Andar Bagus Sriwarno
Human Expertise Cluster And Industrial Product Design, Faculty Of Arts And Design, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha 10, Bandung 40295

Published : 35 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengumpulan Data Artefak Dan Budaya Kuliner Dengan Metode Partisipatoris Desain Fiona Yasmine; Arianti Ayu Puspita; Andar Bagus Sriwarno; Meirina Triharini; Prananda Luffiansyah Malasan; R. Raditya Ardianto Taepoer
WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY Vol 9, No 1 (2022): Urban Lifestyle and Urban Development
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UPJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36262/widyakala.v9i1.474

Abstract

Indonesia memiliki beragam budaya yang turun temurun, salah satunya yaitu budaya kuliner lokal yang ada di masyarakat, budaya kuliner dapat memberikan identitas dan memiliki sejarah panjang yang penting untuk dipertahankan baik berupa sejarah perjalanan kuliner maupun artefak yang digunakannya. Proses pengumpulan informasi terkait budaya kuliner perlu melibatkan masyarakat yang memiliki ikatan langsung dengan budaya kulinernya guna mendapatkan sudut pandang yang holistik, metode pengumpulan data yang akan digunakan yaitu metode partisipatoris desain yang menagcu pada metode MUST dan etnografi desain. Pihak yang terlibat dalam penelitian ini yaitu pelaku bisnis kuliner Warung Kopi Mang Ikin di daerah Bandung dengan kopi racik khasnya yang telah ada sejak tahun 1945. Mengetahui dan mengembangkan metode pengumpulan data artefak secara partisipatoris untuk preservasi budaya kuliner lokal yang ditujukan untuk museum digital merupakan tujuan dari penelitian ini, dengan luara penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi sebuah metode baru dalam pendataan artefak budaya lokal yang lebih efektif.
Evacuation Preparation Equipment for Infant in a Flood Disaster a Case Study in Baleendah, Bandung Regency Ahmad Rieskha Harseno; Nedina Sari; Andar Bagus Sriwarno
Journal of Industrial Product Design Research and Studies Vol 2, No 1 (2023): JIPDRS : June 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung Regency is one of the areas located on the banks of the Citarum River. Therefore, it risks flooding, especially in the rainy season. One of the flood disaster victims is an infant. When a flood occurs, infants rely on help from adults to survive. Currently, there is no special equipment to support the pre-evacuation and evacuation of the infant during the flood. Based on the abovementioned concerns, a means for evacuation is required so infants can avoid the flood and ease the evacuation. The method used in this design is Human Centered Design through three stages: inspiration, ideation, and implementation. The result of this research is the design of an infant evacuation preparation facility with the concept of a baby crib. This crib functions as a means for evacuating the infant safely and can also be used in daily activities to help with the bathing and lulling of the infant.
Dinamika Budaya Material pada Desain Furnitur Kayu di Indonesia Arianti Ayu Puspita Ayu Puspita; Agus Sachari; Andar Bagus Sriwarno
PANGGUNG Vol 26 No 3 (2016): Visualisasi Nilai, Konsep, Narasi, Reputasi Seni Rupa dan Seni Pertunjukan
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v26i3.189

Abstract

AbstrakKayu merupakan material yang banyak dimanfaatkan di Indonesia, salah satunya adalah untuk furnitur. Perubahan kondisi ekonomi hingga abad ke-21, kemudian meningkatnya kebutuhan furnitur baik dari luar dan dalam negeri, dan perkembangan ilmu desain di Indonesia, secara tidak langsung berhubungan dengan permasalahan ekologi. Ketersediaan sumber daya alam seperti kayu, semakin berkurang walaupun kebutuhannya semakin tinggi. Hingga kini kondisi tersebut mendorong industri furnitur di Indonesia untuk menggunakan alternatif berbagai macam kayu solid, kayu olahan hingga kayu limbah. Selain karena faktor keterbatasan persediaan kayu, aspek sosial dan budaya juga turut mempengaruhi kemunculan berbagai jenis alternatif kayu tersebut. Dari waktu ke waktu, perubahan kondisi sosial, ekonomi, dan gaya hidup, turut berperan pada kemunculan bentuk-bentuk furnitur baru di Indonesia. Pada penelitian ini, transisi kebutuhan material kayu pada furnitur akan dikaitkan dengan dinamika sosial budaya yang terjadi dari abad ke-18 hingga abad ke-21 di Indonesia. Transisi akan dilihat berdasarkan perubahan teori Material Cultural Studies, yang kemudian akan menghasilkan kesimpulan bahwa sebuah material memiliki pengaruh besar terhadap karakter desain furnitur di Indonesia.Kata kunci: transisi, furnitur, kayu, Indonesia, ekologiAbstractWood is a material that is widely used in Indonesia, particularly for furniture. The impact of Indonesia economic development in 21st century, then the increasing needs of furniture both from outside and within the country, and the development of design in Indonesia, are directly related to ecological problems.The high demand for wood can reduce timber supply.Until now, these conditions encourage the furniture industry in Indonesia to use alternate various kinds of solid wood, wood processing and wood waste.Wood has a role in the dynamic cultural development of Java, both from the aspect of spiritual, philosophical, aesthetic and economic.The role can be assessed through one of the symbols of culture, namely furniture products. This study aims to describe the shift in social and cultural values that occurred on the island of Java, in particular the use of wood materials.The development of wood utilization will be explained based on the changing needs of the community, through Material Cultural Studies viewpoint. By looking at the changes in technological trends, social conditions and public taste, will be known tendency of any type of wood used today. Sustainable and ecologicalconcept for furniture design in Indonesia would be seen as an opportunity to maintain the continuity of wood materials.Keyword: transition, furniture, wood, Indonesia, ecology
Kedudukan Workstation Canting pada Tata Ruang Workshop Batik Tulis Oey Soe Tjoen Rachmi Kumala Widyasari; Agus Sachari; Andar Bagus Sriwarno; G. Prasetyo Adhitama
PANGGUNG Vol 31 No 1 (2021): Eksistensi Seni Budaya di Masa Pandemi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i1.1173

Abstract

Rumah batik Oey Soe Tjoen adalah salah satu workshopbatik tulis tradisional Nusantara yang mempertahankan orisinalitas dalam menghasilkan kain batik secara turun temurun. Proses produksi kain batik dengan canting memegang peranan penting dalam rumah batik Oey Soe Tjoen.  Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau kedudukan proses pembuatan kain batik dengan canting pada usaha batik tulis tradisional, baik dalam lingkup proses kerja maupun dalam lingkup tatanan ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi melalui studi literatur, observasi dan wawancara langsung kepada nara sumber. Data dipaparkan secara deskriptif dan dianalisis sehingga menghasilkan temuan bahwa, proses produksi kain batik dengan canting adalah sebuah proses yang signifikan dalam menghasilkan batik tulis secara tradisional. Sehingga ruang yang mewadahi proses ini menjadi ruang penting dalam tata ruang sebuah workshop batik tulis tradisional yang perlu dipertimbangkan guna mendukung kelancaran produktivitas kerja. Kata kunci: batik tulis, canting, hirarki, Oey Soe Tjoen, workstation
Penggunaan Motion Capture Untuk Identifikasi Gerak Pada Budaya Kerja Tradisi Batik Tulis Widyasari, Rachmi Kumala; Sachari, Agus; Sriwarno, ⁠Andar Bagus; Adhitama, Gregorius Prasetyo
Jurnal Sosioteknologi Vol. 23 No. 2 (2024): JULY 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2024.23.2.7

Abstract

The knowledge of producing batik has been passed down from generation to generation. This research uses a motion capture device to document the batik-making activities using canting to yield accurate movement patterns of the batik artisans in digital form. The study aims to identify the hand movements of the batik artisans as they work with canting, which will serve as the basis for teaching the traditional batik-making process to beginners. This study starts with an ethnographic approach: observations and interviews conducted at several batik houses in Central Java, followed by ergonomic and human factors laboratory experiments. By analyzing the motion captures, we learn that a batik artisan makes a specific hand movement pattern known as Pola Layangan. Pola Layangan forms a cycle comprising four phases: the malam phase, the blowing phase, the drawing phase, and the finishing phase. The digital documentation of this hand movement pattern can serve as a reference for studying batik-making activities. It can also serve as a basis for teaching beginners the traditional batik-making process.