Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Soal-Soal Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK) Bagi Guru-Guru SMP/MTS Muhammadiyah di Kabupaten Klaten Rini Setyaningsih; Sutama Sutama; M. Noor Kholid; Nuqthy Faiziyah; Christina Kartika Sari; Adi Nurcahyo
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v2i1.744

Abstract

Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK) is a change from the Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) which is an assessment program carried out on the quality of schools or educational units. The purpose of this training is to provide training related to understanding and knowledge while at the same time compiling national exam questions for mathematics teachers at SMP/MTs Muhammadiyah in Klaten regarding the preparation of UNBK questions containing HOTS. The method used in this training is an interactive method between the facilitator and the teacher so that the teacher can understand and ask questions directly about the preparation of the UN questions. The training provided is able to increase the knowledge and skills of teachers in preparing exam questions directly by implementing HOTS questions.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MGMP GURU MATEMATIKA KABUPATEN SUKOHARJO DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN BERMUATAN ETHNOMATHEMATICS BERBASIS GOOGLE SITES Toyib, Muhamad; Faiziyah, Nuqthy; Yuliana, Irma
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i2.18805

Abstract

Abstract. The objective of this community service is twofold: (a) to provide junior high school teachers in Sukoharjo Regency with guidance on designing mathematics learning activities that incorporate ethnomathematics using Google Sites, and (b) to conduct workshops and training sessions for teachers to help them integrate ethnomathematics into their learning activities on Google Sites. The training is conducted offline in Sukoharjo with MGMP Mathematics partners. There were a total of 90 teachers from both public and private junior high schools in Sukoharjo who participated. This service activity is conducted through the subsequent phases: The preparation phase involves both internal and external coordination. The implementation stage focuses on introducing and training individuals in the development of ethnomathematics-based learning activities using Google Sites specifically developed for mathematics education. The instructors have received rigorous training in ethnomathematics and have gained new expertise in designing activities that incorporate this approach. They have also developed proficiency in using Google Sites as an educational tool in their classrooms. During the training sessions, the participants are actively and enthusiastically involved. Over 80% of the participants successfully created Google Sites that included educational activities related to ethnomathematics. Furthermore, there is a requirement for enhanced assimilation of cultural context in mathematics education, together with the provision of feedback. Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (a) memperkenalkan cara mendesain aktivitas pembelajaran matematika bermuatan ethnomatematika berbasis Google Sites bagi guru SMP di Kabupaten Sukoharjo; (b) mengadakan workshop dan melatih guru dalam mendesain aktivitas pembelajaran bermuatan ethnomatematika dan mengintegrasikannya dalam Google Sites. Pelatihan dilakukan secara luring dengan mitra MGMP Matematika di Sukoharjo. Pesertanya adalah 90 guru dari SMP Negeri dan Swasta di Sukoharjo. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: persiapan, terdiri dari koordinasi internal dan eksternal; tahap implementasi yang meliputi pengenalan dan pelatihan pengembangan aktivitas pembelajaran bermuatan ethnomatematika berbasis Google Sites yang dirancang dalam pembelajaran matematika. Para guru telah dilatih secara teknis dengan pengalaman baru merancang aktivitas bermuatan ethnomatematika dan mengembangkan Google Sites sebagai sarana pembelajaran di kelas mereka; peserta terlibat penuh selama pelatihan. Lebih dari 80% peserta mampu mengembangkan Google Sites yang memuat aktivitas pembelajaran dengan ethnomatematika. Selain itu, terdapat umpan balik dan kebutuhan untuk peningkatan integrasi konteks budaya dalam pembelajaran matematika. 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU MATEMATIKA DALAM PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS ETHNOMATHEMATICS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP DI KARTASURA JAWA TENGAH Toyib, Muhamad; Faiziyah, Nuqthy; Sutarni, Sri; Hasan, Titis Rohmat
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i2.15004

Abstract

Abstract. This community service is aimed at: (a) introducing how to design ethnomathematics-based student worksheets in mathematics learning for teachers of Muhammadiyah Junior High School in Kartasura;(b) holding workshops and training teachers in designing ethnomathematics-based student worksheets. The training was conducted online using Zoom meetings and Schoology Learning Management System. The participants were teachers of Muhammadiyah Junior High School in Kartasura. It was done through phases as follows: preparation, consisting of internal and external coordination; the implementation phase which covers the introduction and training of ethnomathematics-based students worksheets designed in mathematic learning. 17 teachers from Muhammadiyah schools in Kartasura participated in this community service. They have technically trained with new experiences designing ethnomathematics-based students’ worksheets and developing ethnomathematics-based students’ worksheets in their selected topic; the participants were fully engaged during the training. There were feedback and a necessity towards integrating cultural context in mathematics learning to improve. The results of the training show that 100% of the participants gave a score of 4 and 5 on a scale of 5 for the training carried out. In addition, the usefulness of the material and the quality of the presentation are also given the same value. Participants quite understand the material provided. This can be seen in the participants' understanding scores, 82.4% gave a score of 3 and 17.6% gave a score of 4. Abstrak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (a) memperkenalkan cara mendesain Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis ethnomatematika pada pembelajaran matematika bagi guru SMP Muhammadiyah di kecamatan Kartasura; (b) mengadakan workshop dan melatih guru dalam mendesain LKPD berbasis ethnomatematika. Pelatihan dilakukan secara daring menggunakan Zoom meeting dan Schoology Learning Management System. Pesertanya adalah 17 guru dari beberapa SMP Muhammadiyah di Kartasura. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: persiapan, terdiri dari koordinasi internal dan eksternal; tahap implementasi yang meliputi pengenalan dan pelatihan pengembangan LKPD berbasis ethnomatematika yang dirancang dalam pembelajaran matematika. Para guru telah dilatih secara teknis dengan pengalaman baru merancang LKPD berbasis ethnomatematika dan mengembangkan LKPD baru sesuai topik pilihan mereka; peserta terlibat penuh selama pelatihan. Ada umpan balik dan kebutuhan untuk peningkatan integrasi konteks budaya dalam pembelajaran matematika. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebesar 100% peserta memberi nilai 4 dan 5 dalam skala 5 untuk pelatihan yang dilaksanakan. Selain itu, kemanfaatan materi dan kualitas presentasi juga diberi nilai yang sama. Peserta cukup memahami materi yang diberikan. Hal ini dapat dilihat pada skor pemahaman peserta, 82,4% memberi skor 3 dan 17,6% memberi skor 4. 
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Ditinjau dari Kemampuan Awal Faiziyah, Nuqthy; Putra, Alma Destyan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2381

Abstract

Dengan menjawab soal sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV) kaitannya dengan kemampuan awal siswa, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kemampuan berpikir kritis siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-2 SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Wawancara, instrumen tes berpikir kritis, dan nilai Penilaian Akhir Semester (PAS) digunakan sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini mengidentifikasi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi sebagai empat indikator berpikir kritis. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Ada dua tahapan untuk teknik pengumpulan data: wawancara dan instrumen tes. Tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan teknik analisis data yang digunakan. Menurut analisis data, siswa dengan inisiasi atau kemampuan awal yang tinggi mampu memenuhi semua indikator berpikir kritis. Pelajar dengan kapasitas awal memenuhi dua langkah penalaran yang menentukan: interpretasi dan analisis, tetapi tidak ada penilaian atau pemikiran rasional. Kemampuan siswa rendah dalam berpikir kritis hanya dapat diukur dengan satu cara: interpretasi. Siswa yang memiliki kemampuan awal rendah dalam pemrosesan pertanyaan buruk dan tidak dapat menarik kesimpulan.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa dalam Memecahkan Masalah Segitiga dan Segiempat Hanifah, Nisa Noventya; Sari, Christina Kartika; Kholid, Muhammad Nur; Faiziyah, Nuqthy
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2532

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan aspek penting yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Dengan adanya kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran matematika, siswa dapat memecahkan masalah yang terjadi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam memecahkan masalah mengenai segitiga dan segiempat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini ialah 32 siswa kelas VII SMP. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan tes tulis uraian mengenai segitiga dan segiempat dan wawancara kepada siswa. Teknik analisis data yang peneliti gunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi yang digunakan di penelitian ini adalah triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi mampu menjalankan ketiga indikator berpikir kreatif, yaitu fluency, flexibility, serta originality/novelty, Siswa dengan kemampuan matematika sedang hanya mampu menjalankan dua indikator berpikir kreatif yaitu fluency dan flexibility, sedangkan siswa berkemampuan matematika rendah hanya mampu menjalankan satu dari tiga indikator, yaitu fluency atau bahkan ada yang belum mampu menjalankan ketiga indikator berpikir kreatif, yaitu fluency, flexibility, serta originality/novelty.
Efektivitas Media Kupu-Kupu Pengenalan Huruf untuk Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Siswa SD Paramita, Yeni; Nuqthy Faiziyah
Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2024): Vol 6, No. 1, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bppp.v6i1.8304

Abstract

Kemampuan baca tulis siswa SDN 02 Karangturi masih rendah. Salah satu faktor penyebanya yakni siswa masih bingung dalam mengenal dan membedakan huruf abjad. Inovasi kupu-kupu pengenalan huruf dapat dijadikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran kupu- kupu pengenalan huruf sebagai upaya mengatasi rendahnya kemampuan baca tulis siswa di SDN 02 Karangturi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, melibatkan 14 siswa kelas I SDN 02 Karangturi sebagai subjek penelitian. Penelitian dilaksanakan di SDN 02 Karangturi yang terletak di Dukuh Sengkeran, Karangturi, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tinjauan literatur. Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran kupu-kupu pengenalan huruf efektif dalam meningkatkan kemampuan baca tulis siswa SDN 02 Karangturi, namun perlu pertimbangan lebih lanjut terkait kelemahan bahan dasarnya. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan alat bantu dalam meningkatkan kemampuan baca tulis siswa SDN 02 Karangturi
PELATIHAN PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMP Sri Rejeki; Muhammad Noor Kholid; Nuqthy Faiziyah; Christina Kartika Sari; Adi Nurcahyo; Muhamad Toyib; Sutama Sutama; Mohammad Rifki Maulana; Khofifah Titan Palupi; Tika Andriani
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v7i2.1094

Abstract

Perencanaan merupakan bagian penting yang menentukan arah suatu proses pembelajaran. Akan tetapi, sebagian besar guru di sekolah mitra memiliki kendala dalam menyusun perencanaan pembelajaran secara mandiri. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun dokumen perencanaan pembelajaran inovatif untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka di SMP. Unsur inovatif pada perencanaan pembelajaran ini difokuskan pada Higher Order Thinking Skills (HOTS), Information and Communication Technology (ICT), kolaborasi, dan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Pelatihan ini melibatkan delapan guru di SMP Muhammadiyah 5 Tanon, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia. Hasil PkM menunjukkan bahwa berdasarkan analisis dokumen, 50% guru dapat menyusun perencanaan pembelajaran sederhana dan memuat unsur inovatif. Selain itu, berdasarkan hasil survei pasca pelatihan, berturut-turut 87,5% dan 100% guru menyatakan memiliki keterampilan dan siap untuk menyusun dokumen perencanaan pembelajaran sederhana dan memuat unsur inovatif. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun dokumen perencanaan pembelajaran inovatif untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka. Meskipun demikian, perlu pendampingan lebih lanjut agar peningkatan kompetensi guru dapat lebih optimal.  Abstract. Planning is an important part that determines the direction of a learning process. However, most teachers in partner schools need help preparing learning plans independently. Therefore, this Community Service activity aims to improve the competence of teachers in compiling innovative learning planning documents to support the implementation of an independent curriculum in junior high schools. This innovative learning planning element focuses on Higher-Order Thinking Skills (HOTS), Information and Communication Technology (ICT), collaboration, and Strengthening Character Education. The training involved eight teachers at a private junior high school (SMP Muhammadiyah 5 Tanon) in Sragen Regency, Central Java, Indonesia. The results of this Community Service show that based on the document analysis, 50% of teachers can compile simple learning planning documents that contain innovative elements. In addition, based on the results of post-training surveys, 87.5% and 100% of teachers stated that they have skills and are ready to compile simple learning planning documents containing innovative elements. These results show an increase in teacher competence in collecting innovative learning planning documents to support the implementation of an independent curriculum. However, further assistance is needed so that the improvement of teacher competence can be optimized.
Unveiling the connection: Emotional intelligence and reflective thinking in students’ PISA problem-solving Anggraini, Intan; Faiziyah, Nuqthy
Desimal: Jurnal Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Desimal: Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/djm.v7i2.23631

Abstract

Based on an international survey, Indonesian students face challenges in mathematics, ranking 64th out of 65 countries in 2012 and 72nd out of 79 in 2018. This research investigates how reflective thinking and emotional intelligence impact students' ability to solve math-based problems. PISA. Conducted with 40 eighth grade students from SMP Negeri 2 Selogiri, this study uses qualitative descriptive methods, including emotional intelligence questionnaires, reflective thinking tests with PISA questions, and interviews. Participants were divided into high, medium and low emotional intelligence groups. Findings show that students with high emotional intelligence (NHR) excel in all indicators of reflective thinking (response, elaboration, contemplation). Those with moderate emotional intelligence (TMP) meet the cues for reaction and elaboration but struggle with rumination. Students with low emotional intelligence (FTA) only achieve response indicators, having difficulty with elaboration and reflection. The study suggests that higher emotional intelligence improves reflective thinking and problem-solving skills, highlighting the need for targeted improvements in Indonesia's mathematics education system.
Students' errors in solving HOTS mathematics problems based on newman's theory in view of learning independence Setianingkrum, Reni; Utami, Nida Sri; Faiziyah, Nuqthy
Desimal: Jurnal Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Desimal: Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/djm.v8i1.26179

Abstract

Mathematics plays a crucial role in developing students' cognitive skills, particularly at the junior high school level. One type of question commonly used in assessments is the Higher Order Thinking Skills (HOTS) question, which requires students to think critically, creatively, and analytically. However, many students still struggle with solving HOTS questions, often due to insufficient understanding of basic concepts, difficulties in applying those concepts, and low levels of self-directed learning. This study aims to provide an overview of student errors in solving HOTS problems based on Newman Theory in terms of learning independence. The method used in this research is a descriptive qualitative approach that worked on HOTS questions. Data were collected through tests, interviews, and self-directed learning questionnaires. The findings indicate that students' errors are largely related to challenges in concept mastery (K1), problem-solving strategies (K2), and a lack of independence in learning. Moreover, students with higher levels of self-directed learning performed better in solving HOTS questions. Based on these findings, it is recommended that educators implement teaching strategies that enhance students' self-directed learning, such as problem-solving activities and regular HOTS practice, to reduce errors in solving questions that require higher-level cognitive skills.
MODEL PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN PAPAN PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA Ariffudin, Amir; Rahmanuri, Anis; Fauzizah, Ulfa; Faiziyah, Nuqthy; Wulandari, Aprianti Diah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.43717

Abstract

Kegiatan penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas 5A SD Muhammadiyah 3 Surakarta pada materi pecahan melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media papan pecahan. Telah banyak studi yang mengemukakan tentang peningkatan kemampuan masalah matematis maupun motivasi belajar namun masih terdapat beberapa kesulitan yang dialami peserta didik seperti kesulitan dalam memecahkan soal cerita dan mengubahnya menjadi model matematika serta rendahnya motivasi dalam belajar dilihat dari peserta didik yang belum siap belajar dengan tidak membawa atau belum mengeluarkan buku matematika, tidak fokus dan tidak memperhatikan guru di kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan tes dan non tes berupa angket. Keseluruhan data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada motivasi belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik meningkat. Persentase ketuntasan motivasi belajar peserta didik pada siklus I sebesar 57,14% kemudian meningkat sebesar 25,00% pada siklus II menjadi 82,14%. Pada kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik mencapai 57,14% pada siklus I dan terjadi peningkatan sebesar 35,72% menjadi 92,86%%. Peningkatan tercapai setelah peserta didik melalui tahapan-tahapan dari penerapan model problem-based learning berbantuan media papan pecahan dengan beberapa penyempurnaan pada tindakan pembelajaran.
Co-Authors Adi Nurcahyo Adi Nurcahyo Adi Nurcahyo Adnan, Mazlini Binti Alviani Milenia Safitri Anarani, Dewi Andini, Andini Anggi Dodo Saputri Anggraini, Intan Antok Aryuana Ariffudin, Amir Aryuana, Antok Avivah, Nurul Azizah, Navia Nur Bagas Legowo Priyambodho Cahyuningsih, Windy Christina Kartika Sari Dewi Anarani Dias Aziz Pramudita Fahira, Nindi Itsna Fauzizah, Ulfa Gita Rachmawati Hanan, Nityana Anisah Hanifah, Nisa Noventya Hasan, Titis Rohmat Hendiawan Setiyoso Hilda Nurdiati Akma Ika Candra Sayekti Ika Fajar Rini Isnaini Nurul Hidayati Khishaaluhussaniyyati, Mudrikah Khofifah Titan Palupi Kholid, Muhammad Nur M. Noor Kholid Mohammad Rifki Maulana Muchsin, Ernawati Mudrikah Khishaaluhussaniyyati Muhamad Taufik Hidayat Muhamad Toyib Muhammad Aji Antoko Ehsa Wibowo Muhammad Noor Kholid Naufal Ishartono Navia Nur Azizah Nida Sri Utami Nityana Anisah Hanan Novandi, Rizki Yakaria Nugroho, Arif Ganda Nuriya Hazma Arifatul Ulya Nurmeidina, Rahmatya Nurul Avivah Paramita, Yeni Plavantiano Labiodonta Aviko Veola Putra, Alma Destyan Putri Cahyaningtyas Qotrunnada, Shofiya Rahmanuri, Anis Reikha Amsaina Safitri Rini Setyaningsih Risda Putri Nugrahani Riska Ira Kusuma Hamid Rizka Tsalista Rizki Yakaria Novandi Setianingkrum, Reni Setiyoso, Hendiawan Solikah, Arum Sri Rejeki Sri Sutarni Sri Utami, Nida Surahmat Surahmat Sutama Syar’i, Ahmad Tika Andriani Tina Putri Alfiana Toyib, Muhamad Vina Listiawati Wahyu Nugroho Widya Ayu Pangestika Windy Cahyuningsih Wulandari, Aprianti Diah Yulia Maftuhah Hidayati Yuliana, Irma Zaqiyah, Nafisa Nur