Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pelatihan Aplikasi Perkantoran Open Source Bagi Guru Dan Staf Administrasi SMA Negeri 2 lb. Jaya Kabupaten Solok haswan, febri; Harianja, Harianja; Al - Hafiz, Nofri Wandi; Jasri, Jasri; Elgamar, Elgamar; Nazli, Rabby; Nopriandi, Helpi; Erlinda, Erlinda; Chairani, Sri; Siregar, M Hasyim
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i1.1505

Abstract

OpenOffice.org adalah seperangkat perangkat lunak perkantoran yang di dalamnya terdapat fungsi pengolah kata (word processing), pengolah lembar kerja (spreadsheet), pembuatan gambar (drawing), pembuatan presentasi (presentation), pengolahan data, webeditor, database, dan formula editing. OpenOffice.org merupakan perangkat lunak yang gratis dan open source. Karena itu siapapun bisa menggunakannya tanpa dipungut biaya, dan karena open source, siapapun bisa mengakses kode sumber yang membangunnya. OpenOffice.org dikembangkan oleh komunitas OpenOffice.org yang didirikan oleh Sun Mycrosystems. OpenOffice.org Writer membantu penulisan segala macam dokumen. Kita dapat membuat surat pribadi, formulir, brosur, fax, dan bahkan sampai manual profesional. Fasilitas pemeriksa ejaan yang bagus dapat kita gunakan, sehingga meminimalkan (atau bahkan meniadakan) kesalahan dalam pembuatan dokumen. Kita juga dapat menggunakan fasilitas auto Correct yang dapat membetulkan kesalahan secara otomatis. OpenOffice.org menyediakan fasilitas navigasi yang baik dan mudah digunakan,sehingga mempermudah penjelajahan dokumen yang sangat panjang. OpenOffice.org Writer menyediakan banyak templete untuk berbagai tujuan, sehingga dapat mempercepat pembuatan dokumen khusus yang sering dibuat. Kita juga dapat membuat templete sediri apabila jenis templete untuk dokumen yang ingin kita buat belum ada, atau kita juga bisa memodifikasi templete yang sudah ada, tujuan PKM mewujudkan visi-misi Teknik Informatikauntuk di tahun 2030 semua instansi pemerintah yang ada dikabupaten kuantan singingi menggunakan aplikasi WPS sama penggunaannya dengan aplikasi office lebih mudah dan legal.
TEKNOLOGI DAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM: PKM UNIKS jasri, Jasri; Haswan, Febri; Al-Hafiz, Nofri Wandi; Siregar, M. Hasim; Aprizal, Aprizal; Nopriandi, Helpi; Harianja, Harianja; Syam, Elgamar; Erlinda, Erlinda; Chairani, Sri; Nazli, Rabby
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2452

Abstract

Prespektif teknologi menurut Komisi Fatwa MUI telah melahirkan fatwa tentang media sosial dan Komisi Infokom MUI sudah menyelenggarakan literasi media sosial di beberapa kota besar. Dari sini kita mengerti pentingnya menggunakan internet secara bijak di dunia maya, khususnya yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan. Etika bermedia sosial dalam Islam yang harus kita pahami diantaranya meluruskan niat, menyebar kebaikan dan mencegah keburukan, tidak menghina dan mengumbar kebencian, memanfaatkan waktu sebaik mungkin, selain itu etika dalam menggunakan software dalam pandangan islam tidak luput dari landasan hukum. Hasil yang diperoleh dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh Program Studi Teknik Informatika Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) yaitu dosen, staf, dan mahasiswa dilingkungan Universitas Islam Kuantan Singingi dapat memahami tentang bagaimana menaggapi ataupun menyampaikan informasi dimedia sosial harus menyikapi dengan bijak serta menghindari penggunaan software illegal dikarenakan dapat merugikan pengguna itu sendiri maupun orang lain.
PELATIHAN PEMBUATAN E-ARSIP DAN TRANSFER DATA DI SMP SATU ATAP PANGEAN: PKM Erlinda, Erlinda; Hafiz, Nofri Wandi; Harianja, Harianja; Jasri, Jasri; Chairani, Sri; Haswan, Febri; Elgamar, Elgamar; Nopriandi, Helpi; Yusfahmi, M; Aprizal, Aprizal
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2729

Abstract

Sekolah SMP Satu Atap Merupakan salah satu sekolah yang berada di Kecamatan Pangean. Sekolah merupakan lembaga formal maupun non formal yang didirikan oleh negara maupun swasta yang dituntut agar mampu mendidik, membimbing agar peserta didik terlahir selain cerdas juga berakhlak. Sehingga pendidik juga dituntut mampu memiliki hardskill dalam pemanfaatan teknologi sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman. Salah satunya adalah dalam pemanfaatan Cloud Computing untuk memanajemenkan dokumen agar lebih terarah. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknik peserta pelatihan pembuatan E-Arsip dan Transfer data dapat dan mengetahui bagaimana cara pemanfaatan Cloud Drive (E-Arsip).
BIMTEK PERAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI PENGGIAT ANTI NARKOBA DALAM PENYULUHAN P4GN LINGKUNGAN MASYARAKAT DI BNN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI: PKM BNN Chairani, Sri; Al-hafiz, Nofri Wandi; Haswan, Febri; Nopriandi, Helpi; Harianja, Harianja; Jasri, Jasri; Elgamar, Elgamar; Aprizal, Aprizal; Yusfahmi, M; Erlinda, Erlinda
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3128

Abstract

Teknologi Informasi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam berbagai hal. Salah satunya adalah dalam memberikan informasi tentang upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) bagi penggiat anti narkoba di lingkungan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi. Sehingga dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) bagi penggiat anti narkoba mengenai peran teknologi informasi dengan berbagai tahapan. Hasil kegiatan PKM ini bahwa seluruh peserta memberikan respon positif dan memahami arti pentingnya peran teknologi informasi dalam penyampaian penyuluhan upaya P4GN di lingkungan masyarakat. Seluruh peserta juga sangat antusias pada kegiatan ini sehingga tidak sabar untuk mengimplementasikannya dalam berbagai media sosial yang dimiliki oleh peserta penggiat anti narkoba ini, seperti di facebook, instagram, tiktok, youtube, twitter, dan lain sebagainya.
PELATIHAN PENGENALAN PERANGKAT IoT BIDANG PERTANIAN PADA SMK NEGERI 3 TELUK KUANTAN Al-Hafiz, Nofri Wandi; Harianja, Harianja; Jasri, Jasri; Elgamar, Elgamar; Nopriandi, Helpi; Haswan, Febri; Yusfahmi, M; Chairani, Sri; Aprizal, Aprizal; Erlinda, Erlinda
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i2.3396

Abstract

Pertanian konvensional yang dilakukan masyarakat saat ini adalah sistem pertanian yang umum di seluruh dunia dimana sebelum perkembangan praktik pertanian berkelanjutan dan organik. Latar belakang masalah di bidang pertanian konvensional mencakup sejumlah isu dan tantangan yang berdampak pada lingkungan, ekonomi, dan masyarakat. Beberapa masalah utama dalam pertanian konvensional adalah penggunaan pestisida dan herbisida, Pertanian konvensional cenderung bergantung pada penggunaan pestisida dan herbisida untuk mengendalikan hama dan gulma. Hal ini dapat mencemari tanah dan air, serta merusak ekosistem dan kesehatan manusia, penggunaan pupuk kimia dalam pertanian konvensional dapat mengakibatkan aliran nutrisi berlebih ke sungai dan danau, menyebabkan eutrofikasi dan pencemaran air, Degradasi Tanah yakni penggunaan mesin berat dan pemupukan berlebihan, dapat mengakibatkan degradasi tanah, termasuk erosi, kompaksi, dan penurunan kesuburan (Amalia et al., 2022). Monokultur, banyak pertanian konvensional cenderung menggunakan monokultur, yaitu menanam satu jenis tanaman dalam skala besar. Hal ini dapat meningkatkan risiko serangan hama dan penyakit serta mengurangi keragaman hayati. Ketergantungan pada sumber daya fosil untuk mesin dan transportasi, yang berkontribusi pada emisi gas rumah kaca. Kesenjangan Ekonomi, Sistem pertanian konvensional sering menguntungkan petani besar dan perusahaan besar sementara petani kecil mungkin menghadapi kesulitan ekonomi.
SOSIALISASI DAN PENERAPAN APLIKASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL BUMDes TEBING TINGGI M. Yusfahmi; Febri Haswan; Nofri Wandi Al-Hafiz; Elgamar Syam; Helpi Nopriandi; Jasri; Aprizal; Harianja; Erlinda; Sri Chairani; Gunardi Hamzah; Morine Delya Octa
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4910

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan literasi digital pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tebing Tinggi melalui sosialisasi dan penerapan aplikasi berbasis teknologi informasi. Transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi BUMDes dalam mewujudkan tata kelola yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel di era modern. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi pentingnya transformasi digital, pelatihan penggunaan aplikasi, dan pendampingan teknis dalam implementasi sistem informasi BUMDes. Peserta kegiatan terdiri dari 25 orang yang berasal dari pengurus BUMDes dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kemampuan peserta dalam memahami dan mengoperasikan aplikasi digital. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 29%. Aplikasi yang diterapkan mempermudah proses pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan otomatis, serta monitoring unit usaha BUMDes secara real-time. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran pentingnya penerapan teknologi digital untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan daya saing BUMDes di era transformasi digital. Dengan demikian, program pengabdian ini berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya pada aspek inovasi, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
A CONCEPTUAL FRAMEWORK FOR AI SELF-HEALING FOR BIAS MITIGATION: A PROACTIVE ARCHITECTURAL PROPOSAL Harianja, Harianja; Syam, Elgamar; Wahab, Alawiyah Abd; Ibrahim, Huda; Awang, Hapini; Mansor, Nur Suhaili; Sidik, Adi Permana
TOPLAMA Vol. 3 No. 2 (2026): TOPLAMA
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/tla.v3i2.509

Abstract

As the adoption of Artificial Intelligence (AI) continues to expand across various sectors, the issue of bias in training data has emerged as a significant ethical and technical challenge. AI systems are commonly trained using large-scale datasets collected from digital environments such as the internet, social media, and public databases. These datasets often contain historical inequalities, stereotypes, and unbalanced representations of certain demographic groups. Consequently, AI models may unintentionally replicate and amplify these biases in their predictions or decisions. This situation becomes particularly concerning when AI is used in high-stakes domains such as recruitment, healthcare, financial services, and public policy. Most existing bias mitigation strategies rely on reactive approaches, such as adjusting model outputs or modifying datasets after bias has already been identified. While these methods can reduce certain forms of discrimination, they often require significant manual intervention and may not effectively address bias in dynamic data environments. This research proposes a conceptual framework for an AI self-healing system designed to autonomously detect and correct bias in training data before it influences model outcomes. The proposed framework integrates four key modules: Data Monitoring, Bias Analysis, Automated Bias Correction, and a Feedback Loop and Validation mechanism. Together, these components create a continuous workflow that allows the system to identify bias patterns, apply corrective strategies, and verify fairness before data is used for model training. This framework offers a proactive and sustainable approach to bias mitigation while supporting the development of more ethical, robust, and accountable AI systems.
Six decades of publication performances and scientific maps on sports nutrition Abdullah, Khairul Hafezad; Gazali, Novri; Abd Aziz, Fadzli Shah; Syam, Elgamar; Muzawi, Rometdo; Rio, Unang; Cendra, Romi; Nazirun, Novia
Journal Sport Area Vol 7 No 1 (2022): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2022.vol7(1).8126

Abstract

A well-balanced diet is essential for individuals, particularly athletes, because it improves overall health by supplying energy besides repairing and replacing damaged cells. A well-balanced diet is also benefitting athletes to fuel their bodies before, during, and after training. This study aims to examine the intellectual structure of sports nutrition research using bibliometric measures from 1959 to 2021 based on the Scopus database. The study was investigated using SciMAT software, which employed keyword co-occurrence analysis to extract performance and scientific output vis-à-vis critical topics or themes in sports nutrition. The findings indicated that sports nutrition possesses enormous potential and growth potential. The most prevalent themes in this research area are trace elements, exercise, questionnaire, carbohydrate, and adolescent. Also, this study put up to analysing sports nutrition in countless fields, assisting in understanding its intellectual structure. Future researchers could use this data to identify the focus of awareness and make decisions in multiple ways. This study has a few limitations: 1) the researchers’ interpretation of the themes in this study was grounded on their knowledge; 2) this study only considered publication records from the Scopus database, and some sports nutrition publications may not have been included; and 3) if additional databases, such as Google Scholar, Microsoft Academics, or Dimensions, were accessed, the subject area may have shifted. The findings of this study should be accepted as a single evidence-based framework for developing future studies on sports nutrition research that will benefit researchers, practitioners, and policymakers.