Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR (TPB) DENGAN PENGOBATAN SAKIT GIGI DI KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR Sarifah Laila; Melviani Melviani; Muhammad Fajriannor TM
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Vol 6 No 1 (2022): September
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi terkait pengobatan menyebabkan penggunaan obat yang bervariasi termasuk penggunaan obat sakit gigi, pengalaman informasi yang didapatkan masyarakat dapat mempengaruhi persepsi tentang pengobatan, sehingga perlu melihat bagaimana persepsi masyarakat dalam mengambil keputusan pengobatan. Mengetahui hubungan persepsi masyarakat melalui pendekatan Theory of Planned Behavior dengan niat pengobatan sakit gigi. Penelitian observasional analitik dengan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 100 responden. Data diperoleh dengan kuesioner yang dibagikan ke masyarakat dan dianalisis dengan uji statistik Spearman ‘ rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58% responden memiliki niat yang kuat, 55% responden memiliki sikap yang cukup, 50% responden memiliki norma subjektif yang sedang, 53% responden memiliki kontrol perilaku yang sedang. Variabel sikap memiliki hubungan yang signifikan dengan niat pengobatan sakit gigi p value= (0,007), norma subjektif memiliki hubungan yang signifikan dengan niat pengobatan sakit gigi p value= (0,005) dan kontrol perilaku memiliki hubungan yang signifikan dengan niat pengobatan sakit gigi p value= (0,003). Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan sikap, norma subjektif dan control perilaku dengan niat masyarakat melakukan pengobatan sakit gigi melalui pendekatan Theory of Planned Behavior.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WILLINGNESS TO PAY JAMINAN KESEHATAN DI BANJARMASIN BARAT Rizkia Julianti; Melviani Melviani; Dyah Sri Wulandari
Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika (J-PhAM) Vol 5 No 1 (2022): Journal of Pharmaceutical Care Anwar Medika
Publisher : STIKES Rumah Sakit Anwar Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36932/jpcam.v5i1.39

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Kemauan dalam membayar iuran merupakan perilaku seseorang yang mau membayar iuran secara tepat berdasarkan waktu yang telah ditetapkan. Jika masyarakat tidak mau membayar jaminan kesehatan maka akan berdampak pada penjaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tersedia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh apa saja yang mempengaruhi kemauan membayar jaminan kesehatan. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Populasi dan sampel adalah masyarakat di Banjarmasin Barat berjumlah 100 orang, Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan uji analisis regresi logistik ordinal. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 100 responden terdapat 82 responden yang mau membayar jaminan kesehatan. Variabel yang berpengaruh dengan kemauan membayar jaminan kesehatan adalah pendidikan, ketersediaan tempat, dan waktu. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh dengan kemauan membayar jaminan kesehatan adalah pekerjaan, pendapatan, pengeluaran, pengetahuan, motivasi, dan jarak. Simpulan : Faktor - faktor yang mempengaruhi kemauan membayar untuk faktor – faktor lain seperti pekerjaan, pendapatan, pengeluaran, pengetahuan, motivasi, dan jarak tidak memiliki pengaruh. Kata Kunci : Analisis, Faktor, Jaminan Kesehatan, Kemauan, Pengaruh
PERSEPSI MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR (TPB) DENGAN NIAT PENGOBATAN SAKIT GIGI DI KELURAHAN PEMURUS BARU Rinda Fitrianor; Melviani Melviani; Sismeri Dona
JURNAL MEDIA KESEHATAN Vol 15 No 2 (2022): Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 15 No 2 Desember 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jmk.v15i2.843

Abstract

Problems: Perceptions about treatment lead to varied use of drugs including the use of toothache drugs, the experience of information received by the community affects perceptions about treatment so that the role of individuals in making decisions about toothache treatment varies, so it is necessary to see how people's perceptions with the intention of taking treatment are. toothache using a Theory of Planned Behavior approach. The Aim Of The Research: To analyze the relationship of public perception through the Theory of Planned Behavior approach with the intention to treat toothache. Research Methods: The type of research used is analytic observational with cross sectional. Sampling was done by using a porpusive sampling technique. The research sample amounted to 113 respondents. Data were obtained by questionnaires distributed to the public and analyzed by the Spearman'rho statistical test. The results: showed that 51% of respondents had moderate intentions, 52.2% of respondents had moderate attitudes, 50.4% of respondents had high subjective norms and 51.3% of respondents had moderate behavioral control. Attitude variables had a significant relationship with treatment intentions. toothache (p value = 0.000), subjective norm has a relationship with the intention to treat toothache (p value = 0.000) and behavioral control has a relationship with the intention to treat toothache (p value = 0.000). Conclusions: Public perception through the Theory of Planned Behavior approach has a relationship with the intention to treat toothache.
Pelatihan Pembuatan Spray Tanaman Serai untuk Mencegah DBD dalam Meningkatkan Kesehatan dan Ekonomi Keluarga Melviani Melviani; Dyan Fitri Nugraha; Nadya Novianty; Noval Noval
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023486

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a major health problem in Indonesia caused by dengue virus infection carried by the Aedes aegypty mosquito. It is not new that people's main choice to avoid mosquito bites is to use mosquito repellent products containing synthetic insecticides that are widely sold in the market and used by burning, spraying, applying and even electronics that require electricity. Synthetic insecticides are associated with events that can harm the environment and health. Therefore, switching to natural ingredients that are relatively much safer is considered important. One plant with mosquito-repellent power is lemongrass (Cymbopogon citratus). The purpose of this service is to provide skills to the community in processing lemongrass into mosquito repellent spray to prevent dengue fever which is also valuable in improving the family economy. The methods used in this service are education about dengue fever, the benefits of lemongrass, and tips on managing a business and training on making lemongrass plant spray. The service participants seemed very enthusiastic in participating in the entire series of activities. Abstrak: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia yang disebabkan oleh infeksi virus dangeu yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypty. Bukan hal baru bahwa pilihan utama masyarakat untuk menghindari gigitan nyamuk adalah dengan menggunakan produk anti nyamuk yang mengandung insektisida sintetik yang banyak dijual di pasaran yang digunakan dengan cara dibakar, disemprot, dioleskan bahkan eletrik yang membutuhkan aliran listrik. Penggunaan insektisida sintetik dikaitkan dengan kejadian yang dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, dianggap penting untuk beralih pada bahan alami yang relatif jauh lebih aman. Salah satu tanaman yang mempunyai daya penolak nyamuk adalah serai (Cymbopogon citratus). Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan keterampilan pada masyarakat dalam mengolah serai menjadi spray anti nyamuk untuk mencegah DBD yang juga bernilai dalam menignkatkan ekonomi keluarga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah edukasi mengenai DBD, manfaat serai, dan tips mengelola usaha serta pelatihan pembuatan spray tanaman serai. Peserta pengabdian nampak sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.