Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : Prosidia Widya Saintek

KAJIAN DISTRIBUSI LOGISTIK PANGAN DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN Aji Suraji; Mohamad Cakrawala; Abdul Halim; Dafid Irawan; Hanifatus Sahro
Prosidia Widya Saintek Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.376 KB)

Abstract

Ketahanan pangan merupakan hal yang sangat penting karena merupakan kebutuhan hidup setiap manusia. Untuk itu dukungan distribusi logistik pangan memegang peran penting dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kajian ini melakukan analisis tentang transportasi distribusi logistik pangan dalam mendukung ketahanan pangan. Metode pendekatan dalam kajian ini adalah dengan melakukan studi pustaka. Berbagai sumber yang baru, dan terpercaya serta diskusi dengan telaah kritis dilakukan dalam kajian ini. Metode telaah kritis dilakukan dengan melakukan urutan prosedur dalam kajian literatur baku yang meliputi editing, organizing, dan finding. Terdapat dua hal yang terkait dengan kajian ini yaitu yang menyangkut ketahanan pangan dalam hubungannya dengan distribusi logistik. Sedangkan yang kedua adalah ketahanan pangan dalam kaitannya dengan rantai pasok logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan pangan harus memberikan kesempatan untuk mendapatkan aksesibilitas pangan dengan mudah. Selain itu juga dihasilkan bahwa konektifitas rantai pasok harus merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan sejak mulai dari pemasok bahan bahu, produsen, distributor sampai dengan ke tangan konsumen.
ANALISIS KUAT TEKAN PAVING BLOCK UNTUK PERKERASAN JALAN Rumangun, Yustina; Suraji, Aji; Irawan, Dafid
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai kualitas paving block untuk perkerasan jalan yang diambil dari empat lokasi produksi yang berbeda terhadap uji paving yang sesuai (Standar Nasional Indonesia) SNI 03-0691-1996. Adapun Paving block yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk bata dan kombinasi perlakuan sebanyak empat perlakuan dengan 16 sampel dimana setiap perlakuan diambil empat sampel benda uji untuk mendapatkan hasil akhir rata-rata dari masing-masing sampel. Lokasi produksi paving block yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dari Pakis, Batu, Turen, dan Wajak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Analisis Of Varians RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan α sebesar 5%. Pada hasil penelitian ini didapatkan kuat tekan paving block paling tinggi yaitu dari Turen dengan nilai kuat tekan sebesar 57.31 Mpa, ke-2 dari Batu sebesar 40.93 Mpa, ke-3 dari Wajak sebesar 34.63 Mpa, dan yang paling rendah yaitu dari Pakis dengan nilai kuat tekan sebesar 23.70 Mpa. Selain itu, rata-rata daya serap air paling tinggi yang diperoleh pada paving block yaitu dari Turen sebesar 8.77% dan penyerapan paling rendah dari Wajak sebesar 7.63%
APLIKASI TEKNOLOGI APC PADA SEPEDA MOTOR RODA TIGA ANGKUTAN BARANG Cakrawala, Mohamad; Suraji, Aji; Halim, Abdul; Irawan, Dafid; Riman, Riman
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam telaah tentang aplikasi alat pemantul cahaya (APC) pada sepeda motor roda tiga angkutan barang ini adalah untuk mengetahui bagaimana manfaat dari penerapan APC. Analisis situasi serta permasalahan yang terdapat pada sepeda motor angkutan barang adalah pengendara tidak dapat melihat secara jelas baik ke samping maupun ke belakang. Kondisi tersebut akan dapat menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas jalan raya. Hal ini dikarenakan pandangan pengendara terhalang oleh dimensi gerobag yang ada di belakang. Metode Aplikasi APC diterapkan pada bagian gerobag angkutan barang pada bagian belakang bak dan bagian sisi kiri dan kanan. Hasil dari aplikasi APC pada sepeda motor roda tiga angkutan barang adalah mampu memberikan peningkatan kesan mencolok pada kendaraan yang bersangkutan sehingga pengemudi yang ada di belakangnya dapat lebih perhatian terhadap keberadaan kendaraan yang ada di depan. Selain itu keberadaan APC juga mampu memberikan perhatian yang lebih ini akan memberikan efek antisipasi bagi kendaraan yang ada di belakangnya apabila dalam kondisi tidak sengaja terjadi manuver risiko kecelakaan.
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK TRANSMISI 500 KV DI SUMATERA DENGAN METODE EARNED VALUE: STUDI KASUS MUARA ENIM – NEW AUR DURI Al Aziz, A. Iqbal; Cakrawala, Muhamad; Irawan, Dafid
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia terus mengembangkan jaringan transmisi listrik dalam program kelistrikan jangka panjang. Proyek Pembangunan Transmisi 500 kV Sumatera Paket 3 Zona 4 & 5 Muara Enim – New Aur Duri merupakan proyek strategis untuk meningkatkan kapasitas daya dan keandalan listrik di Sumatera, dengan nilai kontrak Rp 2.979.717.105.158 dan durasi 1095 hari kalender. Namun, pada minggu ke-76 di bulan Juli 2023, prestasi proyek baru mencapai 21,679% dari target 40,375%, menyebabkan deviasi -18,696% dan potensi keterlambatan penyelesaian proyek. Penelitian ini mengevaluasi pengendalian biaya, waktu, dan pekerjaan proyek menggunakan metode Earned Value (EVA). Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Indikator kinerja yang dihitung meliputi Earned Value, Actual Cost, Budgeted Cost, Schedule Variance, Cost Variance, Budget at Completion, Cost Performance Index (CPI), Schedule Performance Index (SPI), Remaining Work at Completion, dan To Complete Performance Index. Hasil penelitian menunjukkan proyek mengalami keterlambatan signifikan dengan penyimpangan jadwal sebesar -Rp 705.795.603.206, namun efisiensi biaya tinggi dengan penyimpangan biaya Rp 1.924.910.568.803. Indeks Kinerja Jadwal (SPI) sebesar 0,737 mengindikasikan proyek lebih lambat dari jadwal, sementara Indeks Kinerja Biaya (CPI) sebesar 36,830 menunjukkan efisiensi biaya yang tinggi. Perkiraan Biaya untuk Pekerjaan Tersisa (ETC) adalah Rp 957.558.879.185 dan Perkiraan Biaya pada Saat Penyelesaian (EAC) adalah Rp 1.011.282.531.640, lebih rendah dari anggaran yang direncanakan. Disimpulkan bahwa proyek mengalami keterlambatan signifikan dan perlu upaya percepatan penyelesaian. Rekomendasi meliputi optimasi sumber daya, peningkatan koordinasi tim, penjadwalan ulang dengan penambahan shift atau lembur, pemantauan progres real-time, evaluasi rutin, dan pengendalian biaya ketat.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN PELAT BETON KONVENSIONAL DENGAN PELAT PANEL AUTOCLAVED AERATED CONCRETE Maulana, Jefri Angga; Irawan, Dafid; Aditya, Candra
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembangunan suatu proyek, pemilihan jenis material mempengaruhi kualitas bangunan. Pemilihan jenis material berpengaruh besar dalam berbagai aspek pelaksanaannya, salah satunya adalah jumlah biaya dan lama waktu pengerjaannya. Bersamaan dengan perkembangan teknologi pada saat ini, telah diciptakan beton ringan dengan kualitas tinggi dan merupakan beton cetak siap pakai (precast) yang disebut dengan Autoclaved Aerated Concrete (AAC). Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan pelat beton konvensional dengan pelat panel Autoclaved Aerated Concrete (AAC). Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode studi kasus pada proyek pembangunan Gedung Rawat Inap Rumah Sakit Dr. Etty Asharto di Kota Batu. Hasil penelitian dari segi aspek biaya pekerjaan dan waktu pelaksanaan menunjukkan bahwa pelat lantai Autoclaved Aerated Concrete (AAC) lebih efisien 73,38% dengan penurunan biaya pekerjaan sebesar Rp.71,077,111.99 atau 26,62%.
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN PENGEMBANGAN GEDUNG RUMAH SAKIT TAHAP III (Study Kasus : RSI UNISMA Kota Malang) Iskandar, Achmad Maulana; Irawan, Dafid; Aditya, Candra
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi mempercepat perkembangan infrastruktur konstruksi melalui teknologi, kemampuan proyek, dan pembiayaan. Di Indonesia, proyek besar sektor publik dan swasta meningkatkan pertumbuhan jasa konstruksi, menciptakan peluang dan tantangan bagi perekonomian serta perusahaan jasa konstruksi. Manajemen konstruksi, yang meliputi perencanaan, penjadwalan, pengendalian, dan pelaksanaan, menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proyek. Faktor waktu, biaya, dan kualitas adalah tolok ukur utama keberhasilan proyek konstruksi. Penelitian ini berfokus pada proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Tahap III RSI UNISMA Malang oleh Yayasan UNISMA MALANG dan PT. Fajar Wangi Atariz, yang direncanakan selesai dalam 240 hari dengan periode pemeliharaan enam bulan. Tantangan tambahan muncul akibat pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan trade-off antara waktu dan biaya untuk merencanakan dan mengevaluasi efektivitas percepatan proyek dengan metode Time Cost Trade Off (TCTO). Metode penelitian adalah analisis kuantitatif dengan penambahan 4 jam kerja per hari dan peningkatan staf sebesar 5%. Microsoft Project 2016 digunakan untuk mengidentifikasi jalur kritis dan melakukan percepatan serta penetapan biaya. Hasil penelitian menunjukkan enam item pekerjaan berada pada jalur kritis. Total biaya reguler selama 90 hari kerja adalah Rp. 31.746.493.000. Dengan penambahan 4 jam kerja, biaya meningkat menjadi Rp. 31.813.974.045 dan durasi optimal menjadi 85 hari kerja. Dengan penambahan 5% tenaga kerja, biaya mencapai Rp. 31.752.811.989 dan durasi optimal menjadi 80 hari kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan 5% tenaga kerja lebih efisien dibandingkan penambahan jam kerja lembur.
EVALUASI PROYEK PENINGKATAN JALAN MAYANG-KALISAT-AJUNG KABUPATEN JEMBER MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE Irawan, Dafid; Ayuningtyas, Firda Hani; Suraji, Aji; Sudjianto, Agus Tugas
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu, proyek konstruksi berjalan sangat cepat. Proses pembangunan konstruksi memerlukan manajemen proyek yang matang sehingga dapat meminimalisir ketelambatan proyek dan proyek dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana. Setiap proyek mempunyai karakteristik dan persyaratan khusus dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek, sehingga proyek-proyek tersebut dapat dibedakan satu sama lain. Dalam pelaksanaan proyek, peran pemilik, konsultan dan kontraktor sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal. Proses manajemen biaya dan waktu merupakan faktor penting dalam keberhasilan dan efisiensi pekerjaan proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan estimasi penyimpangan proyek untuk mengetahui besarnya penyimpangan biaya dan waktu pada proyek peningkatan jalan Mayang-Kalisat-Ajung Kabupaten Jember dengan menggunakan metode Earned Value. Hasil penelitian menunjukkan pada minggu ke 1 hingga minggu ke 11 nilai SPI sebesar 0,59, pada minggu ke 12 hingga ke 20 nilai SPI sebesar 2,97. CPI minggu 1 sampai 27 adalah 0,90 yang berarti belanja lebih boros. Estimasi Waktu Penyelesaian (EAC) dengan Metode Earned Value Rp 20.298.475.550,24 dengan estimasi kerugian sebesar Rp 8.759.432.242,03. Estimasi Total Jadwal (EAS) menggunakan metode nilai yang diperoleh selama 176 hari.
INOVASI MANAJEMEN KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT LOKAL Mas, Nasharuddin; Survival, Survival; Irawan, Dafid; Suraji, Aji
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model manajemen kearifan lokal sebagai strategi dalam upaya peningkatan ekonomi kreatif masyarakat lokal. Dalam konteks dinamika ekonomi global dan tantangan pembangunan berkelanjutan, kearifan lokal dipandang sebagai aset budaya dan sosial yang memiliki potensi ekonomi tinggi apabila dikelola secara inovatif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional yang relevan, guna menggali konsep-konsep teoritis dan praktik empiris terkait manajemen berbasis kearifan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai tradisional dan pendekatan manajerial modern dapat menciptakan suatu sistem pengelolaan yang adaptif dan berkelanjutan. Model manajemen yang dirumuskan terdiri atas tiga komponen utama, yaitu: (1) identifikasi dan pelestarian kearifan lokal sebagai modal budaya; (2) strategi manajemen inovatif yang meliputi pelatihan, kelembagaan komunitas, dan digitalisasi; serta (3) orientasi pada peningkatan produk ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat. Model ini diharapkan menjadi kontribusi konseptual yang dapat diterapkan dalam kebijakan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di berbagai daerah.
PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA LOKAL PADA PEKERJAAN PRESERVASI JALAN: SUATU PENDEKATAN MANAJEMEN KEARIFAN LOKAL Suraji, Aji; Irawan, Dafid; Cakrawala, Muhamad; Mas, Nasharuddin; Prabowo, Prabowo; Siswanto, Henri
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan preservasi jalan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur transportasi. Dalam konteks pembangunan berbasis masyarakat, keterlibatan tenaga kerja lokal tidak hanya menjadi solusi efisiensi biaya dan distribusi kesempatan kerja, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan model pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam pekerjaan preservasi jalan melalui pendekatan manajemen kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai sumber akademik, dokumen kebijakan, dan praktik lapangan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai lokal seperti gotong royong, musyawarah mufakat, dan kepemimpinan komunitas ke dalam sistem manajemen proyek dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan sekaligus memperkuat partisipasi dan rasa memiliki masyarakat terhadap proyek. Model yang dihasilkan terdiri dari empat komponen utama: identifikasi potensi lokal, pelibatan partisipatif, pelatihan berbasis lokal, dan sistem insentif sosial. Pendekatan ini membentuk model yang adaptif dan berkelanjutan, serta dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan program preservasi jalan di berbagai daerah dengan karakteristik sosial-budaya yang beragam.
EVALUASI KINERJA BIAYA PROYEK RUMAH SAKIT WILAYAH SELATAN BOJONEGORO DENGAN EARNED VALUE MANAGEMENT Simu, Xaveriana Maria Deljan; Irawan, Dafid; Riman, Riman; Cakrawala, Muhamad
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek, terdapat beberapa ketidakpastian penting yang menentukan keberhasilan proyek. Keberhasilan suatu proyek umumnya dinilai berdasarkan waktu penyelesaian dan biaya yang dikeluarkan, sambil tetap menjaga kualitas hasil yang dihasilkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengevaluasi sejauh mana penerapan evaluasi waktu dan biaya menggunakan metode Earned Value pada proyek konstruksi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kinerja proyek dari aspek Schedule Performance Index (SPI) dan Cost Performance Index (CPI), serta menganalisis efektivitas penerapan metode Earned Value Management (EVM) dalam pengendalian biaya proyek. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Earned Value Management. setelah dilakukan analisis indeks kinerja menunjukkan bahwa Schedule Performance Index (SPI) proyek pembangunan rumah sakit umumnya mengalami keterlambatan, dengan rata-rata SPI sebesar 0,66. Meskipun ada peningkatan SPI pada bulan-bulan tengah proyek, pada bulan terakhir nilai SPI mencapai 1,00, menandakan penyelesaian sesuai jadwal. Sementara itu, Cost Performance Index (CPI) menunjukkan kinerja biaya yang sangat baik dan stabil dengan nilai 1,11, yang berarti proyek mampu mengendalikan biaya lebih efisien dari anggaran secara keseluruhan, meskipun terjadi keterlambatan waktu pengendalian biaya berjalan efektif. Penerapan Earned Value Management (EVM) terbukti efektif dalam memantau dan mengendalikan biaya serta jadwal proyek secara real-time, sehingga risiko pembengkakan biaya dan keterlambatan dapat diminimalkan.