 – 16.00. Manfaat yang dapat diperoleh peserta kegiatan PPM ini antara lain 1) inovasi pengolahan buah pala menjadi selai, sirup, bolu pala, permen pala. 2) persiapan pembuatan produk untuk lomba UP2K PKK di Kabupaten Kuningan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENJADI ECOBRICK DI DUSUN CIRAHARJA Fitri Dian Perwitasari; Arie Susetio Utami; Tri Budi Prasetyo; Johan; Aan Kunaedi; Agust Isa Martinus
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i1.1197

Abstract

Sampah dapat didefinisikan sebagai sisa dari produksi rumah tangga dan industri serta semua barang yang sudah tidak digunakan lagi oleh makhluk hidup. Apabila sampah tidak digunakan, akan mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Dusun Ciharja Desa Gunungmanik tentang cara membuat ecobricks dari sampah plastik. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan tiga cara dalam pelaksanan kegiatan yaitu: 1. persiapan, 2. Metode pelaksanan ini ada tiga tahap yaitu: (sosialisasi, penyuluhan dan monitoring), 3 tahap akhir. Ecobricks bermanfaat bagi masyarakat karena mereka mengurangi sampah dan menciptakan peluang kerja baru serta menambah pendapatan keluarga. Untuk memberi tahu orang tentang cara memanfaatkan sampah plastik untuk membuat mereka terbiasa menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, seminar dan demonstrasi digunakan. Dengan demikian, masyarakat bertambah pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah sampah plastik menjadi ecobriks. Produk ecobrick yang dapat menambah pendapatan keluarga atau nilai manfaat suatu produk yang berasal dari sampah plastik. Kata Kunci : Sampah plastik, ecobrick, masyarakat
Analysis of the Potential of Beef Cattle Business Development in Indramayu District Fitri Dian Perwitasari; Ahmad Romadhoni Surya Putra; Bambang Suwignyo; Rini Widiati
ANIMAL PRODUCTION Vol. 23 No. 2 (2021)
Publisher : Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University in associate with the Animal Scientist Society of Indonesia (ISPI) and the Indonesian Association of Nutrition and Feed Science (AINI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jap.2021.23.2.86

Abstract

This study aimed to analyze the potential for cattle business development in Indramayu Regency. The research locations selected using purposive sampling method were based on the following criteria: (1) Indramayu Regency is the 2nd largest rice producers in the Province of West Java, (2) The area covers 2,099.42 km2 based on secondary data obtained from BPS Indramayu Regency in numbers and (3) The area of agricultural land is still larger than the area of resident housing. The data analysis method used the carrying capacity index (IDD) and Location Question (LQ) analysis formulas. The data were processed and explained descriptively. The results of this study resulted in carrying capacity values consisting of 3 patterns, namely the highest carrying capacity value > 20,000 AU (Gantar and Terisi). Medium carrying capacity value > 10,000 AU (Cikedung and Gabuswetan). Low value carrying capacity 5.000-10.000 AU (Haurgelis, Suyeg, Juntiyuat, Bongdua, Kertasemaya, Patrol, Kedokanbunder and Sindang). The results of the analysis of IDD > 2 there are 12 sub-districts, meaning that based on the availability of forage feed from agricultural land, it is included in the safe category to increase the population of beef cattle. The potential for beef cattle development in Indramayu Regency needs to be prioritized in 12 sub-districts with LQ > 1 and IDD > 2 accompanied by government policies to support investment in livestock marketing facilities and infrastructure for smallholders.
CARRYING CAPACITY OF BEEF CATTLE FODDER FORAGE FROM AGRICULTURAL WASTE IN THE TROPICAL ENVIRONMENT OF WEST JAVA PROVINCE USED GIS PROCEDURES Perwitasari, Fitri Dian; Puspita, Iredo Bettie; Widiati, Rini; Putra, Ahmad Romadhoni Surya; Suwignyo, Bambang
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 9, No 1 (2025): March 2025
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v9i1.24064

Abstract

The application of Geographic Information System (GIS) in animal husbandry incorporates data on grazing variation and excretion behavior in ruminant species, information on various forms of land use, grasslands, and grazing management with agropastoral systems. This study aimed to 1) identify, inventory, and map land parameters from geographical conditions; 2) determine potential base areas for beef cattle development businesses in West Java Province; and 3) calculate the potential availability of forage feed from agricultural waste. This research was conducted from July 2020 to August 2021 in four districts in West Java Province, namely Cirebon, Majalengka, Indramayu, and Ciamis. Secondary data from 2016 until 2020, were taken by the Central Bureau of Statistics of each region. Data analysis includes 1) land cover mapping supported by (GIS), 2) air temperature and air humidity index (THI) suitable for beef cattle, and 3) agricultural waste carrying capacity (CC) and carrying capacity index (IK) for beef cattle. The results of land cover mapping show that shrubs, forests, and fallow land in the four districts can be used for fodder grass cultivation. In contrast, paddy fields, rainfed rice fields, and drylands produce agricultural waste as a source of fodder forage. THI values of 79.69 - 83.08 are suitable for beef cattle development. Based on the results of inventory and mapping conducted by CCI, it can be concluded that 30 sub-districts from four districts in West Java Province are potential areas for beef cattle development. CC agricultural waste can increase the availability of forage feed for cattle.
ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK AYAM BROILER POLA KEMITRAAN PT CIOMAS ADISATWA CIREBON Fadiellah, Diah; Perwitasari, Fitri Dian; Bastoni, Bastoni
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i1.3179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan peternak yang bermitra dengan PT Ciomas Adisatwa Cabang Cirebon. Pengeluaran terbesar dari tahun 2016 sampai tahun 2019 adalah biaya penyusutan kandang dengan persentase 2,9% dengan nomial, disusul dengan biaya penyusutan peralatan dengan persentase 1,42% dan yang terakhir biaya gaji karyawan dengan persentase 1,10%. Sedangkan biaya variabel meliputi biaya pakan, bibit, obat dan listrik, biaya tertinggi pertama yang dikeluarkan adalah biaya pakan rata-rata sebanyak 75,83%, biaya tertinggi kedua yaitu biaya bibit rata-rata sebanyak 17,55%, berikutnya adalah biaya obat rata-rata sebesar 0,63%, dan yang terakhir adalah biaya listrik rata-rata 0,50%. pendapatan yang diterima pada penelitian ini bersal dari hasil penerimaan dikurangi total biaya yang dikeluarkan peternak. Dari tahun 2016 sampai 2019 rata-rata pendapatan peternak yaitu sebesar Rp.1.119.180.000, Nilai R/C sebesar 1.11 menunjukan bahwa usaha peternakan ayam broiler yang bermitra dengan PT. Ciomas Adisatwa Cirebon layak untuk dikembangkan karena nilai R/C lebih dari 1.
MANAGEMEN PEMELIHARAAN PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI UD TERNAK JAYA Fajar, Muhammad; Perwitasari, Fitri Dian; Bastoni, Bastoni
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i1.3180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui managemen pemelirahaan sapi potong di UD Ternak Jaya. Tempat pelaksanan penelitian di UD Ternak Jaya Kabupaten Cirebon. Metode pemeilihan lokasi dengan metode purposive sampling. UD Ternak Jaya merupakan usaha penggemukan sapi potong yang mendapat bantuan dan Pedampingan dari Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara dengan pihak pemilik peternak mengenai manajemen penggemukan sapi potong. UD Ternak Jaya secara umum sudah cukup baik dalam pemeliharaannya, baik dari pemilihan bakalan mayoritas sapi bangsa Peranakan Simmental dan Limousin. Managemen pakan juga baik sudah diberikan tambahan pakan konsentrat (ampas tahu, tumpi jagung dan dedak), pakan hijauan berkualitas menggunakan rumput odot dan indigofera. Kontruksi kandangnya pun juga baik karena terbuat dari baja ringan dan bata hebel dan dari segi fentilasi juga baik karena terbuka, kemiringan Lantai juga diterapkan untuk mempermudah pembersihan feses dan urin, dari segi perlengkapan kandang juga tersedia. Managemen kesehatan ternak mengkonsumsi jamu dengan menggunakan bahan herbal terutama kunyit. Kunyit ini berfungsi sebagai penambahan nafsu makan dan meningkatkan imunitas.
GAMBARAN SALURAN PEMASARAN DI TEMPAT PEMOTONGAN HEWAN (TPH) SUMBER REJEKI KABUPATEN CIREBON Fajariah, Rizki; Perwitasari, Fitri Dian; Bastoni, Bastoni
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i1.3182

Abstract

Saluran pemasaran merupakan suatu aliran produk dari produsen ke konsumen akhir, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran sapi potong di TPH Sumber Rejeki. Tempat pelaksanan penelitian di TPH Sumber RejekiKabupaten Cirebon. Metode pemeilihan lokasi dengan metode purposive sampling. Kriteria TPH Sumber Rejeki menjadi tempat penelitian merupakan 1) jasa pemotongan ternak dan menjual daging sapi local dan daging sapi import beku. 2) mendapatkan izin dan pengawasan dari Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon dan MUI Kabupaten Cirebon Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara dengan pihak pemilik peternak mengenai saluran pemasaran di TPH Sumber Rejeki. TPH Sumber Rejeki saluran pemasaran sudah cukup baik, TPH sumber rejeki terdapat ada 3 saluran yaitu : 1) sebagai produsen langsung ke konsumen, 2) produsen ke pedagang kecil baru ke konsumen. 3) produsen ke pedagang olahan baru ke konsumen. Pedagang kecil merupakan pedagang bakso keliling, sedangkan untuk pedagang olahan adalah pemilik catering, warung menjual masakan matang, pedagang eceran bakul yang menjualkan ke pasar-pasar.