Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN PEMELIHARAAN PETERNAK AYAM BROILER POLA KEMITRAAN PT CIOMAS ADISATWA CIREBON Fadiellah, Diah; Perwitasari, Fitri Dian
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 1 (2020): Edisi Januari - Juni 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i1.3183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui managemen pemeliharaan peternak yang bermitra dengan PT Ciomas Adisatwa Cabang Cirebon. Penelitian ini dilaksanakan 5 Maret Sampai 5 April 2018 di peternak ayam pedaging yang bermitra dengan perusahaan PT. Ciomas Adisatwa Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Metode penentuan lokasi yaitu dengan menggunakan purposive sampling. Mitra peternak PT Ciomas Adisatwa Cirebon sudah cukup baik dan memenuhi syarat lokasi usaha peternakan ayam, kandang yang digunakan berbentuk panggung dengan atap monitor, strain ayam yang dipelihara adalah strain Lohman SB 202 dengan jumlah kurang lebih 1500 ekor. Ayam tersebut dipelihara selama 29 hari pakan yang digunakan ada 3 jenis pakan SB-10 sebesar 100 gram dan SB-11 sebesar 500 gram untuk periode stater. periode finisher menggunakan pakan jenis SB-12 sebesar 1000 gram. Pemberian vaksin dilakukan sebanyak 1 kali dalam 1 periode yaitu pada saat ayam berumur 4 hari menggunakan vaksin ND. Ayam juga diberikann vitamin dan obat – obatan sesuai dengan jadwal pemberian yang ditentukan oleh perusahaan.
GAMBARAN UMUM PROSES PEMOTONGAN TEMPAT PEMOTONGAN HEWAN (TPH) SUMBER REJEKI KABUPATEN CIREBON Bastoni, Bastoni; Perwitasari, Fitri Dian Perwitasari
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 2 (2020): Edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i2.3185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum proses pemotongan di TPH Sumber Rejeki memenuhi standart ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Waktu dan tempat penelitian dilaksanakan pada tanggal 5 Maret sampai dengan 5 April 2018 di Tempat Pemotongan Hewan Sumber Rejeki Battembat Cirebon. Metode pemeilihan lokasi dengan metode purposive sampling. TPH Sumber Rejeki merupakan usaha jasa pemotongan dan penjual daging local segar dan daging beku import serta juga mendapatkan izin dan pengawasan dari Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon dan MUI Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara dengan pihak pemilik peternak mengenai proses pemotongan hewan ternak. Hasil penelitian di TPH Sumber Rejeki sudah memenuhi persyaratan daging yang ASUH, dimana proses penyembelihan sesuai syariat islam dan masih tradisional, dimana sapi masih diletakan dalam lantai akan tetapi kebersihan dan sanitasi ruangan juga diperhatikan, pemotongan dan penanganan pelayuan sudah sesuai standart proses pemotongan pada umumnya. TPH Sumber Rejeki juga mendapat izin dan pengawasan dari Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon dan MUI Kabupaten Cirebon. Kata Kunci : Gambaran umum proses pemotongan; Sapi Potong; TPH Sumber Rejeki .
MANAGEMEN PENGOLAHAN LIMBAH UD TERNAK JAYA Fajar, Muhammad; Perwitasari, Fitri Dian
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 2 (2020): Edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i2.3186

Abstract

Limbah ternak sapi merupakan limbah sisa dari ternak sapi dapat dalam bentuk padat atau cair. Apabila limbah peternakan tidak dimanfaatkan, maka akan menimbulkan polusi udara dan air. Pemanfaatan limbah ternak ini selain untuk mengurangi polusi udara ternyata dapat menghasilkan pendapatan tambahan bagi peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui managemen pengolahan limbah cair di UD Ternak Jaya. Tempat pelaksanan penelitian di UD Ternak Jaya Kabupaten Cirebon. Metode pemeilihan lokasi dengan metode purposive sampling. UD Ternak Jaya merupakan usaha penggemukan sapi potong yang mendapat bantuan dan Pedampingan dari Pemerintah Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara dengan pihak pemilik peternak mengenai manajemen penggemukan sapi potong. UD Ternak Jaya mengolah limbah cair yang dihasilkan dari urin sapi di campur dengan empon-empon difermentasi untuk dijadikan POC. Hasil pengolahan limbah cair ini sudah diproduksi oleh UD Ternak Jaya dengan bantuan pihak Dinas Pertanian Kabupaen Cirebon, untuk pemasarannya dengan menggunakan media online, bisa dari Whatsap, dan Facebook dan juga dekat dengan orang dinas dan Penyuluh yang bisa membantu mempromosikan Ternak dan sekaligus POC. Kata Kunci : Managemen Pengolahan Limbah; Sapi Potong; UD Ternak Jaya .
KAJIAN ASPEK SOSIAL PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI DI DESA DUKUHBADAG KECAMATAN CIBINGBIN KABUPATEN KUNINGAN Perwitasari, Fitri Dian; Yuliananda, Devi
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 12 No. 2 (2020): Edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v12i2.3187

Abstract

Desa Dukuhbadag Kecamatan Cibingbin merupakan salah satu kecamatan yang memiliki jumlah populasi sapi terbanyak yaitu 3625 ekor sapi/kerbau (BPS Kabupaten Kuningan, 2013). Kotoran ternak di desa Dukuhbadag ini peternak belum menyadari tentang manfaat mengolah kotoran ternak, justru peternak akan membuang kotoran ternak di sungai karena lokasi kandang koloni peternak desa dukuhbadag berada dekat dengan bantaran sungai. Oleh sebab itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek sosial kegiatan pengolahan limbah kotoran sapi sapi di desa Dukuhbadag Kecamatan Cibingbin Kabupaten Cirebon. Metode pemilihan lokasi dengan purposisve sampling. Metode purposisve sampling yaitu memilih lokasi ini dengan sengaja dikarenakan ada beberapa alasan yaitu: 1) Lokasi ini dipilih karena Desa Dukuhbadag merupakan salah satu sentra pengembangan sapi potong di Kabupaten Kuningan 2) Universitas Muhammadiyah Cirebon mendapat tugas untuk melakukan penyuluhan dan pedampingan. Metode pengambilan data dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, sedangkan untuk pengolahan data dengan metode deskriptif. Hasil penelitian secara sosial yaitu 1) menimbulkan sifat gotong royong dalam pembuatan kompos dan biogas, 2) peternak menyadari bahwa dengan mengolah limbah kotoran sapi akan mengurangi polusi yaitu udara, air dan tanah, 3) dapat dimanfaatkan untuk kesuburan tanah karena memperbaiki kandungan unsur hara tanah. Kata Kunci : aspek sosial, kotoran sapi, desa dukuhbadag
ANALISIS PENDAPATAN USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG KTT PENGGUYANGAN DI KECAMATAN GUNUNG JATI Utami, Nabila Puteri; Perwitasari, Fitri Dian; Bastoni, Bastoni
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 13 No. 1 (2021): Edisi Januari - Juni 2021
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v13i1.3189

Abstract

Kelompok tani ternak sapi pengguyangan merupakan salah satu kelompok tani ternak dalam pengawasan DinasPertanian Kabupaten Cirebon dan banyak bantuan dari pemerintah misalnya bangunan pembuatan pakan, obat-obatan danpelatihan-pelatihan tentang budidaya sapi potong. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis pendapatanpotong di Kelompok Tani Ternak Sapi Pengguyangan. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai bulanNovember 2020 di Kelompok Tani Ternak Sapi Pengguyangan. Metode penelitian adalah metode survai untuk mengumpulkandata primer dari responden dan data Sekunder dari karya ilmiah maupun buku. Pengambilan sampel penelitian ditentukan Kuota sampling sebesar 20 peternak anggota kelompok tani ternak yang ada di Kelompok Tani Ternak Sapi Pengguyangan Desa Jatimerta. Analisis data menggunakan rumus analisis pendapatan. Hasil penelitian analisis pendapatan usaha sapi potong di Kelompok tani Ternak Pengguyangan memeliki rata-rata pendapatan sebesar Rp 17.432.750 / responden dengan kepemilikan ternak 2 - 12 ekor. Kata Kunci : Analisis Pendapatan, Kelompok Tani Ternak, Sapi Potong.
STRATEGI USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI KELOMPOK TANI TERNAK SAPI PENGGUYANGAN Utami, Nabila Puteri; Perwitasari, Fitri Dian; Bastoni, Bastoni
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 13 No. 2 (2021): Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v13i2.3194

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi usaha sapi potong di Kelompok Tani Ternak Sapi Pengguyangan DesaJatimerta dilihat dari hasil analisis SWOT yaitu Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman. Penelitian telah dilaksanakanpada bulan Agustus sampai bulan November 2020. Metode penelitian adalah metode survai untuk mengumpulkan data primerdari responden dan data Sekunder dari karya ilmiah maupun buku. Pengambilan sampel penelitian ditentukan Kuota samplingsebesar 20 peternak anggota kelompok tani ternak yang ada di Kelompok Tani Ternak Sapi Pengguyangan Desa Jatimerta. Analisis data menggunakan matriks SWOT dilihat dari lingkungan Internal dan Eksternal. Analisis data dijelaskan secara deskriptif. Hasil analisis SWOT dalam penelitian ini mampu memanfaatkan peluang yang ada dengan cara meminimalkankelemahan. Alternatif yang dapat ditempuh harusnya bisa berupa cara budidaya perlu ditambahkan dengan penggunaan teknologi baru, menjalin hubungan baik dengan konsumen, pihak dinas, lembaga pendidikan dan terakhir memperluas sektor pasar denganmenjaga kualitas. Kata kunci : Kelompok Tani Ternak, Analisis SWOT, Sapi Potong.
KAJIAN TENTANG PENANGANAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT CACINGAN PADA TERNAK SAPI DENGAN MENGGUNAKAN OBAT CACING HERBAL DI DESA DUKUHBADAG KECAMATAN CIBINGBIN KABUPATEN KUNINGAN Perwitasari, Fitri Dian; Widyani, Retno; Yuliananda, Devi; Bastoni, Bastoni
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 13 No. 2 (2021): Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v13i2.3195

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemberian herbal OSE pada ternak sapi di Desa Dukuhbadag dapat mengurangi penyakit cacingan. Tempat lokasi penelitian berada pada tiga koloni kandang sapi yaitu (1) Koloni dusun 3Karang sari, (2) koloni dusun 2 Rw 02 dan (3) dusun Maja Rw 1. Sampel digunakan secara acak dengan mewakili 3 sampel di 3 kandang koloni selama 1 bulan, dengan pemberian obat cacing herbal (temu manga (20%), temulawak (20%),kunyit (20%) dan kakys fruty enzim (40%). Lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat berada di Desa DukuhbadagKecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan. Pemilihan lokasi ini dengan metode purposive sampling atau metode pemelihantempat, karena disengaja dengan alasan : Universitas Muhammadiyah Cirebon bekerjasama dengan PNM, untuk mau membinadan mendampingi Kelompok Tani Ternak Desa Dukuhbadag. Hasil penelitian ini adalah ternak yang sudah diberikan herbal OSE, rata-rata sapi terinfeksi Strongyle sp di kelompok Karangsari sebanyak 13,3 EPG, Fasciola sp 0,3 EPG danParamphistomun sp 2 EPG. Rata-rata sapi terinfeksi Strongyle sp di kelompok Maja sebanyak 86,67 EPG,strongyloldes Sp 6,67 EPG, Moniezia Sp 40 EPG dan Fasciola sp 0,3 EPG. Rata-rata sapi terinfeksi Strongyle sp dikelompok Dusun 2 sebanyak 140 EPG dan Paramphistomun sp 1,33 EPG. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan dalamkategori terinfeksi cacing ringan. Oleh sebab itulah perlu 3 bulan sekali untuk diberikan obat cacing secara rutin. Kata Kunci: penyakit cacingan, sapi potong, bahan-bahan herbal
ANALISIS SWOT USAHA TERNAK DOMBA DI KELOMPOK TANI TERNAK DOMBA KABUPATEN CIREBON Perwitasari, Fitri Dian
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 13 No. 2 (2021): Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v13i2.3196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha ternak domba masih bisa dikembangkan di KabupatenCirebon. Penelitian ini akan menggunakan metode survei dan observasi. Sampel responden adalah yang bergabung dalam Kelompok Tani Ternak di Kabupaten Cirebon. Teknik pengambilan sampel secara acak dari jumlah kelompokpeternak yang memiliki domba. Data yang akan digunakan yaitu data primer dan data sekunder, data dianalisis denganmenggunakan analisis SWOT dijelaskan dengan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan September 2018 di Kabupaten Cirebon. Hasil analisis SWOT yaitu a) memperbaiki struktur organisasi di dalam kelompok tani ternak, b) Perlu adanya regrenerasi peternak dengan melibatkan kelompok tani ternak dengan kelompok karang taruna dalam bidang peternakan, c) Perlindungan terhadap lahan pertanian dan peternak agar tidak digeser dengan pemukiman penduduk dan lahan-lahan tidur dimanfaatkan untuk lahan hijauan. d) Adanya kerjasama baik antara lembaga pemerintah (Dinas Pertanian), Kelompok Tani Ternak dan Lembaga Pendidikan (Universitas Muhammadiyah Cirebon). Kata Kunci: usaha ternak domba, kelompok tani ternak, analisis SWOT
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERANAN KELOMPOK TANI TERNAK DI KABUPATEN CIREBON Perwitasari, Fitri Dian; Arisandi, Bayu
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 14 No. 1 (2022): Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v14i1.3497

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi peranan kelompok tani ternak di Kabupaten Cirebon. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan Agustus sampai bulan September 2021. Tempat Penelitian dilaksanakan di 4 Kelompok Tani Ternak (KTT) yaitu KTT Kec Babakan, KTT Kec Gunung Jati, KTT Kec Talun dan KTT Kec Waled. Metode pemilihan lokasi dengan menggunakan purposive sampling. Pemilihan sampel responden menggunakan accidental sampling, jumlah responden KTT Kec Babakan (15 orang), KTT Kec Gunung Jati (20 orang), KTT Kec Talun (23 orang) dan KTT Kec Waled (9 orang), total responden berjumlah 67 orang. Hasil penelitian menunujukan 1) peranan kelompok tani ternak dikategorikan dengan nilai cukup sebagai tempat belajar, unit produksi, unit usaha dan tempat kerjasama. 2) Hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 64,7 persen artinya mampu menjelaskan terhadap variasi dari variabel dependent yaitu peranan kelompok tani sebesar 64,7 persen, sisanya sebesar 35,3 persen dipengaruhi oleh variabel-variabel lain diluar model. Nilai uji F hitung 28,366 ? 2,75 hasil ini mengatakan bahwa H0 ditolak dan H? diterima, berarti secara bersama-sama peranan belajar, unit produksi, unit usaha dan tempat kerjasama memberikan berpengaruh. Hasil uji T hitung menunjukan bahwa peranan kelompok sebagai tempat usaha dan tempat kerjasama memberikan pengaruh yang nyata pada usaha penggemukan sapi potong. Kata kunci: Kelompok Tani Ternak, Peranan Kelompok, Sapi Potong
Analisis Kelayakan Usaha Penggemukan Ternak Domba Pada Cv. Jalu Di Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan Ardiansyah, Muhammad Rizki; Nilamcaya, Mus; Perwitasari, Fitri Dian
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 14 No. 2 (2022): Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v14i2.4742

Abstract

Produksi daging nasional bergantung pada domba sebagai penyumbang terbesar ketiga dari kelompok ruminansia. CV. Jalu adalah perusahaan agribisnis yang berencana mengembangkan bisnisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan usaha di CV Jalu berdasarkan aspek non-finansial dan finansial. Penelitian ini dilakukan di Desa Karangmuncang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, dari Juli 2022 hingga September 2022. Hasilnya menunjukkan bahwa aspek non-finansial usaha layak dilakukan karena manajemen yang baik, yang ditunjukkan oleh pemilihan bakalan, pakan, kesehatan ternak, dan pemasaran, dan peningkatan jumlah domba yang dipelihara setiap tahun. Dengan mempertimbangkan aspek finansial, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layak untuk dilaksanakan. Berdasarkan kriteria berikut: Nilai bersih sebesar Rp 26.575.952, Nilai Net B/C sebesar 1.061, Nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 38%, dan Waktu Kembalian sebesar 2,57, biaya investasi dapat kembali dalam waktu dua tahun, lima bulan, dan tujuh hari.