Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KONDISI GEOLOGI LOKAL KOTA BENGKULU BERDASARKAN GROUND SHEAR STRAIN (GSS) Nanang Sugianto; M. Farid; Suhendra Suhendra
Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 2 No 1 (2017): SPEKTRA: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Volume 2 Nomor 1, April 2017
Publisher : Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.615 KB) | DOI: 10.21009/SPEKTRA.021.05

Abstract

Abstrak Kondisi geologi lokal merupakan salah satu parameter yang mempengaruhi tingkat kerusakan akibat gempabumi. Kondisi geologi kota Bengkulu telah digambarkan oleh nilai Ground Shear Strain (GSS) yang diperoleh dari hasil analisis enam puluh tujuh data mikrotremor yang dipasang di setiap jenis formasi geologi. Berdasarkan hasil analisis, nilai GSS kota Bengkulu relatif heterogen meskipun pada jenis formasi geologi yang sama. GSS kota Bengkulu diperoleh dan dibagi dalam tiga kelompok, diantarany 10-6 (25.37%), 10-5 (40.30%) dan 10-4 (32.84%). Variasi ini mengindikasikan adanya perbedaan ketebalan lapisan sedimen dan tingkat kekerasan batuan untuk setiap titik amat. Wilayah yang memiliki nilai GSS tinggi memiliki kesesuaian dengan kondisi lapangan yang sebenarya (berdasarkan hasil ground survey merupakan daerah bekas rawa dengan mofologi landai) dan kesesuaian dengan sejarah kerusakan akibat gempabumi besar di kota Bengkulu. Berdasarkan peta sebaran nilai GSS, potensi deformasi paling tinggi terindentfikasi di bagian barat Kota Bengkulu yaitu wilayah dengan formasi geologi undak alluvium, alluvium dan sebagian formasi andesit, sedangkan formasi geologi lainya relatif lebih aman. Dinamika lapisan tanah permukaan kota Bengkulu umumnya bersifat elastis dan berpotensi mengalami rekahan dansettlement. Struktur geologi yang relatif lunak dan lapisan sedimen yang tipis memungkinkan terjadinya penguatan efek gelombang dan resonansi tinggi ketika gempabumi terjadi. Kata-kata kunci: Kondisi geologi lokal kota Bengkulu, Ground Shear Strain, deformasi. Abstract Local geology condition has become one of the most parameters which affected damage level of earthquake. Geology condition of Bengkulu city has been described by Ground Shear Strain (GSS) value that obtained by sixty seven microtremor data analysis result what instaled on each geology formation types. According analysis result, GSS value of Bengkulu city was heterogeneous relatively in spite of similar geology formation type. GSS in Bengkulu City has obtained and be divided to three category, including 10-6 (25.37%), 10-5 (40.30%) and 10-4 (32.84%). These variations indicate differences in the thickness of sediment layer and rock solidity level of sites. The Areas of high value of GSS have compatibility with actual field conditions (Based on ground survey, it was swamp area and morphology ramps relatively) and have compatibility with damaged earthquake effect history of Bengkulu city. According map of GSS value distributions, high potency of deformation was indicated in western of Bengkulu city area, it was alluvium terraces formation, alluvium formation and partial of andesite formation, while others were relatively safer. The dynamic characteristic of surface soil layer on Bengkulu city was elastic and potential crack and settlement.The soft geology structure relatively and thin of sediments layer would affected amplification of wave and high resonance when earthquake occur. Keywords: Local geology condition of Bengkulu city, ground shear strain, deformation of soil
PENERAPAN FISHFINDER DAN PENGERING IKAN BAGI NELAYAN TANGKAP DI KELURAHAN MALABERO TELUK SEGARA KOTA BENGKULU irkhos irkhos irkhod; M. Ginting; Nanang Sugianto
DHARMA RAFLESIA Vol 16, No 1 (2018): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v16i1.4814

Abstract

Implementation of Fish-finder and Fish dryer for Fishermen in Malabero Teluk Segara Bengkulu City aims to apply appropriate technology. After all, this activity is expected to increase the efficiency and quality of dried fish as well as more catch and decreasing operational cost. Community service activity is implemented by training method. Through this activity we have produced the product of fish dryers and guidance of fish-finder use to determine fish position. Fish dryers amounted to 2 pieces of iron with each dimension of the same height 1.5 m long 1.8 m and width of 0.8 m. One tool has 3 (three) drying racks with a total wide of 3.84 m2 with a tool capacity of approximately 20 kg of wet fish. The maximum temperature in the dryer room reaches 60°C, and the time taken to dry the wet fish at a maximum temperature is about 8 hours. Keywords: fish-finder, fish dryer, efficiency, quality 
PELATIHAN KOMPUTER DAN MICROSOFT OFFICE BAGI PERANGKAT DESA UNTUK OPTIMALKAN PELAYANAN MASYARAKAT Nanang Sugianto; Rida Samdara
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v4i2.1897

Abstract

Tingkat keterampilan perangkat desa Desa Barumanis Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong dalam mengoperasikan komputer menjadi persoalan pokok dan serius dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Persoalan tersebut terselesaikan melalui pelatihan komputer khususnya microsoft office bagi perangkat desa. Pelaksanaan program ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang menerapkan metode pendidikan, pelatihan dan praktik. Peserta diberikan evaluasi pra dan pasca pelatihan untuk mengevaluasi kemampuan peserta sebelum dan setelah pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa peserta sudah terbiasa dan lancar mengetik dokumen menggunakan teknik sepuluh jari. Peserta mampu menyelesaikan semua tugas dan ujian akhir pelatihan dengan sangat baik. Tidak ada peserta yang mendapati nilai ujian praktik di bawah 60. Peserta yang mendapat nilai 60 < x < 70 sebanyak 20% (6 orang) 70 < x < 85 sebanyak 50% (15 orang), dan nilai x > 85 sebanyak 30% (9 orang). Kemampuan peserta meningkat signifikan, sehingga diharapkan mampu memberikan pelayanan yang optimal dan prima di era digital.
Mekanisasi Pengolahan dan Manajemen Pemasaran Secara Online Terasi Udang Rebon Irkhos Irkhos; Isma Coryanata; Jarmuji Jarmuji; Nanang Sugianto
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.5242

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan di RT. 09 kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Mitra sasaran kegiatan pengabdian ialah perwakilan nelayan tradisional yang berada di RT. 09 Kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Mitra kegiatan berjumlah 5 (lima) orang yang terdiri dari nelayan pembuat terasi dan ibu-ibu yang menjual terasi udang rebon. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan produksi dan manajemen pemasaran terasi udang rebon. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi terasi udang rebon serta memperluas target pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari; pelatihan penggunaan serta pengadaan mesin penggilingan bahan baku terasi udang rebon untuk meningkatkan produksi dan pelatihan pemasaran produk secara online melalui media penjualan online untuk memperluas target pemasaran produk. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas produksi bahan baku terasi dari 30 kg/hari secara manual menjadi 60 kg/hari menggunakan mesin penggilingan. Hasil lainnya adalah bertambahnya target pemasaran yang sebelumnya dipasarkan langsung di pinggir jalan, saat ini sudah dipasarkan secara online di e-commerce.
Peta Sebaran Intensitas Anomali Magnetik Di Daerah Prospek Geothermal Kepahiang Berdasarkan Survei Metode Geomagnet Parjuangan Simbolon; Refrizon Refrizon; Nanang Sugianto
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 1 No. 1: November 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.927 KB) | DOI: 10.33369/nmj.v1i1.14290

Abstract

Kabupaten Kepahiang merupakan salah satu daerah yang berada di ring of fire Pacific sehingga memiliki potensi geothermal yang cukup potensial untuk menghasilkan energi terbarukan agar dapat dipergunakan untuk daya penyuplai listrik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola sebaran anomali magnetik daerah yang diduga sebagai distribusi dan reservoir panas bumi Kepahiang secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan Proton Precission Magnetometer (PPM) yang tersebar di 143 titik pengukuran. Nilai anomali total yang tinggi dari hasil pengukuran dominan berada di bagian timur, tenggara, selatan, barat daya dan barat daerah penelitian dengan nilai 0 nT sampai 1500 nT, sedangkan pada bagian barat laut, utara dan timur laut di dominasianomali total rendah dengan nilai 0 nT sampai -1500 nT. Pada peta sebaran intensitas anomali magnetik total dominan bernilai rendah dengan nilai 0 nT sampai -1500 nT yang berarti daerah tersebut dipengaruhi oleh panas bumi. Sedangkan nilai anomali magnetik di sekitar Sesar Musi dominan tidak dipengaruhi oleh panas bumi karena bernilai tinggi yaitu 0 nT sampai 600 nT. Pada daaerah mata air panas sumber aliran berasal dari barat laut dengan nilai 0 nT sampai 300 nT
Peta Anomali Magnetik Daerah Mineralisasi Emas Di Desa Tambang Sawah Kecamatan Lebong Utara Berdasarkan Pengukuran Magnetik Delia Septi Evani Mukazairo; Refrizon Refrizon; Nanang Sugianto
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 1 No. 1: November 2020
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.109 KB) | DOI: 10.33369/nmj.v1i1.14292

Abstract

Sebaran zona mineralisasi emas menjadi permasalahan yang serius bagi penambang tradisional emas di Desa Tambang Sawah Kabupaten Lebong. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola sebaran zona mineralisasi emas di Desa Tambang Sawah Kecamatan Lebong Utara yang didasarkan pada anomali magnetik yang memiliki hubungan fisis terhadap mineralisasi emas. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Proton Precession Magnetometer (PPM) yang terdiri dari 165 titik pengukuran. Koreksi IGRF (International Geomagnetics Reference Field) dan koreksi variasi harian dilakukan untuk mendapatkan anomali medan magnet total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali magnetik tinggi berada pada nilai 238,4 nT sampai 533,3 nT. Anomali magnetik tinggi teridentifikasi pada bagian barat laut dan timur daerah penelitian. Anomali rendah menyebar dari arah barat hingga arah timur dengan rentang nilai anomali magnetik -503 nT hingga -19 nT. Nilai intensitas anomali magnetik rendah yang bernilai -503,2 nT hingga 102,4 nT diduga sebagai zona pembentukan mineral emas. Berdasarkan sebaran nilai anomali magnetik, zona mineralisasi emas di daerah Tambang Sawah merupakan mineralisasi emas sulfidasi rendah yang berhubungan dengan geothermal yang ada disekitarnya.
Pemetaan Sebaran Indeks Pencemaran Air di Perairan Muara Sungai Jenggalu Kota Bengkulu Vedina Delima Purba; Liza Lidiawati; Nanang Sugianto
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 2 No. 2: Oktober 2021
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.489 KB) | DOI: 10.33369/nmj.v2i2.17757

Abstract

Muara Sungai Jenggalu merupakan salah satu muara sungai di Kota Bengkulu yang mengalami pencemaran. Penelitian ini mengidentifikasi kadar kualitas air dan indeks pencemaran di Muara Sungai Jenggalu berdasarkan parameter fisika dan kimia. Data penelitian diperoleh berdasarkan pengukuran secara langsung, analisis laboratorium dan perhitungan indeks pencemaran. Pengukuran dilakukan pada 9 titik yang tersebar di Muara Sungai Jenggalu. Data hasil penelitian ini dibandingkan dengan baku mutu PP 82 tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran. Kemudian perhitungan nilai indeks pencemaran untuk mengetahui indikasi pencemaran pada Muara Sungai Jenggalu berdasarkan Kepmen LH Nomor 115 Tahun 2003. Hasil pengukuran kadar salinitas tertinggi sebesar 26,8‰ dan terendah 12,8‰, kadar DO tertinggi sebesar 6,3 mg/l dan terendah sebesar 5 mg/l, kekeruhan tertinggi 5,4 NTU dan terendah sebesar 0,9 NTU, Kadar TDS tertinggi sebesar 872 mg/l dan terendah sebesar 743 mg/l, kadar pH tertinggi sebesar 7,5 dan terendah 7,2 dan suhu tertinggi sebesar 30,7°C dan terendah sebesar 29,1°C. Selain itu nilai kecepatan arus tertinggi sebesar 0.25 m/s dititik 2 dan terendah sebesar 0,1 m/s dititik 7dan titik 8 dan debit air sebesar 139,8 m³/s. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai indeks pencemaran di Muara Sungai Jenggalu sebesar 1,28 dengan kondisi tercemar ringan.
Budidaya Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea. L) Menggunakan Teknologi Irigasi Kapilaritas Bagi Kelompok PKK Desa Talang Pauh, Kabupaten Bengkulu Tengah Halauddin Halauddin; M Syarifuddin; Suhendra -; Nanang Sugianto; Supiyati -
Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES) Vol. 2 No. 1: June 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.964 KB) | DOI: 10.33369/icomes.v2i1.20921

Abstract

Telah dilakukan kegiatan Pengabdian Pembinaan Fakultas MIPA Universitas Bengkulu dengan judul: Budidaya Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea. L) Menggunakan Teknologi Irigasi Kapilaritas Bagi Kelompok PKK di Desa Talang Pauh Kecamatan Pondok kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan tambahan kepada kelompok PKK Desa Talang Pauh untuk mengoptimalkan fungsi pekarangan dengan membudidayakan sawi hijau sebagai salah satu sumber gizi keluarga, serta melakukan penanaman sawi hijau di pekarangan dengan teknologi irigasi kapilaritas. Dari hasil pelaksanaan Pengabdian Pembinaan Fakultas MIPA Unib Tahun 2021, khalayak sasaran dalam hal ini kelompok PKK Desa Talang Pauh dapat mengoptimalkan fungsi pekarangan dengan membudidayakan sawi hijau sebagai salah satu sumber gizi keluarga, serta melakukan penanaman sawi hijau di pekarangan dengan teknologi irigasi kapilaritas dengan baik, sampai sawi hijau dapat dipanen dan dikonsumsi dalam waktu 45 hari.
Struktur Kecepatan Gelombang Geser dan Ground Shear Strain Daerah Rawan Abrasi Bengkulu Utara, Indonesia Nanang Sugianto; Refrizon Refrizon; Irkhos Irkhos; Muhammad Muhsin Al-hakim
Wahana Fisika Vol 7, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i2.51893

Abstract

Abrasi telah menjadi ancaman yang serius bagi masyarakat di pesisir Pantai Kabupaten Bengkulu Utara. Berbagai parameter yang menyebabkan laju abrasi signifikan, salah satunya adalah kondisi geologi batuan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi geologi di sepanjang daerah rawan abrasi Kabupaten Bengkulu Utara yang didasari oleh distribusi nilai kecepatan gelombang geser (Vs) dan Ground Shear Strain (GSS) yang diperoleh dari hasil inversi HVSR seratus delapan puluh data mikrotremor. Hasil analisis mendapatkan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi batuan keras dari permukaan hingga kedalaman 30 meter. Material penyusun batuan diperkirakan adalah endapan pasir, lempung, kerikil, dan alluvium. Batuan cenderung berstruktur lunak, kaku hingga sedang yang berubah kepadatannya terhadap kedalaman dan memiliki gaya kohesi yang lemah. Dampaknya, sejalan dengan hasil analisis GSS, batuan ini sangat mudah mengalami deformasi seperti merekah, runtuh, amblas, dan jenis deformasi batuan lainnya. Perubahan garis pantai tidak hanya terjadi akibat pengikisan langsung dinding tanah oleh air laut tetapi juga akibat air laut mengangkut tanah atau batuan yang telah longsor dan runtuh ke bibir pantai sebelumnya.
The Personality Of Ayyas In Bumi Cinta Novel By Habiburrahman El-Shirazy Sugianto, Nanang; Setianingsih, Tri
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v4i3.1667

Abstract

This research aimed to find out the Personality of Ayyas in Bumi Cinta novel by Habiburrahman El Shirazy. The method applied in this research was qualitative method. The object of this research was the personality of Ayyas’ character in Bumi Cinta novel by Habiburrahman El Shirazy through psychology review. The technique used in collecting the data was library research. The process of data analysis was data reduction, data display and conclusion drawing. The result of this study was found out that the personality of Ayyas was more dominant influenced by the superego. Based on the result of the study, it could be concluded that the personality of Ayyas influenced by the superego seems when Ayyas defended himself in the sanctity and his faith in the midst of the storms of free life country, having a firm belief and faith to God, Ayyas remained confident and believe in the grace of God to His people. Although there were some people who did not acknowledge the existence of God, Ayyas was always cling to the obligations of religion, implementing everything that God approves, and stay away from all His prohibitions, and reluctant to commit  sin and sinners, willing to sacrifice for the sake of religion and give helping.